
Karena kemarahan itu, mbk Dewi tidak bisa beringkarnasi...
dia gentayangan kesana kemari, ternyata dulu rumah sakit ini adalah hutan yang di pakai untuk membunuh mbk Dewi. lambat laun jaman semakin maju jadi ini sekarang menjadi kota dan hutan ini menjadi rumah sakit besar, ..termasuk besar rumah sakit ini, karena banyak menerima rujukan dari rumah sakit daerah lainnya jika kurang alatnya atau medisnya kurang baik...
"semoga aman sentosa jaga perdana" dalam hatiku..
karena pertama takut buat kesalahan terlebih lagi ini urusannya menyangkut nyawa dan kesembuhan manusia...
mbk Dewi mbk Dewi jangan ganggu aku ya, aku gak akan aneh-aneh kok orangnya beneran, aku hanya mau mencari ilmu di sini, yakin, "lagi-lagi mencoba berbaikan dengan keadaan terlebih lagi sama mbk Dewi yang kesannya menyeramkan sekali, sepertinya dia ingin memakanku, karena dia melototiku sampai matanya turun sampai mulutnya...
gimana coba di pelototin hantu, matanya segede satu genggam tangan kita, itu besar kali gaes, terlebih matanya gak di tempatnya pula, di matanya satunya di hitungnya, mana gak jantungan terus coba...
Mendengar perkataanku itu mbk Dewi malah ketawa
__ADS_1
"hihihi hahahaha hihihihi hahahahaha "ketawanya di ikuti keluarnya darah begitu banyak...
baunya amis, anyir, busuk sekali, ingin rasanya aku muntah, padahal sudah memakai masker, kan gak etis kalo aku tiba-tiba muntah tanpa sebabkan. dia berdiri bergelantungan tepat di atas pintu ruang perawat, ya baju ganti perawat, apa gak makin horor itu coba...
"kita damai kan mbk Dewi,.. " kataku lagi dalam hati
"hihihihi hahahaha hihihi" ketawanya lagi
"wah ini sepertinya tidak bisa di ajak damai kali ini, mungkin besok kali ya, haduh mak, masih 6 hari lagi di ruangan ini, bisa-bisa jantungku senam terus kalo seperti ini,...
"enggak enggak mbk, aku tidak bisa mbk" kataku dalam hati
ia terus menangis dan menangis terus-terusan yang membuat telingaku bising sekali....karena mbk Dewi terus menangis, namun terlebih lagi itu bukan keahlian ku untuk menolong para mahluk halus yang gentayangan dan penasaran...
__ADS_1
Dalam hatiku selalu berdoa meminta perlindungan Maha Kuasa supaya dirinya selamat dan tidak ada apapun, karena bisa saja dirinya celaka karena mahluk halus.. hari ini terasa jamnya panjang sekali tidak molor-molor sama sekali, hari begitu lama, apa belom terbiasa ya, terlebih lagi aku jada di UGD selalu di awasi sama mbk Dewi..
Banyak sekali pasiean yang keluar masuk UGD karena terlalu sibuk, sampai aku tidak bisa pegang ponsel sama sekali, terlebih lagi, kakiku terasa sekali capeknya, belom pernah mengalami ini, pengalaman pertama...
nunggu jam 2 kurang 5 menit lagi, ya kalo masuk pagi jam 7 pagi, pulangnya jam 2 siang...
Dalam hatiku girang sekali karena sebentar lagi udah pulang, maklum ya belum sepenuh hati menjadi seorang perawat, jadi yang di dalam pikiran hanya main, jajan, kuliah udah begitu aja, belom sepenuh hati namanya ya masih bocah kan ya...
"yesss waktunya pulang... " girangku bilang sama Dora
"akhirnya ya Yuk kita pulang, capek banget kakiku, di UGD gak ada istirahatnya sama sekali... "kata Dora
"iya loh Ra, capek banget rasanya aku tuh, kakinya rasanya mau putus aja... "kata Ayu
__ADS_1
"gila Yuk, masih mahasiswa capek gini, gimana kalo beneran sudah kerja, bisa-bisa tua aku Yuk... ayolah pulang, capek beneran aku.. "keluh kesah Dora
Kemudian kami bergegas mengambil tas kami di ruang perawat, karena di atas ada nbk Dewi, aku bareng Dora biar ada temannya masuknya, horor juga kalo masuk ke ruangan sendirian... capcus waktunya kita pulang ke kost masing-masing...