Anak Pilihan

Anak Pilihan
Nyi Arum


__ADS_3

Kami bergegas pergi dari desa itu, buru-buru segera pergi takut jika bu Tinah segera datang...


kami berjalan sedikit berlari mengikuti jalan yang kami lalui waktu datang ke desa situ, dalam hati tidak pernah lupa selu berdoa berdoa dan selalu berdoa, jika kami tidak segera kembali tamatlah riwayat kita disini...


"kenapa buru-buru Yuk??? " tanya Arif


"sudahlah jangan banyak tanya, kita segera pergi saja jauh dari desa itu, kita tidak aman jika terus disini, ini bukan dunia kita, kita harus segera pergi secepatnya... " jelas Ayu


"caranya??? " tanya Arif


"berdoalah sama yang maha kuasa supaya kita selamat, biar kita tidak terjebak di sini terus menerus, percayalah semua akan baik-baik saja jika kita selalu berdoa" tutur Ayu sambil terburu-buru jalannya, takutnua keburu malam, apalagi kalo malam, lebih takutnya tersesat dihutan, lagi ini hutannya banyak sekali suara-suara binatang mengerikan....


"mmmmm" jawabana singkat Arif


Mereka terus berjalan lurus kedepan tidak berani melihat kebelakang lagi, tak terasa mereka melakukan perjalanan sudah setengah perjalanan di tengah hutan.


"Yuk istirahat sebentar yok, kakiku rasanya sudah tidak kuat, sedari tadi jalan tidak ada hentinya... "pinta Arif


"tahanlah sebentar Rif jangan berhenti di sini, ini kita di tengah hutan jika kalau kita belom sampai mobil sudah malam, takutnya kita tersesat lebih jauh lagi, aku mohon, bertahanlah sebentar, aku juga capek rasanya, tapi aku takut Rif, aku takut... "kesedihan di muka Ayu, jika dirinya tidak selamat, karena ia melihat dan mendengar sendiri warga disana di bunuh dan lidahnya di potong...


"baiklah baiklah baiklah, aku percaya sama kamu, ayok kita lanjut lagi jalannya, kita memang harus keluar dari sini, aku juga sudah tidak tahan di sini terus, belom lagi kelaparan... " jelas Arif yang mulai semangat untuk melanjutkan jalannya...

__ADS_1


Mereka berjalan lagi menyisiri setiap jalan tanpa henti, karena hari sudah menjelang sore dan sebentar lagi pasti akan gelap ini hutan...


ketika hendak Ayu melangkahkan kakinya lagi, ia melihat seekor ular putih besar sekali, separo badan manusia dan separonya lagi berbadan ular...


dari kepala sampai perut manusia cantik jelita, ia memakai mahkota warna perak keemasan yang berkilauan. dari perut sampai kaki ia berwujudkan ular berwarna putih, Ayu memandang sejenak, terpesona akan keanggunannya dan kecantikannya, sepertinya ia Ratu ular, karena terlihat ia di kawal manusianm setengah rusa kanan kiri, dan di belakang ada 2 manusia setengah hewan kalajengking...


Siluman ular itu menatap Ayu dan tersenyum, Ayupun ikut tersenyum juga di buatnya...


"mau kemana cah Ayu (gadis cantik), " tanya siluman ular itu


"aku tersesat nyai, ini aku asal jalan saja, siapa tau keberuntungan berpihak kepadaku... "jelas Ayu


"bagaimana kamu bisa sampai sini cah Ayu??? " heran siluman ular


"itu pasti jebakan wewe gombel lagi, ia ingin membuat kerjaan wewe gombel sendiri dengan menyesatkan banyak orang untuk di bikin tumbal atau makanannya, jika sudah seperti itu, sukma mereka akan terjebak disitu, tidak bisa pergi selamanya. bisa bebas Arwahnya jika wewe gombel tersebut binasa. kamu cah ayu termasuk orang beruntung bisa kabur dari situ, nyai tidak bisa mencegah wewe gombel karena itu wilayah kekuasaannya, jika daerah sini wilayah kekuasaan nyai Arum ..."tutur nyai Arum


"bagaimana caranya keluar dari sini nyi??? " tanya Ayu memelas


"ikuti aja jalan ini, jangan lihat kebelakang sedikitpun walaupun ada yang memanggil nama kalian, nyai akan membukakan pintu gaib itu untukmu, biar kalain bisa kembali kedunia kalian... "kata nyi Arum siluman ular


"baiklah nyi terimakasih, anda memang baik sekali bisa membantu kamu" rasa terimakasih Ayu

__ADS_1


"itu salah satu tugas nyai cah ayu biar nyai juga bisa bebas dari kutukan nyai... " tersenyum ramah nyi Arum


Ayu dan Arif melanjutkan perjalanannya lagi setelah mendapatkan petunjuk nyi Arum


"kamu tadi ngapain begong aja Yuk??? aku teriakin gak malah gak jawab-jawab sih" kata Arif


"berpikir Rif, gimana caranya keluar dari hutan ini, dan syukurlah, aku dapat jawabannya itu... " senang Ayu


"ah benarkan "rasa tidak percaya Arif


"iya ayok kita segera cepat jalannya biar todak keburu malam, nanti tidak tau jalan jika malam hari sudah muncul... "tutur Ayu


Mereka berdua ada harapan lagi untuk kembali kedunia mereka lagi, Ayu matanya berkaca-kaca seakan tidak percaya dengan semuanya ini, ia sangat antusias dan senang rasanya...


benar saja mereka berjalan kurang lebih 3 jam tanpa henti sampai juga di mobil Arif lagi... sangat-sangat antusias sekali rasanya mereka berdua, segera mereka masuk kedalam mobil dan di nyalakan mobil biar acnya mobil nyala untuk ngadem karena mereka berdua berkeringat... benar saja mereka sampai situ menjelang malam, Ayu dan Arif memejamkan matanya supaya rileks seluruh badannya, sandaran kursi diturunkan jadi posisi mereka terlentang. benar-benar posisi ternyaman yang mereka inginkan.


Karena terlalu lelah berjalan berkilo-kilo meter mereka memejamkan mata dan akhirnya tertidur juga tanpa di sadari...


banyak sekali penampangan hantu di sekeliling mereka yang ingin mengganggu mereka namun mereka masih pulas saja tidurnya, seperti tidak mendengarkan apapun...


Hantu jim setan demit di situ tidak berani mendekati mobil Arif, mereka hanya mengganggu mereka dengan jarak 200 m dari mobil Arif, ya hantu-hantu itu tidak bisa mendekati mereka ternyata mobil Arif seperti di pagari keliling oleh energi gaib dari nyi Arum, ternyata nyi Arum memberi pagar mereka berdua sejauh 200 m supaya mereka tidak di ganggu oleh mahluk gaib lainnya, Nyi Arum sangat paham dan tau betul jika hutan itu adalah sarangnya demit setan berkumpul menjadi satu, jadi jika ada manusia tersesat itu adalah makanan yang empuk buat mereka....

__ADS_1


Tugas Nyi Arum adalah menyelamatkan manusia yang tersesat jika itu memungkinkan, yang di maksudkan memungkinkan itu adalah manusia nya tidak nyeleweng berkata-kata kotor, buruk, tidak sopan santun, buang air besar dan air kecil sembarangan tanpa permisi, mesum, dan ada maksud jelek lainnya, jika yang tersesat adalah manusia seperti itu Nyi Arum enggan menolongnya, namun jika sebaliknya jika manusia itu sopan santu dan tidak berbuat semaunya, ia akan di tolong Nyi Arum untuk menemukan jalannya kembali ke dunianya lagi....


__ADS_2