Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)

Aku Menjadi Sistem (Adventure Blind Girl)
Penyerangan kota Berlan


__ADS_3

Elisa keluar dari mutiara langit, dia keluar di tempat awal saat masuk ke dalam mutiara langit.


"Harun, sepertinya aku sudah cukup lama di hutan! apa Lili akan marah nanti? dan juga kenapa perasaan ku tidak enak?" Ucap Elisa, dia memasang wajah khawatir.


[Kamu bisa meminta maaf padanya, namun perasaan apa yang kamu rasakan?]


"Tidak tahu, yang jelas perasaan ini sangat aneh dan tidak enak! seperti aku harus cepat kembali! apa di toko menjual barang yang dapat membantu ku saat ini?" Jawab Elisa.


Mendengar perkataan Elisa aku segera mencari barang yang dia mau, di toko ada banyak namun karena poin sistem nya tinggal 220.000 aku tidak bisa asal memberikan barang.


Karena bisa saja nanti Elisa membutuhkan poin sistem nantinya, namun tidak sempat berburu dan akhirnya dia terdesak.


[Menemukan ada 2 cara, yang pertama membeli jimat, dan yang ke dua membeli buku teknik melangkah, walaupun teknik tingkat rendah namun cukup untuk saat ini.]


"Kalau begitu apa nama dan deskripsi teknik itu?"


[Seribu langkah, sejenis teknik bertarung tingkat rendah. Teknik ini memungkinkan pengguna bergerak 5x lebih cepat bila memahami secara penuh dapat bergerak 10x lebih cepat. Harga nya 50.000 poin sistem.]


"Kalau begitu selajutnya itu jimat jenis apa?" Tanya Elisa.


[Jimat suara angin, itu dapat memungkinkan pengguna bergerak mengendarai angin efek nya hanya 30 menit. Harganya 100.000 poin sistem.]


Elisa terlihat berpikir agak lama, dia seperti nya memikirkan mana yang lebih berguna ke depan nya.


"Baiklah! aku membeli teknik seribu langkah!" Ucap Elisa.


[Membeli Teknik seribu langkah tingkat rendah memotong 50.00 poin sistem.]


[Mendeteksi Teknik seribu langkah, apa anda ingin mempelajari nya?]


"Mm! pelajari itu!" Jawab Elisa.


Setelah Elisa mempelajari penggunaan cara teknik tersebut, dia langsung berlari dengan sekuat tenaga menuju kota.


Aku juga melihat Elisa dengan wajah yang begitu khawatir, semakin Elisa menjadi cukup dekat dengan kota aku juga entah kenapa merasa sesuatu yang buruk akan terjadi pada Liliac!


Elisa berlari menyusuri hutan, karena jalan nya bersalju kemampuan dari teknik seribu langkah agak menurun. Ditambah kadang Elisa menemukan beberapa monster seperti goblin, serigala, beruang salju atau sejenis nya.


Namun itu tidak menghentikan larinya, beberapa monster di tebas dengan pedang yang di buat dari teknik 9 telapak beku, dia mengikuti apa kataku jangan menggunakan Frost flower saat pertarungan karena benda tersebut terhubung dengan nya, bila pedang rusak dia juga akan menderita luka.

__ADS_1


Tapi aku akui memang pemahaman Elisa mengenai teknik tersebut sudah sedikit berkembang, dia cukup kreatif menciptakan pedang tersebut.


Aku juga mengerti mengapa Elisa membuat pedang bukan membekukan monster yang menghalangi jalan, dia ingin menghemat pengeluaran Ki sejatinya karena seperti kataku.


Di tingkat kultivasi Elisa sekarang dia hanya dapat menggunakan 2 kali kemampuan dari teknik tersebut, di tambah juga dia harus menggunakan seribu langkah walaupun tidak memakai banyak ki sejatinya, dia terkadang memakan pill pemulihan ki


Setelah berlari menyusuri pedalaman hutan dia tiba di jalan besar menuju kota Berlan, aku melihat dari kejauhan agak tidak percaya.


Karena aku melihat tembok besar yang membentengi tempat tersebut, beberapa telah berlubang dan runtuh. Di sekitar luar kota juga terdapat banyak orang memasang tenda, apa mungkin pengungsi.


Sungguh sebenarnya apa yang terjadi? saat Elisa mengalami Tribulation thunder? tidak mungkin kan Tribulation sampai kesini?


Tidak lama Elisa akhirnya mencapai jangkauan intuisi pedang nya dan jangkauan pendengaran nya, dia juga terkejut dengan apa yang terjadi.


"Harun! ini apa yang terjadi?" Tanya Elisa, dia juga terlihat terkejut.


[Maaf Elisa! ini juga pertanyaan ku tentang apa yang terjadi? tapi bila kamu membayar dengan 100 Poin sistem mungkin kamu mendapatkan informasi yang kamu mau!]


Aku sangat enggan memberikan saran ini walaupun itu murah, tapi aku tidak punya cara lain. Fungsi sistem ku mengharuskan Elisa membayar bila ingin sebuah informasi, sialan! aku benar-benar tidak menyukai nya.


"Baiklah tol-"


Belum sempat selesai berkata, Elisa di panggil dengan suara yang familiar. Dan aku juga kenal suara tersebut, aku melihat nya dia adalah Erik! kesatria penjaga dari count family.


Syukur lah! ada orang yang dapat di tanyakan! dan juga Erik keliatan agak kacau, dia lengan nya di balut perban apa dia patah tulang?


"Nona Elisa kamu tidak ap-"


"Kak Eli!" Ucap serempak.


Belum sempat Erik selesai bicara, aku melihat si kembar serempak datang mendekati Elisa, setelah mendatangi nya meraka langsung menarik tangannya.


Elisa tidak memiliki pilihan dia tidak bisa menahan pergerakan nya, karena mungkin si kembar akan jatuh dan terluka. Jadi dia membiarkan mereka menarik tangannya menuntun Elisa menjauh dari keramaian juga menjauh dari Erik.


"Sir Erik! maaf Kak Eli kita bawa sebentar!" Ucap Asta.


Setelah mereka menarik Elisa agak lama, mereka sampai di sebuah tenda cukup luas. Namun di dalamnya nya kosong, seperti nya ini tenda pengungsi khusus.


Begitu masuk Anita merentang tangan dekat pintu masuk tenda. "Mid magic, Silent wind." Kata Anita.

__ADS_1


Setelah Anita melafalkan sebuah kata Aku mendeteksi suara sekitar menjadi kedap, Ini seperti nya sihir kedap suara, baru pertama kali aku melihat sihir di dunia Elyzia. Tampaknya Anita cukup bagus menggunakan sihir, tapi kenapa dia menggunakan sihir kedap suara?


Apa yang begitu penting hingga mereka melakukan hal tersebut, sudahlah dari pada menerka kejadian sebaiknya biarkan aku dengar apa yang mau mereka katakan.


Anita memasang sihir kedap suara, dia terlihat berdiri diam untuk mempertahankan sihir tersebut. Walaupun dia ku lihat cukup ahli namun dia masih pemula, jadi dia harus tetap fokus dengan sihir nya tidak bisa meninggal kan begitu saja.


Karena Anita tidak bisa menjelaskan Asta yang mulai menjelaskan dengan wajah serius dan ada sedikit kekhawatiran. "Kak Eli! ini pertanyaan ku, apa Lili bukan manusia?"


Mendengar perkataan tersebut, Elisa dan aku langsung bersikap serius juga terkejut. Jelas itu karena bagaimana mereka tahu Lilac bukan manusia? setahu ku Liliac belum mengungkapkan kebenaran nya.


"Kak Eli tenang saja! kami tidak berniat jahat, kami hanya ingin memastikan sesuatu sebelum kami masuk ke inti pembicaraan!" Kata Asta dia berusaha agar Elisa tidak marah.


'Bagaimana Harun? mereka tahu Lili bukan manusia, apa yang harus aku lakukan? aku tidak ingin menyakiti mereka!' Tanya Elisa dalam pikiran.


[Elisa! kamu tenang saja! di toko ada item bernama jimat penyegel ingatan, bila menggunakan itu kamu dapat menyegel ingatan mereka tentang kamu dan Lili tampa harus menyakiti nya, namun bila kamu memakai itu mereka tidak akan ingat tentang kamu dan Liliac! Harganya 100.00 Poin sistem.]


[Tapi tampaknya kamu tidak perlu hal itu, bila aku lihat wajah mereka memang serius di sisi lain, itu terlihat seperti mu mereka juga keliatan khawatir dengan Liliac.]


"Iya! Lili bukan manusia, dia vampir atau lebih tepatnya setengah vampir!" Kata Elisa.


"Pantas saja! itu menjelaskan! bagaimana bisa utusan kota suci mendatangi kota kami tiba tiba sekali!" Tegas Asta.


"Maksud nya?" Kata Elisa dengan bingung.


Asta pun menjelaskan kejadian beberapa waktu lalu sebelum kota nya dalam keadaan hancur, aku dan Elisa yang mendengar nya sangat terkejut.


Asta menjelaskan bahwa Liliac bertarung dengan utusan kota suci, karena Liliac adalah vampir dan dia adalah vampir yang mereka tangkap sebelum nya, namun kabur entah kemana dengan kata lain mereka adalah pihak ibunya Liliac.


Untuk alasan kenapa Liliac bisa ada di kota Elisa tinggal sebelum nya aku kurang dapat memastikan, dan kenapa dia di kurang di sana juga sama, ada begitu banyak variabel dalam perhitungan aku buat saat ini.


Lanjutkan penjelasan Asta dia mendapatkan informasi ini dari saat menguping pembicaraan Count dengan salah satu utusan tersebut, dan juga saat Liliac bertarung Asta melihat nya dia memang tidak keluar rumah, namun melihat Liliac bertarung di udara dengan seorang utusan kota suci.


Sang utusan menggunakan naga untuk melawan Liliac akibatnya semua tempat hancur berantakan, tetapi di sisi bertarung Liliac menyempatkan diri menggunakan kekuatan nya melindungi semua orang di kota, akibat nya tidak banyak yang terluka akibat pertarungan.


Liliac bertarung menggunakan kemampuan unik dia membuat langit 1 kota menjadi merah, di sisi itu dia menggunakan tornado berwarna merah melawan utusan tersebut sambil membuat perisai merah di bawah kota.


Tetapi karena hal tersebut Liliac kalah dan akhirnya di bawa pergi oleh utusan kota suci, itu semua terjadi setelah ayahnya berbicara dengan utusan kota suci.


Kemudian dari semua hal itu Asta menghubungkan beberapa informasi, bahwa Liliac bukan manusia itu sebabnya dia menanyakan Elisa untuk kebenaran lebih lanjut.

__ADS_1


Harus aku akui anak anak bangsawan satu ini cukup mengerikan! karena hanya dengan mendapatkan informasi acak kemudian dia dapat menghubungkan menjadi satu informasi, dia sudah dapat bayangan dan menebaknya.


__ADS_2