
Kali ini ia dengan mudah mencium kedua pipiku, ia turun lagi me****um bibirku, kami ber***man bibir sedikit lama juga, saling berpaut-pautan, aku memejamkan mataku karena malu melihat kak Tofa begitu dekat sekali, sedangkan kak Tofa masih saja men***m bibirku terus menerus, yang lama kelamaan membuatku kehabisan nafas, nafasku menjadi ngos-ngosan, tapi itu malah membuat kak Tofa semakin bersemangat men***m bibirku, di satu sisi lain, tangan kak Tofa mulai mau memegang kedua gu**ng kem**ku, karena aku merasakan itu, langsung aku membuka kedua mataku dan tangan ku dengan siap mencegahnya untuk tidak melanjutkannya, namun kak Tofa men***mi bibirku menjadi-jadi, serasa ia sudah puas men***m bibirku, ia pindah lagi men***m leherku yang membuatku merasa merinding kegeliaan, rasanya seperti tersetrum saat kak Tofa pindah men***mi leherku...
Itu meninggalkan bekas warna merah di leherku, serasa kak Tofa hampir kehilangan kendali, dengan sigap aku mencegah kak Tofa...
"kakak stop kak!!! " kataku
belom waktunya kak, jadi stop... !"
seketika kak Tofa menghentikan men***mku terus menerus...
"astaga, maaf maaf Yuk, maafkan kakak hampir lepas kendali... " sambil memegangi kepalanya dengan kedua tangannya...
"iya gak papa kak, kita saling mengingatkan saja ya kak kalo seperti ini lagi... "
"mmm baiklah... yaudah ayok kita berangkat ambik mobil kakak yang di bengkel... " ajakan kak Tofa untuk mengalihkan semua itu
"iya udah ayok, Ayu ambil tas dulu aja ya... "
"mmmm, sama itu Ayu punya syal gak??? "
"gak punya syal kak. punyanya sapu tangan ini, gimana kak??? "
"itu lehermu banyak sekali warna merahnya, nanti malu di lihatin orang... " jelas kak Tofa
" ah kok bisa kak??? " maklum baru pertama kali...
"yaudah ambil sapu tangannya, kakak pasangkan di lehermu, langsung berangkat kota jangan banyak bicara lagi...
" iiisssttt iya iya kak, kakak yang ngajakin bicara terus loh padahal... "protesku
aku langsung bergegas menuju lemari baju dan mencari sapu tangannya,...
"nah ini dia ketemu... " kataku
kemudian aku berjalan mendekati kak Tofa dan menyerahkan sapu tanganku...
__ADS_1
"ini kak sapu tangannya... "sambil menyodorkan sapu tangan...
di ambilnya kak Tofa, terus di pasangkan di leherku, di model seperti syal, Bagus sekali di leherku, orang tak akan tau kalo ternyata yang aku pakai ini adalah sapu tangan...
"sudah bagus, ayok kita berangkat sayang... " ajakan kak Tofa
"mmm iya... "
kemudian kami berjalan menuju jalak besar untuk mencari taxi atau kendaraan apapun menuju bengkel di kota U... mungkin kurang lebih 30-45 menit sampai dari kota M menuju kota U. dekat saja asalkan jalannya tidak macet...
Seperti biasa kami melewati gang rumah kost mewah, kali ini aku melihat ada darah berceceran, tak hanya itu bungannya semakin segar yang berceceran di situ... karena kaget sontak aku langsung menepuk-nepuk pundak kak Tofa...
puk puk puk puk puk
"au sakit tau Yuk... ada apa sih Yuk!!??? "
"maaf maaf kak, maaf kak, itu itu kakak melihat gak itu kak??? " karena gugup dan kaget sampai sulit untuk berbicara...
"apa Yuk??? " penasaran kak Tofa
"mana ah ngarang kamu Yuk, kakak tidak lihat apapun, jalan cuman ada daun-daun yang gugur berserakan, tidak ada apapun ah... " kata kak Tofa
"udah tutup matamu biar tidak melihat apa-apa, biar tidak melihat aneh-aneh, ayok segera bergegas keluar dari sini dulu... "lanjut kak Tofa
"heem kak... " kemudian aku memejamkan mataku saat berjalan, sambil di peluk kak Tofa dari belakang, jadi kak Tofa yang mengarahkannya semua padaku...
kami melanjutkan lagi berjalan menuju jalan raya, kali ini sedikit tergesa-gesa karena Ayu ketakutan, kelihatan dari tangannya bergetar semua...
tak berapa lama kemudian kami sudah sampai samping jalan raya, kami menunggu taxi saja, ternyata kak Tofa sudah memesan 1 taxi...
Sambil menunggu taxi, kami berdua duduk terlebih dulu di samping jalan ternyata ada kursi yang emang di sediakan untuk menunggu angkot atau menunggu bus lainnya... sambil duduk kami mengobrol lagi soal tadi kak Tofa ternyata masih penasaran dengan apa yang aku lihat ternyata...
"yank Yuk, tadi gimana ceritanya, sekarang sudah tidak ada di sekitar kost, bisa ceritakan sekarang,..." penasaran kak Tofa ternyata
"kakak penasaran juga ternyata... ?" kataku
__ADS_1
"bukan penasaran Yuk, cuman kakak takut aja akan terjadi hal yang tidak diinginkan sama kamu apalagi masih di sekitar situ, jika memang apa dugaanmu benar, ia pake pesugihan kamu bisa terancam apalagi kalau ia benar memakai tumbal, bisa bisa bahaya tau Yuk, makanya setiap kamu bahas itu, kakak mengalihkannya, setiap di bicarakan seperti ini dia pasti tau... " jelas kak Tofa
" mmm benar juga ya kak, kok aku tidak kefikiran sampai situ ya kak??? " kataku lagi
"la iya makanya kakak mencegahmu untuk menjelaskannya... "
"iya kak, 2-3 hari ini aku melihat ada bungan banyak di depan jalan rumah kost mewah itu, dan sampai masuk ke kost itu juga, terlebih lagi tadi barusan aku melihat banyak darah berceceran di jalan tadi juga, dan sampai masuk ke dalam kost itu, tapi ternyata kakak tidak lihat sama sekali tadi... aku kepikiran apa buto ijo itu waktunya mencari tumbal ya??? apa sudah waktunya makan, tapi siapa tagetnya kali ini... jelasku lagi sama kak Tofa
"kakak juga gak paham soal itu Yuk, cuman kakak mewanti-wanti kamu, jangan aneh-aneh bilang kalo melihat semua itu, diam saja supaya aman paham???
itu sudah datang taxinya, ayok kita naik... " jelas kak Tofa dan ajakan kak Tofa...
"mmmm iya baiklah kak, yasudah kita bahas yang lain saja kak... "kataku
kemudian kami berdua naik taxi online,..menuju kota U semoga lancar kali ini, lagian pun besok pagi masuk malam, jadi aman kalo main sampai larut malam...
"besok masuk apa kamu??? "
"masuk malam kak??? gimana??? "
"gak ada sih, yaudah kalo masuk malam malah nanti gak harus buru-buru kan... " jelasnya lagi kak Tofa..
"iya juga kak, tapi harus selesaikan tugas juga kak, tapi masih bingung mau ambik asuhan keperawatan (askep) apa? ??"kata Ayu
"la rencana mau bikin apa? ??"
"gak tau kak, masih bingung juga ini kak. .."
"yang gampang-gampang aja nyarinya kan masih awal semester. .."saran kak Tofa
"iya sih kak, maunya ya itu yang gampang-gampang saja, lagian ini di UGD bikin resume kak, tidak bikin askep, nanti kalo sudah pindah dinas ke ruangan baru bikin askep. .."
"resume malah dikit, tinggal ambil satu kasus, sehari selesai itu... "
"la iya makanya itu kak... "
__ADS_1
kami terus berbincang-bincang di dalam mobil di sepanjang jalan