Anak Pilihan

Anak Pilihan
Rutinitas setiap hari bukan hobi


__ADS_3

Pagi hari sudah mulai datang, Ayu berangkat kerja menuju rumah sakit daerah Jakarta, Ayu sudah biasa berangkat dari kostnya jam 6 pagi jika berangkat pagi, supaya kalo macet masih ada waktu dan tidak buru-buru...


"hidungku kenapa lah ini... sakit rasanya, mau pilek ini.. " bicara dengan diri sendiri


tak lama kemudian Ayu sampai tempat kerjanya, ia turun dari mobilnya, berjalan menyisiri lorong-lorong sepi karena masih pagi, bulu kuduk Ayu mulai berdiri, mulai takut, langkah kaki Ayu semakin dipercepat jadi jalan seperti berlari...


Bener kan dugaan Ayu, ada sekumpulan hantu pada mejeng di ruang laundry rumah sakit, meraka pada ngrumpi seperti halnya kayak manusia,...


"ah masih pagi ada aja yabg di lihat... " gerutu Ayu


tak berapa lama ia sampai ruang UGD, langsung bergegas ganti baju, tepat jam 7 pagi operan sift dari malam ke sift pagi.


Kali ini pagi dinesnya sama Jatu, Arif, Ika dan Irsat. karena tidak ada pasien jadi operan siftnya sangat cepat, yang dinas malam sudah pada pulang sekarang giliran sift pagi yang jaga...


Dinas pagi sebelum ada pasien rame pada datang, kami semua bersih-bersih ruangan kami, ngelap meja-meja, menyiapkan alat-alat untuk nginfus, mengisi alkohol 70% ke botol-botol, obat merah semua di siapkan, tak lupa bad tidur rumah sakit di bersihkan dengan alkohol 70% biar kuman-kuman bakteri pada mati semua...


Setelah sudah beres semua ngrekap lagi buku-buku yang untuk ngedata pasien biar kalo rame pasien tidak bingung mencari sana sini...


"sus sus suster tolong... " teriakan ibu dari luar pintu, pasien pertama datang setelah kamu sedikit santai.


Ayu dan Arif bergegas membuka pintu, ternyata ada bapak-bapak pingsan di dalam mobil mereka susah ngangkatnya, jadi Arif bergegas masuk lagi untuk ambil bad keluar...


Bapak yang pingsan itu di angakt terus di taruhnya di bad, terus bawa kami masuk keruangan UGD...


aku terheran-heran dengan kejadian ini karena selama menjadi ANAK PILIHAN bisa melihat makhluk halus atau hantu baru kali ini aku melihat kejadian ini...


aku melihat bapak yang pingsan tadi berdiri tepat berada di sampingnya, sedari tadi bapak yang pingsan arwahnya berada tepat di samping raganya...


"maksudnya apa ini... " batin Ayu

__ADS_1


"Yuk... " panggil Arif


"mmmmm iya gimana??? membangunkan lamunanku panggilan Arif


"tensinya gak kedengeran aku, coba aku tensi aja deh, lagi ini nadinya pun aku pegang sudah lembut sekali, hampir tidak terasa... "sambil menyerahkan stetoskop dan tensinya pada Ayu


"coba aku tensi dulu ya, kasih tau keluarga yang tinggal serumah suruh kesini buat nemani bapaknya, dan satu keluarga buat daftar Rif... " Ayu segera tensi bapaknya dan ngecek nadinya


"baiklah..." Arif bergegas keluar dari ruang tindakan dan menyampaikan apa yang Ayu sampaikan tadi


"benar kata Arif tadi, tensinya tidak kedengaran, nadinya lembut sekali... " batin Ayu sedangkan keluarganya sudah menangis terus melihat keadaannya bapaknya...


"bagaimana keadaan suami saya sus... " tanya seorang ibu paruh baya


"ibu berdoa ya, supaya bapak melewati masa kritisnya, percayakan sama Allah ya bu, nanti lebih lanjutnya, biar dokter yang menjelaskan lebih detail ya buk... " ibu itu terus menangis mendengar perkataanku tadi, aku bergegas pergi sebentar untuj memanggil dokter jaganya, kali ini dokter Laurent yang jaga...


"mmmm iya cepat ambil monitornya, saya kesan dulu... " dokter Laurent berjalan menuju pasien bapak itu


"sudah berapa lama bapaknya tak sadarkan diri buk??? " tanya dokter Laurent pada istri pasien


"baru tadi subuh dok, tau-tau tak sadarkan diri, terus aku bawa kerumah sakit ini... " jelas istri pasien


"pernah punya riwayat penyakit buk????


"tidak pernah ada dok, ya baru ini bapak sakit... "nangis lagi ibunya habis menjelaskan.


Tak berapa lama Ayu datang membawa monitor, ternyata Arif sudah menyiapkan infus untuk menginfus bapaknya.


"saturasinya turun dok, jadi 80% ..." Ayuu segera berlari mengambil masker Non Rebreathing dan segera memasangkannya pada bapak Warli namanya, sedangkan dokter Laurent membantu menaikkan badnya setengah duduk supaya tidak terganggu pernafasannya...

__ADS_1


Arif segera menginfus bapak Warli dengan cepat, tak berapa lama infus sudah terpasang, masker sudah terpasang, minitor sudah terpasang, dan ternyata tensinya tinggi sekali pak Warli, yaitu 255/165 mmhg.


Ayu masih terheran-heran kenapa pak Warli arwahnya masih di luar tubuhnya, ia hanya bisa memandangi tubuhnya sendiri yang tak sadarkan diri, dari raut mukanya ia sangat ketakutan.


Penjelasan


di sini aku jelaskan tindakan medisnya yang ada di atas ya gaes..


Kasil kadar oksigen normal dan abnormal pada tes analisa gas darah adalah sebagai berikut:


kadar oksigen terlalu tinggi : tekanan parsial oksigen (PaO2): di atas 120 mmHg, kadar oksigen normal (Sa02) : 95-100% mmHg, sedangkan kadar oksigen yang kurang adalah di bawah 95% mmHg.


untuk mengukur kadar oksigen dalam tubuh adalah pulse oxymeter, ini merupan alat yang paling cukup praktis dan dapat digunakan sendiri di rumah, atau kalo di toko online-online namanya SpO2 itu. Alat ini memperkirakan jumlah oksigen di dalam darah dengan cara mengirimkan sinar inframerah ke pembuluh kapiler (jari tangan yang di gunakan untuk ngecek).


yang tidak memiliki keluhan apapun biasanya kadar oksigen akan normal.


Perbedaan Maksker


mask kanul: masker yang biasa di gunakan untuk pasien yang tidak terlalu sesak, dengan kecepatan aliran 1-3 liter/menit. yang biasa di gunakan untuk syuting sinetron itu gaes, yang di masukan ke hidung.


simple face mask : mengalirkan oksigen dengan konsentrasi oksigen 40%-60% dengan kecepatan aliran 5-8 liter/menit


rebreathing mask mengalirkan oksigen konsentrasi oksigen 60%-80% dengan kecepatan aliran 8-12 liter/menit. memiliki kantong yang terus mengembang baik, saat menghirup oksigen maupun mengeluarkan oksigen. pada saat inspirasi (menghirup) oksigen masuk dari sungkup melalui lubang antara sungkup dan kantung reservoir, ditambah oksigen oksigen dari kamar yang masuk dalam lubang ekspirasi (mengeluarkan) pada kantong, undara yang di hirup sebagian tercampur dengan udara yang dikeluarkan (ekspirasi) sehingga konsentrasi CO2 lebih tinggi dari pada simple face mask. (Tarwoto dan Wartonah, 2010:37). untuk pasien dengan kadar tekanan CO2 yang rendah.


Non rebreathing mask mengalirkan oksigen konsentrasi oksigen sampai 80%-100% dengan kecepatan aliran 10-12 liter/menit. memiliki kantong juga namun yang membedakan pada prinsipanya, udara inspirasi (di hirup) tidak bercampur dengan udara ekspirasi ( yang di keluarkan) karena memiliki 2 katup. 1 katub terbuka pada saat inspirasi dan tertutup pada saat ekspirasi. dan 1 katup yang fungsinya mencegah udara kamar masuk pada saat inspirasi dan akan membuka pada saat ekspirasi. (Tarwoto dan Wartonah, 2010)


****--*****


Jangan lupa like dan komen ya gaes untuk membaca cerita selanjutnya salam santun dari author....

__ADS_1


__ADS_2