
Terlihat Pangeran menyelesaikan latihan nya dia mengeluh tubuh nya sakit, setelah itu menghela nafas panjang dia terlihat benar-benar kelelahan karena mengharuskan latihan sambil merasakan sakit.
"Seperti nya akan sangat lama membuka akupuntur pertama, ini saja aku baru mengumpulkan 5% untuk di katakan tahap pertama kultivator aku harus membuka akupuntur pertama." Kata pangeran merenggang badan nya.
"Dan langit sudah gelap! sepertinya aku terlalu lama kultivasi!" Kata Pangeran melihat langit.
Setelah mengatakan hal tersebut, dia sedikit berkeliling mecari kayu dan ranting kemudian membakarnya menggunakan sihir, dia melakukan itu sebagai penerangan sementara dan penghangat tubuh.
Setelah itu dia duduk di dekat perapian, dia memeriksa tangannya yang terdapat Crest tingkat tinggi. "Kekuatan sihir aku sedikit berkembang rupanya!"
Tidak lama berselang kembar juga sudah menghentikan Kultivasi nya. "Ini sudah gelap? Kata Anita.
"Tapi kemana Kak Eli dan Lili?" Tanya Asta.
Mendengar itu Pangeran menunjuk ke arah Elisa dia melakukan kultivasi berada agak jauh dari mereka. "Dia di sana, kalo Lili aku tidak tahu dia di mana!" Kata Pangeran.
Asta. terkejut begitu melihat Elisa bet kultivasi dia juga terpana. "Eh? kakak juga latihan, tapi kenapa aku melihat kak Eli latihan dia terlihat indah? walaupun saat ini agak gelap, badannya terlihat bercahaya redup seperti bintang di langit."
Tidak lama kemudian Elisa juga telah selesai ber kultivasi dia mendengar pangeran Asta dan Anita mengobrol membicarakan nya. "Kalian sudah selesai?" Tanya Elisa.
"Ya, tapi perkembangan nya cukup lama! seperti yang kamu bilang, tapi di mana Lili dan juga ini sudah gelap, sebaiknya kami kembali!" Kata Asta.
"Lili sedang mencari makan." Kata Elisa dia mengambil kertas kuning dari inventori kemudian menggambarkan nya. "Biarkan aku panggil sebentar, tolong tunggu!"
Aku melihat Elisa menggambar rune pesan, setelah itu dia melemparkan rune tersebut ke udara terbuka, hal tersebut membuat kertas terlipat membentuk bangau kertas dan terbang ke dalam hutan.
Asta, Pangeran dan Anita terkejut melihat nya, Elisa bisa melakukan beberapa trik seperti sihir tingkat tinggi. "Itu apaan kok bisa begitu?" Tanya Asta dengan rasa penasaran.
Mendengar Asta terkejut, Elisa sedikit tertawa. "Ini rune jimat, nanti bila sudah mencapai stage ke 2 aku ajari!" Kata Elisa.
Tidak lama kemudian Liliac muncul dengan terbang dari langit. "Kakak, aku datang! apa aku telat? dan apa kita harus berpamitan dari mereka juga pergi cukup lama?" Tanya Liliac mengeluarkan ekspresi sedih.
Mendengar apa yang di katakan Liliac, aku melihat Kembar terkejut dan untuk Pangeran dia merasa penasaran. Karena itu Elisa menjelaskan tujuan nya menemui Kembar dia hanya ingin mengucapkan perpisahan yang mungkin agak lama, dia dan Liliac akan pergi ke benua lain.
__ADS_1
"Tapi kakak! bagaimana dengan kultivasi kami yang kurang paham, dan bagaimana dengan saat naik stage? lalu yang lebih penting apa akan sangat lama?" Tanya Anita.
'Harun, aku punya solusi tentang saat mereka naik stage aku akan meninggalkan formasi ini dan akan memberikan mereka artifak cukup bagus! tapi apa kamu punya solusi saat mereka tidak paham?' Tanya Elisa dalam pikiran.
[Menurut aku solusi cukup bagus Elisa, tapi untuk soal mereka tidak paham di toko terdapat buku dasar pengenalan kultivasi! kamu tinggal beli dan salin menjadi 3 untuk mereka.]
'Baik! beli itu, sekalian tolong pilihkan benda yang cocok untuk mereka nantinya!' Kata Elisa.
Setelah membeli buku yang aku maksud, aku memilihkan 3 artifak untuk mereka harga nya memang agak mahal namun menurut perhitungan ku itu sangat cocok untuk mereka.
Untuk Pangeran aku memilih pedang jian dengan mata ganda terlihat tipis namun keras untuk nya, pegangan pedang memiliki ornamen awan biru indah terbuat dari perak.
Sedangkan Asta aku memilihkan pedang saber katana, sarungnya berwarna hitam dan pegangan berwarna putih. Katana tersebut mirip seperti yamato milik Vergil dmc.
Terakhir untuk Anita aku memilihkan selendang biru terlihat tipis, selendang tersebut memiliki kemampuan memanjang dan memendek bila di aliri kekuatan. Dan juga selain mengikat pergerakan lawan selendang dapat di gunakan untuk menyerang mereka.
Mereka yang melihat Elisa membuat benda dari udara kosong sangat terkejut, aku entah kenapa menjadi menyukai melihat orang terkejut oleh Elisa.
Setelah itu Elisa memberikan ke 3 artifak tingkat menengah kepada mereka, dia juga memberikan teknik buku teknik One with sword kepada mereka untuk di pelajari, dia meminta aku membuat salinannya dalam bentuk buku dan kemudian berpelukan dengan kembar untuk mengucapkan perpisahan.
Kemudian untuk formasinya di lepas dan di bawa kembar, mereka memutuskan untuk kembar yang menyimpan dan akan digunakan saat mulai mencapai ambang batas.
Tetapi belum berjalan terlalu jauh aku melihat Pangeran berlari ke arah Elisa dan menahan tangan nya. "Nona Elisa tunggu! sebelum pergi aku mau mengucapkan terimakasih karena mengajar teknik tersebut, dan juga kalau tidak keberatan 3 bulan tanggal ke 6 adalah hari nasional kerajaan dan malamnya adalah pesta di istana aku mau kamu berkunjung bila sempat."
Setelah mengatakan hal tersebut dia melepaskan cincin yang berada di jari manis kiri nya. "Aku sedang tidak membawa surat undangan, tapi bila kamu menunjukkan ini kepada para penjaga kamu boleh memasuki istana!"
Setelah mengatakan hal tersebut Pangeran pergi menyusul kembar Elisa terlihat bingung dengan cincin tersebut.
Lalu Liliac terlihat memperhatikan cincin yang di berikan pangeran kepada Elisa. "Kakak cincin ini seperti nya bukan benda biasa." Kata Liliac melihat aliran sihir di cincin tersebut.
"Kamu benar Lili, aku juga merasakan adanya energi spiritual. Harun kamu tahu sesuatu?" Tanya Elisa.
"Eh? memang kemana Harun, dan kok kakak bicara sendiri?" Liliac melihat Elisa dengan heran.
__ADS_1
Mengetahui itu Elisa mengelus kepala Liliac dengan lembut. "Lili maaf lupa memberi tahu, kamu ingat kan Harun roh pelindung aku, jadi dia tentu saja ada di sekitar ku!" Kata Elisa.
"Oh! jadi begitu aku paham." Jawab Liliac.
Setelah berbincang mereka akhirnya kembali ke Feng tian, Liliac mengangkat tubuh Elisa dan terbang bersama menuju tempat Feng tian di sembunyikan.
Karena terbang perjalanan tidak memakan waktu lama, mereka akhirnya tiba di Feng tian. Di sana terlihat para Demon menyambut mereka, terutama Liliac begitu melihat nya sudah datang, mereka langsung membungkuk seperti melihat raja.
Aku melihat Liliac masih sangat malu di perlakuan hal seperti itu, dia benar-benar seperti ingin menangis karena keras kepala mereka. Yah mau bagaimana lagi walaupun Liliac memiliki kepribadian vampir yang terlihat dewasa, dia masih gadis kecil berumur 9 tahun.
Tetapi setelah selesai melakukan hal tersebut mereka di antar ke kamar untuk istirahat, dan juga Feng tian akan berangkat karena Elisa sudah pulih dan dapat menggunakan kekuatan spiritual nya.
...
Terlihat Harun dengan Elisa di ruang kendali kapal, itu karena Elisa buta tidak dapat melihat arah, di tambah belum pernah ke tempat tersebut. Jadi aku selaku Sistem yang baik dan pengertian sudah sepantasnya aku menolong nya.
"Maaf Harun merepotkan mu!" Kata Elisa.
Aku langsung menepuk dan mengelus kepala Elisa dengan lembut. "Tidak apa, itu tidak merepotkan kok! dan juga kamu boleh latihan biar aku saja yang mengemudikan nya, dan jangan lupa kalo bisa latihan di mutiara langit agar bisa lebih lama."
"Baiklah, sekali lagi maaf merepotkan!" Elisa mengeluarkan mutiara langit dari inventori. Dan juga terima kasih!" Kata Elisa masuk kedalam mutiara langit.
"Sama sama!" Jawab Harun.
Tidak lama beberapa detik Elisa masuk kedalam mutiara langit, aku mendengar beberapa notifikasi dan merasa Elisa membeli beberapa item konsumsi dengan harga yang terbilang cukup mahal.
Karena penasaran aku mengaktifkan layar ganda, melihat apa yang di beli Elisa dan juga apa yang mau di lakukan. Karena item yang di beli mempunyai beberapa efek samping saat di konsumsi oleh pembudidaya.
Aktifkan layar ganda buat menjadi dua, kemudian tampil kan apa yang terlihat!" Perintah Harun.
Seketika 2 layar biru yang terlihat berbeda muncul di samping, aku melakukan itu agar tidak menghalangi pemandangan saat mengemudi kan Feng tian.
Layar 1 terlihat beberapa barang konsumsi yang di beli Elisa, pertama membeli pill 6 yin ekstrim yang dapat meningkatkan kekuatan psikis es bagi pemilik akar spiritual tipe es harga 1.500.00 Poin sistem, kedua 10 pill kondensasi ki, ketiga dia membeli 30 tangkai rumput kehendak pedang, dan 50 buah kehendak.
__ADS_1
Kemudian layar kedua memperlihatkan apa yang di lakukan Elisa saat ini, dia sebelum nya menelan pill 6 yin ekstrim dan sedang ber kultivasi untuk menyerap efeknya. Aku melihat nya sangat terkejut dengan kecerobohan gadis ini, dia memakan pill yang memang dapat meningkatkan akar spiritual esnya namun sangat berisiko sangat tinggi.
Jadi dengan kata lain keadaan Elisa seperti di ujung tanduk kematian menahan dingin ekstrim sambil menyerap nya, tubuh nya memucat biru karena dingin yang di sebabkan. Sialan kenapa gadis ini tidak memberitahu aku sebelum membeli barang, walaupun di sana terdapat deskripsi saat membelinya tapi beberapa deskripsi sangat membingungkan.