Anak Pilihan

Anak Pilihan
semakin dekat


__ADS_3

diam aja Yuk, lagi-lagi memecah keheningan kami


"iya mau ngobrol apa kak? bingung hehe


"apa aja boleh diobrolin


"la iya apa ya kak?


" kamu sudah punya pacar Yuk?


"what....??????? kagetku


"hahaha pertanyaan aneh ya Yuk sampek kaget gitu, gak ada maksud apa-apa sih cuman takut aja nanti dia cemburu kamu aku bonceng pake motor gini?


"emmmm gitu, belom punya sih kak, lagi gak mut aja pacaran, kakak itu nanti pacaranya marah kita jalan kek gini?


"sama aku juga belom punya pacar, belom ada yang cocok, banyak sih yang dekat, tapi gak ada yang nempel dihati jelasnya.


"emangnya lem nempel segala kak hahahaha ada-ada aja kak Tofa ini...


kami masih dalam perjalanan menuju kost kami, tetapi menuju kost Yossi dulu yang jauh, tiba sampai kost Yossi, Yossi newarkan untuk mampir, dan benar saja semua pada mampir, jadi kami mampir juga, tidak lupa juga kami semua bertukar nomer ponsel dan sosial media...


aku disitu banyak diam mungkin efek ngantuk terlebih lagi tenagaku habis untuk itu diam saja,


"kamu kenapa diam aja Yuk? tanya Mely


"gak papa Mel, aku rasanyanya cuman ngantuk aja, jawabku


ya memang sudah jam setengah 1 dini hari tetap aja ngantuk


tiba-tiba Yossi membentangkan kasur lantai dan naruh bantal disitu...


"tidur saja dulu Yuk kalo ngantuk, pinta Yossi


tanpa pikir panjang aku langsung menuju kesitu


"heem aku tidur duluan ya, ngantuk banget ini Yos rasanya..

__ADS_1


"heeem yaudah tidur aja dulu, nginep saja kalian disini dikostku, kata Yossi


"iyalah Yos, sudah malam juga ini, kata Mely.


"aku pun tertidur....


mereka masih berbincang-bincang sedangkan Sari juga nyusul tidur disampingku..


ternyata kami tidurnya bareng-bareng disitu semua, lama kelamaan kok makin sempit tempat tidurnya, aku terbangun sudah pukul 03:00 dini hari, dan ternyata Sari mepet banget tidurnya, sampingnya Sari ada Mely dan Yossi, sedangkan para cowok tidurnya dilantai. udahlah lanjut tidur lagi, sebelum tidur cek ponsel dan hatiku girang kali besok berangkat siang jam 13:00 WIB, yes berangkat siang, kesempatan tidur sampe siang , akan tetapi tetap gak bisa tidur lagi, mataku malah terjaga, apa karena berangkat siang, jadi tidurku seperti ayam sebentar aja


ngikk ngiiiik ngiiik ngiiiik... dor dor dor dor ngiiik ngiiiik ngiiik dor dor dor dor dor


suara apa itu, hatiku gelisah dan deg-deg, an, awalnya suaranya pelan, lama kelamaan kok makin kencang


apalagi ini astaga hantu berkeliaran dimana-mana. batinku dalam hati selalu berdoa semoga tidak muncul semoga tidak muncul...


Deg deg deg detak jantungku semakin kencang seperti orang jatuh Cinta, panik jadi satu, mana semua orang sudah pada tidur lagi, gimana ini aku nanti kalo hantunya muncul, dari energi yang aku rasakan rasanya negatif banget ini, bisa jadi mau berbuat jahat hantunya,... doa tak ada henti-hentinya, akan tetapi malah suaranya semakin kencang, suara perempuan ketawa kencang,..hahahahahahahha haduh semakin dekat suaranya.


Akhirnya aku pura-pura tidur dan tidak tau apa-apa, aku tenangin hatiku, biar hantunya tidak tau, alhmdulilah akhirnya suaranya sudah hilang dan ketawanya pun sudah tidak terdengar lagi, sedikit lega dihatiku...


aaaaaaaaaaaa aaaaaa aaaaaaaa teriaku karena ternyata kakiku ditarik oleh hantu perempuan itu pake baju merah mempunyai gigi taring panjang banget, aku teriak sekuat tenaga tidak ada yang dengar, tolong tolong tolong, kenapa tidak ada yang dengar, astaga, tolong aku, sambil menangis kakiku terus ditarik....


kak Tofa ternyata juga belom bisa tidur juga melihat aku terseret oleh hantu perempuan itu kaka Tofa langsung menghampiriku, iya kami tidurnya bareng-bareng sedangkan aku tidurnya dipojok pinggir dekat pintu dapur, jadi sangat gampang sekali kalo aku diseret kedapur, mereka bisa mengerti itu karena tanganku nemepuk nepuk lantai, sontak mereka terus bangun, karena mereka belom tidur beneran hanya mengejamkan mata, melihatku seperti itu mereka terus menolongku.... syukurlah aku tertolong... tapi masih keadaan menangis kak Tofa menenangkanku sambil memelukku menepuk nepuk pundakku dengan lembut...


"sudah gak papa, hantunya sudah ditangani Ikbal, cara kak Tofa menenangkanku...


"heem iya, hixs hixs hixs....


"hantunya sudah aku bunuh, dia akan selalu mengganggu terus jika dibiarkan seperti itu, kata kak Ikbal.


kamu bisa tidur sekarang Yuk, sudah kamu jangan takut lagi, dia gak bakalan bisa hidup lagi, kecuali rengkarnasi...


"iya kak makasih, jawabku dengan gugup karena trauma.


"yaudah ayok tidur Yuk, ajakan kak Tofa, karena memang sudah menjelang pagi.


ya mereka semua nginep di kost Yossi karena Yossi yang menawarkan untuk menginap saja karena sudah terlalu larut malam kalo pulang takut kenapa-napa katanya Yossi, ya benar saja merekapun tidak menolak sama sekali langsung mengiyakan tawaran Yossi,

__ADS_1


aku taunya setelah kebangun dan digangguin hantu sialan itu, brengsek gerutuku dalam hati


"iya kak


aku kembali ketempat awalku tidur tetapi tanganku malah ditarik kak Tofa..


"jangan tidur situ lagi (kamu tidur disini aja, jalan sambil menarik tanganku menuju yanh dimaksud kak Tofa)


"gak mau kak, disitu cowok semua, aku mau disana saja


tolakku


"kamu dipojok situ jadi gak barengan, kamu gak boleh protes aku khawatir tentang kamu ini, bujuk kak Tofa


"tapi kak?


"gak ada tapi tapian, cepet kamu tidur situ


sedikit memaksa dan membentakku


aku sedikit takut jadi aku nurut saja, aku tidur di pojok dekat tembok, aku tidur menghadap tembok, sedangkan kak Tofa tidurnya menghadap aku...


canggung rasanya...


"terima kasih kak, ucapku pada kak Tofa


"emmm ya sama-sama


terus tak selamg beberapa lama akupun tertidur dan kak Tofapun tertidur pulas...


selamat malam menjelang pagi......


Dan benar saja aku tertidur sampai siang, bahkan aku buat tontonan buat mereka semua yang sudah bangun, mereka bahkan cekikikan ketawanya membuatku berisik kebangun, mereka memfofoku juga...


akupun kebangun, ku buka mata perlahan karena terganggu mereka pada ketawa...


aku buka mata perlahan, masih setengah sadar....

__ADS_1


astaga ternyata ini yang mereka tertawakan mereka mentertawakan aku dan kam Tofa gimana mereka tidak tertawa aku sudah tertidur dipelukannya kak Tofa, dekat banget malahan, tangan dan kaki kak Tofa memeluk seperti meluk bantal guling erat banget, mukaku dengan mukanyapun sudah dekat banget seperti tidak ada jaraknya, aku bergerak dikit bibir kak Tofa bakalan menyentuh bibirku...


astaga bagaimana ini.....????


__ADS_2