
Di tengah kekacauan, pertengahan musim cuaca dingin salju, bangunan besar dan fasilitas di porak-poranda kan oleh roh Kultivator, Elisa berjalan bersama roh kultivator berambut berambut merah, dan prajurit yang tidak beruntung bertemu Elisa ke tempat yang di maksud, Aku memutuskan menyebut nya begitu karena tidak tahu nama aslinya.
[Elisa, durasi jimat pemanggilan roh kultivator yang sedang membuat kekacauan telah sudah hampir habis, di sarankan membeli kembali jimat nya.]
'Baik! beli 20 jimat, seharusnya poin ku terus bertambah kan?' Kata Elisa, sambil berjalan bersama kultivator rambut merah dan prajurit tidak beruntung.
[Benar, poin sistem mu sekarang secara genap 6.000.000 dan nantinya akan terus meningkat sampai jumlah pasukan mereka habis.]
'beli itu!'
[Memotong 1.000.000 Poin sistem, membeli 20 jimat pemanggilan roh.]
Setelah membeli nya, Elisa langsung mengaktifkan semua jimat. Secara bersamaan muncul 20 kultivator stage 4 dengan berbagai rupa. Tetapi mereka memakai pakaian yang sama, ini aneh! apa mereka sekelompok idol?
Setelah melihat para roh kultivator, aku melihat Prajurit tidak beruntung. Dia kelihatan sangat kaget, ternyata semua pasukan yang memporak porandakan, sebenarnya mereka di mahluk panggilan gadis kecil yang menyandera nya.
Aku berpikir seperti itu karena dilihat dari wajahnya, dia seperti mengatakan hal demikian.
...
Tidak lama, akhirnya mereka sampai di jalan masuk fasilitas, di jalan beberapa kali Elisa kembali membeli jimat pemanggilan roh. Dia melakukan hal itu untuk terus menarik perhatian dan mendapatkan poin sistem.
Aku melihat mereka sampai di depan kastil, seperti nya ini pusat kota. Lalu apa yang di sembunyikan mereka di tempat ini?
"Ini! kamu tinggal masuk saja, temukan podium patung the world of god. Kemudian geser kepala goddess of light." kata Prajurit tidak beruntung.
Mendengar itu aku agak terkejut, bagaimana bisa seorang prajurit tahu ada sebuah tempat rahasia di kota suci.
[Elisa, tanyakan dengan ancaman siapa di dan bagaimana dia tahu, lebih penting dia siapa, aku khawatir ini jebakan.]
"Dari mana kamu tahu? apa kau yakin tidak bohong dengan informasi ini? dan lebih penting kau siapa?" Tanya Elisa.
Setelah Elisa mengatakan apa yang aku sarankan, Elisa mengangkat dan membantingnya jatuh membuat tanah sekitar retak, kemudian langsung kembali menodong kan tangan beku nya, kali ini tepat di kepala pria tidak beruntung itu, yang saat ini sedang terjatuh.
Harus aku akui, Elisa melakukan hal tersebut sangat keren. Aku bangga pada mu Elisa! padahal aku cuma ingin kamu menanyakan nya.
Tentu saja prajurit tidak beruntung tersebut menjadi lebih takut, Elisa menatap nya dengan pandangan yang begitu dingin, ditambah dengan telapak tangan nya yang sangat dingin, prajurit tersebut ketakutan setengah mati.
"Tidak, Tidak, tolong jangan bunuh aku, orang di kota suci tahu ada tempat seperti itu di kastil pusat kota!" kata prajurit tersebut dengan gemetar.
__ADS_1
[Elisa, walaupun aku melihat prajurit tersebut keliatan berbicara jujur, tapi kamu musuh mereka dan ini tempat baru bagimu. Ada bagusnya manfaat kan lagi prajurit tersebut, buat dia menunjukkan jalannya, bisa jadi ada jebakan di tempat tersebut.]
'Aku mengerti Harun!' Kata Elisa dalam pikiran.
"Baiklah! aku tidak akan membunuh mu, tetapi sebagai gantinya antar aku ketempat tersebut. Aku tidak kenal tempat ini, bisa saja ada jebakan di jalan dan tampa sengaja aku menginjak nya!" Kata Elisa.
Prajurit tersebut kembali mengantarkan Elisa di tempat yang dia maksud, di sepanjang koridor kastil aku merasa ada yang aneh, tetapi aku tidak mengerti apa itu.
'Harun, kenapa notifikasi pemberitahuan poin sistem sudah mulai berkurang?' Tanya Elisa.
[Mungkin semua prajurit sudah hampir habis, atau mungkin durasi jimat sudah hampir habis.]
'Baik, sekarang beli 5 jimat untuk saat ini.' Kata Elisa.
[Membeli 5 jimat pemanggilan roh, memotong 250.000 Poin sistem.]
Setelah membeli jimat pemanggilan roh, Elisa seperti sebelumnya dia menyebarkan kan jimat tersebut, kemudian menyuruh mereka membuat kekacauan kembali.
Ini agak merepotkan, coba saja semua roh kultivator bisa di buat seperti kultivator rambut merah di samping. Tapi mutiara langit hanya bisa memanjakan durasi 1 roh saja, seperti nya di masa depan Elisa selain menjadi kuat aku harus memikirkan nya bagaimana membuat pasukan.
Tidak lama akhirnya mereka sampai, mereka sampai di podium God of the world, mereka juga mencari patung Goddess of the light kemudian memutar kepala nya.
Setelah melakukan hal tersebut, sebuah lantai di bawah podium terbuka, di samping terbuka sebuah tangga menurun juga muncul dari sana.
...
Setelah menuruni anak tangga yang cukup panjang akhirnya mereka sampai, aku melihat sekitar banyak pemandangan mengerikan, sebuah penjara sepanjang jalan berisi beberapa tubuh dengan ciri fisik memiliki telinga menyerupai hewan berbulu, beberapa ada yang telinga panjang menyerupai elf, beberapa dengan tanduk menyerupai demon, Semua di antara mereka keliatan kering tidak bernyawa.
Memang masih ada beberapa yang hidup namun, dalam keadaan terikat serta luka fisik yang cukup parah dan semuanya adalah seperti nya dari ras berbeda.
Untung saja Elisa tidak melihat nya, bila tidak dia pasti shock berat saat pertama datang, tetapi dari semua itu apa apaan tempat ini?
'Harun, tempat ini... Kenapa aku bisa mendengar rintihan suara orang, ada dari mereka yang gadis, dan beberapa juga ada yang pria? sebenarnya ini tempat apa?' Tanya Elisa dalam pikiran.
Mendengar hal itu aku tidak punya pilihan menjelaskan apa yang aku lihat, aku menjelaskan seperti nya tempat ini adalah tempat mereka melakukan hal keji.
Beberapa saat mendengar hal tersebut, Elisa berhenti berjalan, benar dugaan ku dia pasti akan shock. Dan tentunya pasti akan membantu mereka, aku yakin!
"Kalian jangan takut, aku akan membalas mereka. Dan tentunya membebaskan kalian!" Kata Elisa meninggikan suara nya.
__ADS_1
Namun mereka yang mendengar tidak memberikan respon entah mengerti atau tidak, tapi setelah mengatakan hal tersebut, Elisa kembali menelusuri tempat tersebut, dia mencari sekitar dengan fokus menggunakan pendengar dan intuisi pedang nya, Elisa tidak meninggal kan suara maupun bentuk apa pun yang masuk ke dalam jangkauan nya.
...
Hingga tak berselang lama, Akhirnya Elisa berhasil menemukan tempat di mana Liliac di kurung, Aku melihat tempat kurungan nya sangat berbeda dengan yang lain. Mendapati itu Elisa segera menghancurkan kurungan dan menuju Liliac, atau lebih tepatnya menyuruh kultivator rambut merah yang menghancurkan kurungan tersebut.
Sedangkan prajurit kurang beruntung langsung lari kabur meniggalkan Elisa di sana.
Kemudian Aku melihat Liliac di rantai di kedua tangannya secara di rentangkan, pakaian dress nya sobek compang-camping, di tubuh nya banyak luka cambuk maupun sayat pedang, dia juga terlihat tidak sadarkan diri, Sialan! apa yang mereka lakukan?
'Harun! kenapa aku merasa nafas Lili melemah? apa yang terjadi padanya?' Tanya Elisa.
Dia di ikat rantai sepertinya dalam kondisi kritis! sebaiknya kamu gunakan darah mu untuk memulihkan nya, dan sebaiknya gunakan setetes darahmu, karena kamu sekarang kultivator stage 2 takutnya Liliac tidak dapat mencerna energi darah mu dalam kondisi sekarang.]
"Baik, aku paham Harun!" Kata Elisa, dia tahu prajurit tersebut sudah pergi.
Setelah mengatakan hal tersebut, Elisa memotong rantai yang mengikat Liliac, kemudian menyangga tubuh nya dengan pelukan dan lalu menyayat ujung jari telunjuk menggunakan pedang nya, kemudian memasukkan jarinya ke dalam mulut Liliac.
Liliac mulai bereaksi, dia secara insting vampir nya sadar ada darah asing memasuki mulut, segera mendapati hal tersebut. Dia memegang tangan Elisa langsung menghisap dan menjilati jarinya.
karena fisik Liliac melemah, dan efek Elisa yang sekarang 2 kali lipat lebih kuat, ditambah dia sekarang mempelajari metode White pure Ki Liliac tidak dapat langsung meminum darah Elisa dengan jumlah banyak.
Karena hak tersebut Liliac terlihat berkeringat dingin, wajahnya agak memerah dan tubuh nya kelihatan agak memanas. Dia gemetar dan juga terengah engah menghisap dan menjilati jari Elisa.
Tunggu! sebentar! kenapa malah menjadi adegan yuri erotis! ini tidak boleh di biarkan, walaupun Elisa tidak mempedulikan nya.
Tidak lama setelah Liliac menghisap jari Elisa luka nya mulai pulih, dia membuka mulut nya melepaskan jari Elisa yang penuh dengan liur yang masih sedikit menetes, secara perlahan mulai membuka matanya, dia langsung terkejut dengan apa yang di lihat.
"Kakak? kamu datang? mengalamatkan ku?" Kata Liliac sambil langsung memeluk Elisa.
"Iya! aku datang menyelamatkan mu, ayo pergi dari sini!" Kata Elisa dia membantu Liliac berdiri.
"Tunggu! kakak! seharusnya jangan datang! ini jebakan!" Kata Liliac melepaskan pelukan nya.
"Apa maksud mu?" Tanya Elisa.
Liliac langsung menjelaskan keadaan sebelum nya, dia berkata mereka menggunakan sihir untuk mencari informasi di ingatan dia sebelum nya.
Mereka menemukan Elisa walaupun tampa Crest dia sangat kuat, dengan kata lain mereka merencanakan menjebak menggunakan Liliac sebagai umpan menjebak Elisa.
__ADS_1
Mengetahui hal itu Elisa dan Liliac segera lari dari fasilitas bawah tanah, Liliac di bawa oleh kultivator rambut merah. Dia di bawa dengan gendongan princess cary, itu karena kondisi fisik nya masih lemah walaupun sudah meminum darah Elisa, dia masih butuh beberapa waktu untuk mencernanya.
Sialan! aku lengah aku sudah tahu ini akan terjadi namun hanya 10% kemungkinan tapi untuk apa mereka melakukan hal ini, kenapa mereka menjebak Elisa untuk apa tujuan apa? tidak tunggu sebentar sepertinya aku paham.