Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)

Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)
Elisa periode


__ADS_3

Kapal mulai bergerak terbang di atas awan, itu dimaksudkan menghindari mata orang lain, kapal feng tian terbang cukup cepat.


Walaupun begitu kapal feng tian cukup cepat, tapi karena perjalanan masih akan memakan waktu agak lama, aku pun mengantarkan para demon untuk beristirahat di kamar yang terdapat di geladak penumpang.


Setelah melakukan hal tersebut aku dan Elisa menuju ruang kendali Feng tian, dalam perjalanan aku melihat wajah Elisa agak pucat seperti dia sedang menahan sesuatu. Sebenarnya aku tahu kenapa tapi akan tidak sopan bila mengatakan hal demikian terang terangan.


Bila aku menggunakan alasan tentang terluka, Elisa memang terluka karena belum memperbaiki Frost flower, tapi nanti setelah memperbaiki nya dia pasti akan melanjutkan apa yang dia janjikan.


Sialan! aku sangat bodoh dalam sosialisasi dengan wanita, walaupun aku adalah sistem yang dapat memperhitungkan segalanya.


"Harun sebelum pergi menyebrang benua, boleh nanti kita mengunjungi kembar?" Tanya Elisa.


"Iya tentu saja boleh- Hm?" Harun bingung.


Tiba-tiba Elisa langsung menarik sedikit lengan pada jubah baju aku. "Lalu bisa tolong bawa aku ke kamar ruangan kapten? aku merasa kurang sehat." Kata Elisa segera memalingkan wajahnya. "Dan aku ingin istirahat sebentar, bisa tolong?" kata Elisa.


Sepertinya dia merajuk pada hal tersebut, baiklah aku paham. Tetapi sebelum itu aku menggendong Elisa dengan gaya putri ke ruang pengendali untuk mengaktifkan auto pilot memasang koordinat yang aku catat di kota Berlan.


Sampai di ruangan formasi pengendali tampak seperti ruang kendali kapal perang yang memiliki banyak tombol tertentu, layar radar, layar hologram yang memberi tahu kondisi kapal benar-benar nuansa sci fi teknologi masa depan.


Kenapa terlihat seperti itu? karena Feng tian adalah produk sistem yang telah di kembangkan lebih jauh sehingga memberikan kenyamanan saat mengendalikan nya. Aslinya Feng tian di dunia kultivasi tidak terlihat seperti ruang kendali kapal perang, dia tidak memiliki ruang seperti ini hanya kosong tampa dekorasi apapun.


Kemudian setelah mengaktifkan nya aku menggendong Elisa dengan gaya putri membawanya ke kamar kapten untuk dia istirahat dan pulih dari periode nya.


Walaupun Elisa kultivator dia masih wanita dan belum mencapai tahap di mana energi spiritual melimpah di tubuh nya, di tambah pill recover yang di makan juga tidak berdampak banyak karena luka miliknya.


Sampai di kamar kapten, terlihat kamar terbilang cukup mewah memiliki hiasan furnitur kayu, kasur besar yang muat 2 orang bangku sofa kayu yang terlihat unik. Meja dengan cermin untuk merias diri walaupun saat ini kosong karena belum di dekorasi ulang Elisa


Tepat di dalam kamar aku membaringkan Elisa di kasur tersebut dan kemudian menyelimuti nya. Setelah itu aku akan keluar hendak mengemudikan kapal feng tian dan membiarkan Elisa beristirahat dengan tenang.


"Harun! tunggu!" Teriak Elisa di tempat tidur.


Saat aku tiba di depan pintu kamar aku mendengar Elisa menghentikan langkah ku, berbalik untuk melihat. "Ada apa Elisa?" Tanya Harun.


"Bisa temani aku? sebenarnya aku masih ingin mengobrol dengan mu bukan sebagai sistem dan tuan rumah, apa boleh?" Kata Elisa dari tempat tidur.


Mendengar itu aku berpikir sebentar, tapi bila Elisa memang keinginan Elisa, karena aku adalah sistem yang terhormat tentu saja aku lakukan. Lagi pula Feng tian tidak akan nyasar karena aku sudah memasang koordinat nya.


"Baiklah! aku paham." Harun berjalan dan duduk di samping kasur Elisa.

__ADS_1


"Harun bisa kamu ceritakan kisah masa lalu mu? kalau tidak boleh, tidak masalah!" Kata Elisa.


"Baik aku ceritakan tetapi akan panjang dan mungkin kamu tidak dapat tidur." Jawab Harun.


Mendengar apa yang aku katakan Elisa tersenyum manis. "Tidak masalah aku memang tidak berniat tidur, lagi pula aku mau mengenal Harun bukan sebagai sistem, terlebih bila ada seseorang di samping ku saat ini akan lebih nyaman!"


"Menggunakan perkataan ini saat berkomunikasi di keadaan sekarang, dasar gadis ini kamu dapat membuat orang salah paham." Kata Harun mengelus kepala Elisa.


Mendengar perkataan aku Elisa tersenyum dan tertawa sedikit, setelah itu aku menceritakan kehidupan dulu sebelum menjadi sistem, aku yang memiliki teman dan adik serta aku yang dulunya seorang pekerja.


Elisa dia mendengar cerita kehidupan aku dulu dengan senang, terkadang dia bertanya setelah aku memberikan jawaban nya, dia kembali mendengar gadis ini cepat paham.


Tok... Tok... Tok!


"Kakak ini Lili!"


Beberapa saat kemudian aku menceritakan kehidupan dulu sebuah ketukan pintu dan seseorang yang di kenal terdengar, aku ingat belum memberitahu siapapun tentang Elisa berada kenapa ada ketukan pintu.


Tetapi dari aura kehadiran dan suara itu Liliac bagaimana bisa tahu Elisa di kamar ini. Elisa juga bingung bagaimana bisa, sebelum nya karena aku agak fokus menjelaskan masa lalu ku dan Elisa juga cukup fokus mendengar sehingga tidak sadar orang mendekat.


"Kakak aku ingin berkunjung apa boleh?" Tanya Liliac dari luar.


Itu terlihat rok nya agak rusak cukup panjang, walaupun begitu dia menutupi dengan manipulasi darah untuk membuat sambungan tambahan sementara.


Elisa terlihat masih merasa heran dengan Liliac. "Lili bagaimana kamu tahu aku di sini, aku dan Harun ingat tidak memberi tahu siapapun bagaimana bisa?"


Liliac berjalan mendekati Elisa di kasur. "Maaf kakak aku mencium bau darah kakak, aku khawatir kakak belum sembuh total!" Jawab Liliac. "Tapi dari baunya itu mengarah ke- Eh? apa kakak memiliki luka tusuk?" Kata Liliac melihat bagian tubuh yang diselimuti Elisa.


Mendengar itu Elisa tersenyum. "Lili nanti saat kamu berusia 10 tahun ke atas akan mengerti!" Jawab Elisa.


Liliac yang mendengar jawaban Elisa berpikir sebentar, tidak lama akhirnya mengerti. "Oh! apa maksud kakak periode?"


Elisa memejamkan mata kemudian rebahan di bantal. "Banar! ini sedang periode ku."


"Kalau ini periode kakak, untuk apa berduaan dengan Harun? apa Harun bukan laki-laki?" Tanya Liliac menatap Harun dengan curiga.


Menyadari perkataan Liliac yang penuh kecurigaan pada aku Elisa tertawa. "Haha! kamu ada ada saja Lili, walaupun Harun adalah laki-laki dia tidak memiliki niat begitu kan?" Kata Elisa ke arah aku.


"Benar! lagipula aku di sini cuma menemani nya saja dan sedikit bercerita tentang masa lalu, itu saja tidak lebih jadi jangan menatap aku seperti itu Liliac." Jawab Harun.

__ADS_1


"Baik! aku akan percaya, ini aku bawakan air hangat mungkin berguna dan kakak saran dari aku jangan lupa membersihkan nya, oh juga mengganti nya dengan yang baru!" Kata Liliac berjalan keluar pintu kamar kemudian menutup nya.


"Ah sebentar Lili ini baju untuk ganti mu!" Kata Elisa sambil membeli baju di toko. "Seharusnya baju mu rusak karena pertarungan sebelum nya!" Elisa mengeluarkan pakaian tersebut.


Karena tidak memiliki banyak waktu Elisa memilih baju gaun hangat berwarna putih dengan hiasan bunga merah di roknya, melihat itu Liliac mendekat mengambil nya kemudian pergi keluar kamar.


"Baiklah Elisa aku pamit dahulu, ceritanya sudah dulu hari ini sebaiknya kamu istirahat." Kata Harun berjalan menuju pintu kamar. "Dan juga jangan lupa mengganti rok serta membersihkan nya seperti kata Liliac, seharusnya walaupun tampa air kamu bisa menggunakan Poin sistem untuk membersihkan diri!"


Melihat aku pergi Elisa terlihat Heran. "Memang kamu mau kemana Harun?" Tanya Elisa di tempat tidur.


Mendengar itu aku berhenti berjalan kemudian menengok kebelakang. "Kemana? tentu saja menggantikan mu mengendalikan Feng tian sekalian mengecek apa sudah hampir sampai di kota Berlan." Jawab Harun.


"Baiklah aku paham! lain waktu tolong ceritakan masa lalu mu." Kata Elisa membaringkan tubuh dan hendak tertidur.


Sampai di depan pintu aku membuka nya kemudian menutup kembali pelan pelan. Setelah melakukan hal tersebut aku pergi menuju ruang formasi untuk mengendalikan Feng tian lebih baik.


...


Tidak lama berjalan aku sampai di ruang formasi pengendali, aku mematikan fungsi Auto pilot kemudian menggerakkan kemudi stir kapal. Selain itu juga aku mencari item untuk perbaikan Frost flower Elisa, karena aku mau Elisa secepatnya memperbaiki nya.


"Hm? sepertinya sudah hampir sampai, agak lama dari perhitungan tapi tidak apa!" Kata Harun.


Segera setelah nya aku mengaktifkan fungsi siluman agar Feng tian tembus pandang dan kemudian membuat nya melayang lebih rendah.


Karena Feng tian yang berhenti tiba-tiba semua penumpang keluar melihat. "Apa sudah sampai?" tanya Leticia melihat Harun berada di dek kapal.


"Untuk tujuan Elisa kita sudah sampai, tapi untuk tujuan kalian belum sampai!" Harun muncul dari belakang. "Elisa punya beberapa urusan tolong mengerti." Lanjut perkataan sambil berjalan.


"Baik! kami mengerti, bila penyelamat kami punya urusan mendesak kami akan mengalah." Kata mereka serempak.


Tiba-tiba suara langkah kaki terdengar mendekat, aku menyadarinya untuk mereka seperti nya tidak yah kecuali Liliac, dia bisa tahu siapa yang mendekat. "Harun apa kita sudah sampai?" Tanya Elisa keluar dari pintu.


Seketika itu kami semua melihat ke arah Elisa keluar dari pintu terkejut dengan penampilan nya, aku juga begitu karena kesadaran utamaku di sini, dan untuk fungsi Multi tasking serta Multi window yang hanya tiruan aku memang dapat terhubung namun aku memilih tidak melihat karena tidak mau mengganggu privasi Elisa.


Tampak Elisa memakai Hanfu putih dengan motif bunga biru, dia sangat cantik hampir terlihat seperti peri dari alam immortal turun ke bumi, membuat mereka yang melihat nya tidak peduli gender akan terpana sulit melupakan penampilan nya.


Aku melihat itu seperti nya jalan berbelok Elisa akan sulit aku luruskan, kenapa? itu karena semua yang di Feng tian terpana dan bengong melihat penampilan Elisa. Tapi kenapa Elisa menggunakan Hanfu? dari bentuk dan aura spiritual nya itu Myriad form armor versi original.


Lalu kenapa Elisa menggunakan wujud original nya? tunggu seperti nya aku paham, karena energi Elisa tidak stabil sepertinya Myriad form armor jadi tidak menurut dengan Elisa. Tapi yah kita dengar dulu apa alasannya nya nanti.

__ADS_1


__ADS_2