
Hari mulai malam di luar tampak terjadi hujan salju cukup lebat membuat ruangan menjadi lebih dingin dari biasanya, tetapi aku melihat Liliac telah tertidur di samping Elisa, sedangkan Elisa sendiri sedang melakukan kultivasi hendak menerobos akupuntur ke lima.
Tadi sore baru mulai turun aku melihat Elisa dan Liliac sempat makan terlebih dahulu, setelah itu mengganti pakaian nya, Elisa memilih memakai jubah putih dengan motif bunga berwarna Biru dan baju terusan hangat namun cukup tebal, sedang kan Liliac memakai jubah hitam dengan motif bunga mawar dengan baju terusan hitam berenda di ujungnya.
Aku juga tadi sore juga Elisa terkejut dengan pendapatan poinnya yang sangat banyak hingga dia kesulitan bagaimana cara membaca nya.
Dan juga karena poin Elisa cukup banyak dia membeli makanan agak mahal untuk di makan bersama Liliac sampai puas, tidak masalah aku tidak akan menasihati nya jangan sembarangan membeli sesuatu, lagian makanan yang di belinya adalah immortal banquet salah satu hidangan yang cocok untuk kultivator.
Karena hidangan immortal banquet bukan hanya lezat, namun memiliki manfaat meningkatkan kultivasi dan fisik menjadi lebih kuat.
Tapi! walaupun begitu makanan tersebut seharusnya tidak bisa di makan sembarangan, karena orang biasa karena bisa saja orang yang memakan meledak! tapi karena Liliac bukan manusia biasa dia bisa memakannya dan mencernanya membuat makanan tersebut meningkatkan kekuatan nya.
Dan juga poinnya masih tersisa banyak! itu masih cukup untuk membeli perlengkapan saat Tribulation thunder.
Karena saat ini Elisa sedang fokus ber kultivasi dan sekarang aku tidak punya kerjaan, aku memutuskan mencari tahu tentang roh kultivator stage 5 yang tidak normal waktu itu, serta apa yang dia berikan kepada Elisa?
"Ah! Harun! aku seperti nya sudah menembus akupuntur ke 5 kenapa begitu cepat kau tahu?" Tanya Elisa.
[Itu karena makanan yang kau makan sebelum nya sangat baik untuk kultivasi mu, sebab itulah peningkatan nya cukup cepat.]
Ternyata begitu sepertinya aku harus berhenti kultivasi padahal aku masih ingin melanjutkan hingga stage 2 malam ini." Ucap Elisa.
[Tidak! tidak boleh kau tidak boleh melakukan hal itu sekarang dan di sini, bila tidak aku terpaksa memakai cara kasar!]
"Eh? kenapa tidak bisa Harun? dan kenapa kau jadi agak kasar?" Balik Elisa bertanya.
[Elisa bila kamu melakukannya di sini dan saat ini akan menarik banyak perhatian, karena Tribulation thunder akan menarik petir dan bisa saja petir tersebut membahayakan orang sekitar, ditambah kau belum membeli perlengkapan nya bukan?]
"Kau benar Harun aku belum membeli perlengkapan apapun dan memang Tribulation thunder itu apa? kau belum menjelaskan lebih jauh." Tanya Elisa kembali.
Aku pun sebelum nya meminta maaf kepada Elisa karena mengancam nya dan belum menjelaskan lebih jauh apa itu Tribulation thunder, bagaimana itu terjadi dan bahaya serta manfaat nya kepada Elisa, dia tampak mendengar kan ku dengan baik.
[Bagaimana sekarang kamu paham Elisa?]
"Ya! sekarang aku paham tentang perlengkapan kau punya rekomendasi untuk ku?" Ucap Elisa dengan anggukan.
[Tentu saja! menurut dataku dan informasi saat ini kamu bisa membeli 1 pill ungu tingkat menengah bawah seharga 80.000 Poin sistem, zirah segudang bentuk tingkat menengah atas seharga 500.000 Poin sistem, dan jimat pertahanan petir tingkat menengah seharga 120.000 Poin sistem itu semua dapat membantu memudahkan mu saat Tribulation thunder nanti!]
"Cukup banyak Poin sistem yang di gunakan, tapi karena Harun merekomendasikan akan aku beli!" Jawab Elisa.
__ADS_1
[Membeli 1 pill ungu tingkat menengah bawah, zirah segudang bentuk tingkat menengah atas, dan jimat pertahanan petir tingkat menengah. Memotong 740.000 Poin sistem.]
"Benar benar memotong banyak poin sistem!" Kata Elisa bicara pelan.
"Eh? kakak belum tidur?" Suara Liliac dia terbangun dengan sendirinya.
"Ah! kakak hanya banyak pikiran, kamu lanjutkan saja tidur mu aku akan tidur sebentar lagi kok!" Jawab Elisa.
Mendengar Elisa Liliac kembali menarik selimut dan tidur dengan pulas. "Baik! kakak juga harus tidur!"
'Karena aku ketahuan aku harus tidur! tapi sebelum itu Harun tolong tampilkan status! Ucap Elisa dalam pikiran.
________________________________
Nama : Elisa
Julukan : Si gadis buta
Umur : 14
Basis kultivasi : Stage 1 (akupuntur 5)
Crest :
Skill : 3 movement Heart of sword, Sword dance
Job : Pembudidaya pedang jiwa
Perlengkapan : White flower bloom, white common dress
Artifak :
> inventori : Pill petir ungu x1, zirah segudang bentuk, Frost flower, jimat penangkal petir.
> Shop :
Poin sistem : 300.000
_____________________________
__ADS_1
Setelah Elisa melihat status nya dia segera rebahan dan memejamkan matanya, perlahan dia mulai tertidur. Kultivator memang tidak butuh tidur bukan berarti tidak bisa tidur oke! mereka bisa memilih tidur ataupun tidak.
Untuk kasus Elisa dia memang sengaja ingin tidur, bila tidak Liliac akan mengomentari soal kesehatan Elisa, dia sekali lagi ku katakan tidak mau Elisa sakit karena mengira Elisa manusia biasa dengan kekuatan fisik yang hebat dan memiliki kemampuan ajaib bisa memunculkan berbagai benda.
Aku melihat Elisa dan Liliac tertidur, melihat mereka seperti ini aku merasa seperti seorang ayah tampa istri merawat 2 putri yang sangat imut.
Untuk aku yang sebelumnya belum menikah dan punya istri apa lagi pacaran, perasaan ini juga tidak buruk!
Akan lebih baik bisa aku bisa menyentuh mereka, maksudnya mengelus kepala mereka seperti seorang ayah yang menyayangi mereka. Seperti nya hal itu mustahil! baiklah berhenti menghayal yang tidak perlu! sebaiknya aku lanjutkan mencari informasi tentang Roh kultivator tersebut.
Oh! iya aku lupa! kalian berdua selamat tidur, mimpi indah!
..
Pagi pertengahan musim dingin menjadi lebih dingin dari biasa nya, salju tampak menebal dari kemarin malam dan lentera pagi hari tidak dapat menunjukkan wajahnya.
Semua orang tampak di dalam rumah, kecuali beberapa penjaga memakai jaket dan jubah tebal sedang berpatroli mengitari kota untuk keamanan.
Aku melihat Elisa sudah bangun sejak tadi dan saat ini dia sedang memberi Liliac makanan wajib keturunan vampir nya, dengan kata lain dia memberikan Liliac darah nya.
Liliac pagi pagi sekali dia meminta darah Elisa dengan malu malu, itu cukup mengemas kan menurut ku.
Elisa memberikan darah nya seperti biasa dengan cara membiarkan tangannya di gigit oleh Liliac, sebenarnya Elisa hendak memberikan lehernya karena darah paling bagus adalah yang mengalir ke otak membawa oksigen dan energi lebih banyak.
Namun sebelum Elisa hendak mau membiarkan lehernya di gigit, aku sadar dan kemudian langsung menghentikan nya sungguh aku tidak mau Elisa di gigit lehernya bukan karena nanti akan sakit. Tetapi! bila Elisa memiliki bekas di lehernya orang akan mudah menjadi salah paham.
Orang lain yang melihat akan seenaknya menebak dan menuduh Elisa dan Liliac memiliki hubungan Vanila, maksudnya Incest tipe yuri kenapa baru dengar? itu karena aku Harun baru membuat genre itu saat ini.
"~Fuah! darah kakak rasanya lebih enak dari sebelum nya, apa yang kakak makan? kok bisa begitu?" Tanya Liliac.
Mendengar itu Elisa hanya tersenyum tidak menjawab apapun, setelah itu dia mengusap kepala Liliac. Itu meninggalkan banyak tanda tanya pada pikiran Liliac.
Elisa hendak pergi keluar pintu, namun belum selangkah Elisa mendengar suara Liliac terjatuh dan kesakitan, di saat itu dia juga merasakan ada dua energi bergolak pada tubuh Liliac, dengan panik terjadi sesuatu dia langsung menghampiri dan memegang tubuh Liliac.
"Lili kamu tidak apa-apa?" Tanya Elisa dengan khawatir.
"Aku tidak apa apa-apa kakak, aku hanya merasa kekuatan ku meluap ini terasa seperti Crest ku bangkit dan terlepas segel nya. Karena kondisi aku tidak keduanya kurasa Crest ku naik level!" Jawab Liliac memberi tahu keadaan nya.
Mendengar hal tersebut aku langsung melayang di dekat tubuh Liliac memeriksa keadaan nya, dan juga aku melihat memang Crest di kedua tangan nya menjadi level 2 bagaimana bisa terjadi? bukannya level Crest bisa meningkat bila latihan atau sering mengalami pertarungan.
__ADS_1
Tunggu! karena Liliac memiliki gen vampir yang dapat meningkatkan level nya melalui minum darah, ini sekarang menjadi masuk akal! Liliac pernah meminum darah Elisa seorang kultivator yang memiliki energi kehidupan lebih kuat dari manusia umum nya, di tambah semalam memakan Immortal banquet dan barusan dia kembali meminum darah Elisa yang saat ini berada dalam ambang batas stage satu!
Kalau begitu semua bisa terjelaskan, karena sudah mendapatkan inti permasalahan aku pun memberitahu Elisa agar tidak terlalu khawatir.