Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)

Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)
Pertempuran kapal Elisa


__ADS_3

Elisa saat ini memandangi aku dengan tatapan kesal, untuk para Demon dan terlebih Lilac serta Leticia yang menyaksikannya tidak mengerti apa yang terjadi.


"Elisa, tolong maaf!" Kata Harun memelas.


Melihat aku mulai memelas Elisa wajahnya terlihat sedikit merah namun setelah itu akhirnya menghela nafas. "Baiklah, aku maafkan tapi beri tahu bagaimana cara menghentikan mereka!"


Seketika aku langsung secara reflek memeluk Elisa, entah kenapa aku tidak bisa mengendalikan tubuh ku dan memeluk nya. Aku kurang begitu paham kenapa? tapi yang jelas aku merasa Elisa sangat menggemaskan hingga malah memeluk nya.


Karena di peluk oleh aku wajah Elisa kembali agak merah dan tersipu malu. 'Baik tapi tolong lepaskan pelukan? rasanya entah mengapa ini membuat aku malu!' Kata Elisa dalam pikiran.


Harun langsung melepaskan pelukan "Ah, maaf kelepasan!"


Karena hal tersebut mereka yang menyaksikan nya bertambah heran, entah karena apa sebenarnya hubungan Elisa dan Harun.


Benar saja begitu aku meminta maaf segerombolan Demon of Serenity muncul, jumlah mereka ada cukuplah banyak.


Di belakang Demon of Serenity yang terbang menuju Feng tian, terlihat sebuah kepompong besar juga terbang di langit. Di sana terdapat sebuah lubang kecil yang mana beberapa Demon of Serenity ranah true king keluar menambah jumlah.


Mendapati hal tersebut para Demon bergidik ketakutan, terlebih Elisa dia gemetar karena merasakan energi dari mereka yang mana beberapa memiliki ranah lebih tinggi dari dirinya.


"Harun! apa itu mereka? apa yang akan mereka lakukan nanti nya? tidak lebih penting apa kamu punya rencana?" Kata Elisa dia memegangi jubah aku dengan tangan gemetar.


"Mereka akan membuat dunia ini kacau balau! mereka akan membunuh dan memakan banyak korban." Jelas Harun.


"Lantas apa kamu punya rencana Harun?" Kembali Elisa bertanya.


Mendapati hal tersebut aku tersenyum itu karena kedatangan dan apa yang akan mereka perbuat sudah masuk perhitungan aku, dengan kata lain mereka sudah tamat.


Tapi mari kembali, aku langsung menjelaskan apa rencananya. Pertama aku meminta para Demon jangan takut, kedua tunggu dan lihat kemampuan produk sistem dengan harga jutaan poin sistem yang Elisa beli.


Setelah mendengar nya mereka malah tampak bingung tapi tidak apa, aku langsung menggendong Elisa pergi meninggalkan mereka. Aku langsung melesat membawa nya ke ruang kontrol, karena aku juga mau mengajari Elisa cara menggunakan Feng tian.


Sesampainya di sana terlihat ruang kontrol dengan banyak tombol, tuas, layar deteksi, monitor, layar hologram dan lainnya. Di sana aku mengenalkan beberapa fungsi pada Elisa, terkadang aku menunjukkan video di layar biru seorang gadis dengan seragam pelaut.


Di vidio si gadis mengontrol kapal laut karena memang Feng tian memiliki desain serupa, Elisa dengan cepat memahami nya dan yah Elisa itu kultivator tentu saja daya ingat dan pemahaman nya melewati batas wajar manusia biasa.


Tring!

__ADS_1


Sebuah layar peringatan kapal akan di serang berbunyi, segera Elisa membeli topi kapten dia juga langsung merubah bajunya dengan seragam pelaut yang aku tunjukkan sebelum nya.


Seragam pelaut asal negara Jepang dengan warna biru muda, Elisa memakai itu terlihat sangat imut dan menggemaskan.


Tapi setelah itu Elisa terlihat menyentuh atau menekan beberapa tombol, seketika mengaktifkan mekanisme pertempuran satu meriam di kiri dan kanan kapal mengunci Demon of Serenity hendak menembak nya.


Boom!


Sebuah tembakan melesat langsung menghancurkan sekitar 100 Demon of Serenity ranah Battle king dan True master. Karena hal tersebut Elisa mendengar notifikasi jutaan Poin sistem di pikirannya.


Tapi Demon of Serenity tidak tinggal mereka membuat balasan, 100 Demon of Serenity dengan ranah inborn menyerang Feng tian dengan gelombang energi gelap yang mana bahkan dapat membuat gunung meleleh.


Boom!


Serangan tersebut tidak menggores sedikit pun pelindung Feng tian, dan mendapati hal tersebut Elisa langsung menembak kembali menggunakan meriam Feng tian.


Kali ini Elisa menembakkan 3 meriam kapal sebelum nya dia memutar haluan karena akan menggunakan meriam kanan, seketika di tembak jumlah Demon of Serenity yang hancur lebih banyak dari sebelum nya, hal tersebut juga membuat pikiran Elisa penuh dengan suara ratusan hingga jutaan poin sistem yang di dapat.


"Ugh! Harun bisa lakukan sesuatu pada notifikasi mu? rasanya pusing mendengar semua suara tersebut secara bersamaan!" Elisa memegang kepalanya.


"Kata kata mu kejam! kamu bilang membantai? aku melakukan ini karena kamu juga kan?" Balas Elisa.


Seketika aku mendapatkan kata kata yang menusuk jantung, padahal aku sistem nya kenapa malah justru aku yang sebaliknya di tusuk kata kata tuan rumah.


"Tapi kamu dapat Poin sistem bukan? bila aku ingat Poin mu sebelum nya berkurang cukup banyak." Jawab Harun.


"Ugh tidak dapat membantah." Kata Elisa.


Setelah berbincang sebentar Elisa kembali melanjutkan pertempuran, karena aku lihat pertempuran kian intens. Para Demon yang melihat nya ketakutan, itu karena kami terkadang saling membalas serangan atau bertahan.


Tapi walaupun begitu mereka masih tidak dapat menggores pelindung Feng tian sedikit pun, dan hal tersebut membuat pertempuran menjadi agak lama, kadang mengharuskan Elisa harus membereskan beberapa anak buah dari kepompong hingga tidak dapat menyerang nya.


Soal aku mengatakan hal tersebut, karena Elisa merasa setiap serangan yang di lontarkan entah mengapa para Demon of Serenity melindungi kepompong besar. Hingga Elisa berspekulasi bahwa kepompong adalah kelemahan mereka.


Yah soal itu aku sudah tahu sih hanya membiarkan Elisa yang mencari tahu sendiri, namun bila keadaan bahaya akan aku tolong. Dan oh iya hal penting! Elisa memang buta dan sekarang dapat melihat beberapa hal buram namun itu masih membuat nya tidak dapat melihat dengan benar.


Dia saat ini melihat karena bantuan radar sistem yang mana Elisa dapat melihat layar sistem dan barang dari sana, itu termasuk Feng tian dan aku dalam wujud manusia.

__ADS_1


Tidak lama kemudian Elisa membeli puluhan jimat pemanggilan kultivator, dia melemparkan nya keluar pelindung Feng tian. Elisa melakukan hal tersebut untuk agar mereka mengurus beberapa yang menganggu, dan juga sebagai pengalihan.


Pertempuran berlangsung hingga matahari mulai tenggelam, terlihat beberapa kali Elisa membeli jimat pemanggilan sebelum nya, dan juga terlihat para Demon of Serenity jumlah nya mulai menurun.


Selain itu aku melihat dari ruang kontrol Kepompong besar tersebut mulai rusak, karena beberapa serangan Elisa sebelum nya berhasil merusak beberapa bagian kepompong.


"Harun, seperti nya kita akan menang!" Elisa terlihat senang.


Tidak lama mengatakan hal tersebut kepompong besar mulai hancur dan jatuh ke laut, tapi begitu jatuh Elisa menebak nya dengan meriam membuat nya hancur tidak bersisa.


Dia melakukan hal tersebut bukan karena kesal tapi ingat karena penjelasan aku sebelum nya, Demon of Serenity memiliki ki kacau yang merusak lingkungan, beda dengan ki harmoni yang di gunakan kultivator.


Tapi bukan berarti tidak merusak lingkungan, bila ki sejati kultivator ranah tinggi di lepaskan juga akan merusak beberapa benda.


Tapi mari kembali ke Elisa, setelah menghancurkan kepompong tersebut Elisa mengarahkan kapal menuju koordinat retakan tempat mereka muncul.


Dari arahnya itu ada di sebuah pulau kecil yang letaknya sejauh... kenapa bisa tahu hal tersebut? itu karena Feng tian mendeteksi adanya daratan di sana.


Tetapi semakin dekat jarak Feng tian perasaan yang memanggil aku juga semakin kuat, ini agak aneh memang di sana terdapat apa.


...


Tidak lama akhirnya Elisa sampai di pulau kecil tersebut. Terlihat pulau memiliki iklim hangat itu karena perbedaan garis khatulistiwa, akibatnya saat iklim di benua manusia sedang musim dingin di benua lain sebaliknya.


Di bibir pantai dengan pasir putih terlihat beberapa Demon of Serenity menjaga, mereka melihat Feng tian mendekat. Salah satu dari mereka pergi untuk melapor, sedangkan sisanya akan mencoba untuk melawan nya.


Boom!


Elisa langsung menembak mereka hingga hancur, tapi karena suara tersebut dan karena salah satu dari Demon of Serenity melaporkan sebelum nya. Sekitar 20 lebih Demon of Serenity ranah Battle king berdatangan mencoba menghadapi invasi Elisa, dan tentu saja Elisa langsung menembak mereka karena bukan lawan sepadan bagi produk sistem harga jutaan.


Tapi kesampingkan hal tersebut karena perasaan sebelum nya benar-benar berasa, seketika itu aku mengeceknya dari Feng tian arahnya di utara bagian pulau.


Untuk retakan tersebut sepertinya juga berada di utara pulau, kebetulan yang bagus! karena tidak perlu repot menjelajahi walaupun memakai Feng tian sih.


Walau begitu baru Elisa menghabisi segerombolan Demon of Serenity ranah battle king, yang lain sudah berdatangan membuat pembantaian Elisa semakin menjadi jadi. Elisa tampa ekspresi dan mata dingin nya terus menekan tombol kunci, isi ulang dan tembak terus menerus.


Jujur aku melihat Elisa sepertinya bisa saja menjadi war lord pertempuran, kenapa? itu karena aku melihat layar yang memperlihatkan kondisi para Demon, Leticia, dan Liliac memucat melihat pembantaian Elisa dari tadi.

__ADS_1


__ADS_2