
ke toilet... "dengan wajah datar jawabnya dan segera bergegas pergi meninggalkan mereka semua, namun Ayu tidak pergi ke kamar mandi malah langsung pergi menuju parkiran untuk pergi pulang dengan naik gocar itu... ia tidak bilang sama kak Tofa kalo ia pulang, ia bergegas pergi dengan terburu-buru dengan menangis, ia berjalan menuju parkiran dengan menangis terisak-isak... ia langsung masuk dalam mobil yang ia pesan...
"kita menuju kota M ya mbk... " kata sopir gocar itu
namun Ayu tidak bisa menjawab pertanyaan sopir gocar itu ia masih menangis tersedu-sedu, Ayu hanya menganggukan kepalaku kalo menandakan ia... mobil langsung bergegas jalan menuju kota M.....Ayu mematikan ponselnya karena untuk saat ini tidak mau di ganggu siapapun, tak berapa lama kurang lebih 30 menitan ia sampai di kostnya di kota M, ia berjalan masuk gang seperti biasanya, dan menundukkan wajahnya karena takut ada yang lewat, karena matanya sangat sembab habis menangis....
Ayu bergegas masuk kostnya dan mengunci pintu kostnya dari dalam, ia segera ganti baju dan tidur untuk melupakan kekecewaannya pada kak Tofa, ia tidak menghargai Ayu sama sekali sebagai pacarnya, malah ngobrol mesra sama mantan pacarnya...
saat memejamkan matanya ternyata tuyul itu muncul ketawa kesana kemari sambil bercanda tawa, aku langsung membentaknya....
"pergi!!!!! pergi sekarang dari sini, atau aku akan menyakitimu!!!! " bentak Ayu dengan kasar
mendengar hal itu, Tuyul sebagai anak kecel memurungkan mukanya, sambil menundukan kepalanya, ia sangat takut dan sedih di marahi Ayu seperti itu, Tuyul itu langsung pergi meninggalkan Ayu sendirian di dalam kost, Ayu balik lagi merebahkan badannya di ranjangnya dan menutup mukanya dengan batal, ia masih saja tidak mengaktifkan ponselnya... tak berapa lama akhirnya Ayu tertidur juga karena capek menangis...
dog dog dog dog dog ada yang mengetuk pintu kost Ayu dengan kencang. ..
dog dog dog dof dog lagi-lagi ketukan pintu itu, yang membuat Ayu terbangun, ia melihat ponselnya, ternyata ponselnya masih mati, ia lupa mengaktifkan ponselnya, namun ia tak segera mengaktifkan ponselnya, ia taruh lagi ponsel Ayu...
kemudian ia melihat jam tangan yang ia letakkan di mejanya di atas bukunya,...
"jam 2 malam, siapa yang bertamu jam segini??? " batin Ayu
dog dog dog masih gedoran pintu kostnya berlanjut,...
siapa sih malam-malam jam segini bertamu, apa jangan-jangan mau ngrampok,??? "batinnya lagi...
__ADS_1
tak berapa lama Ayu memberanikan diri membukakan pintunya...
saat membuka pintu betapa terkejutnya Ayu, ternyata yang sedari tadi mengetuk pintu kostnya ternyata adalah kak Tofa yang sudah menunggu di bukakan pintu kostnya...
langsung datar saja wajah Ayu melihat itu, ia tidak bertanya apapun sekarang pada kak Tofa, saat kak Tofa ingin masuk langsung saja di cegah sama Ayu...
"mau kemana??? " tanya Ayu
"mau masuk ke kostmu lah, "jawab kak Tofa
"tidak aku mau istirahat, pergilah... " kata Ayu dengan wajah datar tanpa exspresi sama sekali...
kemudian Ayu menutup pintu kost namun di cegah kak Tofa dengan tangannya memegang kuat pintunya...
"jawab dulu pertanyaan ku... " kata kak Tofa
namun kak Tofa memaksa ingin masuk dengan mendorong pintu lebih kuat dari pada Ayu, dan kak Tofa sudah berada di dalam kamar kostnya Ayu, dengan mengunci pintu dari dalam, kunci kamarnya kak Tofa ambil dan di masukkan di dalam kantong celananya...
"aku ingin bicara denganmu... "kata kak Tofa seakan ingin menjelaskan apa yang terjadi tadi
"bicara apa!!!? , apa tidak tau ini jam berapa??? waktunya orang istirahat... " jawab Ayu dengan cuek dan tidak melihat kak Tofa
"maafkan kakak Yu... " sambil ingin memegang tangan Ayu, namun Ayu tidak mau di pegang tangannya, ia mencoba melepaskan genggaman tangan kak Tofa
"maaf buat apa ya??? " pura-pura tidak tau Ayu
__ADS_1
kemudian kak Tofa memeluk Ayu dari belakang,... Ayu mencoba memberontak karena tidak mau di peluk kak Tofa, ia sangat kecewa apa yang di lakukan kak Tofa tadi...
"lepasin aku lepasin kak.... " terus mencoba memberontak namun sia-sia karena masih kuat kak Tofa tenaganya...
"aku sayang kamu Yuk, kakak bener-bener sayang kamu, jangan salah paham soal tadi, memang kakak dulu pernah pacara sama Desy, kakak susah putus 2 tahun yang lalu, kakak mencoba kenalkan Ayu sama Desy, namun menunggu waktu yang pas Yuk, kakak paham Desy jika ia tempramennya kumat ia bisa menyakitimu, Desy masih suka sama kakak, namun kakak tidak mau, karena kakak sudah sayang banget sama Ayu,.. itu salah satu alasan kenapa kakak tidak langsung memperkenalkan Ayu sama Desy, dari 2 tahun yang lalu, setiap kakak dekat sama perempuan lain, ternyata perempuan itu di ancam Desy, bahkan menyakitinya, aku tidak mau terjadi sama Ayu, aku tidak mau hidup Ayu jadi terancam karena dia... " jelas panjang lembar kak Tofa sambil masih memeluk Ayu
"sudahlah kak aku tidak mau dengar apapun dari kakak, lagian terserah kakak mau bilang apapun, pergilah Ayu butuh waktu sendirian... " kata Ayu
akan tetapi kak Tofa semakin erat memeluk Ayu dan tidak ingin di lepaskan sama sekali, kak Tofa menitihkan air matanya di pundak Ayu....
"kakak benar-benar sayang sama Ayu.. maafkan lah kakak, apapun akan kakak lakukan jika itu bisa membuatmu memaafkan kakak... "semakin erat pelukan kak Tofa dari belakang...
"sakit tau kak hati Ayu, kakak seperti itu, Ayu tau itu kakak punya sama lalu sama Desy, setidaknya hargai Ayu sedikit, Ayu siapa kakak???! janganlah seperti itu, menghargai perasaan perempuanmu...!!! " jelas Ayu
"maafkan kakak sayang... "kata kakak Tofa lagi
"iya Ayu maafkan... " jawab
"benarkah sayang??? " mastikan kak Tofa
"iya Ayu maafkan, sudahlah jangan di bahas lagi, Ayu mungkin terlalu baper saja menjadi perempuan, dan Ayu mungkin belom dewasa juga dalam hal seperti ini... ", jelasnya..
kemudian kak Tofa membalikan badan Ayu, dengan cepat ia menci**m bibir Ayu,...
"makasih, makasih makasih sayang,. terimakasih... ", ucapakan kak Tofa dan yang kemudian menciumnya lagi...
__ADS_1
"mmmm sama-sama kak... " jawab Ayu
"kakak tidak akan mengulanginya lagi, itu sudah cukup buat kakak, ...." langsung men***m bibir Ayu lagi dengan penuh semangat hingga membuat Ayu kehabisan nafas, namun itu tidak di hiraukan oleh kak Tofa, Ayu mencoba melepaskan ciumannya namun tidak bisa juga... serasa kak Tofa sudah puas menc***m bibir Ayu, ia langsung pindah menc***mi lehernya Ayu dengan penuh gairah tanpa di sadari Ayu juga medesah saat di ci*m lehernya...