Aku Menikahi Kakak Tiriku

Aku Menikahi Kakak Tiriku
eps 33


__ADS_3

Selang satu Minggu dari pernikahan ayahnya, Alif pun menghubungi sodara kembarnya Arif untuk memberitahukan bahwa dia akan pergi ke Jakarta menemuinya dan ayahnya.


Tiba-tiba handphone Arif berbunyi ternyata Alif menelponnya.


"Halloo Lif' (ucap Arif yang mengangkat telpon nya)


"Gue mau ngasih tau, kalo gue mau berangkat buat nemenuin lu sama ayah, karna gue mau kenal dengan istri baru ayah" (ucap Alif sambil mematikan handphone)


Arif pun memberitahukan kepada ibu dan ayahnya bahwa sodara kembarnya Alif akan datang kemari.


"Yah buk, tadi Alif telpon ku katanya dia udah berangkat dan akan kemari" (ucap Arif kepada ayah dan ibunya itu)


"Oh iyah ayah tunggu" (ucap ayahnya)


Bu Neni pun hanya tersenyum karna ia akan kedatangan anak dari suaminya yang akan membuat rumahnya semakin ramai.


"Oh iyah Rif kira-kira kembaranmu datang kesini kapan?" (ucap Bu Neni yang bertanya kepada Arif)


"Kemungkinan besok pagi deh deh Bu" (ucap Arif kepada ibu sambungnya itu)


"Yaudah berarti ibu akan siapkan makanan untuk menyambut kembaranmu, mungkin wajahnya mirip sekali denganmu Rif" (ucap Bu Neni dengan tersenyum)


"Iyah Bu dia mirip sekali denganku" (ucap Arif yang menjawab pertanyaan ibunya dengan tersenyum)


Arif pun sangat menyayangi Bu Neni, Arif sudah menganggap Bu Neni itu seperti ibu kandungnya, karna Bu neni juga memperlakukan Arif seperti anaknya, dia tidak pernah membedakan Arif dengan anak-anaknya sehingga membuat Arif menjadi nyaman tinggal di rumahnya tapi bukan hanya alasan itu, alasan yang nomber satunya adalah Leni.


Sementara itu Bu Neni pergi ke dapur untuk membuat kue, karna memang Bu Neni sangat pintar membuat kue apa saja, kue yang ia buat selalu enak sehingga Indra dan Leni pun sangat lahap memakannya jika Bu Neni membuat kue. Setelah Bu Neni pergi ke dapur untuk membuat kue, Leni pun keluar kamarnya mencari ibunya dan menanyakan kepada ayahnya.

__ADS_1


"Yah, ibu dimana?" (ucap Leni kepada ayahnya)


"Ibu sedang di dapur nak, katanya ingin membuat kue" (ucap ayah Joni kepada Leni)


Kemudian Leni pun mencari ibunya di dapur dan membantu ibunya untuk membuat kue. Leni dan Arif pun sangat pintar menyembunyikan hubungan mereka jika sedang berada di rumah, bahkan jika sedang dirumah mereka enggan untuk bertanya satu sama lain, mereka hanya bisa menghabiskan waktunya di handphone jika mereka sedang dirumah.


"Ibu sedang apa? tumben ibu bikin kue seperti akan kedatangan tamu" (ucap Leni kepada ibunya)


"Sodara kembar Arif besok akan datang kemari nak, jadi ibu akan membuat kue untuknya" (ucap Bu Neni dengan tersenyum)


"Ohhhh gituuu buu" (ucap Leni kepada ibunya)


Ketika Bu Neni dan Leni sedang asik membuat kue di dapur, ternyata Arif baru saja keluar dari kamar mandi dan melihat ibunya sedang membuat kue dan ia pun mencoba untuk membatu ibu dan adik sambungnya itu. Tujuan dia ingin membatu membuat kue adalah ingin bersama Leni.


"Ibu sedang apa" (ucap Arif)


"Ibu sedang bikin kue bolu nak" (saut Bu Neni kepada Arif)


Mereka pun sangat asik membuat kue sampai akhirnya Bu Neni pergi ke warungnya untuk mengambil salah satu bahan yang tidak ada di dapurnya.


"Ibu tinggal ke warung dulu yah, ibu mau ambil tepung ternyata kurang" (ucap Bu Neni yang meninggalkan mereka berdua di dapur)


Tidak mau membuang kesempatan untuk berdua dengan Leni, Arif pun langsung mencium pipi Leni dan membisikan bahwa ia sangat mencintai nya, dan Leni pun hanya bisa tersenyum melihat tingkah kakak nya itu. Tak lama kemudian Bu Neni pun kembali ke dapurnya dan meneruskan membuat kue nya.


Setelah Bu Neni selesai membuat adonan Bu Neni menyuruh Arif dan Leni untuk beristirahat di kamar masing-masing.


"Yaudah kalian ke kamar gih, lagi pula tinggal di oven saja" (ucap Bu Neni menyuruh Arif dan Leni untuk pergi kamarnya masing-masing)

__ADS_1


Mereka pun segera pergi ke kamar, setiba di kamar Arif pun langsung video call Leni dengan sembunyi-sembunyi karna Indra memang sedang tidak ada dirumah dari tadi pagi.


Tiba-tiba handphone Leni berbunyi dan ia sangat terkejut Arif menelponnya.


"ini anak iseng banget sih" (gumam Leni sambil mengangkat Vidio call Arif)


"Ada apa, awas loh ketauan" (ucap Leni sambil mengeluarkan lidahnya)


"Engakk aku tuh kangen terus sama kamu, kamu jangan suka melet melet deh di gigit tau rasa" (ucap Arif sambil tersenyum)


"Apaan sih" (saut Leni dengan tersipu malu)


Saking asiknya mereka vidiocall sehingga mereka lupa ternyata mereka hanya di batasi oleh tembok kamar saja, mereka pun sampai melupakan apa status mereka sekarang. cinta yang membuat mereka buta akan segala-galanya, sampai mereka tidak bisa melihat apa yang ada di sekelilingnya.


Tak lama kemudian Indra pun sudah pulang kerumahnya, mendengar Indra sudah datang Arif pun langsung mematikan handphone dan pura-pura tertidur.


"Assalamualaikum yah" (ucap Indra yang kebetulan ayahnya berada diruang tamu)


"Walaikumsalam, kamu sudah pulang in?" (saut ayahnya kepada anaknya itu)


"Sudah yaah, wangi apa ini yah"


"Ibu sedang bikin kue" (ucap ayah Joni kepada indra)


Indra pun segera pergi ke dapur untuk mencicipi kue yang sudah di buat oleh ibunya.


"Buuu aku mau kue nya dong" (ucap Indra kepada ibunya)

__ADS_1


"Kamu sudah pulang nak? Iyah nanti kuenya belum matang. Kamu mandi dulu sana" (ucap ibunya kepada Indra)


Indra pun langsung masuk ke kamar nya dan melihat Arif sedang tertidur, sementara itu Leni mengerti mengapa Arif mematikan telponnya ternyata kak Indra sudah pulang.


__ADS_2