Aku Menikahi Kakak Tiriku

Aku Menikahi Kakak Tiriku
eps 48


__ADS_3

Setelah selesai Arif dan Leni untuk makan siang, Arif pun segera mengantarkan kembali Leni ke kampusnya, dan Arif pun pergi ke studionya. Tiba-tiba ketika Arif sudah sampai di studio ternyata sudah ada Indra yang berdiri di depan pintu untuk bertemu dengan Arif.


"Kamu sedang apa ndra?" (ucap Arif sambil memarkirkan sepedah motornya)


"Engak Rif, gua cuma mau main aja kesini. lagi pula gua ada jam kosong, mau pulang nanggung abis ini ada mata kuliah lagi" (jawab Indra kepada Arif)


"Oh gitu, yaudah ayok masuk" (jawab Arif sambil membuka kunci pintu studio nya itu)


Ketika mereka sudah ada di dalam studio Arif, Indra pun langsung duduk di kursi depan meja tempat kerja Arif, Arif pun langsung menyalakan komputer nya untuk meneruskan pekerjaan yang belum selesai.


"Oh iyah Rif abis pergi sama Leni yah? soalnya gua nyari Leni di kampus ga ada" (ucap Indra sembari memainkan pulpen yang berada di atas meja Arif)


"Iyah tadi gua pergi sama Leni buat makan doang" (jawab Arif kepada Indra)


"Lu beneran sayang kan sama adik gua, lu ga bakalan nyakitin perasaan adik gua?" (ucap Indra sambil menatap Arif)


"Ndra percaya sama gua, gua ga bakalan nyakitin adik lu, karna gua beneran sama dia" (jawab Arif yang terus menyakinkan Indra bahwa ia akan menjaga adiknya dengan baik)


"Gua pegang omongan lu Rif, tapi awas kalo lu nyakitin dia, gua orang pertama yang bakalan ngehajar lu, karna Leni belum pernah pacaran selain sama lu, jadi gua harap lu bisa jaga dia seperti gua bisa jaga Leni" (ucap Indra kepada Arif)

__ADS_1


"Gua janji sama lu ndra, kalo gua sampe tega nyakitin Leni lu berhak hajar gua abis-abisan" (jawab Arif)


Indra pun akhirnya percaya dengan apa yang di katakan Arif, karna memang hati Indra belum sepenuhnya melepas adiknya kepada Arif.


Arif pun bercerita kepada Indra bahwa ia akan pulang untuk menemui ibunya.


"Oh iyah ndra gua juga mau pulang nih buat nemuin ibu gua, paling gua di sana cuma 2 harian" (ucap Arif kepada Indra)


"Kapan lu balik Rif? ibu sama ayah udah tau kabar lu akan pulang dulu?" (jawab Indra kepada Arif)


"Belum ndra, kayanya pulang dari sini gua bakalan bilang sama mereka, besok atau lusa gua mau pamit pulang dulu, gua titip Leni yah saya lu" (ucap Arif sambil tersenyum)


Mereka pun asik berbincang-bicang sampai jam kosong Indra pun selesai dan Indra pun segera pergi ke kampus untuk melanjutkan mata kuliahnya.


Setelah Indra pergi dari studio Arif, Arif pun pergi untuk menemui ayah dan ibunya yang sedang berada di toko untuk memberitahukan kabar ia akan pulang.


Sesampainya ia pasar, Arif pun segera memparkirkan motornya dan berjalan menuju toko ayahnya.


"Assalamualaikum" (ucap Arif sambil mencium tangan ayah dan ibunya)

__ADS_1


"Waalaikumsalam nak, tumben kamu kesini" (jawab ayahnya)


Arif pun langsung duduk di kursi yang berada di dalam toko sambil memakan kue yang ada di dalam toko ayahnya itu. Bu Neni pun pergi untuk membelikan minuman untuk anak sambungnya itu.


"Yah Arif kesini cuma mau ngasih tau, tadi ibu telpon dan menyuruh Arif agar pulang dulu, Arif seneng banget yah, ibu udah ga marah lagi sama Arif, makanya Arif mau pulang buat menemui ibu" (ucap Arif kepada ayahnya itu)


"Syukur Alhamdulillah kalo gitu, ayah izinin kamu buat pulang, kapan kamu mau pulang?" (jawab Joni kepada Arif)


"Kayanya besok yah, hari ini Arif mau beli tiketnya" (ucap Arif)


Bu Neni pun tiba dengan membawakan segelas es teh manis dan ia pun mendengar Arif akan pulang.


"Kamu mau pulang nak?" (ucap Bu Neni kepada Arif)


"Iyah Bu tapi Arif pulang cuma 2 hari, soalnya ada jadwal poto" (jawab Arif kepada ibu sambungnya itu)


"Yaudah kamu hati-hati, salam dari ibu buat Alif, buat kakak mu yang perempuan dan keluarga kamu disana" (jawab Bu Neni dengan tersenyum)


Arif pun akhirnya menemani ayah dan ibunya di toko untuk berjualan.

__ADS_1


__ADS_2