
astaga Yuk kamu tidak ingat?
kamu tadi pingsan Yuk, kamu berlari menuju motormu, kemuadian kakimu terpleset batu itu (sambil menunjukkan batunya) kepalamu membentur batu itu (sambil menunjukkan batu juga) kamu pingsan hampir 20 menit yang lalu, aku panik tau Yuk, takut kenapa-napa, tapi syukurlah kamu sudah sadar, aku senang sekali Yuk (sambil memeluk aku lagi).
jadi aku tadi pingsan? barusan kejadian yang aku alami itu nyata apa hanya mimpi saja?
tanganku menggenggam bunga, iya bunga Melati dan Mawar, satu lagi bunga kantil....
astaga apaan ini kagetku dalam hati.....
aku terus buang bunga-bunga itu.
"ayok kita pulang Yuk, aku telvon temanku ya, buat ngambil motormu dulu aku masih khawatir sama kamu Yuk..
aku tidak menjawab, akan tetapi hanya mengangguk saja.. menandakan iya...
badanku rasanya capek banget, ini kenapa ya, perasaan bawaanya lemes aja..
"bisa jalan sendiri kan Yuk? tanya kak Tofa
"mm iya bisa kak,
kaka Tofa menggandengku menuju parkiran motor kak Tofa...
mana motor kakak?
"kaka gak bawa motor, jawabnya singkat...
"la terus kakak gimana kesininya tadi? kok gak bawa motor? katanya pun Ayuk suruh bareng kakak, tanyaku masih penasaran...
"kamu duduk sini dulu, jangan kemana-mana kakak ambil kendaraan dulu. pinta kak Tofa
"emmmm iya kak...
beberapa menit kemudian ada mobil datang menghampiriku, seorang turun, ternyata itu kak Tofa..
"ayok naik, nanti motormu biar diambil temanku, dia mau kesini katanya.. kata kak Tofa
"mmm iya kak, (sambil memegangin kepalaku yang kebentur batu)
"kenapa kamu Yuk? sakit kepalanya? perlu kita kerumah sakit? (sambil memegangiku)
"tidak usah kak cuman sedikit nyeri saja kepalaku kak,
kemudian di papahnya jalan untuk masuk ke mobil...
terima kasih kak..
"mmm sama-sama.. yaudah kamu duduk dulu didalam mobil, sambil nunggu teman kakak datang ya...
"hmmm (menganggukan kepala)
aku sudah duduk didalam mobil, kak Tofa menyalakan musik, aku ingin mendengarkan dan memejamkan mataku...
kak Tofa duduk di sampingku juga, kami menunggu temannya kak Tofa didalam mobil... tidak ada pembicaraan sepatah katapun, akupun pilih mendengarkan musik karena memang iya kepalaku sedikit pusing, selang tak berapa menit....
"Yuk Yuk Ayu.. panggil kak Tofa. aku mendengarnya tapi ntah kenapa aku memilih pilih diam mungkin biar dikira tertidur, karena memang kepalaku pusing banget, aku tidak mau membuat kak Tofa khawatir lagi...
kamu tidur ya Yuk, kak Tofa memandangi wajahku dengan seksama, kemudian tangannya membelai kedua pipiku dengan lembut terus berkata, aku sangat sayang banget sama kamu Yuk, aku Cinta sama kamu, apapun akan aku berikan asalkan kamu bahagia Yuk... kemudian kak Tofa ngecup kening, turun lagi kedua pipiku, turun lagi dia mencium bibirku dengan sangat lembut...
Rasanya sangat nyaman kali kak, memiliki laki-laki seperti kakak, merasa beruntung sekali aku ini....
__ADS_1
kak Tofa menggenggam tanganmu terus... so sweet banget kamu kak dalam hatiku.
aku membuka mataku perlahan...
"kamu sudah bangun sayang... kata kak Tofa
sambil tangan satunya mengelus-elus pipiku..
"haduh hatiku dagdigdug terus ini, senam jantung terus hatiku dalam hatiku...
aku tersenyum sambil menganggukan kepala.
kemudian lagi-lagi kak Tofa menciumku...
"nyosor terus kak, protesku
"hehe kamu sih bikin gemes, aku akan memilikimu seumur hidupku sayang.
"aku tersenyum tersipu malu.. kemudian gantian aku yang menciumnya, aku mencium bibirnya. dengan cepat kak Tofa membalas ciumanku juga...
kakak percaya hantu?
"kenapa emang?
"jawab dulu sih...
"emmm percaya sayang
bisa jelaskan kenapa?
"mmmm aku sebenarnya bisa melihat jin dan hantu kak, aku seperti memiliki Indra ke 6 kak, itu kelebihanku, mungkin itu bakal membuatmu tidak nyaman kak... jelasku
"kakak tau dari mana? tanyaku penasaran
"Ikbal cerita semua sama aku, waktu malem itu kamu jalan seperti robot, terus di kost Yossi juga, Ikbal sudah cerita semua sama aku..
"jadi respon kakak gimana?
"ya gimana ya Yuk, kakak memang tidak bisa melihat seperti Ayu, dan Ayu pun tidak bisa menolak itu karena itu takdir dari Tuhan, jadi kakak tidak mungkin merasa tidak nyaman, selama sama Ayu disamping kakak, apapun akan kakak terima...
"terima kasih ya kak, Ayu gak berani ngomong karena takut Ayu di bilang anak yang aneh maupun lainnya...
sudah sejak lama aku mau ngomong sama kakak, tapi Ayu urungkan niatnya...
"mmm iya gak papa sayang, karena ngomongin hal kayak gini memang butuh waktu yang tepat, jawab kak Tofa...
"ini tumben teman kakak lama datangnya?
"iya nih tumben lama yaa...
"coba kaka telvon dulu....
tut tuuut tuuutt
"hallo..
"hallo Roy, sampai mana kamu lama bener, kata kak Tofa
"5 menit lagi sampai sabar bro. macet... jawab Roy ..
"oke buruan.. kata kak Tofa.
__ADS_1
telvon terus dimatiin sama kak Tofa..
aku melihat pemandangan laut dari mobil..
"Sayang....
"iya... aku menoleh kearah kak Tofa...
astaga kagetku....
lagi-lagi kak Tofa mencium bibirku disaat aku memalingkan wajah kehadapnya
melihat reaksi itu kaka Tofa hanya ketawa geli
hiiissstt apaan kak Tofa ini, protesku..
"hahahahaha kamu ini sudah berulang kali dicium masih suka kagetpun, kayak baru pertama kali dicium hahaha ketawanya lagi
"hiiisssyttt udahlah kak jangan sering nyium sembarangan kak, protesku...
selang beberapa menit kemudian teman kak Tofa datang, yaitu Roy... mengetuk pintu
tok tok tok ...
kak Tofa menurunkan kaca jendela mobilnya..
"mana motor Ayuk?
kak Tofa turun dari mobil terus menunjukan motorku..
"itu punya Ayuk disitu...
Roy datang sama Ali,...
"thans ya Bro... kata kak Tofa
"iya santai aja sama kawan sendiri,... jawab Ali.
yaudah kami duluan ya bro, kata Ali lagi
"heem hati-hati dijalan ya bro... jawab kak Tofa...
kemudian kami juga langsung pergi dari pantai, kami perjalanan mau makan karena katanya kak Tofa belom makan..
"mau makan apa kak? tanyaku
"mau makan nasi aja Yuk, Ayuk mau makan apa?
"Ayuk tadi udah kak, kakak aja nanti Ayuk temani..
"yaduah kalo gitu nasi aja ya, biar kenyangnya awet... jawab kak Tofa.
"emmmm yaudah dimana?
"tar lah kita nyari aja sambil jalan, kalo ada yang menarik nanti kita berhenti aja ya
"emmm yaudah kalo gitu kak,
di sepanjang jalan sambil nyetir kak Tofa selalu memegangin tanganku dengan lembut, astaga apa ini namanya bucin, hal yang lebay menurutku malah menjadi hal yang romantis hehehe benar-benar bucin gaes, karena mungkin aku diperlakukan bagaikan putri cinderella, makin sayang sama kak Tofa, sambil senyum-senyum sendiri,
"semoga sampai akhir hayat ya kak, karena kakak bilang sudah tidak waktunya untuk Cinta monyet.!!!!!
__ADS_1