Anak Pilihan

Anak Pilihan
Kecurigaan


__ADS_3

Setelah beberapa jam kemudian...


"ah akhirnya mau selesai juga, dan mbk Dewi gak muncul, rasanya plong sekali... dan ini bentar lagi waktunya pulang... " kataku dalam hati...


tak berapa lama jam waktunya pulang telah tiba...


aku berjalan biasa seperti biasanya jalan lewat rumah kost yang ada buto ijonya, tapi kali ini aku melihat ada bunga-bunga tabur 7 rupa di depannya, bau kemenyan sangat menyengat sekali membuatku pusing karena tidak terbiasa Bau-Bau menyan begitu... .


"ini ada apa ya??? kok banyak sekali bunga-bunga seperti itu... "pertanyaan pada diri sendiri karena tidak ada yang di ajak ngobrol...


Aku langsung cepat-cepat bergegas menuju kost dengan sedikit berlari... sesampainya di kost seperti biasa karena cuaca panas aku langsung duduk di depan kipas angin untuk ngadem bentar, sedangkan kak Tofa sepertinya di dalam kamar mandi sedang mandi dianya...


masih ngadem di depan kipas angin, memang benar adem rasanya itu bisa membuat sedikit tenang pikiranku, tapi masih bertanya-tanya dan kefikiran soal bunga-bunga tadi, apa maksudnya ya kan???


"apa jangan-jangan???? " ah tidak tidak jangan mikir aneh-aneh," sambil menggerakan tanganku ...


"oh sudah pulang Yuk???" tanya kak Tofa yang selesai mandi


"heem iya kak" jawabku


"barusan apa dari tadi??? " tanya kak Tofa lagi


"barusan kak, ini langsung ngadem depan kipas, panas soalnya di luar" kataku


"iya benar juga, emang di luar panas banget, kakak aja barusan beli es batu karena panas ini, habis tuh baru mandi... "


"lewat mana kak??? ".tanyaku penasaran


"ya lewat jalan biasanya sih, mana ada jalan lain lagi?? kalo adapun kakak juga belom paham, lagi kita baru disini...! " jelas kak Tofa


"lewat rumah kost mewah itu kak??? " masih pertanyaan penasaranku


"la iya kakak lewatnya situ, kan jalan biasanya... kenapa kamu sih Yuk??? pertanyaannya kok aneh gitu, terlebih lagi kayak ada yang mau Ayu tau begitu??? " gantian tanya kak Tofa


"tadi kakak di jalan tidak lihat ada bunga-bunga banyak sama bau kemenyan gak kak??? "

__ADS_1


"dimananya??? "


"di sekitar jalan situ, terus arah kerumah kostnya banyak banget itu kak bunga-bunga di taburkan, tapi sepertinya tidak ada yang meninggal wong rumahnya sepi tidak ada yabg di situ" jelasku pada kak Tofa


"iya kakak lewat situ tadi, tapi untuk lihat bunga-bunga yang bertaburan enggak ada, kakak gak lihat, ya bersih bersih aja tidak ada apa-apa cuman ya kakak bau kemenyan juga pas waktu lewat situ..."jelas kak Tofa


" apa buto ijo waktunya nyari mangsa ya kak??? "..kataku menebak


"maksudmu gimana??? "..


"apa waktunya mencari makan untuk buto ijo kak...! "


"maksudmu apa Yuk?? kakak gak paham loh?? , apa maksudmu makan itu tumbal??? " jelas kak Tofa


"iya kak maksud Ayu itu... "kataku lagi


"huuussst jangan aneh-aneh Yuk, nanti malah jatuhnya ke fitnah loh, udah biarkan sajalah... " kata kak Tofa


"iya juga sih kak, tapi semoga saja feeling Ayu tidak benar kak,..."


"ya kalo makhluk seperti itu pasti butuh makan sih kak, pasti hari tertentu ia akan makan kak, tidak setiap hari makan kak... " la kemarin-kemarin lewat situ tidak ada apaeyang mencurigakan la ini tadi pas kebetulan Ayu lewat kok melihat itu kak, kan Ayu mikirnya langsung aneh-aneh saja... "jelas Ayu lagi


"ya sudah ya sudah jangan kita bahas lagi ya itu bukan urusan kita Yuk, biar kita aman jangan ikut campur urusan mereka ya, biarkan mereka yang menanggungnya semua, biar itu urusan Tuhan saja ya. paham!!!, kakak tidak mau kelebihan mu itu membuatmu merasa terancam apa lagi membuatmu celaka... " jelas kak Tofa..


"mmmm iya kak, Ayu paham maksud kakak, terimakasih kakak... "


"mmmm iya


oh iya kakak hampir lupa, tadi bengkel telvon kakak, mobil kakak sudah jadi. ini kakak mau ambil mobilnya, mau ikut apa tidak??? "ajakan kakak Tofa


"syukurlah kalo sudah jadi kak, tapi gimana ya kak??? "


"gimana apanya??? "


"la nanti kakak ngantrin Ayu pulang kesini lagi???

__ADS_1


"la kan kakak emamg kesini lagi nanti, ambil baju kakak yang disini lah,..."


"mmm yaudah Ayu siap-siap dulu lah, sekalian mandi kak,.. biar sore gak usah mandi lagi, kan udah mandi sekalian"


"yaudah kalo gitu kakak tunggu.... "


"iya kak, Ayu mandi dulu lah...


"iya silahkan... "


tak berapa lama kemudian Ayu masuk kamar mandi, dan bergegas untuk mandi, setelah beberapa menit kemudian Ayu sudah selesai mandi, ia memoles sedikit wajahnya dengan bedak, ia poles bibirnya deng lipstik kesan sangat imut nan cantik membuat kak Tofa melihatnya tanpa berkedip sama sekali karena terpesona melihat Ayu...


"huuusssttt kenapa kak??? " membuat kak Tofa kaget karena melamun


"apaain lah... " jawabnya kak Tofa


"melamun aja, mikir mesum ya??? " canda Ayu


"hahaha benar juga tebakanmu Yuk? " boong kak Tofa


"hiiistt dasar tukang mesum... "ledek Ayu...


"hahaha biarin gitu kamu aja mau sama tukang mesum ini hahahaha" kata kak Tofa..


"hahaha benear juga ya kak, sebenarnya Ayu gak mau kak, tapi kakak yang nyuruh suka, ya Ayu nurut saja... hahahaha" canda Ayu lagi


"dasar... hahahahaha" sambil tangan kak Tofa menggelitik perut dan pinggang Ayu yang membuatnya kegelian...


"ah kakak geli kak, geli ampun kakak ampun, sudah sudah" kata Ayu karena geli banget menurut Ayu, sampai akhirnya kak Tofa tanpa sengaja menarik tanganku dengan kencang sontak tanpa sengaja aku menindih kak Tofa, jadi kak Tofa di bawah dan sedangkan aku di atasnya...


kak Tofa mencium pipi kananku, kemudian gantian mencium pipi kiriku, karena mungkin itu membuat kak Tofa sedikit sulit menciumku, kemudian gantian kak Tofa yang menindihku, jadi posisiku tepat di bawahnya kak Tofa...


Kali ini ia dengan mudah mencium kedua pipiku, ia turun lagi mencium bibirku, kami berciuman bibir sedikit lama juga, saling berpaut-pautan, aku memejamkan mataku karena malu melihat kak Tofa begitu dekat sekali, sedangkan kak Tofa masih saja mencium bibirku terus menerus, yang lama kelamaan membuatku kehabisan nafas, nafasku menjadi ngos-ngosan, tapi itu malah membuat kak Tofa semakin bersemangat mencium bibirku, di satu sisi lain, tangan kak Tofa mulai mau memegang kedua gunung kembarku, karena aku merasakan itu, langsung aku membuka kedua mataku dan tangan ku dengan siap mencegahnya untuk tidak melanjutkannya, namun kak Tofa mincumi bibirku menjadi-jadi, serasa ia sudah puas mencium bibirku, ia pindah lagi mencium leherku yang membuatku merasa merinding kegeliaan, rasanya seperti tersetrum saat kak Tofa pindah menciumi leherku...


*****-----********----*******

__ADS_1


jangan lupa like dan komen ya gaes, salam santun dari author ya, di tunggu kritika dan sarannya yang membangun untuk author terima kasih....


__ADS_2