Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)

Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)
Turnamen


__ADS_3

Sekarang aku melayang di sekitar Elisa, dia saat ini berdiri berhadapan dengan Qin chi di arena turnamen, seketika itu semua mata tertuju pada mereka.


Banyak di antara mereka memuji kecantikan maupun bakat Xiao sha dan Qing chi, terutama Qin chi dia lebih terkenal dari Xiao sha, dan juga para juri membicarakan tentang bakat kultivasi mereka.


Walaupun begitu tidak untuk keluarga Li, mereka menatap Elisa dengan sinis, terlebih untuk Li Chyou di matanya terlihat api kemarahan, kebencian dan iri hati.


Aku melihat mereka berdua berhadapan sejauh lima meter, mereka mengangkat tangan menggunakan salam bela diri untuk memperkenalkan diri.


"Namaku Li Xiao sha!"


"Namaku Qing chi!"


"Seperti yang di jelaskan sebelum nya, yang terjatuh atau menyerah di anggap kalah!" Kata juri kembali menjelaskan. "Baiklah kalian bisa mengeluarkan senjata!" Kata juri.


Mendengar itu Elisa mengeluarkan pedang nya dari sarung, kemudian melakukan posisi kuda kuda.


Begitu sebaliknya Qing chi mengeluarkan sebuah kipas berbahan besi sebagai senjata nya, dia mengeluarkan dari spatial ring di jari manis nya kemudian melakukan kuda kuda.


"Pertandingan mulai!" Juri melakukan start.


Begitu juri mengatakan mulai, Qing chi bergerak duluan dia menggunakan kipas nya membentuk beberapa tebasan angin.


Tebasan melesatkan dengan cepat mengarah ke Elisa, melihat itu terjadi Elisa menepis semu tebasan dengan pedang nya.


"Boleh juga." Kata Qing chi memuji Elisa.


"Kamu juga sama." Elisa membalasnya.


Mendapatkan balasan Elisa, sudut wajah Qing chi tersenyum, tepat saat itu seperti menghilang menyatu dengan angin Qing chi melesat dengan kecepatan tinggi.


Crank!


Qing chi kembali muncul di belakang menyerang Elisa, namun Elisa berbalik dan menahan serangan kipas nya menggunakan pedang. Alhasil bunyi besi yang di tubrukan berbunyi di sekitar arena dengan keras.


Semua orang yang menyaksikan kejadian tersebut menjadi lebih bersemangat, sorak senang dan pujian mengarah ke Elisa dan Qing chi, bagaimana tidak? menurut sedikit data Qing chi terkenal kultivator muda jenius.


Dan untuk Elisa yang berhasil menahan serangan yang mengincar titik buta, mereka benar-benar kagum dengan nya.


Tapi mari kembali ke Elisa, setelah serangan yang di lancarkan Qing chi tidak berhasil, dia mengambil langkah mundur.


Whuss!


Qing chi merentangkan kipasnya, setelah itu angin badai mengitari tubuh Elisa, angin tersebut terlihat sangat ganas karena kulit Elisa tergores sedikit terluka.


Setelah membuat angin badai Qing tidak berhenti sampai disitu, dia kembali merentang kipas nya ke arah berlawanan.

__ADS_1


"Three style antum : Two style lightning combined wind!"


Seketika percikan petir muncul pada tornado yang mengitari Elisa, percikan petir membesar dan membuat tornado angin menjadi tornado petir.


Hal tersebut bisa terjadi karena teknik bertarung nya yang unik, dengan menggunakan teknik tersebut menjadikan serangan Qing chi sekuat dua alam di atasnya.


Karena hal tersebut Elisa memilih bertahan di dalam pusaran tornado yang mengitari nya, dia membentuk pelindung dari kehendak pedang.


'Ugh, Harun dia cukup kuat kamu yakin ranah nya foundation building level ke tiga?' Tanya Elisa dalam pikiran.


[Qing chi memang Foundation building level ke tiga, tapi karena metode yang dia gunakan daya serangan meningkat ke ranah Foundation building level ke lima.]


[Ini salah kamu dari awal jangan meremehkan musuh mu, tidak menganggap nya serius! sekarang kamu kesulitan bukan.]


'Mm, baiklah aku akan sedikit lebih serius' Balas Elisa dalam pikiran.


Setelah mengatakan hal tersebut, Elisa kembali memasukkan pedang ke sarungnya, kemudian memutar nya seperti tongkat di tangan kiri dan menghentakkan pedang ke lantai.


Boom!


Sebuah ledakkan kehendak pedang membuat serangan tornado petir angin Qing yang mengitari tubuh nya hancur, tepat saat itu Elisa menggunakan thousand step bergerak seperti menghilang dan muncul di depan Qing chi.


Mendapati hal tersebut Qing chi terkejut hampir tidak merespon dia langsung menggunakan kipas menyerang Elisa yang mendekati nya, namun dengan cepat Elisa membuat Qing chi melepaskan kipasnya.


Setelah itu Elisa sedikit mundur dan menodong pedang ke lehernya.


"Kamu hebat dapat menghancurkan serangan terkuat dari teknik ku." Kata Qing chi. "Baiklah, aku menyerah!" Qing chi mengangkat tangannya.


"Lagi pula aku tidak ingin tangan ku patah!" Kata Qing chi menurunkan tangan.


Setelah mengatakan hal tersebut pemenangan adalah Elisa, dan dia di umum kan maju ke ronde selanjutnya oleh juri.


Seketika itu sorakan puas dan pujian mengalir seperti air kepada Elisa, aku dengar mereka memuji Elisa dapat menghancurkan teknik Qing chi yang paling terkenal.


Walaupun begitu Li Chyou tidak senang, dia menggertak kan giginya karena kesal, melihat reaksi seperti itu aku puas.


Mari kembali ke Elisa, setelah hal tersebut Elisa dan Qing chi turun dari arena mereka juga aku lihat menjadi akrab.


Mereka berdua sedikit berbincang tentang serangan sebelumnya, tentang kemampuan serangan dan kekurangan serangan, selain itu mereka berdua juga saling memuji satu sama lain.


Melihat mereka seperti itu aku sedikit tertawa, aku berpikir mungkin ini disebut musuh menjadi teman akrab.


Untuk para dewan juri juga tersenyum melihat kemampuan nya, mereka sepertinya juga berbincang tentang mengangkat Elisa sebagai murid.


Melihat itu membuat sudut mulut ku terangkat, hei orang tua kalian tidak akan bisa menjadikan Elisa sebagai murid, karena setelah tugas nya selesai dia akan kembali.

__ADS_1


Dan juga kontrol tubuh akan di kembali kan pada Li Xiao sha, lagi pula memang kalian punya kualifikasi apa mengajar Elisa, yang ada kalian yang akan menjadi murid nya.


Tapi mari kembali ke Elisa, di sana masih mengobrol dengan Qing chi mereka sangat akrab, di sisi Elisa mengobrol dia juga mengendalikan klon nya.


Memang sulit untuk manusia biasa, tapi tidak untuk Elisa. Dia bisa mengendalikan klon saat melakukan sesuatu.


Klon Elisa kendalikan karena turnamen babak penyisihan sudah hampir selesai, di sana klon dan juri lainnya mulai berdiskusi tentang esok yang menjadi turnamen semi final.


...


Tidak terasa langit mulai gelap, Elisa dan Qing chi saat ini mereka menikmati kudapan ringan sambil menunggu informasi untuk esok.


Sebelumnya mereka sempat ke pasar di kota Feng lu, mereka berbelanja seperti 2 orang gadis sma kemudian mencari beberapa kudapan makanan.


Tapi mari kembali ke saat ini, aku melihat di seseorang pria dia datang membawa papan yang berisi nomor peserta kemudian menaruhnya di alun-alun.


Di papan tersebut tertera nomor peserta milik Elisa 150 dia besok melawan peserta nomor 70, melihat itu aku ingat siapa nama peserta dengan nomor 70 itu terjadi saat Elisa tidur siang.


Dia peserta laki laki dengan bakat pedang yang bagus, gerakan nya seperti veteran pedang yang sudah mencapai pencerahan.


Orang itu bertarung dengan cukup hebat walaupun di ranah Foundation building level satu, dia dapat mengalahkan lawan dengan ranah foundation building level tiga.


Kembali ke Elisa, dia dan Qing chi berada di depan papan pengumuman tersebut, Elisa hendak melihat pertandingan untuk esok, dan untuk Qing chi dia hanya ingin menemani saja.


Di depan papan pengumuman cukup ramai dengan banyak orang, mereka adalah peserta yang lolos untuk turnamen semi final.


Sepertinya turnamen karena banyak nya peserta akan di lanjutkan besok, pengumuman ini langsung di buat oleh para juri termasuk klon Elisa.


'Harun, kamu tahu siapa nomor 70?' Tanya Elisa dalam pikiran.


[Tentu aku tahu, saat kamu tidur aku menyaksikan pertarungan nya dengan seseorang dengan ranah foundation building level tiga.]


[Besok aku sarankan sebaiknya kamu jangan menganggap nya remeh, walaupun dia masih satu ranah di bawah mu kecakapan bertarung dia hebat.]


'Mm, aku mengerti Harun! besok aku pastikan mematahkan tulang nya agar tidak bergerak!' Kata Elisa dalam pikiran.


Melihat sikap Elisa seperti itu, aku jadi menghela nafas imajiner panjang. Aku berpikir apa Elisa saat ini terpengaruh kepribadian Xiao sha, bila di ingat proses pemulihan jiwanya cukup cepat.


Akibat nya sifat bawaan aslinya sebelum pindah ke dunia Dong yan kembali, kalau tidak salah ingat juga sifat aslinya agak tomboy.


Untuk Elisa dia memiliki sifat baik dan feminim bercampur dengan sifat tomboy rasanya agak aneh, tapi ya sudah lah ini hanya sementara, nanti juga akan balik ke sifat aslinya.


Setelah Elisa melihat papan pengumuman untuk besok, aku melayang di sekitar Elisa melihat dia hendak kembali ke paviliun.


"Baiklah nona Qing chi, aku pamit untuk pulang." Elisa menggunakan salam beladiri.

__ADS_1


"Baik, selamat beristirahat nona Xiao sha!" Qing chi membalasnya dengan hal yang sama. "Besok aku janji akan menonton pertandingan mu." Kata Qing chi.


Setelah berbincang sebentar mereka berdua berpisah di arah berlawanan, karena tempat Qing chi di arah sebaliknya Paviliun Elisa tinggal.


__ADS_2