Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)

Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)
Hutan Beast


__ADS_3

Aku di sekitar Elisa melihat dia pasti berpikir tentang masalah kultivasi nya, Aku paham Elisa ingat tubuh pedang tidak dapat melakukan kultivasi metode apapun sebelum terbangun.


Namun sekali sekalinya terbangun, tubuh pedang hanya dapat memaksimalkan kekuatan penuh nya dengan berlatih metode pedang.


Bila melatih metode lainnya kemampuan sejatinya akan menurun menjadi 40% Elisa tahu tersebut karena aku yang memberitahu nya.


Tidak lama kemudian hal Elisa menyentuh dagunya dengan jari-jari tangan kanannya. Elisa Sedang berpikir.


Setelah berpikir Elisa mulai berjalan bolak balik, Aku melihat apa yang dia lakukan membuat sedikit tertawa geli. Seharusnya Elisa ingat ada aku sebuah sistem yang selalu membantu nya.


Tetapi walaupun begitu aku tidak boleh terlalu memanjakan nya, karena ada suatu ketika aku tidak dapat menghubungi nya. Dan hal tersebut memaksa Elisa harus berpikir sendiri tentang masalah yang dia hadapi.


Bila nanti aku terlalu sering membantunya kapan dia akan berkembang? memikirkan ini aku benar-benar tidak mau hal tersebut terjadi.


[Elisa, tolong berhenti bolak balik kalau kamu punya masalah coba ceritakan? mungkin aku dapat memberikan saran.]


"Eh? Harun aku bingung dengan cara dan apa yang harus kulakukan nanti!" Kata Elisa. "Hampir saja lupa ada kamu, ini soal tubuh pedang Xiao sha." Elisa berhenti bolak balik.


"Seharusnya kamu tahu hal tersebut, apa bisa memberikan aku saran?" Elisa melihat layar sistem penuh harapan.


[Baiklah coba dengarkan aku, cermin yang jernih air yang tenang, hanya saat pikiran mu menjadi jernih jawaban akan terlihat.]


[Terkadang jawaban sudah begitu jelas di depan mata, tapi tidak terlihat dan berakhir membuat nya menjadi rumit.]


[Sekang kamu cobalah pelajari dengan hati hati apa yang aku katakan, ada kemungkinan nanti kamu dapat jawaban nya.]


Setelah mendapat saran ku Elisa terlihat tidak mengerti, dia mengatakan aku aneh karena belum selesai satu masalah malah di suruh belajar sesuatu yang tidak dia pahami.


Melihat itu aku menghela nafas imajiner, aku mengatakan hal tersebut bukan karena tidak mau memberi tahu atau membuat Elisa susah, tetapi Ini semua demi kebaikan nya, aku tidak mau dia terlalu bergantung padaku.


Seperti yang aku katakan, mungkin suatu hari ada saat dimana dia tidak dapat meminta bantuan ku dan mengharuskan berpikir sendiri.


Tetapi walaupun Elisa menyebutkan ku aneh, Elisa malah lebih tertarik dengan apa yang ku katakan, dia melupakan masalah awalnya.


Dan saat ini Elisa bergumam kata yang aku berikan, Elisa benar-benar serius mencoba memahami artinya.


"Cermin yang jernih air yang tenang?" Kata Elisa. "Serius apa maksudnya? kenapa aku malah tertarik dengan ini? sungguh aku tidak paham!" Elisa menghela nafas.


"Jawaban sudah di depan mata? itu juga apa?" Elisa benar-benar berpikir keras.


Gruh!

__ADS_1


Tiba-tiba terdengar suara gemuruh perut Elisa dia kelaparan, tentu saja menurut informasi Xiao sha belum makan banyak dari pagi.


Makanan bahkan anjing sekalipun enggan memakannya, itu adalah makanan yang dia baru makan hari ini.


Tapi untuk Elisa juga memakan sesuatu seperti itu tidak masalah, mengingat sebelumnya dia juga makan seperti itu saat masih menggelandang.


"Ugh! perutku sakit!" Keluh Elisa memegang perut nya. "Sebaiknya aku mencari sesuatu untuk di makan!" Elisa keluar dari mutiara langit.


Sesampainya di luar dimensi mutiara langit Elisa menyiapkan Frost flower, lalu segera membungkuk menyentuh tanah.


Elisa menutup kedua mata nya setelah itu dengan fokus menggunakan Heart of sword, aku rasa Elisa mau menggunakan kemampuan intuisi pedangnya.


Memang saat memasuki tubuh Xiao sha, Elisa belum belajar teknik tersebut. Tatapi suatu kondisi dapat membuat dia memungkinkan nya, yaitu frost flower mengenali jiwa kesadaran Elisa.


Jadi walaupun nanti suatu saat di masa depan Elisa menggunakan tubuh orang lain, atau sedang dalam keadaan jiwa saja. Selama membawa frost flower, kemampuan kultivasi nya masih dapat di akses walaupun tampa tubuh.


"Ketemu! di arah barat ada sungai." Elisa membuka matanya. "Tapi sebelum ke sana sebaiknya aku selesaikan masalah dengan mereka!" Kata Elisa melihat sekitar.


Tepat Elisa melihat sekitar 5 ekor serigala berwarna merah muncul dari balik pepohonan, serigala tersebut berukuran sedikit lebih besar dari serigala umum nya.


Melihat itu aku memperkirakan kekuatan serigala nya berada di Gathering ki tahap ke lima.


"Ya, aku paham Harun!" Segera Elisa menghunus pedang nya. "Aku akan hati hati!" Kata Elisa melapisi frost flower dengan kehendak pedang.


Seketika itu salah satu serigala menyerang dengan melompat menerkam, melihat itu Elisa sedikit menghindar dan menebasnya.


Tepat setelah menebasnya Elisa seperti menghilang dalam gelap hutan, itu karena teknik yang dia gunakan menjadi over power bila berada di dunia lain.


Aku ingat di setiap universe memiliki level masing-masing, dunia dimana aturan kultivasi Elisa adalah Jiangling itu level tinggi. Untuk dunia Elysia memiliki level menengah rendah.


Tapi mari kembali ke Elisa, dia menghilang dan langsung muncul di tempat yang sama dia berdiri, seketika hal itu terjadi semua kepala serigala terpotong dan jatuh.


Dari lehernya yang terpotong darah menyembur seperti air pancur, tidak lama semua tubuh serigala terjatuh setelah nya.


"Ugh! rasanya tidak enak melihat darah!" Elisa merinding. "Tapi ini aneh, sebelumnya aku tidak sadar kenapa teknik ku ini sangat kuat dari sebelumnya?" Kata Elisa bingung.


"Aku ingat sangat menahan diri menggunakan Celestial Beauty step, kenapa terasa kuat? Harun tahu sesuatu?" Elisa melihat layar sistem.


[Elisa setiap dunia yang kamu masuki nantinya memiliki level tertentu, maaf aku lupa soal ini. Untuk dunia ini dia memang memiliki konsep kultivasi, namun levelnya cukup rendah!]


"Mm, tidak apa aku masalah kok!" Elisa berjalan ke arah tubuh serigala. "Harun walaupun kamu sangat pintar ada kalanya sering lupa. " Kata Elisa dia merobek kulit serigala.

__ADS_1


Elisa menggunakan frost flower untuk membuka perut serigala tersebut, dia hendak mengambil beast core nya. Walaupun memiliki level ke 5 gathering ki, itu masih tetap berharga walaupun sangat rendah.


Setelah satu serigala selesai di ambil core oleh Elisa, aku lihat dia mengambil core dari serigala lainnya. Setiap dia membuka perut serigala tersebut, wajahnya terlihat jijik.


"Ugh! sepertinya aku benar-benar tidak biasa menggunakan penglihatan!" Elisa dengan wajah mual.


Setelah itu aku melayang di sekitar Elisa yang berjalan namun menuju Sungai berada, sepertinya dia tidak berniat memakan daging serigala.


Aku menduga dia ke sungai ingin makan ikan, atau mungkin dia hendak mandi. Aku berpikir begitu karena walaupun Elisa jarang mandi di dunia aslinya, dia tidak suka tubuh nya bau.


Mari kembali ke Elisa, yang berjalan menelusuri hutan yang gelap tampa penerangan, dia berjalan dengan mudah tampa tersandung atau menabrak.


Itu karena Elisa membawa frost flower di tangan nya yang mana memiliki kemampuan basis seluruh kekuatan aslinya, aku paham dia membawa frost flower tidak menyimpan nya bukan hanya untuk berjaga-jaga.


Seperti yang aku bilang dan seperti yang ada di informasi ingatan Xiao sha, hutan bukan hanya gelap namun akan menjadi cukup berbahaya saat malam hari.


Banyak beast level building foundation berkeliaran dan beast level golden core bersembunyi di kegelapan menunggu mangsa


Tetapi walaupun begitu untuk kekuatan Elisa saat ini yang tersimpan di frost flower. Karena semua beast di bawah tahap puncak spirit transformasi, bukan tandingan Elisa.


Benar saja apa perkataan ku beberapa beast level golden core menyerang Elisa, wujudnya kera namun memiliki 4 tangan tambahan dengan 2 ekor.


Untuk Elisa yang sudah bersiap dari tadi langsung menebas mereka, Elisa memotong semua tubuh beast level golden core dengan mudah.


Tidak hanya itu beast lain mulai mendekati Elisa mereka seperti langsung tertarik dengan darah beast lain. Wujud mereka beragam ada yang serigala seperti tadi, ada kera seperti tadi juga.


Elisa yang mendapati hal tersebut mengumpulkan ki sejati yang dingin di telapak tangan, dia berniat menghabisi mereka semua dengan sekali serang.


[Elisa, beast lain datang menyerang karena tertarik dengan bau darah beast yang kamu bunuh, apa kamu punya cara menyelesaikan nya?]


Aku bertanya seperti itu karena ingin melihat jawaban reaksi Elisa, aku memastikan bahwa dia melakukan ingin menggunakan nine frost palm bukan karena reflek.


"Mm, aku paham Harun! aku berniat mengalahkan mereka sekaligus!" Balas Elisa. "Nine frost palm : Five Layer!" Elisa meneriakkan jurus nya.


Setelah itu Elisa mengayunkan tangannya dengan lembut, hal tersebut sangat ringan namun seperti kepakan kupu kupu sebelum badai terjadi.


Crak!


Seketika itu terjadi pembekuan secara masal sejauh ratusan kilometer terjadi, melihat hal ini aku memperhitungkan akan terjadi beberapa masalah.


Karena bila aku ingat jarak Elisa di hutan dengan kota tidak begitu jauh, untuk prajurit atau para penjaga maupun Kultivator lainnya di kota pasti akan menjadi agak tertarik.

__ADS_1


__ADS_2