
Aku melihat Elisa terlihat bawah sebuah pohon besar tengah hutan, mereka sudah sampai di markas Assassin. Tetapi Elisa tidak langsung menyerang mereka, dia mengamati mereka lebih dahulu untuk memasang strategi.
Melihat kelakuan Elisa seperti ini membuatku merasa bangga, tidak asal serang walaupun dirinya kuat. Sikap ini sangat bagus walaupun hanya bertemu lawan yang lemah, karena membuktikan tidak meremehkan lawan.
Di sana dia mengikat Li Chyou menggunakan talisman segel, dan dia juga menggunakan talisman ilusi untuk dirinya sendiri sebagai penyamaran. Gadis yang sungguh pintar aku sangat bangga.
'Harun, jumlah mereka sedikit sepertinya aku merasa banyak yang menyembunyikan diri mereka.' kata Elisa dalam pikiran.
Ding!
[Memang benar! walaupun sedikit mereka kebanyakan bersembunyi, itu membuktikan mereka bukan Assassin kelas teri. Mereka adalah orang yang lebih berpengalaman dan lebih berbahaya, tetapi walaupun begitu kamu masih tetap menang kok!]
Mendengar notifikasi sistem, Elisa tersenyum sedikit di bawah cadarnya. Setelah itu dia berjalan sambil memasang talisman ilusi Li Chyou dan melepas talisman ilusi dirinya.
Elisa berjalan ke arah kedai mencurigakan dengan santai, hal itu membuat keberadaan Elisa ketahuan oleh para Assassin. Beberapa Assassin langsung keluar dari persembunyian, mereka bersembunyi di atas pohon.
Tujuan mereka menyambut kedatangan Elisa, aku menduga mereka menganggap Elisa sebagai klien. Karena penampilan dia yang berambut putih panjang sulit mengenalinya sebagai orang kurang ajar yang menghabisi anggota mereka.
"Selamat datang Nona, apa yang anda inginkan dari kami? membunuh? menculik atau memata-matai seseorang?" tanya salah satu Assassin yang muncul sebelumnya.
Mendengar perkataan Assassin itu membuat Elisa terdiam sejenak, setelah itu dengan cepat mengeluarkan frost flower kemudian langsung menebasnya.
Slash!
Crat!
Tebasan yang ringan tetapi sangat tajam memotong semua tubuh Assassin yang bersembunyi di atas pohon sebelumnya, namun tebasan tidak berhenti pada tubuh Assassin yang terpotong. Tebasan Elisa masih terus berlanjut hingga menebang pohon di dekatnya, dia menebang pohon lumayan banyak.
Begitu mendapati tujuan Elisa datang bukan sebagai klien, Assassin lain yang masih bersembunyi terkejut kemudian langsung menyerang, mereka melempar jarum beracun atau pisau racun.
Serangan benda tajam penuh racun terbang ke arah Elisa berdiri, dia segera menghempaskan tangan dengan ringan.
__ADS_1
"Nine frost palm : Five layer!"
Seketika terjadi badai salju yang dalam sekejap sudah membekukan segala di sekitar Elisa, semua termasuk Li Chyou, para Assassin serta markas, namun tidak berhenti hingga membekukan seluruh hutan.
Hal tersebut mengakibatkan hutan menjadi berubah pertengahan musim dingin, untuk para Assassin dan Li Chyou tentu saja mati membeku oleh Elisa. Gadis ini sangat tidak segan dalam menunjukkan hal kejam pada dirinya, apa itu karena jiwa Elisa terpengaruh oleh sifat Xiao sha? tentu saja tidak mungkin.
Namun karena dampak serangan Elisa semua penghuni di dalamnya tewas membeku, itu juga termasuk hewan kecil maupun hewan buas dan tentunya.
[Elisa, kamu membekukan semua ini bukannya hal kejam? kenapa melakukan semua ini?]
"Ugh, maaf kalian semua!"
Begitu Elisa mengatakan hal tersebut aku menjadi terkejut, di sana Elisa juga membungkuk berulang kali. Sepertinya aku tahu apa yang terjadi, Elisa gadisku yang cantik kelewatan saat menggunakan kekuatan. Dia tidak sengaja membekukan seluruh hutan termasuk penghuninya.
Sepertinya besok akan terjadi kekacauan di kota, tetapi tidak penting! karena aku merasakan Elisa tanpa sengaja baru saja menghancurkan penyebab utama misi ke tiga.
Jauh dari tempat ini berada, namun masih di dalam hutan, di sana terdapat telur raja beast. Yang nanti akan menjadi penyebab utama Beast cage menyerang kota Feng lu, informasi ini seharusnya aku berikan kepada Elisa. Sial! aku melupakannya.
Ding!
"Eh? dua? kok bisa? Harun ini kenapa aku mendapatkan dua random box dan aku tidak tahu barusan menghentikan Beast cage, bisa Harun jelaskan?" tanya Elisa.
Elisa mendengar notifikasi sistem langsung berhenti meminta maaf. dia bingung melihat layar biru sistem, gadis ini benar-benar tidak mengerti apa yang terjadi.
[Elisa, seperti kataku tadi! Anda mendapatkan dua random box. Dan itu sudah di inventori, anda mendapatkannya karena tanpa sengaja menyelesaikan tugas ke 3 beast cage.]
"Kok bisa! bagaimana mungkin? aku cuma membekukan satu hutan saja. Harun tidak rusak kan?"
Elisa dengan terkejut menatapku, dia juga sedikit memiringkan kepala. Dan tentu saja dengan ekspresi bingung, itu seolah olah hal apa yang dilakukan sebelumnya merasa itu mustahil.
Sebenarnya tidak mustahil kok, seperti kataku tadi dia membekukan sebuah telur yang nantinya menjadi bencana, dan Elisa melakukan itu tanpa sengaja.
__ADS_1
[Aku tidak rusak Elisa, itu memang benar! kamu berhasil menyelesaikan tugas ke 3 beast cage, dan sekarang tugasmu untuk besok yang terakhir.]
[Tetapi dari mana kamu belajar kata rusak? aku ingat tidak mengajarimu kata seperti itu, apa dari memori Li Xiao sha yang lama?]
"Ya, aku paham sekarang besok mungkin hari terakhirku di dunia ini, sepertinya aku harus mengucapkan selamat tinggal pada Meng meng. Dan juga aku merasa jiwa Xiao sha sudah pulih, hanya perlu sedikit waktu agar dia bangun kembali!"
"Sepertinya aku memberikan perkataan rusak padamu itu berasal dari memori Xiao sha, dia mulai pulih."
Setelah mengatakan hal tersebut Elisa menatap langit hutan dengan sedih, dia termenung sesaat kemudian menghela nafas panjang. Elisa juga menampar pipinya, jujur aku terkejut karena hal itu. Tetapi yang pasti dia sudah memahami situasinya.
"Baiklah, mari kembali ke kota Harun." kata Elisa.
...
Pagi telah menunjukkan sinarnya di sana terjadi keramaian, bukan hanya tentang turnamen terakhir Elisa. Mereka juga ramai karena hutan membeku dalam waktu semalam, mereka menduga ada demon beast kuat atau kultivator kuat yang melintas.
Bila aku mengalihkan pandangan ke arah Elisa, dia saat ini terlihat sedang memilih hiasan rambut atau hairpin di sebuah toko. Elisa tidak peduli dengan keadaan di luar, dia sibuk memilih hairpin.
Dari dugaanku Elisa akan membeli tiga, yang pertama untuk dirinya dan yang kedua untuk Meng meng dan terakhir untuk Liliac. Pasti membelinya untuk kenangan-kenangan, dia tahu tidak akan dapat kembali pada dunia ini.
'Harun menurutmu hairpin ini cocok denganku?' kata Elisa dalam pikiran.
Di sana Elisa sudah memilih 3 hairpin, yang pertama berwarna putih perak dengan bahan perak itu memiliki ornamen phoenix, yang kedua berwarna hijau itu dari bahan giok dengan ornamen ranting. Dan yang ke tiga dari bahan giok merah dengan ornamen phoenix serupa dengan milik Elisa.
Elisa dia menunjukkan hairpin berwarna yang terbuat dari perak padaku, menurutku Elisa sangat cocok dengan hairpin itu. Bila aku ingat warna rambut dia abu abu putih, untuk hairpin ini dia pasti sangat cantik.
[Iya, itu cocok untuk kamu! aku yakin pasti kamu sangat cantik memakai itu. Tetapi apa kamu gak ke turnamen? sebentar lagi mau di mulai, kamu tidak berusaha untuk membuat misi ini gagal bukan?]
"Terimakasih Harun! pujiannya, tidak kok aku tidak berniat untuk menggagalkan misi turnamen, di sana aku membuat klon lain kamu lupa?"
Saat Elisa mengatakan itu aku diam sejenak dan berpikir, bila di ingat sebelum Elisa ke toko dia membuat klon lagi dan klon yang menjadi juri belum Elisa hilangkan sejak kemarin.
__ADS_1
Memang sih kekuatan Elisa saat ini sudah dapat membuat 2 klon sekaligus, dan dapat di kendalikan secara alami dari jarak jauh. Tetapi bukankah ini bakat kultivasi Elisa sekarang telah berkembang lebih pesat, tetapi tidak apa aku tetap bangga.
Semakin kuat Elisa, semakin aku senang yang memang ini tujuanku.