Anak Pilihan

Anak Pilihan
harus bagaimana lagi?


__ADS_3

Aziz melanggar apa yang di katakan dukun itu


"apapun yang kamu alami nanti jangan sampai berhenti untuk memukulkan paku itu di pohon, jika sampai kamu berhenti memaku dan paku itu belom tertancap semua dengan sempurna nyawamu bisa melayang di wanita itu "


akhirnya Aziz juga meninggal di pohon yang sama dengan Dewi.. Dewi merasa sangat puas sekali karena sudah membunuh Aziz....


Warga juga menemukan jasad Aziz tergantung di pohon itu, semenjak kejadian itu orang-orang tidak berani jika lewat ke hutan itu sendirian, apalagi kalo sudah malam, mereka ketakutan, karena mitos sudah beredar hutan itu menjadi angker dan menyeramkan...


tiba-tiba aku tersedot lagi keduniaku lagi, terasa sangat lemas sekali rasanya, energiku terkuras habis atas kejadian ini...


Aku melihat mbk Dewi tambah kaget karena ia sudah berubah wujud menjadi wanita cantik sekali, tapi tetap saja masih ada paku di bagian keningnya...


"jadi mbk Dewi maunya gimana??? " tanyaku dengan santai, karena sudah tidak takut lagi dengan wujudnya


"hixs hixs hixs hixs hixs, aku pikir setelah membunuhnya aku akan merasa puas tapi malah itu yang membuatku berubah menjadi orang yang menyeramkan, bahkan aku bisa di sebut iblis... " jelas mbk Dewi


"gimana ya mbk, semua udah terlanjur tidaklah perlu di sesali lagi,... "mencoba menenangkannya...


"aku terjebak disini, tidak bisa kemana-mana dan tidak tau arah lagi, paku yang ada d kepalaku ini membuatku rasanya mau pecah saja, aku tidak bisa melepaskannya selama bertahun-tahun seperti ini... hixs hixs hixs hixs hixs",jelas mbk Dewi lagi


"yaudah mbk Dewi aku ingin pulang ke kost, capek kali, besok aku juga harus berangkat pagi lagi, jadi aku harus istirahat sebentar... "kata pelan biar tidak tersinggung, kalo tersinggung berubah jadi jelek lagi bisa bahay nantinya... "


Dengan sigap aku mengambil tasku untuk pulang ke kostku, sambil berjalan keluar dari rumah sakit biasa jalan dengan bermain ponsel, seharian kak Tofa gak ada ngabrin sama sekali ini, kemana aja dianya...


berjalan melewati rumah mewah dan di sampingnya banyak kost-kost, annya, karena setiap harinya aku akan melewati gang ini untuk menuju ke rumah sakit, dan untuk menuju kostku, jalan satu-satunya tidak ada jalan lain lagi...


aku kalo lewat gang ini selalu merinding ketakutan buto ijo yang ada di dalam rumah mewah itu, melihat orang-orang yang melewati gang rumahnya, ia seakan kelaparan dan ingin memangsa orang-orang yang lewat di depan rumahnya. inipun aku lewat gang depan rumahnya, ia melototin aku matanya sampai mau keluar, air liur nya berjatuhan di lantai...


bulu kudukku merinding berdiri semuanya...


aku berjalan menundukkan kepalaku tidak berani menoleh ke rumah itu, takut sekali rasanya, berjalan sedikit berlari, tapi lama-lama berlari juga akunya...


brruuukkk membuka pintu kostku dengan kasar, dan menutupnya lagi dengan kasar juga... duuaarrrr


ngos-ngosan akunya di dalam kamar, terus mendekati kipas angin, aku nyalain kipasnya aku duduk sebentar di depan kipas supaya tidak kepanasan lagi, dan nafasnya teratur lagi...


"kemana kak Tofa ini??? " kataku

__ADS_1


aku menunggu nafasku teratur dulu, serasa sudah tenang aku menghubungi kak Tofa...


tuuuut tuuut tuuuut


"hallo... " jawab kak Tofa


"iya, kemana kak? kok gak ada di kost??? "


"lagi keluar nyari makan ini, lapar kakak, mau makan apa Yuk??? " tanya kak Tofa


"naik apa kakak??? la kakak belinya apa??? "


"jalan kaki lah, nyarinya dekat-dekat sini banyak yang jual masakan mateng, ini kakak mau beli sop ayam sama gorengan sepertinya enak ini..., kamu mau makan apa??? nanti kakak carikan... "


"samain kakak sajalah, sama beli es teh aja kak, es batunya banyakin aja biar sampe kost masih dingin nyes... " kataku


"baiklah, tunggu kakak di situ ini bentar lagi juga selesai, ngantrinya gak banyak kok... "


"oke kak,.."


"yasudah kakak matiin dulu ya, nanti lanjut di kost... "


tut tut tut tut telepon di matiin,..


kemudian aku bergegas menuju kamar mandi untuk bersih-bersih san mandi, bir tambah segar badannya, lagian tadi habis dari rumah sakit banyak virus di rumah sakit, jaga kesehatan dan kebersihan ya gaes....


Masuk kamar mandi terus mandi.... beberapa menit kemudian selesai mandi, ganti baju sudah selesai, aku merebahkan badanku di kasur kostku, karena terasa pegal-pegal rasanya... merebahkan badanku, terus menyalakan kipas angin, sambil males-malesan cek cek cek sosial media kesana kemari, lama kelamaan kok tertidur juga akhirnya akunya... ngantuknya sudah tidak ketulungan kalo kena kipas angin sambil rebahan...


tok tok tok tok tok ada yang mengetuk pintu, aku terasa ngantuj sekali jadi aku biarkan saja tidak aku bukain, malesnya kumat, terus lanjut tidur lagi, tidak tau masuknya kapan di dalam kost...


"Yuk makan dulu ini, sudah kakak siapin, tinggal makan saja kamunya... "kata kak Tofa sambil menggoyang-goyangkan badanku supaya bangun, namun akunya masih ngantuk tidak mendengarkan itu...


"ayok Ayu nanti keburu dingin sayurnya, makan bareng kita, "panggil kak Tofa lagi


namun Ayu hanya bilang iya dan tidak membuka matanya ia masih melanjutkan tidurnya lagi.... "


astaga anak ini kalo tidur gak mau di bangunin dengan mudah, ayok mangan dulu Yuk, keburi dingin ini... "ajakan kak Tofa lagi karena terasa lapar dan merasa ngantuk, akhirnya rasa lapar membangunkanku dari tidurku...

__ADS_1


"iya ini aku bangun kak... " kataku sambil masih sayu-sayu mataku


"ini makan dulu, sudah kakak letakkan di situ, tinggal makan saja... " kata kak Tofa


"mmm iya makasih kak,.. " dengan nada masih males-malesan


"capek ya sayang??? " sambil tangan kak Tofa ngelus pipi kanan Ayu...


"mmmm iya kak sedikit capek saja, pertama praktik belom biasa jadi seperti ini kak, nanti kalo sudah biasa kan gak akan terasa kak capeknya.. " kataku


kakak Tofa tersenyum padaku sangat manis kali setiap ia tersenyum seperti itu...


"yaudah makan yok... " ajak kak Tofa lagi


"mmm iya kak.. "


kemudian kami berdua makan bersama dengan lahap, memang enak santapan sayur sop ayamnya dengan minum es teh, sederhana namun enak sekali...


"oh iya kakak gimana nantinya??? " tanyaku di sela-sela makan..


"apa itu??? " jawabnya


"pulangnya ke Kota S kak, kuliah kakak nanti tertinggal loh...


"aman sudah di urus oleh Ikbal kuliahnya Yuk, absennya, kalo nanti ke kota S nunggu mobil selesai di perbaiki, nanti langsung pulang ke kota S dari pada bolak balik mending sekalian sajalah.... " jelas kak Tofa


"gimana udah mendingan tapi kan kak??? "


"ya lumayan sih Yuk, cuman kan terasa sakitnya baru ini, kemarin gak terasa sakitnya, la ini baru terasa, seperti di pukulin orang seRT Yuk... "


"ah masak iya sih kak???


"beneran ini ada di paha kakak ada yang lebam, terus di lengan kakak ini juga lebam (sambil menunjukkan luka lebam di lengannya) . kan banyak luka lebam di lengan kakak... " kata kak Tofa


"berobat kita kak??? minta salep biar mendingan kak??? "bujukku


"gak papa nanti kan sembuh Yuk, yang penting kamu tidak papa... "

__ADS_1


"aku aman kak, tidak kenapa-napa... "


terus kami melanjutkan makan siang kami dengan lahapnya...


__ADS_2