
Aku saat ini menyetir kapal Feng tian karena Elisa buta dan tidak tahu arah benua Demon, jadi sebagai sistem yang baik tentu saja aku akan memberikan pelayanan penuh untuk Elisa.
Tapi di sisi aku menyetir aku melihat Elisa lewat layar ganda yang terhubung dengan Elisa di dimensi buatan Sky pearl.
"Elisa masih tidur, ini sudah 1 jam seharusnya di sana 24 jam! dia tidurnya cukup lama, apa sedang ber hibernasi?" Kata Harun.
Tidak lama aku melihat lama Elisa sudah terbangun itu karena perbedaan waktu di antara mutiara langit dan dunia luar, oleh sebab itu Elisa terlihat tidur sebentar tapi dari luar tetapi sebenarnya cukup lama.
Tapi begitu terbangun dia melihat sekitar aku menebak seperti nya dia mencari ku, tidak lama benar saja Elisa langsung memanggil namaku berulang kali. Kalau aku langsung kesana mungkin jadwal sampai di benua akan agak terlambat, sepertinya aku hanya bisa memberi pesan.
Ding!
[Aku ada di luar sedang mengendalikan kapal Feng tian, kalau kamu masih mau latihan kultivasi sebaiknya lakukan saja. Tapi ingat jangan berlebihan! jika masih keras kepala aku akan menegur cukup keras dengan gelombang otak!]
Mendapatkan pesan dari aku, Elisa menyilangkan kedua tangan di dada. Setelah itu dia menurunkan tangan kirinya dan menaruh tangan kanan di bawah dagu, lebih tepatnya dia menaruh jari telunjuk nya di bawah dagu seperti sedang berpikir.
"Harun, kamu agak galak! apa sistem bisa periode?" Tanya Elisa.
Begitu bertanya hal seperti itu aku diluar seperti tertusuk pedang dan batuk darah, setelah itu menghela nafas. "Elisa ini, dia pikir aku seorang gadis? aku marah karena cemas tahu! baiklah tinggal kirim." Perintah Harun.
Ding!
Elisa langsung melihat kemudian membaca pesan dari aku. "Harun aku tahu kamu cemas, tapi saat ini aku benar-benar menginginkan kekuatan lebih besar aku ingat waktu dihajar oleh orang waktu itu, aku merasa benar-benar tidak berguna! dan harus merepotkan mu!"
Mendengar perkataan nya aku kembali menghela nafas, aku padahal sudah memberitahu kalau hal tersebut tidak merepotkan sama sekali. Tapi ya mau bagaimana lagi! ini memang sifat Elisa, dia sungguh baik.
Ding!
[Elisa, bukankah aku sudah aku jelaskan? semua itu tidak akan membuatmu aku repot, malahan aku senang dapat membantu mu!]
"Kalau begitu terimakasih Harun tapi aku masih ingin latihan, aku ingin menjadi lebih kuat dari sebelumnya untuk melindungi Lili tampa merepotkan mu!" Tegas Elisa.
[Dasar gadis ini, aku senang kamu memiliki tujuan seperti itu dalam hidup mu, tapi aku mohon sekali lagi tolong jangan berlebihan itu tidak baik Elisa.]
"Aku paham, Harun kamu tolong jangan terlalu memperlakukan aku anak kecil!" Elisa mulai duduk bersila untuk menstabilkan kehendak pedang nya.
Melihat aku dan Elisa mengobrol sebelumnya itu terlihat seperti dua orang kekasih yang saling mengkhawatirkan satu sama lain mengirim pesan di ponsel. Padahal hubungan kita cuma sebatas pelayan dan majikan, tapi biarlah selama bagus untuk Elisa aku kerjakan.
Tring!
Saat mengemudi sekitar 3 jam kemudian sebuah notifikasi dari radar di ruang kendali terdengar, aku langsung melihat di sana terdapat beberapa simbol titik merah. Kemudian entah kenapa aku merasakan aura yang membuat ku tertarik pada sesuatu di dekat simbol titik merah.
__ADS_1
Tapi lupakan dulu yang penting tahu simbol tersebut artinya berbahaya, namun aku belum menyetel ulang kapal untuk mengenali mahluk dunia ini yang mana berbahaya!
Untuk titik merah aku ingat hal yang di anggap ancaman bagi para kultivator di dunia itu adalah demon realm of serenity, seharusnya dunia ini menurut informasi yang aku dapat di dunia ini terdapat penghalang yang tidak membiarkan mahluk dunia lain masuk, kecuali aku sih.
Karena bila di ingat dewa di dunia Elysia yang membuat nya, dan bila mereka bisa muncul berarti ada sebuah lubang di penghalang nya. Lalu yang melakukan nya sepertinya itu aku, bila di ingat bila salah satu dari dewa yang membuat dan mempertahankan segel mati atau cedera parah penghalang akan berlubang.
Tapi mari kembali, Demon of serenity sudah mendekat kapal. Wujud nya memiliki sayap gagak, kepalanya burung badannya humanoid dengan penuh bulu dan sebuah armor berat menutupinya, jumlah nya mereka ada 20 dengan tingkat beyond mortal, 4 true master dan 1 true king.
Boom!
Sebuah tembakan dari meriam kapal Feng tian melesat menebak semua Demon of Serenity hingga hancur, aku langsung melakukan hal tersebut karena mereka mengganggu dan juga itu cukup bagus sebagai percobaan meriam
Tapi karena suara ledakan meriam para Demon dan Liliac datang menuju dek aula kapal, mereka terlihat bingung dengan apa yang terjadi
"Itu, tadi ada? kenapa ada suara ledakan!" Kata Salah satu Demon dengan bagian bawah ular.
"Entah lah Lamia, aku juga kemari untuk melihat namun tidak ada apapun." Jawab Leticia.
Karena hal tersebut aku memilih mendatangi mereka. Aku ingin menjelaskan tentang tadi kapal di serang dan mungkin akan terjadi beberapa pertempuran.
Hingga tidak lama berjalan aku sampai di dekat mereka. "Feng tian tadi di serang, dan mungkin aka ada guncangan pertempuran tapi jangan takut mereka tidak akan dapat mengalahkan kapal ini."
"Harun, loh kakak mana? apa dia tertidur?" Tanya Liliac melihat aku datang.
Seketika Elisa keluar dari mutiara langit, dia keluar dan langsung berlari menuju aula kapal. Tidak lama dia sampai terlihat Elisa telah kembali merubah Myriad form armor dengan desain baju dress panjang selutut, berlengan panjang dan memiliki motif bunga berwarna biru putih.
Dia selalu menggunakan model mirip di pakaian sebelumnya, yah sepertinya ini hobi Elisa. Tapi itu tidak penting sekarang, yang jelas Elisa terlihat khawatir.
"Harun apa yang terjadi? aku hendak keluar karena pertanyaan tapi entah mengapa tiba-tiba terdengar suara ledakan dan kenapa mendapatkan poin sistem! apa kamu membunuh sesuatu?" Tanya Elisa.
"Itu karena Feng tian di serang Demon of Serenity mereka musuh alami kultivator manusia, tapi tidak usah takut aku sudah membinasakan mereka!" Jawab Harun.
Tapi walaupun begitu aku merasa mereka akan kembali berdatangan, maksudnya nanti akan terjadi beberapa pertempuran."
"Eh? pertempuran? lalu Demon of Serenity itu apa Harun?" Kembali Elisa bertanya.
Karena Elisa masih kurang paham aku mulai menjelaskan apa itu Demon of Serenity, dari latar mereka hingga kekuatan serta atribut mereka dan tentunya sifat mereka.
Tapi karena penjelasan aku yang menyinggung kata Demon membuat mereka terkejut, yang aku maksud adalah para tahanan yang Elisa antar ke rumah mereka.
Walaupun begitu para Demon tidak berani bertanya sehingga tidak lama kemudian Elisa angkat bicara, itu bukan karena mereka tapi memang Elisa gadis yang sering merasa penasaran.
__ADS_1
"Eh? apa mereka sama dengan Demon di sini, karena mereka kamu bilang punya julukan Demon?" Tanya Elisa.
Karena Elisa masih bertanya aku menjelaskan lebih detail walaupun menggunakan kata Demon itu bukan berarti mereka Demon yang sama, mereka bahkan lebih kejam di dunia nya.
Setelah mendengar penjelasan yang aku buat mereka terlihat agak lega, itu karena menurut penjelasan singkat aku yang mudah di pahami adalah mereka monster dunia lain.
"Tetapi mengapa musuh kultivator ada di dunia ini? kamu tahu sesuatu Harun?" Kata Elisa melihat Harun.
Segera setelah Elisa bertanya dan melihat wajah aku dan mendapati hal tersebut, aku langsung memalingkannya. Tapi arena Elisa sudah sedikit mengenal sifat ku dari saat bercerita waktu itu, dia langsung paham kenapa kejadian ini terjadi.
'Ini perbuatan Harun?' Tanya Elisa dalam pikiran.
Gadis pintar, dia tidak ingin beberapa kepanikan sehingga bertanya lewat telepati. Tapi aku tidak punya pilihan selain menjelaskan, karena aku merasa sudah tertangkap basah oleh Elisa, oleh karena itu aku langsung menjelaskan apa yang aku ketahui.
"Maaf! aku tidak sengaja!" Kata Harun.
Mendengar permintaan maaf aku Elisa menatap aku dengan wajah datar. "Harun, kamu cukup buruk!"
Seketika aku merasakan panah menusuk hati ku karena perkataan Elisa yang bagiku menusuk, mau bagaimana lagi aku benar-benar kekurangan informasi saat itu.
Untuk para Demon dan Liliac tiba-tiba bingung apa yang terjadi pada Harun dan Elisa, terutama Liliac entah mengapa dia merasakan Elisa kesal dengan Harun.
________________________________
Tingkat kultivasi dan julukannya.
> Stage 1 : Beyond mortal (kondisi naik tingkat perlu membuka 6 akupunktur)
> Stage 2 : True master (kondisi naik tingkat perlu membuka 8 Gate)
> Stage 3 : Battle king
> Stage 4 : Inborn
> Stage 5 : Spirit Sovereign
> Stage 6 : True Monarch
> Stage 7 : Spirit Venerable
> Stage 8 : Profound
__ADS_1
> Stage 9 : Tribulation immortal
> Stage 10 : Eternal being