Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)

Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)
Liliac Hilang


__ADS_3

Di dalam tenda terlihat Elisa mendengar perkataan Asta dia terlihat seperti mau meledakkan amarah, aku yang melihatnya terkejut Elisa bisa marah juga.


Padahal selama ini dia paling paling memasang wajah kesal, apa dia marah karena ini sedikit menyangkut masa trauma nya, kalau di pikir Elisa seperti nya menyayangi Liliac dia di anggap seperti saudari sendiri.


Dan hal yang sama seperti nya pernah dia alami, apa mungkin tepat saat Elisa menjelaskan teman nya yang mati di pangkuan nya saat dia berumur 10 tahun yang lalu.


Karena amarah nya suhu ruangan di dalam tenda mulai menjadi lebih menurun secara drastis, dan itu juga di saat bersamaan beberapa barang dan air dalam wadah ikut membeku.


ini gawat! walaupun di tenda sepertinya di pasang sihir penghangat dengan kultivasi dan pemahaman tentang 9 telapak beku Elisa saat ini, itu sudah cukup untuk merusak sihir tersebut, dan bisa saja tampa sengaja membunuh si kembar.


"Kak Eli!" Ucap Asta dan Anita mereka terlihat kedinginan.


[Elisa! cepat sadarlah hentikan es mu dan padamkan amarah mu atau aku menggunakan cara kasar!]


Aku memanggilnya dengan notifikasi keras! sepertinya Elisa tidak menghiraukan nya. Sial! maaf atas kekerasan nya Elisa, kamu boleh marah padaku nanti tapi aku tidak bisa membiarkan mu termakan amarah dan menyebabkan penyesalan!


Karena Elisa tidak menghiraukan aku pun menggunakan gelombang otak, di fungsi ku memang ada seperti itu sejak awal itu seharusnya di gunakan bila host memberontak kepada sistem.


Gelombang kejut otak adalah stimulasi listrik langsung ke otak, bila seseorang orang yang merasakan nya, kepala mereka akan terasa seperti di hancurkan


Gelombang kejut otak pun di mulai, aku menurunkan tingkat intensitas nya walaupun begitu Elisa masih merasakan sakit kepala. Dia langsung terjatuh meringkuk karena sakit yang di sebabkan, sekali lagi maaf Elisa tolong dingin kan kepala mu.


'Harun! ini sakit! kepala ku sakit! apa yang terjadi?' Kata Elisa meringkuk memegangi kepala.


[Syukurlah, kamu sudah kembali! baik aku hentikan!]


'Harun, sebenarnya apa yang terjadi kenapa kepala ku sakit?' Tanya Elisa dia berusaha berdiri.


[Aku menggunakan gelombang kejut otak! untuk kenapa aku melakukan itu? coba sekarang kamu periksa sekitar dan periksa kembar!]


Mendengar perkataan ku Elisa meriksa keadaan kembar, dia merasakan suhu ruangan yang dingin dan Kembar yang menggigil, itu terlihat seperti di dalam pendingin kulkas.


Elisa dapat melakukan hal itu sekali lagi karena dia berlatih 9 telapak beku yang dapat meminjam Ki sejati langit dan bumi di tambah musim dingin, dan akar Spiritual esnya itu semua sudah cukup melakukan semua hal tersebut.


"Ini? apa aku yang melakukan nya?" Tanya Elisa.


[Benar! itu kamu! setelah mendengar berita tentang Liliac kamu sempat lepas kendali, ingat kamu sekarang kultivator stage 2 dengan kemampuan mu sekarang dapat mudah membunuh orang dengan Crest menengah level 2 kebawah.]

__ADS_1


'Maaf, harun harusnya aku lebih bisa mengendalikan diriku.' Jawab Elisa dengan wajah penyesalan.


[Jangan minta maaf padaku, aku juga salah karena menggunakan kekerasan padamu, seharusnya minta maaf kepada kembar.]


Setelah mendengar perkataan ku Elisa meminta maaf kepada Kembar, syukurlah kembar bisa memahami kemarahan Elisa, namun mereka mengira Elisa memiliki sihir Es yang unik.


"Sekali lagi terima kasih telah memaafkan aku dan mengerti kemarahan aku. Kalau begitu apa kalian tahu jarak dan letak kota suci dari sini? tanya Elisa.


"Dari yang aku tahu bila menggunakan kereta kuda memakan waktu 1 minggu, bila berjalan kaki memakan waktu 1 bulan dari sini, dan letak kota suci dari yang aku tahu juga berjalan ke arah barat dari gerbang utama kota!" Jelas Asta.


Mendengar penjelasan nya aku mengira mereka menggunakan sihir teleportasi, tetapi yang lebih penting kenapa mereka tahu Liliac di sini? apa mungkin ada pengintai.


Setelah menjelaskan jarak perjalanan Asta seketika tersadar. "Tunggu! apa kak Eli ingin kesana sendiri?" Tanya Asta.


"Benar! Asta dan Anita, dan terima kasih telah menjelaskan informasi ini. Sekarang aku mau pergi menyelamatkan Lili!" Ucap Elisa.


"Tapi kak Eli! bukankah ini berbahaya? mereka dari pihak kota suci! aku pernah mendengar informasi dari rumor, kota suci memiliki lusinan orang dengan Crest rank menengah level lebih dari lima dan banyak orang dengan Crest rank unik!" Jawab Asta.


Aku yang mendengar informasi tersebut terkejut, mereka punya banyak orang dengan Crest rank unik? memangnya Crest rank unik dapat di tanam dan di panen begitu mudah?


Dan Elisa ingin menyelamatkan Liliac sendiri? sialan! coba saja aku dapat kembali mengakses dunia luar biarpun aku obrak abrik atau aku jungkir balik, aku tidak peduli dengan probabilitas!


Tapi mau bagaimana lagi! fungsi ku yang satu itu hanya bisa sekali di gunakan di setiap dunia, dan aku sudah menggunakan nya untuk merubah menjadi sistem kultivasi.


"Tidak apa apa! aku berpikir punya beberapa rencana, aku tidak akan mati dengan mudah." Kata Elisa, dia berbalik menuju keluar tenda.


Sebelum keluar tenda tangan Elisa di tahan oleh Anita dam Asta, aku merasa sepertinya mereka tidak ingin Elisa pergi menuju tempat berbahaya. "Kak Eli kalau ingin pergi ajak kami!" Ucap Serempak mereka.


"Tidak! tidak bisa itu berbahaya kalian di sini saja, lalu tunggu kabar baik dari aku!" Jawab Elisa.


Mendengar perkataan Elisa, kembar terpaksa melepaskan tangannya. Mereka sangat enggan melakukan hal tersebut, namun mereka paham tidak dapat membantu Elisa nanti nya, bukan membantu malah sebaliknya dan menambah beban Elisa.


Setelah meninggalkan kembar di belakang, aku melihat Elisa menjauh dari keramaian menuju hutan, dia bukan berjalan melain kan berlari menggunakan seribu langkah.


Setelah cukup jauh dan berada di dalam hutan, Elisa menghentikan langkah nya. Kemudian menatap layar sistem.


"Harun, apa kamu punya saran?" Tanya Elisa.

__ADS_1


[Sebentar, biarkan aku berpikir!]


Aku sudah menduga Elisa pasti tidak punya rencana, saat ini dia juga terlihat masih marah, seperti nya kejadian ini bener bener menyangkut trauma nya.


Baiklah! nanti mungkin aku akan bertanya kepada nya, tetapi tentang rencana? seperti aku harus memikirkan sesuatu.


Aku pun memikirkan rencana, selain itu juga mencari beberapa barang di toko yang dapat di gunakan saat ini, akhirnya setelah berpikir beberapa saat dan menemukan barang yang sesuai.


[Ketemu! aku punya beberapa rencana dan saran, namun membutuhkan banyak poin sistem, apa kamu mau mendengar?]


"Ya! selama bisa menyelamatkan Lili aku rela membayar berapapun! aku tidak ingin kejadian sama terulang kembali, kejadian dimana aku berumur 10 tahun!" Kata Elisa.


Benar dugaan aku! Elisa masih menyimpan trauma di dalam hatinya, walaupun terlihat biasa saja dia sulit melupakan trauma nya.


[Baik Elisa dengarkan rencana awal aku, pertama kamu beli jimat pemanggilan roh karena durasi pemanggilan nya cuma 5 menit, dari informasi yang kudapat aku memperhitungkan jarak bila terbang menggunakan pedang dari sini memakan waktu 3 jam.]


[Karena hal itu gabungkan jimat tersebut dengan mutiara langit! itu dapat membuat 5 menit menjadi lebih lama!]


"Harun, memangnya kultivator stage 5 bisa terbang menggunakan pedang?" Tanya Elisa


[Ya! kultivator stage 5 bukan terbang lebih ke arah dapat berjalan di langit, untuk dapat terbang kamu harus naik ke stage 6, dan yang dapat terbang menggunakan pedang itu kultivator stage ke 4.]


"Jadi apa maksudnya kultivator stage ke 5 saat menggunakan pedang dapat melesat lebih cepat?" Tanya Elisa.


[Benar!]


"Baiklah! beli jimat pemanggil roh!" Kata Elisa.


[Memotong 50.000Poin sistem, membeli 1 jimat pemanggil roh.]


Setelah mendengar saran ku Elisa segera membeli jimat pemanggilan roh kultivator stage ke 5, karena memang hanya tersedia itu saja di sana.


Setelah membeli nya Elisa menggunakan jimat tersebut, memanggil Roh kultivator stage 5 tepat di depannya. Kali ini Aku melihat Elisa memanggil roh kultivator dengan wujud pria dewasa, dia terlihat masih muda, memiliki rambut merah, memakai baju hitam dan membawa pedang besar di punggung nya.


Setelah muncul Elisa memberikan Mutiara langit padanya. Hal tersebut membuat Roh kultivator dan mutiara langit menyatu, dan hal itu pula durasi menjadi lebih panjang, bisa di katakan tidak akan habis.


Segera setelah memanggilnya Elisa memerintah kan Roh tersebut menggunakan pedang terbang, membawa nya menuju kota suci.

__ADS_1


__ADS_2