
Aku melayang di samping Elisa yang berjalan keluar dari rumah gubuk, sampai di sana kami melihat seorang gadis berusia antara 16 tahun terkapar tidak sadarkan diri.
Penampilan nya memiliki wajah cukup cantik berambut hitam kuncir 2 dia memakai pakaian agak basah dan lusuh tradisional seperti pelayanan era dinasti kuno, dia juga terlihat terluka karena wajahnya memar.
Di dekatnya terlihat semangkuk nasi dan air berantakan, melihat ini aku mengira saat belum sampai di tempat Elisa dia sudah pingsan.
"Harun dia bukankah pelayan yang sangat dekat dengan Xiao sha?" Elisa menyimpan frost flower.
"Kalau tidak salah ingat karena selalu menolong Xiao sha dia menjadi bahan bulan bulanan!" Kata Elisa mendekati nya. "Kalau tidak salah namanya Meng meng." Segera Elisa memeriksa keadaan nya.
'Dia sepertinya kurang sehat!' Pikir Elisa.
Setelah itu Elisa memanggul nya masuk ke dalam rumah gubuk yang kecil itu, dia menuju kamar dan setelah nya merebahkan tubuh nya di atas kasur Xiao sha.
"Harun apa pill recovery bisa membantunya?" Tanya Elisa.
[Tentu, tapi sebaiknya mohon di ingat fungsi shop saat ini terkunci. Jadi saat menggunakan pill recovery tolong jangan terlalu boros, karena kamu punya tugas di dunia ini yang harus di jalankan.]
"Mm aku mengerti harus menghemat, tapi tugas? memang apa?" Tanya Elisa.
Ding!
[Menampilkan tugas!]
Tiba-tiba layar biru berisi tugas sistem muncul di depan Elisa, melihat itu dia langsung membacanya dengan teliti.
________________________________
> Tugas pertama : Genius Ascension
Berpatisipasi turnamen antar kota 3 hari lagi, menangkan juara pertama. Buat orang yang mencemooh memakan debunya.
Hadiah : 20 year exp
Durasi : 3 hari
> Tugas kedua : Blood family Li
Buatlah keluarga Li menyesal, putuskan hubungan keluarga dan darah dengan mereka. Hajar mereka hingga hancur.
Hadiah : 20 year exp
Durasi : 3 bulan
> Tugas ketiga : Fairy sword
Menyamar menghentikan invasi 100 beast cage menghancurkan kota, cegah mereka sebelum meratakan kota feng lu.
Hadiah : Random box
Durasi : 7 hari
__ADS_1
_____________________________
"Kota Feng lu nama kota ini, kalau Exp itu apa?" Tanya Elisa.
[Artinya pengalaman sebagai contoh 20 year exp artinya sama dengan kamu kultivasi selama 20 tahun.]
"Jadi begitu, aku paham! sebaiknya aku berikan Meng meng Recovery pill." Kata Elisa mengeluarkan Recovery pill dari inventori.
Setelah mengeluarkan item tersebut, dia menyuapi Pill tersebut ke mulut Meng meng. Seketika tubuh Meng meng bercahaya, luka memar di tubuh nya dan wajahnya mulai pulih kembali.
Tidak butuh lama akhirnya Meng meng sadar, Elisa yang sekarang dapat melihat menggunakan tubuh Xiao sha dia menghela nafas lega.
"Eh? Nona? apa anda baik baik saja? aku melihat sebelum nya Kakak anda dari jauh keluar dari pekarangan rumah ini!" Kata Meng meng.
"Ya, aku tidak apa apa." Balas Elisa.
'Aku tidak bisa bilang habis racuni kan?' Pikir Elisa.
"Sebaiknya kamu istirahat saja lebih lama, aku mau kultivasi dulu!" Kata Elisa.
"Eh! apa aku pingsan!" Seketika Meng meng terkejut dia segera bangun. "Tunggu bukan kah nona tidak bisa kultivasi?" Kata Meng meng tiba-tiba tersadar keadaan Elisa.
Melihat Meng meng bangun dari kasur, Elisa menatap dengan datar. "Bukannya aku bilang istirahat saja lebih lama?" Balas Elisa.
Setelah itu Elisa segera memaksa Meng meng untuk kembali membaringkan tubuh nya. Mendapat hal tersebut Meng meng tidak dapat melawan nya, tidak punya pilihan dia melakukan nya.
"Tetapi Nona bukan nya kamu tidak dapat kultivasi?" Kembali Meng meng bertanya.
'Harun punya ide?' Tanya Elisa dalam pikiran.
[Bilang saja kamu bertemu seorang guru di jalan, dia tertarik menjadikan mu murid dan saat ini guru tersebut sedang menunggu di suatu tempat.]
[Lalu bila dia ragu katakan saja, sebenarnya keadaan mu tadi cukup parah. Aku meminta guru untuk membantu membuat mu sembuh, lalu dia memberikan pill untukmu.]
Setelah membaca notifikasi ku, Elisa menggunakan alasan tersebut. Dan seperti dugaan ku pelayan tersebut merasa agak ragu, namun setelah mengatakan soal pill ajaib dari seorang guru dia langsung percaya.
Selain soal kultivasi rahasia dengan gurunya, Elisa juga mengatakan 3 hari kemudian dia akan ikut turnamen beladiri. Dia juga meminta Meng meng untuk diam, dan merahasiakan hal tersebut dari semua orang.
"Baik nona, Meng meng paham!" kata Meng meng.
"Bagus gadis pintar! aku pergi dulu, tolong jaga diri selama 3 hari saat aku tidak ada!" Kata Elisa dia segera pergi.
"Nona tenang saja, Meng meng pintar menjaga dirinya." Balas Meng meng. "Dan nona juga hati hati di jalan! kalau ketemu orang jahat, lari aja!" Meng meng melihat Elisa pergi.
Elisa berjalan keluar rumah gubuk nya, dia segera mengeluarkan Frost flower. Setelah melakukan hal tersebut Elisa segera melompat ke arah atap dan berlari.
"Celestial Beauty step!" Kata Elisa.
Step!
Seketika pergerakan langkah Elisa menjadi lebih cepat dan ringan, dia bergerak sangat cepat hingga sempat meninggalkan bayangan hitam.
__ADS_1
Elisa berlari dan melompat dari atap ke atap tampa siapapun sadari, dari arahnya aku menduga ke arah luar kota.
Di perjalanan menuju keluar kota Aku melayang di sekitar Elisa, dari sana aku melihat cukup banyak penjaga berlalu lalang menjaga.
Dari tingkat kekuatan kultivasi mereka aku menilai berada di ranah gathering ki tahap ketiga.
Bila aku ingat menurut informasi dunia kultivasi ini memiliki beberapa level. Gathering ki, Foundation building, Golden core, Spirit Wander, Soul tranformasi, dan Ascension. Itu adalah kultivasi dari dunia fana.
Untuk seterusnya alam immortal. Di mulai dari Half immortal, Profound immortal, King immortal, Venerable immortal, Emperor immortal.
Di setiap level kultivasi di dunia Dong yan dari alam fana hingga immortal harus memulai dari alam kecil, yaitu dari 1 sebagai awal dan 9 adalah puncak.
Tapi mari kembali ke Elisa yang tidak lama kemudian akhirnya sampai di luar kota, dia sebelum nya sempat melompati tembok kota melewati beberapa penjaga di sana.
Setelah sampai di luar kota Elisa langsung bergegas ke hutan, di sana banyak pepohonan menjulang cukup tinggi dan karena sedang malam hutan menjadi lebih gelap.
[Elisa bila kamu mulai kultivasi di sini akan cukup berbahaya, dan bukankah ingat? menurut informasi ingatan Xiao sha hutan cukup berbahaya.]
"Aku tahu itu!" Kata Elisa. "Aku kesini untuk mencari beberapa alasan untuk Meng meng, agar tidak curiga!" Elisa segera mengeluarkan Sky pearl.
[Oh! jadi kamu berniat kultivasi di sky pearl, benar juga Elisa sebelum kultivasi ada yang ingin aku katakan.]
[Sistem dunia kultivasi ini berbeda dari apa yang kamu gunakan di tubuhmu, maksudnya bila masih berada di alam fana kamu masih perlu makan.]
"Mm, aku paham Harun nanti bila lapar, aku akan keluar mencari sesuatu untuk di makan!" Kata Elisa masuk kedalam mutiara langit.
Masuk kedalam mutiara langit aku melihat suasana yang sangat berbeda, di sana terlihat sangat cerah seperti mentari siang dan memiliki udara yang sangat sejuk
Aku melihat bukit dengan hamparan padang rumput hijau setinggi 5 centi sejauh ratusan meter, sebuah pondok kecil yang di sebelah nya terdapat kolam kecil.
Melihat pondok aku melayang ke belakangnya di sana ada sebidang ladang kosong. Mendapati itu seketika aku terdiam sejenak, aku berpikir menurut informasi dimensi mutiara langit akan terlihat seperti ini bila dalam keadaan pulih.
Apa saat aku tidur Elisa memperbaiki kondisi mutiara langit, bila aku ingat seharusnya dimensi mutiara langit tidak seperti ini. Itu hanya terlihat seperti bidang datar sejauh 10 meter.
Tapi mari kembali ke Elisa, dia bergegas ke sebuah pondok di sana. Sampai di sana Elisa menuju matras yang berada di atas kasur, kemudian dia duduk untuk kultivasi.
[Elisa tunggu sebentar, aku ingin tanya apa kamu yang memperbaiki mutiara langit? bila aku ingat seharusnya tidak seperti ini.]
"Aku tidak memperbaiki nya, yang aku lakukan cuma memberikan semua mana stone yang di bawa pulang Lili." Kata Elisa dia menghela nafas.
"Apa kamu tahu Lili sangat aktif. Dia pergi main dan pulang membawa ribuan mana stone!" Jelas Elisa.
[Apa mungkin Liliac saat bermain sering berburu monster saat? tapi untuk apa? aku ingat kamu tidak terlalu membutuhkan uang?]
"Tidak tahu, dia berkata Lili pergi main kemudian pulang membawa selusin mana stone." Balas Elisa.
"Mendapat itu semua aku bingung harus melakukan apa." Elisa kembali menghela nafas panjang.
Melihat Elisa terlalu sering menghela nafas aku sangat paham hal itu, dia kerepotan merawat adiknya Liliac.
Aku paham hal tersebut karena memang aku dulunya seorang kakak, mau bagaimana lagi punya adik memang menyenangkan di sisi lain juga sulit untuk seorang kakak.
__ADS_1