Anak Pilihan

Anak Pilihan
Meditasi


__ADS_3

"cepatlah ke sendang sebelum sendang itu menghilang, untuk memulihkan energimu yang banyak terkuras tadi, meditasi sebentar di bawah sendang untuk mempertajam mata batinmu, memperkokoh hatimu...


Tanpa menjawab Ayu langsung saja berjalan lurus menuju sendang itu untuk mandi, ia mempercayai ucapan Jendra, karena ternyata jelmaan macan putih adalah dia, gile gile bisa secakep itu, ingin rasanya menjadikan milikku seutuhnya, namun ternyata Jendra menghilang entah kenama, karena aku berhenti sejenak untuk melihat Jendra lagi, namun ternyata Jendra tidak ada menghilang begitu saja...


Ayu melanjutkan jalan menuju sendang guna untuk segera meditasi di sana, menyatu dengan alam itu akan banyak memberikan energi positif yang sangat segar buat tubuh, Ayu langsung turun ke sungai, airnya jernih banget, karena terlalu jernih airnya sampai terlihat ikan-ikan yang ada di dalam sungai itu, suara angin sepoi-sepoi bikin tenang pikiran, damai sekali rasanya...


Ayu langsung masuk kedalam sungai, ia duduk dengan melipat kedua kakinya, kedua tangan Ayu di taruhnya di paha Ayu,..


Ayu menarik nafas dalam dari hidung, keluar kan dari mulut pelan-pelan sampai terulang 3x seperti itu, karena di rasa Ayu sudah sangat rileks sekali, ia memejamkan kedua matanya, ia menyatu dengan alam, hanya terdengar suara angin bertiup sepoi-sepoi, daun-daun seakan-akan menyambut Ayu...


Ayu melakukan meditasi selama hampir kurang lebih 2 jam


"Ayu.... Ayu... " ada yang memanggil Ayu suara laki-laki sepertinya Ayu mengenal suara ini, persis dengan suara kak Tofa, Ayu membuka matanya perlahan-lahan, ia sedikit silau dengan cahaya lampu, jadi menutup matanya lagi, dan mengedip-ngedipkan matanya untuk menyesuaikan cahaya ruangan...


Ayu sudah sepenuhnya membuka matanya


"akhirnya bangun juga Yuk... " ternyata benar kak Tofa, namun Ayu masih bingung.


"perasaan dia tadi meditasi di sungai, kok sekarang sudah ada di rumah saja, apa tadi cuman mimpi saja" batin Ayu


"hei malah ngalamun, mikir apa??? " panggil kak Tofa lagi


"enggak ada kak, cuman sedikit pusing, masih loading juga otakku... "


"udah baikkan sekarang??? "


"aku gak papa kali, gak usah khawatir... "cuek Ayu


"tadi kamu kakak ajak ke rumah sakit, dan ini dapat resep obat, di minum ya, kakak siapkan ya" perhatian kak Tofa


Ayu berkaca-kaca melihat perhatian kak Tofa jiwa bapernya kambuh lagi, kalo untuk penyakit sudah akut mah ini, ia mencoba untuk tidak membuka hati lagi, namun hatinya meronta untuk bisa segera memaafkannya dan memberinya kesempatan lagi... mulai bimbang...


"makan dulu sebelum minum obat, kakak suap ya... "


"tidak usah Ayu sendiri bisa.. " jaim Ayu


"aaa buka mulutnya... " kak Tofa tidak mendengarkan kata Ayu yang menolak langsung saja menyuapkan makanannya untuk Ayu


"tidak usah, sini aku sendiri saja... " sambil ingin mengambil nasi yang di pegang kak Tofa


"aaaaa cepat buka mulutnya, jika tidak mau, kamu tidak akan boleh pulang dari sini... " sedikit ancaman kak Tofa

__ADS_1


"kenapa musti seperti itu, aku bisa sendiri jadi gak usah maksa... " ketus Ayu yang di akhiri penyesalan takut kak Tofa marah di dalam hati Ayu, namun gengsi mengakui


"kali ini saja, izinkan kakak... " dengan raut wajah melas


Ayu luluh hatinya ia langsung mau di suap kak Tofa, Ayu membuka mulut untuk suapan kak Tofa


"enak??? " penasaran rasanya kak Tofa


"iya enak... " datar jawabnya


"lagi ya...".


Ayu hanya menganggukan kepalanya saja menandakan iya, beberapa suapan kemudian ia sudah tidak mau lagi kenyang katanya perutnya.


"ini minum semua obatnya... "sambil menyodorkan obat ke Ayu tangan kak Tofa


"terimakasih kak... " kata Ayu malu-malu


"untuk memulai hal baru, aku ingin menjadi temanmu, jadi panggil saja namaku, tidak perlu pakai kak... "


"maksudnya??? " masih tidak paham Ayu


"jangan panggil kakak, panggil saja namaku Tofa biar kita lebih akrab lagi seperti dulu" sedikit berharap


"iya nanti akan terbiasa, jika aku tidak bisa memiliki hatimu lagi seperti dulu, setidaknya kita bisa menjadi sahabat atau teman, kita kan gak perlu bermusuhan... " jelasnya dan mengingkan sedikit harapan pada Ayu


"baiklah aku setuju kalo itu, kita bisa berteman atau bersahabat jika tidak bisa saling memiliki, yang terpenting jangan saling memaksakan kehendaknya sendiri


"yaudah minum dulu obatnya, biar lebih fres badanmu... "


"mmmm iya makasih kak..., eh maaf maksudku Fa"


"iya gak papa, nanti kan terbiasa sendiri kamunya... "


"iya juga sih, semua kan cuman butuh proses"


" nah itu kamu tau, oh iya nanti kamu kerja??? "


"enggak sih, masih libur sehari lagi, kenapa emang...??? " tanya penasaran Ayu


"gak ada sih, maksdunya kalo kamu kerja pastinya kan bakalan buru-buru di rumahku... "

__ADS_1


"sudah lama tinggal di sini Fa??? " tanya Ayu


"baru 8 bulan aku beli rumah ini karena aku kerja di perusahaan papahnya Cantika makanya aku beki rumah daerah sini biar dekat kerjanya... "


"yah lumayan lama juga sudah disini... "


"kamu kerja di rumah sakit itu sudah berapa lama??? "


" udah hampir setahun lebih sih, aku lulus kuliah langsung nyari ke luar kota, nyari suasana baru... "


"betah??? "


"ya betah gak betah ya harus betah sih... "


"bener juga sih katamu Yuk, semua harus di lewati dan di jalani... "


"sendiri tinggal disini??? " tanya Ayu penasaran bin kepo banget


"iya selama kerja tinggal di rumah sendiri, kalo kamu sendiri? ??"


"aku sih masih kontrak kak, kontrak 1 rumah buat aku sendiri, nyaman sendiri sih dari pada sama teman, lebih bebas sendiri, jadi kalo udah penat kerja, capek tidur dimana saja yang penting nyaman... " kata Ayu


"ya memang kalo sudah capek kerja enaknya langsung istirahat gak ada yang ganggu... ", sambil senyum kak Tofa


di balas senyum juga sama Ayu.. Ayu sudah mulai berdamai dengan hatinya dan berdamai dengan rasa kecewanya, sedikit sudah melupakannya...


"oh ya mau nonton gak nanti??? " tawaran Tofa


"dimana??? "


"bioskop atau laptop nonton drama??? milih yang mana??? "


"bioskop flem baru??? atau gimana???, drama apa coba yang ada di laptop Fa... "


"bioskop horor kayaknya yang rilis jadwalnya, aku punya copyan data dramanya... "


"horor indo apa luar??? " penasaran


"indo sepertinya... "


"ah gak mau kalo indo Fa, hantunya serem-serem, jelek lagi, bikin gak bisa tidur nanti, kalo hantu luar kan cantik-cantik dan cakep-cakep Fa. .." jelas Ayu

__ADS_1


"hahaha bisa aja kamu, tapi emang bener sih, hantun indo serem-serem gitu. .." ketawa bareng Tofa dan Ayu


mereka memulai hubungan dari awal lagi yang pernah salah paham mulai di hilangkan, dan sepertinya mereka nyaman jika menjadi sahabat yang saling mendukung satu sama lainnya...


__ADS_2