
bapak Rima, kita buang jangan didesa kita buk, kita buang daerah Semarang saja sana, kan banyak Yang tidak tau bocah tengik ini, kita pura-pura saja mau pergi ke daerah Jogja atau Magelang kerumah saudara, nanti bocah tengik itu masukan plastik kita masukan koper saja.
ibu Rima, oke kalo gitu pak, rencana yang sempurna.
Tiba-tiba ponsel bapak Rima berdering...
di angkat teleponnya
" hallo"
hallo, bapak Rima.
bro aku butuh pendonor mata ini, bosku minta dicarikan pendonor mata untuk anaknya, bakalan di kasih imbalan sambungnya.
mana aku tau bro.
kamu kan chanelnya banyak bro, coba cari-carikan bro kalo kamu dapat nanti kita bagi 2 bro, aku 40% kamu 60% gimana?.
emang berapa imbalannya bro? Tanya penasaran.
500 juta bro, apa enggak rejeki nomplok itu namanya.
coba aku usahain ya bro.
beneran usahain bro, bener rejeki nomplok itu kalo kita dapat pendonor mata.
oke aku usahain bro, aku tanya-tanya dulu bro siapa tau nanti ada yang minat sama imbalan uangnya bro, aku carikan pendonor mata dulu bro.
oke di tunggu kabar baiknya. tut tut tut di tutupnya televon bapaknya Rima, ibu Rima Yang mendengar percakapan mereka, langsung memberi saran.
__ADS_1
pak kita jual aja mata Rima? saran Ibu Rima.
Bocah tengik sudah mati, masak mau kita bawa ke rumah sakit, bisa setor nyawa kita.
tidak usah dibawa kerumah sakit pak, kita ambil saja sendiri matanya terus kita kasihkan sama temenmu itu.
tanpa pikir panjang, bener juga ya buk saranmu itu, kita congkel aja matanya lumayan dapat rejeki nomplok.
akhirnya mereka mengeluarkan mata Rima dengan hati-hati di congkelnya mata Rima dengan pisau.
Astaga Rima kenapa kamu memiliki keluarga yang iblis seperti itu, mereka dengan tega melakukannya itu padamu. sesak sekali rasanya dadaku.
setelah mata Rima dikeluarkan, bapak Rima dengan sigap televon temannya.
bro aku sudah dapat matz bro, semoga cocok matanya sama mata anak bosmu.
iya Demi uang semua serba cepet bro.
orang mana bro yang mau donorkan matanya?
ada orang dekat sini orangnya gak bisa datang bro, tapi matanya ini sudah sama aku bro
maksudmu bro?
yang donor sudah mati bro, jadi aku congkel matanya, ini cuman mata saja bro.
Gila bro, mayat siapa yang kamu congkel? tanya penasaran.
sudah ayok kita ketemu tidak usah kabanyakan nanya kamu bro, Yang penting mata sudah ada ini.
__ADS_1
baiik ayok kita ketemuan dimana kita mau ketemu?
tempat biasa aja kita ketemu ya bro? aku sekalian mau ke luarkota bro untuk sementara waku.
oke jam berapa bro?
tengah malam saja biar radak sepi bro.
okey jawab temamnya bapaknya Rima.
ditutupnya telepon.
pukul 23.39 WIB, bapak tiri Rima siap-siap untuk menyerahkan kedua bola mata Rima untuk dijual, ya semua demi uang sampai mereka tidak sadar yang mereka lakukan adalah dosa besar.
buk buk membangunkan istrinya,
apa pak sambil ngucek mata yang masih ngantuk
bapak mau nganter mata ini sama Ridwan, ternyata yang telvon tadi namanya Ridwan.
yaudah sana, pulang bawa uang yang banyak pak.
duit aja Yang dipikirin, yaudah berangkat dulu buk.
iya terus kembali tidur lagi.
bapak tiri Rima mengeluarkan Honda, dengan pelan terus distater hondanya, berangkat menemui Ridwan.
sedangkan didalam rumah jasat Rima masih keadaan yang mengenaskan, masih saja tergeletak dilantai, suasana rumah menjadi mencekam...
__ADS_1