Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)

Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)
Penyelamatan Liliac


__ADS_3

Di langit yang mendung awan bersalju, Aku melihat Elisa bersama dengan roh kultivator panggilannya menaiki pedang menuju kota suci.


Roh kultivator tidak memiliki ekspresi apapun, dia terlihat dingin dan datar. Apa karena wajahnya beku karena Es? karena sepertinya Roh kultivator satu ini tidak memiliki akar spiritual es, berbeda dengan Elisa dia memiliki akar spiritual Es.


Ah! benar juga aku hampir lupa! sebaiknya aku katakan sekarang.


[Elisa! sebelum menyerang mereka aku ingatkan mereka walaupun memiliki Crest Rank rendah level 2 ke atas, tolong jangan meremehkan mereka karena walaupun Crest mereka rank rendah sekalipun mereka memiliki perlengkapan dan mungkin dapat menggabungkan pengaktifan sihir dan pengaktifan Crest di saat bersamaan.]


[Kamu bisa mengalahkan penjahat waktu itu karena mereka cuma bandit yang menang jumlah! mereka memang memiliki Crest Rank biasa level 2 ke atas namun hanya tau cara mengaktifkannya.]


[Oleh sebab itu mereka hanya seperti monster Goblin yang memiliki Crest saja! Dan tampaknya mereka suruhan orang lain.]


"Harun, kenapa kamu memberikan informasi ini sekarang?" Tanya Elisa.


[Maaf, karena aku merasa kamu tidak perlu melawan orang seperti mereka, Aku hanya khawatir padamu!]


"Tidak perlu minta maaf harun, aku paham maksudmu! lalu soal cara penggunaan apa yang maksudnya tentang penggabungan sihir dan fisik yang di aktifkan secara bersamaan dengan Crest memang dapat digunakan bersama?" Ucap Elisa.


[Ya, itu memang dapat digunakan secara bersamaan, namun untuk melakukan hal tersebut dari informasi yang aku punya sangat sulit! karena saat menggunakan sihir penguat fisik harus fokus.]


[Oleh sebab itu kebanyakan orang tidak melakukan hal tersebut, bukan berarti tidak ada, contohnya para petualang mereka dapat melakukan hal tersebut. Tetapi mereka terbatas pada 2 mantra secara bersamaan.]


"Begitu aku paham Harun! aku akan berhati-hati. Tapi Harun! sebelum sampai aku mau lihat status!" Kata Elisa dia melihat layar biru.


________________________________


Nama : Elisa


Julukan : The blind girl, True master


Umur : 14


Basis kultivasi : Stage 2


Crest :


Metode latihan : Heart of sword, Mind of sword, One with sword.


Skill : 3 movement Heart of sword, Sword dance, Nine frozen palm, Hundred step


Job : Soul sword cultivator


Perlengkapan : Myriad from armor


Artifak : Sky pearl, Frost flower

__ADS_1


> inventori :


> Shop :


Poin sistem : 140.000


 _____________________________


"Eh? True master? kemana julukan Beyond mortal?" Tanya Elisa.


[Beyond mortal telah berganti menjadi True master, itu adalah julukan lain dari kultivator selain menggunakan kata Stage.]


"Jadi begitu, lalu soal rencana kedua kamu belum memberitahu kan?" Kembali Elisa bertanya.


[Aku akan menjelaskan nya saat sampai nanti!]


"Baik!" Jawab Elisa.


...


Terbang selama 3 jam pun akhirnya kami tiba di dekat kota suci, saat ini Elisa sedang berada di atas ketinggian. Aku terkejut melihat kota suci yang begitu megah dengan arsitektur bangunan besar dan tinggi, itu tidak terlihat seperti bangunan warga lebih kearah tower pertahanan, dan di atas setiap bangunan terlihat seperti ada alat balista besar.


Bentuk benda tersebut adalah seperti bola besar, itu memancarkan energi sihir yang sangat kuat. Apa semua alat tersebut dapat menembak atau tidak, aku kurang tahu informasi tentang ini tidak ada di data ku.


Selain itu juga mereka memiliki tembok batu berwarna emas tebal serta tinggi, selain itu di sekitar nya terdapat parit. lengkap dengan tabir sihir pelindung, apa apaan tempat ini? memang nya markas militer? seingat ku markas Avenger saja tidak seperti ini.


[Kita akan menerobos masuk, membuat kekacauan dan memanfaatkan nya untuk menyelamatkan Lili, tapi sepertinya mereka memiliki sihir pelindung yang menyelubungi kota tersebut.]


"Kalau begitu apa yang harus dilakukan pada sihir pelindung nya?" Kata Elisa.


[Elisa di tingkat kultivasi mu sekarang, kamu dapat menggunakan gerakan pertama Heart of sword untuk menghancurkan tembok serta sihir pelindung mereka, jangan lupa memakai Frost flower itu dapat meningkatkan daya rusak dari serangan, namun begitu menggunakan nya akan terasa melelahkan secara mental!]


[Oleh karena itu gunakan semua Poin sistem yang tersisa membeli jimat pemanggilan roh, buat semua kekacauan habisi para prajurit untuk mengumpulkan Poin sistem, setelah itu beli kembali jimat pemanggilan roh untuk menambah jumlah pasukan.]


"Harun! itu kejam, apa kamu tidak punya cara lain?" Tanya Elisa, dia merasa Simpati pada musuh.


[Elisa, dunia ini kejam! namun adil bila mereka senang kamu akan sengsara, bila kamu sengsara merasa akan senang. Bukan kah tujuan mu di sini menyelamatkan Lili apapun caranya?]


"Tapi-"


[Tidak ada tapi tapian! hanya ini cara satu satunya, di tambah bukankan pihak mereka yang menghabisi nyawa ayah dan ibu Liliac? juga Liliac sangat membenci nya dan ingin mereka mati!]


"Kamu benar Harun! dunia memang kejam tapi itu adil. Lalu maaf karena ragu saat mulai di hadapan medan perang!" Kata Elisa, dia sudah membulat kan tekatnya.


[Tidak masalah, aku senang kamu paham dan mengerti dengan mudah!]

__ADS_1


Setelah lebih membulatkan tekadnya, Aku melihat Elisa mengeluarkan pedang Frost flower, aku menyuruh nya menggunakan itu untuk menambah daya rusak.


Itu karena Frost flower dan Elisa terhubung, dan akan semakin kuat bersama, dengan kata lain kekuatan serangan Elisa di gandakan.


Elisa mengangkat tangannya, setelah itu melakukan tebasan dari bentuk pertama Heart of sword Pedang pemotong langit, melakukan hal tersebut seketika tebasan tampa warna langsung memotong semua pelindung dan tembok.


Slash!


Brak!


Tembok dan perisai pelindung robek terpotong, itu terpotong meninggalkan jejak tebasan besar dari tembok barat hingga Timur.


Hal tersebut membuat semua prajurit langsung keluar, mereka juga menyiapkan persenjataan dan tentunya mengaktifkan balista tower mereka.


Setelah melakukan hal-hal tersebut Elisa terlihat lelah dia istirahat sebentar, kemudian membeli 2 jimat pemanggilan roh kultivator stage ke 5.


Aku melihat kedua kultivator itu memiliki penampilan sama, sepertinya mereka kultivator kembar! setelah itu Elisa memerintah kan mereka menyerang kota.


Para roh kultivator stage 5 turun dari langit langsung menghabisi semua prajurit dengan mudah, seketika tower juga langsung menembakkan sihir kepada kultivator.


Namun itu semua tidak berefek terlalu banyak karena tentunya kultivator stage 5 sangat kuat! yah walaupun tidak sekuat kultivator waktu itu.


Para roh kultivator tidak terhenti kan menghabisi semua prajurit termasuk menghancurkan semua tower mereka, suara notifikasi dan jeritan mereka terdengar oleh Elisa walaupun begitu selalu ada yang berdatangan. Tetapi Elisa kembali terus memanggil roh kultivator, dia mengikuti saran ku untuk melakukan hal tersebut.


[Elisa! bila mental mu telah pulih kamu turun bersama kultivator, dan langsung mencari tempat Liliac di tahan, mungkin tidak mudah sebaiknya tanyakan saja pada prajurit!]


Elisa mulai bergerak dia turun dari langit, kultivator yang bersama nya karena kekacauan mereka sibuk melawan para kultivator yang cukup banyak, dan juga sangat kuat.


Segera setelah Elisa turun, dia langsung memerintah kan Kultivator yang bersama nya untuk menculik 1 prajurit untuk di interogasi.


"Cepat! katakan di mana kalian menyembunyikan vampir!" Kata Elisa, dia menodong pedang nya di leher prajurit tersebut.


"Siapa kau vampir? tunggu! apa kamu yang menyebabkan ini semua?" kata prajurit tersebut.


"Iya! sekarang katakan di mana kalian menyembunyikan Vampir! Lili!" Tanya Elisa kembali dengan lebih dekat menodong pedangnya di leher penjaga.


"Dasar iblis! ternyata itu kamu orang yang menyerang kota suci! tidak akan aku beri tahu walaupun aku mati sedikit pun, bahkan bila kamu menyiksa aku sekalipun!" Tegas prajurit itu.


'Harun, dia tidak mau bicara, bagaimana ini?' Tanya Elisa dalam pikiran.


[Bekukan saja hatinya, aku tidak percaya dia akan setangguh itu. Pada dasarnya manusia akan memunculkan warna asli mereka di depan kematian!]


Mendengar saran ku, Elisa mencoba mengancam menggunakan nine frozen palm membekukan hati prajurit tersebut. Elisa memasang mata abu abu tampa warna, menaruh telapak tangan nya yang dingin di daerah sekitar prajurit tersebut.


Pertama dia membekukan armor besinya, secara perlahan dingin yang begitu ekstrim Ki sejati Elisa menembus hingga ke dalam daging. Aku melihat nya, merasa Elisa cukup hebat dalam mengancam, tapi dia belajar dari mana?

__ADS_1


Tidak lama ancaman Elisa berhasil si prajurit benar-benar ketakutan. Dan akhirnya si prajurit buka mulut dengan mudah.


Dia berkata tidak tahu apa apa tentang vampir, tetapi dia tahu mungkin si vampir yang di maksud di fasilitas bawah Tanah. Karena Elisa tidak tahu tempat nya, dia berinisiatif menggunakan ancaman lagi untuk menuntun ke tempat tersebut, gadis pintar!


__ADS_2