Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)

Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)
Terjebak


__ADS_3

Di sepanjang penjara bawah tanah, Aku melihat Elisa berlari bersama kultivator rambut merah yang membawa Liliac sambil menggunakan seribu langkah, dia berlari dengan perasaan marah kesal bercampur.


Itu sepertinya karena dia sudah janji dengan semua tahanan namun tidak menepatinya, Elisa melakukan hal itu karena saran ku, sebelum nya dia meminta saran dari aku tetapi aku tidak menyarankan mereka juga di bawa.


Aku terpaksa memberikan saran yang membuat Elisa seperti itu, karena semua tahanan terlihat seperti mereka ketakutan saat Elisa datang.


Dan kita tidak bisa terlalu lama di sini untuk membujuk mereka, sebenarnya ada cara lain sih yaitu menggunakan mutiara langit, namun saat ini mutiara langit sedang di pakai menampung jiwa.


Walaupun tidak menampung jiwa juga memasukan mereka semua kedalam nya tidak akan muat, karena luas di dalam mutiara langit hanya sepanjang 10x10 untuk menampung semua tahanan tidak akan cukup.


...


Setelah berlari menelusuri fasilitas bawah tanah menuju keluar, akhirnya mereka sampai di tangga menuju keluar dari tempat terkutuk ini, namun begitu sampai di luar aku melihat beberapa orang sudah berdiri di koridor tempat menuju Podium God Of the world.


"Hahaha, 1 batu 2 buruan kena!" Kata seorang pria muda berambut putih panjang.


Aku melihat nya seorang pria terlihat umur 25 tahun memakai juba emas, dia muncul bersama 4 orang, 2 diantaranya laki-laki dan sisanya perempuan.


Salah satu laki laki membawa pedang besar, dia terlihat berumur 30 tahun berpenampilan memiliki rambut hitam pendek kekar dan besar memakai armor emas.


Salah satu laki-laki lainnya, dia berumur antara 15 tahun juga berambut hitam pendek memakai armor ringan berwarna emas, tetapi membawa senjata pedang rapier.


Kemudian 2 perempuan cantik dengan rambut hijau mereka terlihat mirip, mereka menunggangi seekor kadal besar, mereka juga berpenampilan seperti penyihir dengan jubah emas.


Melihat orang itu Liliac langsung marah. "Kamu! dasar sialan! aku pasti akan membunuhmu mu!" Kata Liliac dia mengangkat tangannya.


Seketika melakukan hal tersebut, sebuah gelombang pusaran tornado darah terbentuk di depannya, langsung melesat ke arah pria tersebut.


Namun belum sampai mengenai nya, gelombang tornado darah di tepis oleh pria yang memakai pedang besar, dia mengayunkan pedang nya dengan ringan seperti mengayunkan kayu ranting.


Apa kondisi nya mulai membaik hingga dapat melakukan serangan itu? tapi Aku melihat nya langsung tahu, mereka sangat kuat! ini gawat Elisa dan Liliac dalam bahaya.


"Jadi dia adalah orang itu, manusia tampa Crest namun memiliki energi sihir dan kehidupan yang luar biasa melebihi manusia lainnya?" Kata Pria berambut putih.


"Sepertinya iya saint, menggunakan dia sebagai katalis sepertinya dapat meningkatkan kekuatan Crest mu hingga ke tahap lebih tinggi! dan kau juga dapat mengikatkan kekuatan kita." Kata Pria dengan Rapier.


"Benar! Saint, dengan memanfaatkan formasi mantra khusus pengorbanan, dia tidak mereka berdua akan sangat bermanfaat bagi manusia dan juga kita tentunya!" Kata salah satu perempuan kembar.

__ADS_1


"Jill, Arman santai, aku paham kalian tidak sabar! tetapi kita tidak boleh terburu-buru, kalian paham?" Kata Saint.


"Baik! kami paham Saint!" Kata Jill dan Arman menurut perkataan nya.


"Gadis kecil yang memiliki kekuatan tampa Crest harus aku akui pasukan mu di luar sungguh hebat, tapi mereka bukan apa apa bagi kami, namun sangat di sayangkan begitu kami bunuh mereka langsung hilang."


"Jawab mereka siapa? dan bagaimana kamu yang tampa Crest dapat melakukan semua hal ini? bila kamu jawab aku tidak keberatan menggunakan mayat mu sebagai katalis!" Lanjut kata Saint.


Mendengar perkataan nya aku langsung paham kenapa tidak ada suara keributan di luar, itu bukan karena durasi nya habis melainkan karena mereka di kalahkan!


Ini sangat buruk! ayo pikirkan dan buat perhitungan keluar dari masalah ini! Akan aku gunakan semua perhitungan ku.


'Harun, apa yang harus kita lakukan? untuk masalah ini.' Tanya Elisa.


[Maaf Elisa, aku sedang memikirkan cara, mohon tunggu dan ulur waktu sebentar!]


Elisa pun maju menyerang bersama kultivator rambut merah, sedangkan Liliac dia bertarung melawan salah satu wanita kembar tersebut dia langsung mengaktifkan Crest nya.


Aura merah menyelubungi sekitar tubuh nya, di punggung Liliac muncul 6 pasang sayap merah darah. Di kepala nya terdapat lingkaran halo hitam seperti terbuat dari ranting yang bentuk lingkaran, Liliac terlihat seperti malaikat tertutup kegelapan, apa ini di sebut fallen angel?


"Sanguis angelus!" Kata Liliac mengenalkan wujud nya saat ini.


Si jill mundur lari, apa dia takut? atau apa kerena tempat ini kurang lega sebagai arena pertarungan? aku tidak paham yang jelas sekarang Elisa hendak bertarung.


Elisa mengeluarkan Frost flower dan menggunakannya menyerang Arman, namun serangannya berhasil di tahan, tapi tidak lama Elisa kembali kelancaran serangannya dengan lincah.


Dia bersaman dengan sword dance, saling bertukar serangkaian serangan pedang. Pedang Elisa cukup tajam dan lincah membuat Arman sedikit kesulitan, dia memutuskan menggunakan mana sihir nya sebagai peningkat kecepatan serangan.


Pertarungan 2 master pedang sangat sengit dan menakjubkan, sesekali Arman menggunakan teknik pedang nya dia menebas menggunakan sihir pedang, sedangkan Elisa dia menggunakan telapak beku menahan serangan nya.


Walaupun dia hanya bisa menggunakan 2 kali telapak beku, dia menggunakan itu dengan efisien dan sangat hemat. Aku akui kemampuan Elisa sangat hebat!


Akan tetapi pertarungan tidak lama menjadi berat sebelah, Elisa kalah kekuatan fisik dan energi dia di hempaskan sejauh 20 meter menghantam tembok dan Frost flower retak, hal tersebut membuat Elisa muntah darah, bukan hanya karena terpental itu juga karena Frost flower artefak hidup dia terhubung langsung dengan Kultivator.


Bila Elisa menggunakan Frost flower kekuatan nya memang meningkat pesat, namun bila Frost flower mengalami kerusakan itu akan langsung berdampak pada tubuh Elisa, sialan Elisa tidak sebanding dengan kekuatan nya.


Dan Liliac yang sedang bertarung dengan Jill pandangan nya teralihkan karena mencium darah Elisa, akhirnya dia juga di kalahkan oleh naga milik nya hingga terpental sejauh 20 meter menghantam tembok tebal di belakang hingga retak dan jatuh tidak bisa menggerakkan tubuh nya.

__ADS_1


Sedangkan Kultivator rambut merah, dia bertarung dengan orang yang memiliki pedang besar, tidak butuh lama akhirnya kultivator rambut merah juga di kalahkan oleh orang itu,


Aku yang sedang melihat mereka dan mencari cara agar dapat kabur, hanya menemukan jimat teleportasi dan tentang formasi khusus pengorbanan yang mereka maksud.


Formasi khusus pengorbanan adalah formasi sihir skala cukup besar, formasi ini membuat pemilik formasi dapat meningkatkan kapasitas sihir dan fisik nya di luar nalar, tetapi membutuhkan banyak pengorbanan untuk media katalis.


Tetapi kesampingkan hal ini, aku tidak mau Elisa mendengar nya, dia bisa langsung marah dengan hal tersebut. Dan bisa saja langsung membabi buta melawan mereka, akhirnya kalah karena kekuatan nya tidak kuat.


'~Uhuk- Uhuk!'' Batuk darah.


'Harun, apa kamu sudah memikirkan cara?' Tanya Elisa, dia keliatan muntah cukup banyak darah.


[Sudah! menyarankan jimat teleportasi, harganya 150.000 Poin sistem!]


'Baik! Beli itu!' Kata Elisa.


Sebuah jimat muncul di depan nya, dia langsung mengambil dan dengan tenaga nya yang tersisa, aku menjelaskan cara penggunaan nya, setelah itu Elisa berlari ke arah Liliac hendak menggunakan jimat bersama.


Namun belum sampai dan ingin menggunakan jimat tersebut, Elisa di tendang oleh Arman begitu keras hingga terpental sejauh 30 meter, dan 2 kali menghantam tembok kastil dengan sangat keras.


Hal tersebut membuat luka dalam Elisa dan batuk darah nya bertambah parah, dia gemetar menahan sakit dengan lebih banyak darah keluar dari mulut nya.


Aku yang melihat hal tersebut menjadi begitu marah, Sialan! mereka benar-benar Bajingan! berani membuat Elisa seperti ini? bila saja aku dapat menggunakan probabilitas dari tadi, sudah ku buat mereka menjadi lukisan 2 dimensi.


"Saint, sepertinya gadis ini tidak mau bicara. Sebaiknya kita gunakan saja mayat nya sebagai katalis bagaimana?" Tanya Arman.


Mendengar itu Saint menghela nafas. "Sangat di sayangkan, baiklah kau boleh melakukan yang kamu mau." Kata saint.


"Baiklah! karena aku terkesan dengan kemampuan pedang mu dan pasukan mu, Baik akan aku bunuh dengan tangan ku sendiri!" Kata Arman.


Setelah melakukan hal tersebut, dia dengan sombongnya berjalan menuju Elisa, tepat di saat itu aku langsung memikirkan ratusan cara dan membuat perhitungan, namun sekeras aku mencari hanya menemukan bisa menemukan 2 cara.


Aku bisa langsung menyarankan Elisa menggunakan jimat teleportasi untuk kabur, namun Liliac akan mati dan Elisa pasti akan sangat hancur dengan hal tersebut.


Lalu bila aku menyarankan Elisa memakan pill inner demon, Elisa memang akan menjadi lebih kuat kekuatan nya akan melesat lebih tinggi, Liliac dan Elisa memang akan selamat, namun tidak lama sebagai gantinya Elisa akan menjadi iblis haus darah tidak segan membunuh siapapun.


Walaupun dia masih bisa mempertahankan kesadaran nya untuk tidak membunuh orang yang dia cintai, tapi aku tidak ingin dia kehilangan kemurnian hatinya yang baik.

__ADS_1


Dengan kata lain aku tidak mau Elisa berubah menjadi seperti itu, sialan ini benar-benar buruk! aku tidak dapat memilih salah satunya.


__ADS_2