
Ketika Leni sedang berada di ruang tamu berdua dengan Arif mereka pun tak hentinya untuk menatap wajah satu sama lain, mereka tidak bisa berbicara apa-apa, mereka pun hanya bisa terdiam merenungi kejadian yang sedang menimpa mereka, hati Leni sangat hancur melihat ibunya marah besar terhadap nya, hatinya begitu sakit melihat ibunya menangis gara-gara tingkah yang di buatnya sendiri. Tapi Leni dan Arif tidak mau mengakhiri hubungan mereka, mereka pun akan terus memperjuangkan cinta mereka karna mereka tidak mau kehilangan satu sama lain.
Ketika mereka hanya bisa terdiam di ruang tamu, dan Leni pun masih tetap dalam keadaan menangis tiba-tiba ibunya pun keluar dari kamar bersama ayahnya dan Indra. Dan ibunya pun langsung menemui Leni dan Arif, betapa terkejutnya Leni mendengar ucapan dari sang ibunda nya.
"Apakah kamu mencintai Arif?" (ucap Bu Neni kepada Leni)
Leni hanya bisa menganggukan kepalanya saja, dan Leni pun tidak berani untuk menatap mata ibunya.
"Apa kamu mencintai Leni?" (ucap Bu Neni kepada Arif)
Arif pun menjawab pertanyaan dari ibu sambungnya itu.
"Iyah bu, aku mencintai Leni" (jawab Arif kepada ibunya)
"Baiklah jika kalian berdua saling mencintai, ibu akan merestui hubungan kalian, ibu tidak bisa memisahkan dua insan yang saling mencintai" (ucap Bu Neni kepada Arif dan Leni dengan tersenyum)
Betapa terkejutnya Leni dan Arif mendengar apa yang di ucapkan oleh ibunya itu. Semuanya terasa seperti mimpi untuk mereka berdua, mereka sangat bahagia akhirnya hubungan mereka bisa di terima oleh ibu dan ayahnya. Akhirnya Leni pun kembali tersenyum, ia langsung memeluk ibunya dan terus mencium kedua tangan ibunya itu, begitu pun dengan Arif ia langsung memeluk ayahnya, Arif sangat bahagia akhirnya apa yang ia harapkan tercapai.
__ADS_1
"Ibu ayah terimakasih, aku tidak akan pernah mengecewakan kalian lagi" (ucap Leni dengan raut wajah yang sangat bahagia)
"Iyah nak semoga kamu bisa bahagia dengan Arif, ibu tidak akan pernah memperdulikan setatus kalian lagi yang penting kalian berdua bisa bahagia" (jawab Bu Leni sambil memagang rambut anak gadisnya itu)
################################
Sementara itu Alif sudah sampai kerumah ibu kandungnya, Alif pun di sambut dengan sangat baik oleh ibunya.
"Assalamualaikum Bu" (ucap Alif sambil mengetuk pintu rumahnya)
"*Waalaikum*salam nak, kamu sudah pulang?" (ucap ibu nya yang sudah membukakan pintu untuk anaknya itu)
"Bu ada apa ibu menyuruh Alif untuk segera pulang, padahal ibu tau kan Alif ngambil cuti selama 1 minggu ke kantor" (ucap Alif kepada ibunya)
Ibu nya pun hanya tersenyum dan langsung mengambilkan minum untuk anaknya itu, setelah selesai membuatkan minum untuk anaknya itu, ia segera kembali dan duduk di samping Alif.
"Minum dulu nak, pasti kamu cape" (jawab ibunya kepada Alif)
__ADS_1
"Iyah Bu terimakasih, Bu jawab dulu pertanyaan Alif" (ucap Alif kepada ibunya)
Ibunya pun langsung menceritakan apa yang ibunya mau kepada Alif.
"Sebenarnya ibu menyuruh kamu pulang karna ibu sudah tau kalo Arif di sana mempunyai hubungan dengan anak dari istri baru ayahmu kan?" (jawab ibunya Alif)
Alif pun sangat terkejut mengetahui ibunya sudah mengetahui kabar tentang Arif di sana, padahal selama ini Alif tidak pernah memberitahukan kepada ibunya, dan Alif pun ingat ternyata ia sudah memberitahukan kepada kakaknya kak Lina.
"Ibu tau dari siapa? apa dari kak Lina?" (ucap Alif kepada ibunya)
"Iyah nak ibu tau dari kak Lina, jujur ibu tidak suka dengan hubungan mereka, ibu tidak mau mereka memiliki hubungan" (jawab ibunya kepada Alif)
"Kenapa bu?" (jawab alif)
"Karna ibu ngerasa sakit hati nak, ayah mu sudah pergi dan sudah bersama mereka, jadi ibu tidak mau Arif pergi meninggalkan ibu dan menetap bersama mereka seperti ayahmu" (ucap ibunya sambil berlinang air mata)
"Lalu apa yang akan ibu lakukan untuk memisahkan Arif dengan Leni" (Jawa Alif kepada ibunya)
__ADS_1
"Ibu akan memaksa Arif agar mau menikah dengan Iin, ibu harap kamu mau membantu ibu untuk memaksa Arif agar menikah dengan Iin" (ucap ibunya)
Alif pun akhirnya mengerti dengan apa yang di rasakan oleh ibunya itu, Alif pun akhirnya mau membatu ibunya untuk memisahkan Arif dengan leni, dan membatu ibunya agar Arif bisa menikah dengan wanita pilihan ibunya itu.