
Ketika Arif sedang asik berada di toko ayahnya, Arif ternyata lupa harus menjemput Leni di kampus. Akhirnya Arif pun berpamitan kepada ayah dan ibunya untuk menjemput Leni, tetapi ketika Arif ingin berpamitan kepada ayahnya, ayahnya melarang Arif untuk pergi karna ayahnya meminta Arif untuk membatunya membongkar barang yang sebentar lagi akan tiba, karna ayahnya tidak mau istrinya yang membantunya karna memang pekerjaan ini hanya bisa dilakukan oleh lelaki saja. Dan akhirnya Arif pun mengirimkan pesan singkat kepada Leni dan Indra untuk memintanya agar pulang bareng dengan Leni.
Indra pun sudah membaca pesan dari Arif, dan Indra pun segera pergi menemui Leni yang kebetulan sudah berada di depan kelasnya.
"Dek tadi Arif ngabarin kakak, katanya dia ga bisa jemput kamu soalnya dia lagi di toko sama ayah dan ibu untuk membantu ayah bongkar barang" (ucap Indra kepada Leni)
"Oh iyah kak aku udah tau tadi Arif juga ngabarin aku, ayok kita pulang" (jawab Leni kepada kakaknya)
Akhirnya mereka pun segera pulang kerumahnya, setibanya mereka di rumah. Leni pun langsung pergi ke dapur untuk memasak makan malam, karna Leni tau pasti semua keluarga nya sudah lapar jika sudah berada di rumah.
Indra pun hanya bisa tersenyum melihat adiknya itu, karna biasanya jika sudah pulang dari kampus Leni tidak pernah langsung pergi ke dapur melainkan dia langsung masuk ke kamar untuk beristirahat.
"Ternyata banyak yang berubah dari Leni semenjak ia jatuh cinta sama Arif" (ucap Indra di dalam hati)
Dan Indra pun langsung masuk ke kamarnya untuk beristirahat.
__ADS_1
Setelah selesai Leni memasak dan ia pun segera pergi mandi, ayah, ibunya, dan Arif sudah datang dari toko.
Betapa terkejutnya ibunya melihat meja makan sudah penuh dengan makanan, Leni pun keluar dari kamar mandi, dan ibunya hanya bisa tersenyum melihat perubahan dari anak gadisnya itu, Leni pun membalas senyuman ibunya dan langsung mencium tangan ibu dan Leni pun segera pergi ke kamarnya untuk segera memakai baju.
Joni pun segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, tetapi Joni melihat istri sedang tersenyum sembari memandang makanan yang sudah ada di atas meja itu.
"Kamu kenapa Nen?" (ucap Joni kepada Bu Neni)
"Engak aku seneng aja liat Leni sekarang, lihat makanan ini semua yang bikin adalah dia mas" (jawab Bu Neni dengan tersenyum)
Leni pun sudah keluar dari kamar dan langsung menemui ibunya di dapur.
"Buuuu" (ucap Leni kepada ibunya)
"Iyah nak, tumben kamu masak sehabis pulang kuliah" (jawab Bu Neni sambil tersenyum)
__ADS_1
"Iyah Bu aku lagi kepingin masak aja hehehe" (ucap Leni sambil tertawa)
"Kamu nih yah" (jawab ibunya)
Arif pun mendengar suara Leni yang sedang berada di dapur dan ia langsung menemui Leni dan ibunya.
"Wangi banget Bu masakannya, ini dapet ibu" (ucap Arif kepada Bu Neni)
"Bukan nak, ini dapet Leni yang masak" (jawab Bu Neni)
"Aahhh masa sih emang Leni bisa masak Bu?" (ucap Arif sambil mengambil tempe goreng dan memakannya)
"Bisalah" (ucap Leni dengan tersenyum malu)
Bu Neni pun hanya bisa tersenyum melihat anaknya bahagia dengan laki-laki pilihan nya sendiri.
__ADS_1
Ketika mereka sudah selesai membersihkan diri, mereka pun segera pergi ke dapur untuk memakan masakan Leni.