
"kemana lagi kita? tanya Mely
"petualang horor mau? Yossi
"boleh juga tuh, jawab Sari
"yang lain ajalah jangan petualangan horor, pliisss, pintaku
bisa bener-bener jantungan akunya kalo petualangan horor, gak petualangan aja wes jantungan terus lihatnya, batinku.
"ayoklah Yuk, kita kan rame-rame, bujuk Yossi. gak akan ada apa-apa kok, beneran...
"tapi Yos... tapi langsung di potong sama Mely bicaraku
"jangan tapi-tapi ah Yuk, yok kita jalan sekarang, keburu malam nantinya.. jawab Mely
"emmm ayok, jawaban Sari
Kami menuju kasir untuk membayar makanan yang kami makan tadi, kami sudah selesai semua terus menuju parkiran motor, kali ini Mely yang depan naik motornya, asli aku sudah ketakutan banget, keringat dingin sudah keluar semua, tapi tidak bisa nolak, gimana ini gimana ini dalam benakku selalu begitu, tanpa petualangan horor aja sudah horor terus hidupku, gimana ini kalo petualangan horor kuat gak aku nantinya, astaga pliiissss jangan lanjutkan dalam hatiku selalu berdoa semoga tidak jadi...
Sony tau kegelisahanku dia masuk di tasnya Mely jadi terasa banget kalo aku gelisah, kami terus keliling kota Semarang mau menuju yang kami maksudkan. petualangan horor...
"Mel kita mau kemana ini? kita sudah keliling-keliling kota Semarang ini... kataku sambil melihat kedepan
"kita keliling kota Semarang aja Yuk, suara Mely samar-samar karena diterpa angin saat kami berkendara Mely yang depan.
kayaknya kata Yossi tadi mau di ajak di peninggalan Belanda situ..
"deg.... pikiranku sudah buyar, peninggalan Belanda dulu aku dengarnya disitu tempat pembantaian rakyat Indonesia, mayatnya dikubur hidup-hidup, aku lemas sekali sudahan, gimana nanti sampai sana? gimana ini, panikku lagi dalam hati...
Tanpa terasa sudah sampai tempatnya yang dimaksud, kami semua menuju parkiran, baru sampe parkiran aku sudah disambut dengan suara jeritan yang menakutkan, jeritan minta tolong, jeritan teriakan kesakitan, kakiku sudah lemas kali..
bluk bluk bluk tepukan dipundaku..
"ayok Yuk tenang ada kami disampingmu Yuk. bujuk Yossi
tapi ntah kenapa kakiku tidak mau berjalan seperti tidak punya tenaga saja..
"emmm aku nunggu didepan gerbang saja ya Yos, aku mohon Yos, jangan paksa aku kali ini, kalian saja yang masuk, aku nunggunya sama kakak itu saja, yang jaga digerbang, sambil tanganku menunjukkan kakak itu...
"beneran gak mau ikut Yuk, tanya Mely untuk menyakinkanku
"heeemmm beneran aku nunggu diluar saja,. jawabku mantap
"yaudah kami tinggal masuk ya Yuk nanti, kata Sari
__ADS_1
"hemmmmm...
kami berjalan menuju gerbang peninggalan Belanda itu, mereka bertiga masuk sedangkan aku nunggu di gerbang saja, tangan dan kakiku masih gemetar suara jeritan itu sangatlah jelas, sedangkan aku melihat di lantai 2 dari bawah ada Noni Belanda yang selalu mengawasiku, Noni Belanda itu memakai baju panjang warna putih khas baju Belanda, Noni mengawasi aku terus dari atas, sampai gemeteat takut banget aku rasanya, disekitar lingkungan gedung itu banyak sekali tentara prajurit badan mereka banyak yang tidak utuh, ada yang kehilangan kepalanya, ada yang kehilangan tangan maupun kakinya,
tetapi ada satu prajurit dia kehilangan separoh badannya, dia jalannya menggunakan tangannya, kelihatan semua organ dalamnya, dia berjalan menuju ku, aku panik, aku semakin ketakutan, aku mondar mandir didepan gerbang, dalam hatiku selalu berdoa jangan mendekat jangan mendekat jangan mendekat, aku memalingkan mukaku, menutup mataku, gimana ini gimana ini kelihatan cemas banget, pas buka mata prajurit setengah badan itu hampir sampi dekat aku sontak aku kaget dan hampir berteriak...
sebelum aku berteriak aku sudah di peluk seseorang aku tidak tau orangnya pelukan itu menutupi mataku
"hixs hixs hixs hixs hixs aku takut sekali tanpa sadar menangis, gemetar badan dan kakiku
"iya gak papa laki-laki itu sambil menepuk pundaku sambil menengkan aku...
"kenapa nyaman sekali diperlukannya, akunya mulai halu, batinku...
"laki-laki itu bilang lagi, seperti aja dulu sampai temanmu datang, dari pada kamu gelisah ketakutan seperti tadi lagi... tawaran laki-laki itu
"iya terimakasih, setidaknya aku tidak melihat hantu dulu untuk sesaat, jawabku... terimakasih kak, karena tidak tau namanya aku panggil kakak
"heeemm sama-sama jawabnya singkat tetapi terasa hangat sekali
dia terus menepuk pundakku dengan hangat, akunya jadi kegeeran jangan-jangan dia suka aku, hahahaha menghayal untuk orang jomblo mah bebas ya...
beberapa menit kemudian dia melepaskan pelukannya..
"sudah tidak takut lagi? tanya laki-laki itu
dia memegang pipiku dengan kedua tanganya kemudian mengarahkan wajahku untuk melihatnya...
"coba buka matamu, kamu masih takut atau tidak? tanyanya lagi
"enggak mau, sambil menggelengkan kepalaku..
"coba buka dulu matamu, laki-laki itu masih memegang pipiku dengan lembut...
aku buka mata perlahan, sambil melihat laki-laki itu, astaga ternyata kakak yang menjaga gerbang itu, ganteng banget aku tersipu malu..
"iya aku sudah tidak takut lagi kak.
"beneran tanyanya lagi?
"heem beneran, oh ya aku Sony hehehehe
"ah Sony?
"iya Sony Yuk..sambil nyengir
__ADS_1
astaga ternyata kakaknya dirasukin Sony, untuk melindungiku, ah hilang seketika gantengnya...
"yah mau halu gak jadi Son, sudah keluar dari tubuhnya kasian nanti energimu habis, kakaknya pun kasian juga... kataku
"ciecie kamu terpesonakan sama aku hahaha aku gentel kan asiiikkkk, jawab Sony
" iya Son hampir aku naksir kamu. cepetan keluar dari tubuhnya
"iya aku keluar..
kakaknya langsung lemas badanya mungkin energinya dipake Sony juga. aku pegangin tangan kakaknya supaya tidak jatuh karena sempoyongan kakaknya.
"kakak gak papa? tanyaku
"emmm gak papa, kok bisa aku disini ya, perasaan tadi aku jaga didepan gerbang situ? tanyanya bingung
"iya tadi kakak pusing sempoyongan terus aku papah jalan sampai sini, kakak gak papa?
"iya makasih ya, oh ya namaku Tofa
"Ayuk kak...
"salam kenal Yuk.. kamu tadi bareng teman-temanmu kan, kok sendirian disini?
"iya temanku pada masuk kesana, (sambil nunjuk tempatnya)...
"kamu gak ikut masuk?
kami sambil jalan menuju tempat duduk dipinggir jalan
"enggak kak, takut akunya.
kemudian kami duduk sampingngan...
"oalah takut.
"iya kak takut kalo hantunya muncul bisa jantungan akunya hehe candaku
"kamu ini mana ada hantu waktu rame-rame gitu, kalo ditempat sepi baru ada hantu, jawab Tofa
" hehe iya kak, udah lama kerja disitu? tanyaku pada Tofa
"lumayan sih Yuk hampir 2 tahun, lumayan lah kuliah sambil kerja, pagi kuliah malam kerja disini sampai jam 23:30 WIB soalnya jam segitu ditutup udahan gerbangnya.
"hiiisstt keren kak, kerja sambil kuliah, bisa nambah-nambah uang jajan nih
__ADS_1
romansa Cinta sepertinya bakalan tumbuh ini....
jangan lupa like komenya ya teman-teman tersayang, klik ikuti Autor ya Cinta, pasti kisahnya banyak yang seru jangan sampai kelewatan ya.... ditunggu masukannya dikomen ya Cinta, salam santun