
Tak lama kemudian Indra pun datang dengan membawa bungkusan makanan untuk ibu dan adiknya itu.
"Assalamualaikum Bu, kok tumben banyakan dirumah" (ucap Indra kepada ibunya)
"duduk nak, ada yang perlu ibu bicarakan. Pertama kenalkan dulu ini om Joni teman alm ayahmu, apa kamu masih ingat dengan beliau. dia selalu datang kerumah di saat kalian masih kecil" (ucap ibu, sedikit menjelaskan tentang Joni)
"oh iyah Bu Indra ingat, dulu om Joni selalu kesini di saat Indra berumur 6 tahun. gimana om Joni kabarnya? kok baru main kerumah?" (ucap Indra yang masih mengingat tentang Joni)
"Alhamdulillah kalo kamu masih mengingat om, kamu ganteng sekali ndra seperti alm ayahmu, kamu mirip sekali dengan ayahmu, om liat kamu seperti om melihat mas Gilang semasa dia masih muda" (ucap om Joni sambil tersenyum)
__ADS_1
"oh iyah om gimana kabar Arif? sudah lama rasanya aku tak berjumpa dengan Arif, Arif adalah kawan kecilku, kami selalu bermain bersama jika om atau ayah sedang bertemu" (ucap Indra yang juga masih mengingat Arif putra om Joni)
"Arif Alhamdulillah kabar dia baik nak, oh iyah om langsung jujur saja kepadamu nak. Kenapa om bisa datang kerumahmu, tadi pagi om bertemu dengan ibumu di pasar ketika dia berbelanja, dan om sangat kanget ketika ibumu bilang bahwa ayahmu sudah lama meninggal, dan tujuan om kemari adalah ingin melamar ibu kalian. Om ingin selalu menjaga kalian, maafkan om karna om datang di waktu yang sangat lambat" (ucap om Joni terhadap Indra)
Indra pun sangat terkejut sama seperti Leni dan ibunya, mereka tak menyangka akan mempunyai seorang ayah yang tak lain adalah sahabat alm ayah mereka. Mereka masih belum bisa percaya dengan apa yang terjadi di hari ini, hari dimana penuh dengan teka teki, antra mengiyakan atau tidak. tapi Leni dan Indra selalu menerima keputusan yang ibunya ambil, tak berpikir panjang ibu Neni langsung menerima lamaran Joni.
"ibu yakin dengan kepuasan ibu?" (ucap Leni terhadap ibunya)
"doakan saja yah nak semoga keputusan yang ibu ambil ini yang terbaik" (ucap ibu Neni sambil memegang tangan Leni)
__ADS_1
"Indra pun selalu berdoa semoga apa yang ibu putuskan semoga yang terbaik untuk kita yah Bu" (ucap Indra terhadap ibunya)
"Alhamdulillah kalo begitu saya seneng, insyaallah saya akan menjadi suami dan ayah yang terbaik untuk kalian" (sambil tersenyum tulus untuk keluarga kecil yang sangat ia sayangi)
Setelah Bu Neni menerima lamaran Joni, Joni pun berpamitan untuk pergi dan memberitahun kepada Arif bahwa dia akan segera menikah dengan Bu Neni dan akan mengurusi persiapan pernikahan mereka yang akan di laksanakan secepatnya.
"yasudah saya ijin pulang dulu yah Nen, saya ingin memberitahukan kepada putra saya kabar gembiri ini, jadi secepatnya saya akan mengurusi persyaratan pernikahan kita, nanti secepatnya saya akan datang kembali dengan membawa putra saya Arif, terimakasih kamu sudah mau menerima niat baik saya, saya akan berjanji akan menjaga kalian seperti mas Gilang menjaga kalian" (ucap Joni kepada Bu Neni yang terus mengulang kata-katanya yang akan selalu menjaga Bu Neni dengan anak-anaknya seperti suaminya menjaga istri dan anak-anaknya itu)
Bu Neni pun semakin yakin karena dia sangat mengetahui Joni, Joni adalah laki-laki baik seperti alm suaminya tersebut.
__ADS_1