Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)

Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)
Pembantaian


__ADS_3

Di tengah kota yang telah runtuh karena pertempuran berat sebelum nya, Aku masih terus menerus mempermainkan mereka. Tentu saja mereka benar-benar marah, sedangkan aku sekilas melihat Elisa dia tampak memperhatikan gerakan yang aku buat.


Tapi kayaknya Sword dance sudah cukup, Aku pun berhenti melakukan tehnik tersebut. Tapi begitu berhenti 2 naga berada di dekat ku mereka tampak akan menyembur secara bersamaan.


Mengetahui itu aku menendang rahang bawah Naga di belakang, kemudian membungkam mulut Naga yang di sisi lain, setelah itu aku melempar nya menabrak Henry.


Setelah itu aku menggunakan tebasan Kehendak pedang untuk menyerang kembar, aku agak jengkel karena serangan membabi buta mereka. Akibatnya serangan berhenti, Henry, Jill dan Jane mundur agak jauh menghindari aku.


"Baiklah! kita sudahi pelajaran Sword dance, Elisa sekarang aku tunjukkan Mind of sword!" Kata Harun.


Setelah mengatakan hal tersebut, aku mengangkat tangan kanan ku seketika semua materi partikel baik itu bebatuan embun dan yang lainnya, semua nya berubah menjadi sekumpulan energi berwarna biru cerah.


Energi tersebut menjadi seperti uap yang naik ke langit, dan secepatnya Energi tersebut mempengaruhi keadaan langit merubah yang tadinya langit awan salju abu abu menjadi berwarna biru.


"Ini apa Kehendak pedang? tekanan yang begitu berat dan tajam! apa kemampuan Mind of sword bisa menjadi seperti ini?" Tanya Elisa.


"Mm? Kakak ini dimana! dan aura ini? apa yang terjadi selagi aku kehilangan kesadaran?" Karena perbuatan Harun, Liliac langsung terbangun dari pingsan.


Dia terbangun tiba-tiba karena merasakan aura yang begitu mengerikan, dan aura tersebut tidak pernah dia rasakan, tentu saja karena ini adalah energi kehendak pedang, dan aku menggunakan metode Mind of sword mengubah segala nya adalah pedang.


Dengan kata lain dengan teknik ini aku dapat membuat segala materi menjadi kehendak pedang yang dapat aku gunakan, sehingga dalam pertempuran nanti aku seperti tidak pernah kehabisan sumber energi.


Setelah itu Liliac berdiri melihat sekitar dan dia melihat aku langsung memasang posisi bertarung, Elisa bangun dari tempat duduk kemudian mengusap kepala Liliac.


Setelah itu juga dia menunjukkan ke arah aku yang berdiri mengumpulkan Kehendak pedang. "Dia tidak jahat dan namanya Harun!" Kata Elisa dengan senyum.


Mendengar perkataan Elisa Liliac menurunkan kewaspadaan. "Eh!? Kalo di lihat dia emang mirip mahluk yang waktu itu, apa dia manusia? kenapa punya energi yang mengerikan?" Kata Liliac.


"Harun bukan manusia, dia adalah mahluk semacam itulah!" Jelas Elisa.


Aku yang bisa mendengar apa yang mereka katakan apa lagi yang di bicarakan, mahluk semacam itu memang apaan Elisa, apa dia lupa penjelasan aku atau masih tidak paham apa itu sistem.

__ADS_1


Ke samping kan hal tersebut aku melihat Henry, Jill dan Jane yang melihat mendadak ketakutan, mereka merasakan aura energi dalam jumlah besar dan mengerikan, itu seakan bisa membunuh mereka kapan saja.


Segera setelah itu aku langsung mengepalkan tangan ku, seketika kumpulan Energi di langit membentuk ratusan pedang tajam terbang di langit, dan dengan cepat itu langsung menghujani mereka.


Boom!


Karena hal yang tiba-tiba mereka tidak dapat menghindari apa lagi membuat Sihir pelindung, tetapi tidak lama aku menghujani mereka mereka masih tampak sehat dengan beberapa luka gores dan tertutup debu, namun tidak untuk Henry karena Henry tertusuk beberapa pedang menembus tubuh nya dan kehilangan tangan kirinya.


Itu di sebabkan oleh dia langsung mengorbankan dirinya untuk menjadi perisai hidup bagi kelompok nya, hal tersebut menyebabkan dia tertusuk banyak pedang dan kehilangan tangan kiri


Melihat hal tersebut aku terkekeh, penampilan aku saat tersebut seperti Villian. "Kalian, cukup hebat dalam menghindari. Tapi coba hindari yang satu ini!"


Aku mengubah awan menjadi Energi kehendak pedang besar di langit, setelah itu aku jatuhkan ke arah mereka. Walaupun Kultivasi aku dan Elisa terhubung, ini hanya sebuah teknik dari Mind of sword yang aku tingkatkan jadi tidak ada hubungannya dengan tingkat kultivasi Elisa.


Sebenarnya bisa saja sih aku langsung memanggil tribulation thunder untuk langsung menerobos tingkat ke 10, tapi itu sangat berisiko untuk Elisa nantinya akibat kekuatan yang tiba-tiba melonjak.


Boom!


Setelah membuat pedang aku jatuh kan menuju mereka, tentu saja mereka tidak tinggal diam. Mereka membuat perisai dari sihir, untuk menahan serangan aku.


Melihat mereka masih bertahan aku kembali merentang kan telapak tangan, membuat pedang besar lain di langit kemudian aku jatuhkan. "Karena kelihatan nya masih kuat, aku tambahkan daya serangannya!"


Jane terlihat putus asa melihat pedang lain. "Apa! tidak mungkin!"


Boom!


Perisai Sihir hancur berantakan, ledakan ke dua energi besar dan berbeda menyebabkan sekitar hancur meninggalkan mereka di tangah lubang besar, aku melihat Henry dia sekarat karena dia sekarang kehilangan tangan dan kakinya.


Harus aku akui Pengguna Crest Unik yang di tingkatkan memiliki vitalitas yang kuat, apa karena perbuatan mereka yang membantai semua orang untuk mendapatkan semua itu?


Yah kesampingkan dulu, aku melihat Jill dia selamat karena mengorbankan naga panggilan nya walaupun begitu dia masih terluka parah, untuk Jane dia yang paling parah karena menggunakan Sihir di baris depan menahan pedang besar.

__ADS_1


Dia kehilangan kedua tangan nya, apa mungkin karena efek balik dari Sihir yang sempat beradu dengan Kehendak pedang. Walaupun hanya menggunakan Sihir perisai, tapi karena penekanan efek dari kehendak pedang sepertinya aliran Sihir nya berbalik.


Tidak masalah apapun itu mereka jelas sudah tidak dapat bertarung kembali, segera melihat mereka tidak berdaya aku berjalan menuju Elisa dan Liliac, sebenarnya aku ingin membuat mereka memuntahkan organnya, namun aku masih khawatir dengan Elisa.


Itu karena ledakan Kehendak pedang dan Sihir cukup besar, aku perisai kehendak pedang rusak dan aku takut mereka terluka tampa sengaja.


Aku langsung mengaktifkan seribu langkah. "Elisa! Liliac! apa kalian tidak apa apa?" Saat berlari aku juga terlihat meninggalkan beberapa after image di belakang.


Mendengar suara khawatir aku mereka menjawab Serempak. "Kami tidak apa apa Harun!"


Setelah Elisa dan Liliac mengatakan tidak apa apa, aku bernafas lega melihat mendengar nya. Tapi seharusnya pelindung kehendak pedang seharusnya berguncang dan seharusnya juga mereka terkena beberapa dampak, tapi yasudah menurut ku selama mereka baik baik saja aku lega.


Saat aku bernafas lega tiba-tiba Liliac mendorong aku jatuh kemudian duduk di atas ku, sedangkan aku yang melihat nya begitu terkejut karena kenapa Liliac menjadi agresif dan kenapa aku bisa terdorong jatuh. "Kamu yang namanya Harun? kamu terlihat sangat tampan!"


Liliac menggerakkan tangan kanan nya mengarahkan jari telunjuk di dekat bibir kecil nya, dia juga menunjukkan taring vampir nya. "~Nee! boleh aku mengigit mu? aku janji tidak akan berlebihan dan tidak akan meninggalkan bekas kok!"


Aku dan Elisa di tengah kota suci yang hampir tidak berbentuk langsung terkejut bukan main, Elisa memang tidak dapat melihat namun dia mendengar suara Liliac seperti seorang wanita penggoda.


Dan Elisa langsung membantu aku melepaskan Liliac dari atas tubuh ku, namun tenaga nya cukup kuat. Untuk Elisa yang terluka tubuh nya menjadi lebih lemah dari sebelumnya.


Mendapati hal tersebut Liliac berbalik melihat Elisa kemudian tersenyum. "Kakak, kamu juga nanti akan aku gigit kok, jangan tidak sabaran!" Kata Liliac dia menyentuh bibir Elisa dengan tangan jempol kanan nya.


Sedangkan aku yang di terkam Liliac yang sedang tersenyum menunjukkan taring vampir dan menggoda Elisa, bertanya tanya dalam pikiran.


'Kenapa bisa aku terdorong jatuh? udah gitu tidak dapat bergerak? apa karena kemampuan Liliac? tapi kemampuan apa? apa mungkin mind control?'


'Dan lebih penting entah kenapa aura Liliac tiba-tiba berubah dan rambut nya agak memerah seperti chery, bila melihat dari dekat kemana salah satu warna mata birunya?'


"Tunggu! jangan bilang! Elisa periksa tangan kanannya dan tunjukkan pada ku!" Seketika sadar aku langsung meminta Elisa menarik dan menunjukkan tangan kanan Liliac.


Aku melihat itu terkejut. "Hilang? Liliac sadar lah! apa yang terjadi?" Kata Harun dengan panik.

__ADS_1


Aku panik karena Crest unik Goddess of the light hilang entah kemana, apa mungkin karena perbuatan mereka sebelum nya bukan hanya menyiksa dan mengorek informasi dari Liliac tetapi merampas Crest nya.


Ini gawat! Liliac sekarang mungkin akan sulit mengontrol insting vampir nya, kalau ini berlanjut Liliac adik kecil Elisa yang pintar dan manis berubah menjadi seperti Loli penggoda.


__ADS_2