Anak Pilihan

Anak Pilihan
Galau


__ADS_3

klunting klunting klunting klunting banyak pesan yang masuk, dan beberapa kali telvon masuk, tapi masih saja aku diamkan aku tidak tau itu dari siapa, aku cuekin saja masih didalam tas kecilku....


tak berapa lama kemudian aku tertidur .....


alaram ponsel berbunyi, berarti sudah pagi... aku membuka mata pelan-pelan masih suasana males-malesan aku kucek mataku, kok sembab juga mataku kelihatan besar-besar habis nangis. aku matikan alarm diponselku..


hari ini hari minggu waktunya libur kuliah, ya jadi bisa males-malesan, aku cek ponsel banyak sekali kak Tofa kirim sms, wa, dan telvon, semua sosial media dihubungin dia, aku letakan lagi ponselku, mungkin hatiku kecewa dengan sikap kak Tofa seperti itu, jadi aku butuh untuk diam sesaat darinya.


Telvonku berbunyi lagi kak Tofa ternyata yang telvon, aku masih males ngomong ini, biarin ajalah gak usah di angkat, belom jadi pacar aja udah kek gitu, gimana nantinya kalo sudah jadi pacar mau kek apa sikapnya sama aku...


kak Tofa masih ada berusaha menghubungiku, tapi aku biarin saja.


aku mau keluar dulu lah nyari makan, aku milih makan sendiri ajalah, gak usah ajak teman, lagi mau sendiri gak mau diganggu siapapun, aku bersiap-siap tapi tidak mandi, aku cukup gosok gigi saja, malesnya kumat, cuman pake lipgloss dan serum wajah, tidak sisiran, rambut aku langsung aku ikat kebelakang saja, pake bando biar poni tidak kemana-mana. ambil jaket berangkat, keluar kamar kost menuju parkiran motor, aku langsung tancap gas untuk mencari makan, aku pilih nyari makannya yang dekat pantai ajalah, memang kampusku dekat pantai mungkin 20 menit sampai, habis makan sekalian ngadem dipantai nantinya...


Akhirnya sampai juga tempat makannya biasa aku mesan makanan nasi pecel sama gorengan favoritku,


"buk nasi pecel 1 sama minumnya es teh ya...


"iya dek, di bungkus apa makan sini? jawab ibu warung


"makan sini ajalah buk...


"oh gitu, yaudah bentar ya dek ibu buatkan


"hemmm iya buk...


hmmmmm segernya udara pantai disiang hari... makan pecel sambil melihat pantai membuatku merasa lebih baik sekarang, ah lega rasanya.


"ini dek nasi pecelnya..


sambil menyodorkan nasi pecel pesananku, aku langsung nyari tempat yang nyaman buat aku.


aku langsung makan dengan lahap, sudah selassai makan aku bayar makanannya, kemudian aku nyari tempat yang teduh mau ngadem sampai sore ah di pantai, kalo perlu mau lihat matahari terbenam karena mungkin itu bagus...


aku pasang handset ditelingaku sambil mendengarkan lagu biar tambah rileks suasana hatiku, dan benar saja memang hatiku rileks banget...


aku pejamkan mataku menikmati segarnya angin disiang hari di pantai.


tiba-tiba ada yang menarik tanganku...


astaga kagetku...


"kamu kenapa Yuk, aku telvon, aku wa, aku sms gak ada yang kamu baca sama sekali!!!! tanya kak Tofa

__ADS_1


ya ternyata kak Tofa ya datang...


"gak papa kak,.. jawabku singkat dan cuek


biasa kalo cwe ngambek seperti itu, jadi ngambeknya seperti pada umumnya hahaha.


"aku khawatir denganmu Yuk, seharian gak ada kabar darimu


"mmmm iya kak, lagian ngapain khwatir kita hanya teman...


kak Tofa langsung maju semakin dekat denganku, dia dengan cepat memegangi kedua pipiku kemudian dengan cepat dia mencium bibirku....


hatiku dagdigdug rasanya, apakah aku punya sakit jantung ini, kenapa jantungku berdetak kencang sekali ini...


kak Tofa menciumku begitu lembut aku bisa merasakannya sedangkan aku masih terasa kaku dan kikuk banget ...


bodohnya lagi kenapa aku memejamkan mataku, astaga sudah gila aku ini mah....


kemudian kak Tofa melepaskan ciumannya dan akupun membuka mataku..


"aku sayang sama kamu, aku Cinta sama kamu Yuk, jangan seperti itu lagi, kamu bisa membuatku gila jika terus seperti itu...


"ah lebay, jangan kek gitu kak... jawabku masih cuek


"gini ya para cowo kalo suka sama seseorang berusaha terus nanti setelah didapatkannya terus ya sudah begitu aja,...


"aku bukan seperti itu Yuk, kita sudah sama-sama dewasa kita sudah tidak waktunya memikirkan Cinta monyet lagi...


kemudian kak Tofa memelukku dengan begitu eratnya, dan lagi-lagi kak Tofa mencium bibirku lagi...


"kakak ....!!!! nyosor aja dari tadi.. bentakku sedikit kesal


"udah gak marah kan, kalo masih marah aku cium lagi nantinya


ini cwo kenapa menjadi agresif seperti ini, apa emang aslinya kayak gini tapi berkedok polos hahaha


"iya, cuman aku kecewa sama kakak tadi malem bilang sama Ayuk seperti itu, padahal Ayuk sedikitpun tidak ada fikiran yang aneh-aneh soal kakak, apalagi Ayuk malu punya teman kek kakak, materi bukan hal yang perlu dipermasalahkan kak. Ayuk bukan orang seperti itu, kalo ditakdirkan orang yang berpunya ya syukuri itu, kalo di takdirkan belom berpunya tetap harus disyukuri juga kak... Ayuk juga anak orang sederhana tapi selalu Ayuk syukuri pun kak...


"iya iya iya maaf maaf maaf banget Yuk


sambil memelukku lagi, akupun juga memeluk balik kak Tofa, rasa nyaman dan rasa merasa dilindungi oleh kak Tofa terasa banget bagiku, itu yang membuatku nyaman sekali sama dia, aku selalu berdoa semoga kelak aku berjodoh dengannya...


"mmmm kakak udah makan?

__ADS_1


"belom ini Yuk, Ayuk sudah makan?


"mmm udah barusan disitu ada ibu jual pecell


"mana ada pantai sini yang jual pecel? tany heran kak Tofa


"ada tadi beneran kak, disitu kan ada warung makan itu. enak pecelnya kak. jelasku lagi.


"ah kamu ngarang, kakak kesini aja tidak ad warung kok, jangan nglindur kamu Yuk...


haduh terus siapa tadi yang jualan, masak udah tutup kan gak mungkin sih, wong barusan aku makannya, batinku


"ayok aku ajakin kewarung makannya


aku berjalan sambil memegangi tangan kak Tofa...


"mana mana coba gak ada kan?


"beneran tadi ada disini kak,


ternyata warungnya benar-benar tidak ada jadi aku makan tadi makan apa dong dengan memasang wajah bingung, haduhhh apaan tadi yang aku makan, bicara dalam hati.


"udah jangan difikirkan lagi, warung hantu mungkin Yuk.


"aaaaa jangan gitu, teriakku panik dan takut, tapi apa tadi yang aku makan ya kak? padahal enak loh tadi yang aku makan...!!!!!


"belatung mungkin ...


"hueeeeekkk huuueeeeek terasa mual perutku di bilang seperti itu....


"tapi enak katamu hahahahahhaa


tak lama kemudian aku mendengar suara delman krincing dan suara kudanya begitu jelas ditelingaku, di tambah lagi bau harum bunga Melati dan Mawar begitu harum sekali


"haduh apa lagi ini, batinku,


ayok pergi dari sini kak, sepertinya disini sudah tidak nyaman saja buatku..


"heeen ayok


kami terus bergegas pergi dari pantai dari pada nanti melihat jin pantai


krincing krincing krincing suara kudanya semakin jelas dan semakin jelas banget.......

__ADS_1


__ADS_2