
Andra yang tiba di kantor turun dari mobil.
Andra berjalan masuk kedalam kantor dengan gagah dan wajahnya yang cool membuat para pegawai perempuan terus memandanginya. Dia menjadi pusat perhatian dan pusat perbincangan semua orang di sana.
"Lihat siapa yang turun dari mobil. Itu seperti nya anak pak wijaya" Salah satu pegawai yang melihatnya bicara dengan keras sehingga membuat semua pegawai penasaran dan melihatnya dari kejauhan.
Salah satu pegawai wanita pun melihatnya dengan kagum "Wah tampan sekali. Itu benar anak pak wijaya. ?
Andra yang terus berjalan melewati semua pegawai, Disapa oleh sekretaris dan pengawal ayahnya. " pak Andra.!! " tanya sekretaris. "yah benar" jawab Andra dengan sangat singkat."Mari saya antar keruangan pak wijaya, beliau sudah lama menunggu." Ucap sekretaris sambil mempersilahkan Andra jalan duluan. Semua orang memperhatikan nya Sampai ia masuk kedalam ruangan ayahnya.
Para pegawai wanita mungkin langsung jatuh hati padanya, karena ketampanan Andra dan bentuk tubuh yang indah. Yang di idam - idamkan semua kaum pria.
"Lihat Caranya berjalan gagah dan dia tampan sekali," pegawai wanita 1
"iya benar putih tinggi berotot pula. Idaman ku banget" pegawai wanita 2
"Heh kalian gak usah mimpi. Ingat dia itu siapa kalian siapa."pegawai pria 1 bicara dengan tegas mengingatkan mereka.
" Hu bikin kaget saja, Mungkin aja kan dia kepincut sama aku seorang pegawai biasa yang cantik imut ini seperti di drama drama Korea gitu. "pegawai wanita 2 yang masih terkagum kagum
" Heh gak usah mimpi itu hanya ada di drama drama gak ada di kisah nyata. " pegawai pria 1 sambil mengusap wajah pegawai wanita 1 yang sedang menatap jalan terakhir terlihatnya Andra.
"Ih apa sih kamu bikin mood kita gak baik aja." pegawai wanita 1 Sambil menepis tangan tersebut.
Pegawai pria lainpun datang dan berkata : "Kalian tau gak dia siapa".
" Tau lah. Dia anak pak wijaya kan yang akan meneruskan perusahaan ini. " Mereka yang membicarakan Andra sedari tadi jawab dengan barengan.
"bukan, maksudku bukan itu. " pegawai pria 2 berkata dengan tenang.
"Terus apa." Lagi - lagi para pegawai mengucapkan kata yang sama dan barengan, mereka pun saling lirik melirik.
"Begini, Katanya anak pa wijaya itu seorang pemabuk." pria 2 bicara dengan pelan pelan karena takut terdengar atasannya.
__ADS_1
"serius" wanita 1 dengan wajah tak percaya
"pria seganteng itu.! kamu ngomong gitu bukan karena iri kan." wanita 2 yang tidak percaya pada perkataan tersebut.
"iya beneran. Ngapain sih aku iri. Dan kalian tau tidak, katanya hubungan nya dengan pak Wijaya itu kurang baik. " dengan serius ia mengatakan nya.
"Tuh kan nyesel lu lu pada puji puji dia, modal kaya & ganteng doang. Mending gue, ganteng iya, gak kaya sih hehe. tapi gue gak punya masalah sama keluarga." dengan bangga pria 1 mengatakan itu.
"ihh. Mending pria pemabuk tapi ganteng dan kaya dari pada lu" Respon dua pegawai perempuan.
"Ssst... " Pria 2 yang hanya bisa tersenyum. Saat mereka sedang asik asiknya mengobrol tiba tiba atasan menghampirinya tanpa sepengetahuan mereka.
"Enak ya yang lain kerja malah asik ngobrol. Kerja kerja"
"Eh pa" mereka pun kembali bekerja.
.............
pak wijaya yang sedang duduk langsung berdiri ketika melihat Andra anaknya benar benar datang dan berada di hadapan nya. Ia senang akhirnya Andra mau datang kekantor nya. Ia harap Andra benar - benar akan menjadi penerus perusahaan nya nanti.
pak wijaya menyambut kedatangan Andra dengan memeluk nya. Dan tidak ada respon penolakan dari Andra karena ia tidak ingin hubungan nya dengan pak wijaya yang kurang baik terlihat di hadapan sekretaris dan pengawal ayahnya. Dia juga ingin menjaga kehormatan ayah nya yang sedang berada di kantor.
Dalam hati pak wijaya pun sangat senang. Setelah beberapa tahun lama nya, akhirnya ia bisa memeluk Andra kembali. Tapi pak wijaya hanya bisa menyembunyikan perasaan nya itu.
Pak wijaya melepaskan pelukannya itu. Yang sebenarnya tak ingin ia lakukan dan ia berusaha profesional. "Selamat datang di kantor ayah nak. Ayah senang kamu bisa benar - benar datang kesini." Ucap pak wijaya dangan rasa kagum.
:-) Andra yang hanya tersenyum tanpa merespon.
"Sebentar lagi ayah akan perkenalkan kamu pada seluruh karyawan di perusahaan ayah ini." dengan ekspresi bangganya pak wijaya katakan itu. Pak wijaya pun menyuruh sekretaris nya untuk mengadakan rapat untuk memperkenalkan anaknya Andra.
Setelah sekretaris pergi ayah menyuruh pengawal untuk menunggu diluar. Ia ingin bicara 4 mata dengan Andra.
"Ayah benar - benar senang kamu datang."
__ADS_1
"Sudah ku bilang ini bukan untuk ayah, ini untuk ibu" Andra yang benar-benar menegaskan bahwa ia datang kesini karena janji pada ibunya.
"Iya iya ayah ngerti, Ayah yakin kamu bisa jadi penerus perusahaan ini. Karena kamu seorang pria yang sangat cerdas." Ayah yang berusaha menenangkan mood Andra.
Tok tok tok. Suara pintu yang diketuk Sekretaris, "Pak mereka sudah menunggu di ruangan. "
"Ya sebentar lagi saya dan Andra akan segera ke sana."
Pak wijaya pun mengajak Andra untuk segera menuju ruang rapat. "Mari nak, mereka sudah menunggu. Kita harus segera ke sana". Andra pun mengikuti perkataan ayahnya. Pergi berdampingan seakan akan hubungan mereka baik - baik saja.
Sesampainya diruang rapat pak wijaya mengenalkan Andra dengan bangga tanpa menghiraukan bahwa kenyataanya sebagian pegawai mengetahui Andra adalah seorang pemabuk.
" Dia anak saya satu - satunya. Dia akan menjadi penerus perusahaan ini, mulai saat ini dan masa mendatang. Saya harap kalian bisa beradaptasi dan bekerja sama dengannya. "
"Hai semuanya, Saya Prabu abinawa kaliandra kalian bisa panggil saya pak Andra. Seperti ayah saya katakan mulai saat ini saya akan menjadi penerus beliau. Oleh karena itu Saya membutuhkan komitmen dan kerja sama kalian sepenuhnya. Terima kasih. " Andra yang memperkenalkan diri dengan sangat dingin.
Mereka yang ada di ruang rapat pun menyambut hangat kedatangan Andra yang bergabung di perusahaan ayahnya mulai dengan memperkenalkan diri, berjabat tangan serta memberi ucapan selamat.
Setelah selesai Andra diajak keliling perusahaan oleh sekretaris nya. Sama seperti awal dia datang ke kantor semua orang terkagum-kagum melihatnya. Tapi Andra hanya diam karena sifatnya yang dingin.
Beberapa hari pun berlalu. Andra seorang pria tampan dan cerdas menunjukan Kehebatan nya mengurus perusahaan. Semua orang tambah kagum padanya selain masih muda dia juga memiliki siap bertanggung jawab atas semua pekerjaannya.
Disisi lain Andini yang biasa setiap harinya bersama Andra mulai kesal karena kesibukan Andra yang mulai berada di kantor. Andini cek ponselnya tak ada pesan dari Andra. Tapi tiba tiba ponselnya berbunyi ada pesan masuk.
"Hai.Selamat pagi" isi pesan tersebut. Andini pun membacanya dan membalas dengan penasaran.
"Selamat pagi juga, siapa ya?.
.............
...*BERSAMBUNG...
Hayo Siapa ya menurut kalian... yang sering baca pasti tau*.
__ADS_1