
Di sebuah gang kumuh jauh dari jalan utama, aku melihat Elisa sedang melihat lihat barang di toko. Dia tidak bisa membaca deskripsi barang, namun dia kelihatan senang.
Tentu saja aku paham, bagaimana Elisa tidak senang. Untuk dia yang hidup tanpa melihat, saat dapat melihat pertama kalinya pastinya sangat menyenangkan.
"Harun, apa poin yang sebanyak ini dapat membeli sesuatu?" Tanya Elisa.
[Tentu bisa.]
[Tetapi, bukan barang yang berhubungan dengan Kultivasi.]
[Biar ku tunjukkan!]
Aku menunjukkan barang di toko yang dapat di beli Elisa. Aku dengan sangat senang hati menunjukkan dengan membuat nya bersinar dan menyebut namanya, seperti tutorial permainan Game.
[Elisa kamu bisa membeli pakaian, kain, buku maupun kertas.]
[Tetapi bila kamu memiliki cukup banyak poin Pill, artefak, jimat, teknik kultivasi bisa di beli.]
[Namun, untuk saat ini jika saja kamu ingin membeli beberapa barang.]
[Sistem menyarankan membeli pakaian!]
Aku menyarankan Elisa membeli pakaian, karena apa yang di gunakan nya saat ini tidak layak dipakai dan juga malam hari di musim dingin itu mengerikan. Karena Elisa sudah mengaktifkan sistem, tentu saja aku tidak bisa membuat mengalami hal buruk.
Elisa memegangi bahunya dia juga keliatan gemetar kedinginan seraya berkata, "Harun benar, pakaianku rusak dan ini sangat dingin!"
Dia segera mencari, dan membeli satu set pakaian hangat untuk dirinya sendiri. Setelah beberapa saat, dia memilih jubah berbulu berwarna biru putih dan sebuah baju terusan berwarna putih.
Pakaian itu terlihat sedikit mewah namun sederhana.
[Tuan anda telah membeli jubah beruang artik dan baju terusan berwarna putih.]
[Memotong 60 poin untuk jubah dan 40 poin untuk baju terusan biasa. ]
Setelah membelinya, Elisa langsung saja melepaskan pakaian dan langsung memakai baju tersebut. Gadis ini yakin berganti di sini? Memang aku tidak melihat orang lain selain pria mesum yang sudah terbakar.
[Elisa, kau yakin berganti di sini?]
"Kenapa tidak boleh? di sini sangat sepi hanya pria itu yang sering datang dan memukuliku! dan juga aku tidak mendengar suara adanya orang di sekitar." jelas Elisa.
Setelah mengatakan hal itu aku tidak dapat berkata apapun lagi, aku kalah bicara dengan Elisa.
***
Setelah beberapa saat dia akhirnya selesai memakai pakaian tersebut.
Elisa tersenyum, berputar menunjukkan jubah dan baju barunya di depan layar hologram sistem seraya berkata, "Bagaimana apa ini bagus?"
[Iya itu bagus!]
[Sangat cantik bila kamu memakainya!]
[Bagaikan peri turun dari langit.]
"Hehe, Terimakasih Harun- Eh Harun apa yang terjadi padamu?" tanya Elisa.
Melihat Elisa bingung, aku juga bingung namun aku langsung melihat arah matanya yang buta berwarna abu-abu tanpa cahaya.
Sepertinya sudah probabilitas? Aku merasa tubuh layar hologram sistem sedikit demi sedikit terkikis dan lenyap.
Di sana Aku melihat Elisa tampak khawatir.
[Elisa anda tidak perlu takut, ini hanya sementara.]
[Aku begini karena melanggar beberapa aturan dunia ini.]
__ADS_1
[Tapi tidak apa apa, nanti aku akan kembali.]
[Tolong jaga diri anda Elisa!]
[Sebelum aku kembali cari tempat sembunyi, dan segera ambil semua jimat dari inventori, karena sistem tidak dapat di akses saat ini.]
[Oh iya, ini penting!]
[Cepat pelajari teknik Heart of sword!]
Mendengar notifikasi sistem Elisa langsung mengakses inventori, dia mengambil semua jimat dan terakhir dia tampak bingung cara mempelajari Buku tersebut.
"Eh? buku ini bagaimana?" tanya Elisa.
[Apa tuan ingin mempelajari Heart of sword?]
"Iya?"
Buku tersebut hilang berubah menjadi kepingan informasi penjelasan deskripsi dan tehnik cara penggunaan nya masuk ke dalam kepala Elisa.
Elisa tampak terkejut dengan hal tersebut.
________________________________
Heart of sword
Penjelasan :
Metode kultivasi : mental
tingkat : tertinggi
Pembudidaya yang mempelajarinya, secara otomatis akan mempertajam institusi ilahi terhadap kepekaan pedang dan gerakan sekitar.
Metode ini memiliki 3 skill serangan mental yang sangat unik.
Gerakan ke dua pedang memotong aturan
Gerakan ke tiga pedang kebinasaan.
________________________________
"Ini! hebat! Walaupun aku tidak tahu caranya membaca, tetapi tiba-tiba informasi mengalir ke dalam kepalaku."
"Harun kau benar-benar luar biasa!"
Setelah mengatakan hal itu Elisa melihat ke arah layar program ku. Namun aku sudah menghilang.
Maaf Elisa ini probabilitas karena melanggar aturan.
......................
Terlihat layar biru hologram melayang di atas langit berwarna merah, di bawahnya terlihat hamparan kosong gunung berbatu.
"Sepertinya dia tidak punya gaya, gunung berbatu? dia benar-benar tidak punya gaya sama sekali!" ucap layar biru.
Halo semua aku Harun, sekarang sedang mengalami probabilitas, yang artinya adalah kemungkinan.
Apa yang ku maksud kemungkinan adalah suatu keadaan dimana keberadaan diriku di ketahui oleh mahluk tertinggi dunia ini.
Bisa di bilang mahluk itu adalah dewa atau semacamnya.
"Mahluk asing tampa di undang, berani menginjakkan kaki di dunia ku?"
"Suara sombong ini, pasti salah satu dari mereka." kata Harun.
__ADS_1
Aku langsung melihat kearah suara tersebut, terlihat sebuah gumpalan energi berwarna hitam berkumpul, itu membentuk wajah wanita di langit.
"Serangga kurang ajar, Enyahlah!" ucap mahluk tersebut.
Dia melemparkan sebuah meteor dari langit hendak menyerang dengan benda tersebut. Aku yang melihatnya dengan tatapan mata bosan dan menghela nafas panjang seraya berkata, "Kamu tahu? ini tidak cukup untuk menghancurkan ku!
Slash!
Boom!
Seketika meteor tersebut aku potong menjadi beberapa bagian kecil, mahluk tersebut agak terkejut dengan penampilanku dan meteor yang dia lemparkan hancur.
Tentu saja karena aku menghancurkan serang nya dan aku tiba-tiba berubah menjadi wujud manusia. Dengan tubuh Biru hologram transparant.
Aku juga memegang sebuah pedang yang sama dengan wujud ku.
"Ada apa? hanya segini kemampuan mu?"
"Kau tahu aku sudah pernah menghajar yang seperti mu di berbagai Universe!" ejek Harun dengan sombong.
"Kurang ajar!" ucap dia tampak marah.
Tiba-tiba ratusan meteor turun seperti hujan, aku melihat nya sedikit bergidik berpikir dia ternyata cukup kuat.
Karena aku sudah di aktifkan oleh host Elisa, aku tidak bisa menggunakan beberapa fungsi sistem. Tetapi untung saja, Elisa sudah mempelajari Metode Heart of sword.
Bila tidak itu akan merepotkan! karena aku tidak bisa mempelajari keterampilan apapun secara bebas.
Tiba-tiba itu terkunci begitu saja.
"Gerakan pertama Heart of sword : pedang memotong langit!"
Slash!
Sebuah tebasan horizontal tanpa warna menuju langit merah, seketika itu memotong semua meteor yang berjatuhan. Semua ini bisa terjadi karena ini bentuk sejati metode dari Heart of sword.
Karena aku adalah sistem, itu sangat mudah meningkatkan nya hingga melebihi batas.
"Apa? tidak mungkin!"
Aku tertawa melihat reaksi nya itu cukup lucu, Tapi aku belum selesai dan juga aku malas bermain lama dengan mu. Karena gadis yang cantik Elisa sudah menunggu.
"Terima ini!"
"Metode kedua Heart of sword : Pedang memotong aturan!"
Slash!
Sebuah tebasan horizontal tanpa warna muncul dan langsung memotong wajah mahluk tersebut.
Dia menjerit kesakitan seraya berkata, "Aaah, tidak mungkin aku kalah dengan semut mahluk asing!"
Tidak lama mahluk itu langsung menghilang. Namun, saat mahluk ituampir menghilang karena tebasan, dia melemparkan sebuah energi untuk menyegelku di tempat ini.
"Haha, ini adalah seluruh kekuatan terakhir, bila aku tidak bisa mengalahkan kamu, aku akan menyegel di sini selamanya!"
"Bila tempat ini tidak hancur seluruh nya, kau tidak akan bisa keluar! walaupun kau mencoba menghancurkan nya sedikit demi sedikit.
"Namun, itu tidak berguna karena tempat ini tidak hancur bila kau tidak menghancurkan nya sekali serang!"
Dia kukuh juga! tapi biarkan saja, Ah! tapi terima kasih informasinya bila tidak Elisa akan menunggu agak lama.
"Pedang ke-dua + ke-tiga : Pedang memotong aturan dan kebinasaan!"
Slash!
__ADS_1
Sebuah tebasan tanpa warna dengan gabungan antara pedang ke 2 dan ke 3, itu seketika menghancurkan seluruh tempat tersebut termasuk segel yang dia buat.