
[Memuat data.]
"Harun, kamu baik-baik saja?" tanya Elisa
Akhirnya telah aku kembali, ini tidak seperti sebelumnya. Aku pernah mencoba mengubah fungsi sistem, dari survival menjadi menjadi sistem robot di dunia Wild of beast. Karena probabilitas saat itu, aku melawan salah satu dari mahluk tingkat tinggi di sana.
Namun, begitu selesai aku sudah berpindah di dunia lain.
[Sistem baik-baik saja.]
[Elisa, ini dimana?]
"Syukurlah kamu tidak apa-apa!" Elisa tampak lega pada ekspresinya.
"Kamu bilang sembunyi, jadi aku pergi ke tempat persembunyian!" kata Elisa.
Aku saat ini melayang melihat ke sekitar terlihat gelap dengan beberapa perabotan kayu rusak, sepertinya ini di dalam bangunan bekas.
Bagaimana caranya? Elisa ini gadis buta. Apa di masa lalu dia bisa melihat? tetapi tidak mungkin. Menurut data Elisa buta sejak lahir, namun kemampuan pendengarannya sangat bagus.
[Elisa, apa boleh aku tahu bagaimana kamu menemukan tempat ini?]
"Dulu aku memiliki teman, kira kira waktu itu aku berumur 10 tahun. Dia seorang laki-laki aku memang tidak bisa melihat wajahnya. Namun dia sangat baik kepada ku."
"Dia juga memberitahu tempat ini, agar aku mudah menemukan nya. Dia dengan sengaja menaruh semacam benang di sekitar daerah kumuh yang sering aku lalui."
Begitu Elisa menjelaskan tentang beberapa masa lalunya, dia memasang wajah sedih Walaupun aku mendapatkan beberapa data masa lalunya. Itu tidak lengkap Oke!
[Lalu sekarang dia dimana?]
"Di tempat ini 1 tahun lalu. Aku Merasakan tubuhnya menjadi semakin dingin, dan aku tahu dia sudah pergi." seraya meneteskan air mata
Elisa tampak mengeluarkan air mata, dia mulai menangisi teman nya yang sudah tiada. Yang lebih menyedihkan, temannya mati di dekatnya untuk dia waktu itu pasti tidak berdaya, dan Elisa yang masih berumur 13 tahun harus merasakan kesedihan yang menyakitkan.
Mau bagaimana pun hidup itu ada pertemuan dan perpisahan, Aku yang sudah berpisah dengan teman dan adikku pun dapat merasakan kesedihan mereka.
Harapan yang aku buat hanyalah mereka mau merelakan aku pergi.
[Maaf Elisa, kamu menjadi sedih.]
[Aku tidak tahu kalau kau pernah memiliki seorang teman.]
"Tidak, itu bukan salah Harun!"
Mendengar perkataan Elisa, aku tersentuh. Gadis ini tidak menyalahkan aku karena tidak muncul setahun yang lalu.
Dia benar-benar anak yang baik.
[Elisa, bagaimana bila kita mulai belajar cara membaca?]
Aku mengatakan itu untuk menghibur Elisa yang sedih, aku hanya berharap dia tidak lagi terlarut kesedihan nya.
Elisa segera menyeka air matanya, dia melihat layar hologram dengan emoticon sederhana. Membuka mulutnya seraya berkata, "Bagaimana caranya? aku kan buta?"
Aku mengubah wajah Emoticon sederhana ku menjadi huruf di dunia Elyzia, Elisa terlihat terkejut dengan apa yang ku lakukan.
[Pertama kita mulai dari huruf Abjad!]
Pertama adalah mengajari huruf abjad, jadi aku membuat gambar huruf tersebut dan menyebutkan namanya. Elisa tampak senang mempelajari hal tersebut.
Tidak lama aku mengajarkan beberapa abjad, Elisa tampak sudah mengantuk, karena itu aku menyudahi pelajaran dan membiarkan Elisa tidur.
Sesaat kemudian dia akhirnya tidur, tetapi sebelum itu Elisa membeli selimut untuk menghangatkan dirinya.
__ADS_1
Dia tampak lelah, apa karena kejadian tadi sore. Padahal sebenarnya aku masih ingin mengajarinya 1 jam setelah itu, aku mau mengajarinya cara kultivasi.
Tapi karena dia sudah lelah besok pagi saja. Selamat tidur Elisa, tidur yang nyenyak mimpi indah!
...
Lentera pagi musim dingin menyentuh wajah Elisa yang masih tertidur pulas. Merasakan hangat matahari, Elisa mulai membuka mata berwarna abu-abu tanpa cahaya.
[Pagi Elisa!]
"Fuaah!" seraya Elisa menguap.
"Pagi Harun!" seru Elisa dia menguap dan merenggang tubuh nya yang kaku.
[Elisa dengar]
[Mulai sekarang, aku akan mengajari kamu cara kultivasi.]
Aku melihat Elisa mendengarkan notifikasi sistem dengan wajah masih agak mengantuk. Mau bagaimana lagi, dia baru bangun. Tetapi aku senang dia mau mendengar.
[Apa itu kultivasi?]
[Yaitu proses perjalanan dari mahluk fana menjadi mahluk abadi.]
[Kultivasi memiliki banyak tahap dan semakin tinggi tahap semakin sulit perjalanan.]
[Untuk memulai, biasanya orang akan mempelajari cara merasakan energi ki di udara.]
[Biasanya di lakukan sejak mereka berumur 6 tahun, karena fisik mereka belum lama terkontaminasi hal duniawi.]
"Lalu, bagaimana caranya aku melakukan hal itu, aku kan berumur 14 tahun?" tanya Elisa.
[Kalau kasusnya seperti itu, Elisa kamu harus memakan tempering body pill. Itu memiliki efek membersihkan sumsum dan tubuh.]
"Jadi di toko berapa harganya?"
"Apa! itu kedengaran nya mahal sekali!" seraya Elisa terkejut.
Elisa tampak terkejut dengan harganya, tapi aku sudah mengantisipasi nya. Aku sudah memberikan pill tersebut sebagai hadiah pemula.
[Anda tidak perlu takut tidak bisa membeli nya, itu sudah ada di inventori.]
[Elisa tinggal mengeluarkannya, dan memakan pill tersebut.]
Mendengar notifikasi, Elisa langsung mengeluarkan pill tersebut dari inventori. Setelah mengeluarkan, dia memakan pill tersebut.
Seketika tubuhnya bercahaya, energi disekitar juga ikut terserap masuk dalam tubuh Elisa mengeluarkan energi kotornya.
Tidak lama berselang, tubuh Elisa mengeluarkan cairan hitam berbau busuk.
"Harun ini apa? kenapa baunya busuk!"
Elisa tampak menutup hidungnya karena bau tersebut, mau bagaimana lagi itu efek dari pill yaitu membersihkan organ dalam tubuh agar mudah menyerap Ki.
[Tenang Elisa, itu berarti pill nya bekerja!]
"Harun, tolong lakukan sesuatu, bau busuk ini lebih parah dari bau tubuhku saat ini!" ucap Elisa.
[Baiklah.]
[Tapi itu memotong 10 poin untuk membersihkan tubuh dari kotoran!]
"Cepat lakukan itu!" bentak Elisa.
__ADS_1
Aku memotong 10 poin darinya, poin yang dia miliki sekarang 130 tetapi itu tidak apa-apa, selama Elisa kuat dia bisa mengumpulkan lebih banyak poin.
Tubuh Elisa sekarang sudah bersih, dan juga karena efek pill sekarang memarnya juga telah hilang. Mungkin Elisa tidak sadar tapi penampilannya saat ini mirip seorang putri.
Kulitnya putih indah seperti terawat dengan baik, sangat bersih seperti mutiara lautan dalam. Orang lain pasti tidak menyangka Elisa adalah putri bangsawan, bukan gelandang.
Baik lah, karena Elisa sudah memakan pill dia sekarang bisa merasakan ki di sekitanya, dan saat ini dia tampak duduk dengan santai merasakan hal sekitar. Elisa juga tersenyum, karena Ki yang menyentuh tubuhnya terasa menyenangkan dan hangat.
[Elisa saat kau dari pada duduk santai saja, coba duduk melipat kakimu. Lalu gunakan Metode Heart of sword, dan memakan 1 pill Blood and Ki.]
"Baik!"
Mendengar notifikasi, Elisa mulai duduk sila sambil memakan pill Blood and ki, kemudian memejamkan matanya.
Dia mulai kultivasi metode tersebut.
Secara perlahan, Blood and ki pill terserap meleleh dalam tubuh, dan metode kultivasi Heart of sword membantu mempercepat penyerapan. Metode Itu juga mengumpulkan ki sekitar dan melatih mental.
...
Beberapa saat kemudian.
Elisa sepertinya kultivasi cukup lama, tapi itu tidak boleh. karena Kultivasi harus di lakukan dengan perlahan namun pasti, dia tidak boleh berlebihan karena mungkin akan merasakan dampak buruk.
[Elisa berhenti kultivasi!]
"Eh, kenapa?" tanya Elisa.
[Bila kamu melakukannya terlalu cepat, kamu mungkin nanti kau tidak siap saat melewati tribulation thunder.]
[Kamu bisa mati!]
"Berarti, kultivasi juga berbahaya?" kata Elisa dia terkejut dan kembali bertanya.
[Benar!]
[Tetapi itu membuat kamu menjadi lebih kuat dan karena kamu sudah melangkah di tahap pertama.]
[Kekuatan serangan kamu, sekarang setara dengan 1500 kilo. Cukup melubangi tembok!]
"Melubangi tembok? berarti itu cukup mudah membunuh goblin?"
Setelah mendengar notifikasi, dan merasa sudah cukup kuat. Elisa berhenti melakukan Kultivasi sementara, namun begitu hendak bangun dia terlihat kebingungan.
[Ada apa Elisa?]
"Harun, seperti nya aku bisa melihat. Apa benda ini di sebut kotak?" seraya Elisa menunjuk ke sebuah kotak di dekatnya.
Sepertinya Elisa menyadari efek lain dari Metode Heart of Sword. Yaitu mempertajam instusi ilahi pedang dapat melihat walaupun mata tertutup.
[Benar!]
[Elisa, sekarang kau bisa melihat namun itu terbatas. itu terjadi karena metode Heart of Sword]
"Ya, kamu benar setelah mengatakan itu, aku merasa masih tidak bisa melihat."
"Namun aku merasa bisa melihat sekitar, atau sesuatu hal mendekat!" jelas Elisa.
[Kau paham metode ini?]
"Sedikit paham, yang jelas sekarang berburu goblin akan lebih mudah!" Elisa dengan wajah semangat.
[Berarti, tujuan kita berburu Goblin untuk mengumpulkan poin sistem?]
__ADS_1
"Iya ayo lakukan itu!"
Aku dan Elisa memutuskan pergi keluar kota untuk berburu Goblin, untuk mengumpulkan poin sistem.