
Aku Melihat Elisa berdiri menunggu petir selajutnya menyambar, karena tribulation ini akan ada beberapa detik sebelum menyambar kembali.
Elisa memanfaatkan hal tersebut membeli 500 jimat penangkal petir, gadis pintar dia belajar sangat cepat aku bangga dan juga membeli nya tidak tanggung tanggung.
"Nine frozen palm!" Kata Elisa.
Seketika es mengelilingi tubuh Elisa membentuk bola melindunginya, dia melakukan itu dengan menggunakan pengumpulan Nine frozen palm setelah nya Elisa menempelkan semua Jimat pada pelindung Esnya.
Jedar!
Tribulation thunder kedua menyambar perisai esnya hingga hancur berkeping-keping bagaikan istana pasir di tendang begitu saja, tapi untung saja jimat penangkal langsung berfungsi melindungi Elisa.
Namun karena hal tersebut semua jimat hancur sebagai gantinya, dan akibat dari sambaran petir membuat tanah Elisa berdiri hancur berlubang membentuk kubangan.
Mengetahui itu Elisa bertindak cepat dia menggabungkan Kehendak pedang dan membangun kembali pelindung Esnya, Elisa juga kembali membeli 1.000 jimat penangkal petir dan langsung menempel kan di tembok esnya.
Jedar!
Kembali Tribulation thunder ke tiga menyambar namun kali ini seluruh jimat langsung hancur, itu juga termasuk semua pelindung yang dia buat.
Untuk Elisa dia sampai bertekuk lutut dengan percikan petir tersisa di tubuh nya, Elisa berusaha menahan petir dan petir mulai terserap untuk menempa fisik nya.
Dari tempat Elisa aku melihat para demon dan Liliac bergidik ngeri, mereka melihat Elisa di sambar dengan petir yang begitu kuat hingga mampu menghancurkan tubuh seseorang tampa sisa.
Kemudian untuk Tribulation di langit itu terlihat kembali mengumpulkan spiritual sekitar. Karena itu aura yang menekan sedikit berkurang, membuat mereka dapat bergerak.
"Elisa! kamu tidak apa?" Tanya Leticia dia terlihat khawatir.
"Aku tidak apa apa! Ugh." Jawab Elisa menahan sakit. "Sebaiknya kamu, Lili dan kalian kalau bisa pergilah menjauh atau ke kapal!" Pinta Elisa.
"Tidak mau! kalau kakak kenapa kenapa ini salah aku! dan bila kakak tersambar, biar aku yang menggantikan!" Kata Liliac.
" Lili kakak tahu kamu pasti merasa bersalah! tapi aku gak mempersalahkan nya!" Elisa berusaha kembali berdiri. "Cepatlah pergi! aku merasakan ini akan lebih berbahaya!" Teriak Elisa.
Setelah mengatakan hal tersebut Liliac dan yang lainnya segera pergi lebih jauh dari Elisa, mereka bisa kembali bergerak karena tekanan dari Tribulation agak berkurang.
"Harun, Tribulation ini begitu kuat berapa lama ini akan berlangsung?" Tanya Elisa.
[Tinggal 3 lagi! mohon bertahan! dan juga nantinya tribulation yang menyambar akan sangat kuat dan begitu berbeda dari sebelumnya.]
Setelah berbincang sebentar Elisa kembali membeli kali ini 1.500 jimat penangkal petir, dia juga dengan seluruh kekuatan nya membuat perisai es yang lebih kuat.
Lalu di langit Tribulation juga sudah mulai bersiap menyambar Elisa yang di bawahnya.
Jedar!
Tribulation ke empat menyambar yang kali ini lebih berbeda dan kuat dari sebelumnya, membuat perisai yang di buat dengan jumat penangkal petir hancur satu persatu. Namun mengetahui hal tersebut Elisa benar-benar langsung mengerahkan seluruh kekuatan nya menahan tribulation.
Dengan kata lain Elisa menggunakan Crest infinite blue, membuat perisai lain dengan memanfaatkan ruang yang dia lihat. Keputusan bagus! tapi untuk Crest yang baru bangkit, atau dia masih di level 1 kekuatan nya tidak begitu kuat.
__ADS_1
Tidak butuh lama perisai ruang hancur karena sambaran tribulation yang seperti listrik di mengalir si dalam kabel. Disaat sama Elisa mengeluarkan darah pada matanya dan juga batuk darah, dia benar-benar memaksakan Crest yang masih level satu.
"Ugh, Harun tribulation ini benar-benar terlalu kuat! mataku terasa sangat sakit!" Kata Elisa dia berusaha menahan percikan petir di tubuh nya.
Selain percikan petir yang tertinggal Elisa juga harus menahan sakit pada matanya, karena seperti yang aku katakan matanya mengeluarkan darah. Dengan kata mudahnya bola matanya seperti mau hancur.
[Elisa, matamu mengalami pendarahan kamu terlalu memaksakan diri menggunakan Crest yang baru terbangun, aku menyarankan membeli pill yang meningkatkan ki sejati sementara, tapi sebaiknya langsung beli pill pemulihan fisik dan ki sejati terlebih dahulu.]
"Mm, aku mengerti Harun tolong beli!" Bapak Elisa.
Elisa segera membeli pill dan kemudian memakan keduanya satu persatu, namun saat dia mencoba memakan pill yang dapat meningkatkan ki sejati sementara aku menghentikan nya.
Aku memberikan saran untuk memakan nya saat Tribulation menyambar, karena pill ini bersifat sementara dan harus di gunakan saat kritis.
Jedar!
Kali ini Tribulation ke lima yang terlihat seperti ular sanca sebesar 50 cm menyambar, segera itu terjadi Elisa memakan pill peningkatan yang meningkatkan kekuatan sementara.
Aku melihat Elisa begitu khawatir karena dia terlihat mati matian menahan petir tersebut, dia melakukan itu dengan seluruh kemampuan yang dia punya.
Akhirnya tidak lama dia berhasil menahan petir tersebut, namun tepat saat itu Elisa seperti mau pingsan karena beban yang belum dia bisa tahan dari penggunaan pill, namun dia sebelum benar-benar jatuh menggunakan frost flower sebagai penyangga.
Selain itu aku melihat Elisa terlihat kehabisan nafas dengan percikan petir di sekitar tubuh nya, matanya kembali mengeluarkan darah. Keadaan Elisa saat ini seperti benar-benar bisa saja pingsan, ini sangat berbahaya bisa saja kalau Elisa pingsan.
Benar saja yang aku katakan, Elisa langsung terjatuh tidak sadarkan diri. Mendapati hal tersebut aku benar-benar mengutuk perhitunganku, aku sangat ingin membantunya tapi bila melakukan hal tersebut Elisa akan di anggap gagal karena campur tangan lain.
Jedar!
Di titik itu dunia aku lihat seperti melambat karena aku menggunakan perhitungan dan multi tasking melewati batas yang biasanya, sebenarnya bila melakukan hal tersebut bisa saja aku masuk ke dalam keadaan sleep namun tidak penting.
Di keadaan tersebut aku mengutuk maupun mencaci diri sendiri, namun di sisi lain memikirkan cara menyelamatkan Elisa.
Sial, sial, sial! dasar sialan Elisa hampir mati! dan aku tidak dapat melakukan apapun? dan kamu Tribulation kenapa tidak bisa menunggu sebentar agar aku dapat membangunkan Elisa.
Tidak penting! seharusnya ada cara lain yang sangat sedikit, ayolah jangan biarkan ini kembali terulang coba pikirkan cara. Tepat aku memikirkan cara 0,30 detik keajaiban terjadi.
Aku melihat kehendak pedang miliknya yang berwarna biru pucat mengumpulkan di sekitar tepat dan di saat sama informasi baru di tambah ke dalam status nya, mengetahui hal tersebut aku sangat senang.
Tapi mari kembali ke kehendak pedang, yang mana berkumpul mengarah ke punggung Elisa, di saat sama itu membentuk sebuah jubah panjang memiliki lengan seperti trench model pria.
Tepat saat itu juga Elisa bangun dari pingsan nya dia menatap langit langsung melihat petir yang menyambar.
Di waktu yang terlihat begitu melambat selain menatap Tribulation yang menyambar Elisa mengibaskan energi kehendak pedang dengan jumlah menakutkan yang terlihat seperti air terjun turun dari lembah.
Seketika itu keduanya sempat beradu walaupun di menangkan Tribulation thunder, walaupun begitu Elisa masih berdiri tidak gentar hingga dia tersambar petir tersebut dengan kuat.
Seketika itu terjadi tanah Elisa berdiri benar-benar meleleh, Untuk Elisa dia berdiri dengan percikan petir tersisa di tubuh nya kemudian melihat aku dalam layar sistem.
"Harun, aku berhasil!" Kata Elisa dengan sangat senang.
__ADS_1
Melihat Elisa senang aku juga senang karena di titik kritis nyawanya terancam, dia sepertinya tampa sengaja menggunakan energi tribulation untuk menghancurkan kristal embry.
[Ya, selamat kamu berhasil selamat dari kenaikan dan di saat sama meningkatkan teknik Mind of sword ke tahap embry phase, jubah yang menggantung adalah buktinya.]
Tidak lama kemudian petir di sekitar tubuh Elisa terserap, seketika tubuh nya mengalami perubahan signifikan yang luar biasa. Kulit tubuh nya terlihat bersinar, tubuh nya mengeluarkan bau harum segar dan pesona aura nya meningkat dengan tajam.
Aku yakin hampir semua gender laki maupun perempuan melihat Elisa, mereka akan sulit menghilangkan pemikiran menginginkan Elisa di kepala mereka. Tapi sekarang tidak penting karena dari semua itu Elisa sudah menjadi 10 kali lebih kuat dari sebelumnya.
Itu terjadi karena dia sudah mencapai tahap Embry phase, dan di sisi lain Elisa juga sudah mencapai ranah ke 3 yaitu battle king.
Seperti yang aku katakan Embry phase setiap orang berbeda bentuk, untuk aku yang berbentuk pedang di artikan untuk memberikan serang yang mutlak.
Sedangkan Elisa menurutku dapat di artikan melindungi pengguna dari pada memberikan damage mutlak, sebaiknya informasi ini nanti aku katakan.
Tapi mari melihat di sisi lain, aku melihat awan hitam tribulation menghilang, tentu saja itu tanda Elisa menyelesaikan nya.
Ding!
[Selamat kepada tuan rumah anda telah mencapai ranah Stage 3 Battle king, anda mendapatkan 1 random box sebagai hadiah pencapaian.]
[Kekuatan fisik anda meningkat sebanyak 5 kali lebih kuat, untuk kapasitas ki sejati anda meningkat sebanyak 2 kali lipat dari sebelumnya. Kemudian untuk gambaran mental pedang anda sekarang dapat membuat 3 tambahan.]
[Untuk agar naik tingkat selanjutnya tuan rumah harus membuka 4 meridian langit, di mulai dari bintang, bulan, matahari dan void.]
[Setiap meridian yang di buka tuan rumah akan mendapatkan kekuatan tempur 4x lipat dan kapasitas ki sejati meningkat 2x lipat, membuka 4 meridian akan memicu Tribulation thunder sebagai terobosan.]
Tidak lama berselang dari sifat sistem aku bangkit Elisa membaca notifikasi sebentar kemudian langsung menonaktifkan Embry sword kemudian duduk sila, dia menstabilkan ki sejati di tubuh nya.
________________________________
Tingkat kultivasi dan julukannya.
> Stage 1 : Beyond mortal (kondisi naik tingkat perlu membuka 6 akupunktur)
> Stage 2 : True master (kondisi naik tingkat perlu membuka 8 Gate)
> Stage 3 : Battle king (kondisi naik ranah perlu membuka 4 meridian langit)
> Stage 4 : Inborn
> Stage 5 : Spirit Sovereign
> Stage 6 : True Monarch
> Stage 7 : Spirit Venerable
> Stage 8 : Profound
> Stage 9 : Tribulation immortal
__ADS_1
> Stage 10 : Eternal being