Anak Pilihan

Anak Pilihan
Pekerjaan mulia


__ADS_3

Keesokan paginya....


tak terasa sudah pagi saja, mulai aktifitas lagi dengan berangkat praktik lagi di rumah sakit kota M, kali ini berangkat pagi pukul 7 pagi dan pulangnya nanti jam 2 siang nanti...


"semoga hari ini pasien sepi, tidak ada yang aneh-aneh, dan lagi mbk Dewi gak muncul lagi, nanti malah terus-menerus curhat mbk Dewinya... "batinku dalam hati


kali ini aku jaga sama teman kampus lain, namanya Tiara, ia mahasiswi dari stikes ***** kota S juga, cuman beda stikes saja sama aku... lagi pertama radak canggung jiga belom tau Tiara seperti apa, tipe pendiam apa cerewet, susah kalo sama orang pendiam tuh, bingung apa yang mau di obrolin, nanti ujung-ujungnya cuman di jawab iya, tidak, mungkin saja, dan parahnya lagi cuman senyum saja atau menganggukkan kepalanya saja...


Baru saja selesai bersih-bersih alat, menyiapkan alat-alat untuk infus, sudah datang pasien dengan kasus kecelakaan korban tidak sadarkan diri, yang satunya teriak-teriak kesakitan karena pada lecet-lecet kaki dan tangannya, mungkin perih yang di rasa... terus gerak cepat aku bagian pasien yang teriak-teriak, sedangkan Tiara pasien yang tidak sadarkan diri, kami ngikutin para perawat jadi biar banyak pengalamannya, Dokter menunggu setelah kami selesai melakukan ttv terlebih dahulu dan anamnesa...


"periksa dulu ya buk... " kata perawat Ida


aku di situ hanya diam menyimak saja dan membantu ini itu juga tapi lebih banyak diamnya...


di tensi dulu ya bu... ibu siapa namanya...? "tanya mbk Ida


"perih semua rasanya sus, nama saya Mely... " jawabnya sambil meringis kesakitan dan terkadang menangis...


"kejadiannya gimana mbk Mely? terus apa yang di rasakan sekarang??? " tanya mbk Ida dengan penuh perhatian


dek Ayu... "panggil mbk Ida..


"iya mbk Ida??? " jawabku


"ambilkan alkohol 70% ya di situ, kapas, bioplasenton di situ di troli ya, bengkoknya ( tempat/wadah sampah untuk sementara) jangan lupa ya... " suruh mbk Ida


"iya mbk baiklah... " kemudian bergegas menuju troli yang di maksud mbk Ida dan mengambilkan semuanya dengan pakai troli karena banyak yang di pesan mbk Ida, tak berapa lama aku langsung menuju mbk Ida lagi...


"ini mbk semuanya yang mbk Ida suruh... " kataku


"iya, kamu bersihin dulu pakai alkohol 70% ya luka-lukanya yang lecet-lecet itu, kemudian pakaikan salebnya bioplasenton, setelah itu tutup lukanya dengan kapas dan plester yang sekiranya lebar ya dek... "instruksi mbk Ida

__ADS_1


"iya mbk Ida,... "


"kamu bisa kan dek??? "


" iya bisa kak, .."..


" oke kakak mengkaji dan menulis dulu ya, nanti dokter Aldo menghampiri kesini... "jelas mbk Ida


"iya mbk... "kataku


setelah aku bilang begitu mbk Ida meninggalkanku sendirian dengan pasien ini, jadi aku melanjutkan membersihkan luka-lukanya...


"mbk Mely lukanya aku bersihkan bentar ys, sedikit perih tapi gak papa mbk, biar tidak infeksi ya lukanya... " jelasku pada pasien mbk Mely


namun ia hanya menganggukan kepalanya saja...


aku langsung melakukan tindakan dengan membersihkan bagian wajahnya dulu yang ada lecet sedikit bagian dagunya...


"tarik nafas ya mbk, aku bersihkan dulu bagian dagunya... "instruksi ku...


"aaaaakkkkkk aaakk aakkkkghhh perih perih sakit sakit sus" teriak mbk Mely saat aku bersihin mukanya itu.. kalo gak teriaj ia gigit giginya supaya tidak bersuara,...


"sudah selesai bagian muka mbk, sekarang bagian kakinya ya, tak bersihin, biar jauh-jauh dari infeksi" jelasku


kemudian aku turun lago membersihkan bagian tangan sikunya juga ternyata. Lecet semua, biasa aki bersihkan ia teriak-teriak saja dari tadi karena merasa perih, sedangkan orang satunya tadi yang pingsan sama sekali tidak mendengar suaranya, sedangkan yang aku tangani ini malah teriak-teriak saja dari tadi... sampai akhirnya selesai juga merawat luka lecetnya, karena sudah selesai aku langsung menuju nurse station, aku laporan dong sama mbk Ida. dan mbk Ida gantian melaporkan sama Dokter, baru kemudian dokternya menghampiri Mbk Mely, dan tidak lupa mbk Ida ikut juga mendampingi dokternya...


"loh loh loh ini kan mbk tadi yang pingsan tidak sadarkan diri tadi??? kenapa sudah berada disini, tepat duduk di depanku malahan" bicara dalam hati, teka teki dalam hatiku.. selang tak berapa lama datangnya si Tiara itu keluar dari ruang tindakan mbk tadi yang tidak sadarkan diri...


"gimana pasien mu Tir??? " tanyaku penasaran


"pasien yang tadi sudah meninggal Yuk" sambil bisik-bisik Tiara

__ADS_1


"astaga..!!!?masak Tir??? " masih tidak percaya


"iya ia sudah meninggal, saat ia di bawa kesini ternyata sudah tidak bernyawa lagi orangnya... " jelas Tiara..


"jadi barusan yang dududk teoat di depanku tadi adalah sukmanya??? "dalam hati..


tuh kan mulai aneh-aneh lihatnya, tapi tadi wujudnya tidak berubah sama sekali, seperti wujud aslinya sebelumnya, cantik dan menawan, sedangkan ia masih saja duduk melihatku terus menerus, tapi gimana mau pura-pura tidak lihat namun sudah terlanjur lihat,...


Kasian sekali pihak keluarga belom ada yang datang dan belom ada yang tau jika kerabat atau saudaranya ini sudah meninggal... ia duduk termenung saja, sambil melihatku terus menerus, ntah apa maksudnya tidak tau, hantu pasien itu seperti orang linglung, tidak tau harus berbuat apa mungkin, namanya juga masih baru kali yaaa, tapi lebih tepatnya ia mungkin belom menyadarinya kalo dirinya sudah meninggal, ia masih saja melihatku terus, tapi ia anteng tidak ngapain-ngapain sih...


"kasian ya Yuk... " kata Tiara yang membuatku kaget karena masih fokus melihat gerak gerik hantu pasien tadi...


"mmmm apa Tir??? " untuk memperjelas pertanyaan Tiara lagi


"itu loh mbknya kasian masih muda sudah meninggal, malah belom ada pihak keluarga yang mengetahuinya kalo dirinya sudah meninggal! " jelas Tiara


"iya kasian juga ya Tir, tapi dia apa tidak bawa tanda pengenal atau lainnya gitu??? ponsel ponselnya gitu??? " kataku


"gak ada Yuk, hanya orang-orang saja, tidak bawa tas atau semacamnya, apalagi tanda pengenal... " jelas Tiara lagi


"astaga kasian sekali ya Tir, pihak polisi gak ada yabg di hubungi Tir, mana tau nanti bisa membantu kan??? kataku


"ntah itu Yuk, biar para dokter dan perawat sajalah, kalo kita mah tinggal nyimak saja... "kata Tiara


"bener juga ya Tir, yaudah semoga segera bisa ketemu oihak keluarga ya Tir... "


"iya Yuk...


lagi lagi aku mulai ngalamun, sepertinya pekerjaan paling enak ya ngalamun ini hahaha, dengar nama Mely tadi malah aku kangen sama Mely, apa kabar ia disana ya, sudah lama tidak chat, telepon dan kumpul bareng, sama Yossy dan Vina hiissst kangen sekali sama mereka,


semoga mereka aman saja dengan pasiennya dan di permudahkan segalanya...

__ADS_1


nantilah habis dinas aku coba hubungi mereka satu persatu, nanti kalo mereka pas libur suruh saja main kesini main ke kota M...


__ADS_2