Aku Menikahi Kakak Tiriku

Aku Menikahi Kakak Tiriku
eps 43


__ADS_3

Setibanya ayah dan ibu dari toko, ternyata Indra sudah berada di depan rumah untuk menunggu ayah dan ibunya. Indra pun langsung mengajak orangtuanya agar segera duduk karna ada sesuatu hal yang perlu Indra beritahukan. Sementara itu Leni dan Arif hanya bisa berdiam diri sambil duduk di ruang tamu, ntah apa yang harus mereka jelaskan kepada ibu dan ayahnya itu. Leni pun terus menatap mata Indra agar Indra tidak memberitahukan ini semua kepada ibunya, tapi Indra tetap memberitahukan ini semua kepada ibu dan ayahnya, karna apa yang di lakukan Leni dan Arif tidak bisa di diamkan karna mereka sudah salah mengambil keputusan. Ketika ibu dan ayahnya sudah duduk di ruang tamu Indra pun langsung memberitahukan apa yang ia lihat tadi.


"Yah Bu, ada sesuatu hal yang perlu ibu dan ayah tau" (ucap Indra)


"Ada apa ndra? ibu perhatikan sepertinya penting sekali" (jawab Bu Neni dengan wajah penasarannya)


"Gini loh Bu, ternyata Indra dan Leni memiliki hubungan lebih"


Bu Neni pun terkejut dan tidak mengerti apa yang di bicarakan Indra.


"Maksudnya apa ndra?' (jawab Bu Neni)


"Jadi gini Bu selama ini Leni dan Arif menjalin hubungan, jadi selama ini Leni dan Arif adalah sepasang kekasih" (ucap Indra)


Bu Neni dan Joni pun sangat terkejut, mereka hanya bisa menarik napas dan terus menatap mata Leni dan Arif. Bu Neni tidak menyangka ternyata Leni bisa mencintai Arif yang tak lain adalah kakak tirinya itu. Joni pun langsung berdiri kehadapan Arif, dan Joni pun langsung bertanya mengapa Arif bisa menjalin hubungan dengan Leni.


"Kamu kenapa bisa berpacaran dengan Leni?" (ucap Joni dengan nada yang sangat marah)


"Aku mencintai Leni yah" (jawab Arif)


"Flaaaaaaaakk"


Joni pun langsung menampar Arif yang tak lain adalah anaknya sendiri.

__ADS_1


"Kamu kenapa bisa mencintai Leni? kamu ga sadar siapa Leni itu sekarang? Leni tuh sekarang adik mu, ga pantas buat kamu pacari adikmu sendiri" (ucap Joni yang terus memarahi Arif karna Joni pun sangat kesal dengan kelakuan anaknya itu)


Arif pun hanya bisa berdiam karna ia sadar dengan kesalahan nya, Joni pun kembali duduk dan terus menarik napasnya, sementara Bu Neni hanya bisa menangis melihat tingkah laku putrinya itu. Ketika keadaan di ruang tamu sangat sunyi, Arif pun mencoba untuk berbicara kepada ibu dan ayahnya. Arif pun langsung berlutut kepada ibu dan ayahnya agar bisa memaafkan apa yang di lakukannya selama ini.


"Yah Bu maafin Arif, Arif ngaku salah dengan apa yang Arif perbuat, tapi asal ayah dan ibu tau Arif tidak bisa melepas Leni karna Arif sangat mencintai Leni, begitu pun Leni, jadi tolong restui hubungan Arif dan Leni." (jawab Arif yang terus berlutut kepada ayah dan ibunya)


"Rif kamu sadar ga sih sekarang kita sudah menjadi keluarga, ayah sudah menikah dengan ibunya Leni masa Iyah ayah harus mengijinkan kalian untuk menikah, apa kata orang" (ucap Joni dengan raut muka yang sangat kecewa)


"Tapi yaaah.... buu ijinkan Arif dan Leni untuk bersatu, Arif janji tidak akan pernah menyakiti hati Leni sampai kapanpun, Arif akan selalu bersama dengan Leni dalam keadaan apapun" (ucap Arif yang terus memohon kepada ayah dan ibunya agar bisa menginjinkan mereka untuk bersama)


"Maafin ibu buat sekarang ibu belum bisa menerima ini semua, ini semua sangat sulit untuk diterima oleh ibu" (ucap Bu Neni yang terus menangis)


Sementara itu Leni hanya bisa menangis, ia tidak bisa berbicara apa-apa kepada ibunya, ia sangat malu kepada ibunya, seakan akan ia telah merusak kepercayaan yang selama ini ibunya kasih buatnya. Selama ini Leni tidak pernah melihat ibunya menangis tapi untuk pertama kalinya Leni melihat ibunya menangis dan semuanya itu karna tingkah laku Leni. Leni pun merasa sangat bersalah, Leni pun langsung memeluk ibunya yang sedang menangis.


"Sudahlah nak kamu jangan minta maaf, semua ini sudah terjadi" (jawab ibunya yang mencoba untuk melepaskan pelukan anaknya itu)


Kemudian Bu Neni langsung pergi ke kamarnya dan tak lama di susul oleh suaminya, dan ketika sudah di kamar Bu Neni memeluk erat suaminya sambil tak hentinya menitihkan air mata.


"Mass aku bingung harus kaya gimana sekarang" (ucap Bu Neni kepada Joni)


"Aku juga ga tau harus gimana, yang jelas aku minta maaf aku tidak bisa menjaga anak laki-laki ku" (jawab Arif kepada istrinya)


"Aku gatau harus menginjinkan mereka untuk bersama atau tidak, tapi aku tidak mau kehilangan mereka karna aku tidak menginjakkan mereka bersama, aku takut salah satu dari mereka pergi meninggalkanku" (ucap Bu Neni)

__ADS_1


Sementara itu Leni hanya bisa menangis di ruang tamu, dan Indra pun mencoba untuk menenangkan adiknya, Leni dan Arif memohon kepada Indra agar bisa membujuk ibu dan ayahnya agar bisa menerima mereka untuk bersama.


"udah dek kamu jangan nangis, kakak ga tega kalo kamu nangis kaya gini" (ucap Indra sambil merangkul adiknya itu)


Leni pun hanya bisa terdiam dan terus menatap mata Indra dengan penuh harapan agar Indra bisa membatu masalahnya.


"Ndar gua mohon sama lu agar lu bisa bantuin gua supaya dapet restu dari ayah dan ibu" (ucap Arif)


"Lu tol*l yah Rif, meskipun lu sama Leni ga punya ikatan darah, tapi seenggaknya lu bisa menghargai ikatan pernikahan ibu dan ayah lu sendiri" (Indra pun sangat marah terhadap Arif dan Leni tapi Indra tidak pernah iklas melihat adiknya menangis seperti ini)


"Kak, aku sangat mencintai Arif, aku ga mau kehilangan dia" (ucap Leni kepada Indra yang terus menangis)


Indra pun hanya bisa berdiam diri, ia bingung harus bagaimana sekarang, dengan menarik napas Indra pun mengiyakan apa yang adiknya inginkan.


"Yaudah nanti kakak coba bilang sama ibu dan ayah"


Indra pun langsung pergi ke kamarnya untuk menenangkan diri, tak lama ibunya memanggil Indra untuk masuk ke kamar ibunya, dan Indra pun langsung masuk ke kamar ibunya untuk berbicara dengan ibu dan ayahnya.


"Iyah Bu ada apa" (Indra pun langsung duduk di kursi yang berada di sebelah tempat tidur ibunya)


"Ibu bingung harus bagaimana sekarang ndra, menurut mu ibu harus bagaimana?" (ucap ibunya yang meminta pendapat Indra)


"Indra juga bingung Bu, tapi Indra takut kalo kita tidak merestui hubungan mereka, mereka akan melakukan sesuatu yang lebih nekat lagi" (ucap Indra)

__ADS_1


Dan akhirnya Bu Neni dan Joni mengambil keputusan untuk merestui hubungan Leni dan Arif, karna yang ia takutin jika tidak merestui mereka, mereka akan berbuat lebih parah lagi.


__ADS_2