Anak Pilihan

Anak Pilihan
hantu bioskop


__ADS_3

Kemudian mereka berdua berjalan menuju bioskop untuk menonton flem bareng, Arif belom cerita kalo yang di tontonya adalah flem horor, Ayu paling anti kalo lihat flem horor, karena kehidupan sehari-hari sudah sering melihat kayak gituan, lah masah nonton flemnya pun horod juga, makanya Ayu paling anti lihat flem horor...


"ayok sini... " Arif menggandeng tangan Ayu terus menerus sedari tadi saat masuk ke bioskop


"iya kursi nomer berapa sih??? " tanya Ayu penasaran


"itu dia nomer 56-57, ayok ke situ" masih saja Arif menggandeng tangan Ayu


Mereka berdua berjalan menuju kursi mereka, dan mereka duduk di kursi mereka masing-masing, sebelum flem di mulai Ayu mengecek ponselnya untuk melihat apakah ada sms atau telvon dari Tofa, tapi ternyata nihil, karena sedikit fokus dengan ponselnya, Ayu di suapi popcorn sama Arif, mereka benar-benar sudah seperti orang pacaran, padahal tidak


Ayu mau saja di suapi, karena ia fokus ke ponselnya, sedangkan Arif juga fokus ke ponselnya juga sambil menunggu flemnya segera di mulai, minumpun juga Ayu di suapi sama Arif, benar-benar romantis jika mereka sepasang kekasih.


"Rif Rif Rif... " sambil menoleh ke arah Arif namun Arif masih menyuapinya popcorn dan Ayu memakannya


"mmm gimana??? " masih fokus ke ponsel mungkin lagi chat sama Cantika


"masih fokus sama ponsel, yaudah lanjut dulu nanti aja... " kata Ayu


"mmm iya bentar" kata Arif sambil masih menyuapi Ayu


Acara flemnya sudah hampir di mulai, Ayu matikan ponselnya ia masukan ponsel Ayu di dalam tas, Arif juga memasukkan ponselnya di dalam kantong sakunya...


ia minum karena haus, terus minum itu juga di berikan sama Ayu, Ayu juga langsung meminumnya...


"mau bicara apa tadi Yuk??? " tanya Arif penasaran


"gak jadi, tadi mau tanya flem apa yang di tonton, itu sudah hampir mulai flemnya, jadi tidak jadi tanyalah" Ayu fokus lihat kelayar


"horor gaes... "


Ayu melihat ke arah Arif...


"ngajak nonton flem horor sama aku Rif, (muka kecewa) ku kira flem romantis"


"nanti habis ini flem romantis Yuk... " jelas Arif


"aku takut horor masih aja di ajakin nonton flem horor... " protes Ayu


"sekali aja Yuk, demi teman ya, penasaran aku... "melas Arif

__ADS_1


Ayu melihat ke arah Arif dengan muka jutek, namun Arif malah melihat Ayu dengan muka melasnya, bukannya makin marah Ayu, namun malah geli melihat muka konyol Arif.


"hahaha udahlah mukamu kondisi kan... " ketawa Ayu


"asyik Ayu gak marah... hehehe" senyum Arif


flem horor bioskop sudah di mulai, wajah Ayu berubah menjadi pucat, badannya sudah mulai panas dingin, ia sangat takut sama flem horor,.. apalagi di iringi dengan musiknya itu bikin tambah takut karena seram...


Mulailah flem bioskop di mulai...


Ayu dan Arif fokus menontonnya, karena takut Ayu memegang lengan Arif tanpa di sadari, ia jika takut memejamkan matanya dan menutup matanya dengan menggunakan lengan Arif, Arif tidak peduli itu, ia masih saja fokus nonton flemnya...


"aaaaaa" teriak Ayu karena ketakutan


"hahahaha "Arif ketawa melihat kekonyolan Ayu


"ah besok-besok malas aku nonton flem ginian pacu jantung mulu... " kesal Ayu


Arif memegang tangan Ayu, di pukulnya pelan-pelan sekali biar sedikit tenang, karena kelihatan pucat sekali wajah Ayu, tampak ketakutan,...


Arif masih fokus saja melihat flem horor itu...


Tiba-tiba ada anak kecil duduk di sebalah Ayu, matanya merah, tidak memiliki hidung, pipinya sebelah kiri bolong...


jantungnya berdebar-debar di buatnya, benar-benar ya senam jantung untuk hari ini,


Anak kecil itu senyum lebar sama Ayu, ketawa langsung menghilang lagi.. Ayu tidak berani melihat ke kirinya, ia menyembunyikan mukanya di lengan Arif terus selama flem itu berlangsung, Arif mengelus-elus kepala Ayu dengan lembut, dengan sesekali memakan popcornnya, Arif sangat hobi sekali lihat flem horor, semua flem horor yang rilis sudah hampir semuanya sudah ia tontonnya...


Ayu sudah tidak mau nonton lagi, ia fokus menutupi wajahnya dengan bersembunyi di lengan Arif...


"husssttt mau sampe kapan ini megang tanganku... " suara Arif membangunkan Ayu


"hooaammm sudah selesai flemnya??? "


"udah.. gak nonton kamu??? "


"enggak takut aku, jadi ngumpet, tapi tau-tau kok sudah selesai... "


"bisa-bisanya tidur di bioskop dengan musik kenceng kali kek gitu... " heran Arif

__ADS_1


"la ngantuk tidur ya tidur aja sih hehehe" nyengia Ayu


"udah yok pindah tempat kita... " ajak Arif sambil menggandeng tangan Ayu lagi


"apalagi???"


"katanya mau nonton romantis??? "


"eh bener juga, ayok pindah flem romantis, jantungku dari tadi sudah hampir copot, untung gak beneran copot, kalo beneran copot mau di kasih apa coba... " sambil berjalan mengikuti Arif...


"tuh stok jantung ayam banyak di kulkasku, tinggal pilih aja mau jantung apa... "


menepuk pundak Arif.


"emang loe pikir gue anak ayam... "


"hahaha mungkin kali ya.. " canda Arif


"hahaha "mereka ketawa bareng-bareng


"mau beli popcorn lagi??? "tanya Arif


"enggaklah, kenyang nanti, seret lagi, pula minumnya manis bisa-bisa diabetes aku... " tolal Ayu


"minum mineral saja ya... "


"mmm boleh itu saja malah sehat... "


Mereka memasuki bioskop selanjutnya untuk nonton flem romantis, tapi tiba-tiba perasaan Ayu tidak enak lagi, memasuki ruangan bioskop ini seperti ada yang aneh menurut Ayu. bulu kuduk Ayu mulai berdiri, ia menggandeng Arif lebih kencang lagi, karena memang takut, tapi kok aneh ya, tangan Arif dingin sekali...


"Rif tanganmun dingin sekali, tadi gak dingin kok... " Ayu tidak melihat ke arah Arif namun waspada ke yang lain, melihat kiri, depan belakang, tapi tidak melihat samping kirinya...


Saat ditanya Arif diam saja tidak menjawab pertanyaan Ayu


"Rif di tanyain kok diam saja sih, kenapa tanganmu dingin sekali ini... " Arif masih saja diam tidak menjawab pertanyaan Ayu, disini Ayu mulai spot jantung lagi, detak jantungnya lebih cepat dari sebelumnya, merasa aneh dengan Arif di sampingnya karena tidak ada jawaban sama sekali,. Ayu memberanikan diri untuk melihat ke arah sampingnya menggandeng Arif...


betapa terkejutnya Ayu setelah ia melihat itu...


"aaaaaaakkkk... ", teriak Ayu karena kaget dan ketakutan ternyata Ayu menggandeng tangan-tangan hantu, ya cuman tangan saja yang Ayu gandeng, bukan tangan Arif ternyata,

__ADS_1


Panik Ayu mana di dalam bioskop Ayu teriak-teriak orang lain tidak dengar, waktu seperti berhenti, mereka semua berhenti tidak melakukan aktivitas kecuali Ayu dan potongan lengan itu,..


wajah Ayu pucat basi di buatnya, Ayu berlari keluar dari dalam bioskop rasanya tidak bisa, langkah kakinya terasa berat sekali seperti ada yang menarik kakinya, jadi Ayu hanya berlari di tempat saja...


__ADS_2