Anak Pilihan

Anak Pilihan
hanya tangan


__ADS_3

Panik Ayu mana di dalam bioskop Ayu teriak-teriak orang lain tidak dengar, waktu seperti berhenti, mereka semua berhenti tidak melakukan aktivitas kecuali Ayu dan potongan lengan itu,..


wajah Ayu pucat basi di buatnya, Ayu berlari keluar dari dalam bioskop rasanya tidak bisa, langkah kakinya terasa berat sekali seperti ada yang menarik kakinya, jadi Ayu hanya berlari di tempat saja...


"kenapa ini... kenapa aku tidak bisa lari... " Ayu panik, dan meneteskan air mata, karena sangat ketakutan...


Ayu terus berusaha untuk keluar dari bioskop, namun nihil tidak bisa,...


Ayu mencoba lari dengan sekuat tenaganya...


"akhirnya bisa lari juga, kakinya sudah tidak berat lagi untuk berlari... " Ayu mencoba lari sekuat tenaga, ia segera keluar bioskop, namun aneh lagi yang Ayu rasakan. bagaimana tidak, Ayu berlari namun. balik lagi ketempat semua, mencoba lari lagi keluar bioskop, namun dia balik lagi ketempat semula, beberapa kali Ayu melakukan itu dan balik lagi ketempat semula, hingga Ayu rasanya capek sekali, kehabisan tenaga Ayu berdiam diri saja tidak melakukan apapun lagi...


Ia jongkok di tempat dan menutup matanya dengan kedua tangannya, gemetar tangan Ayu karena takut, dalam pikirannya ia bisa kembali lagi atau tidak, hanya seperti itu saja...


Ayu pasrah saja, ia masih menutup matanya dengan kedua tangannya, ia tidak mau melihat kanan kiri lagi,...


bugk bugk bguk pukulan pelan di punggung Ayu, namun Ayu tidak menghiraukannya. ia masih saja jongkok sambil menutupi kedua matanya dengan kedua tangannya...


bugkk bguk bguk


"Ayu Ayu... ", panggilan seorang laki-laki


"sepertinya aku kenal dengan suara ini... " batin Ayu


"Ayu Yuk Ayu, kenapa kamu... "


Aku membuka matanya dan melihat ke arah suara yang memanggilnya, ternyata Arif...


"Ariff.... "panggil Ayu sambil berdiri lalu sedikit berlari kemudian reflek memeluk Arif dengan erat...


"kamu kenapa sampai kayak gini??? " hersn Ariff


"aku aku aku.... ", tidak bisa menjelaskan apa yang di alaminya karena masih gugup


di belai pelan-pelan pundak Ayu...


"kamu kenapa sampai kayak gini??? baru lima menit aku tinggal kamu untuk beli air mineral udah ketakutan kek gitu... " ujar Arif


"apa baru lima menit??? " heran Ayu


"iya kemungkinan lima menitan lah, aku kan bilang ke kamu tadi tunggu bentar untuk beli air mineral... " jelas Arif


"tapi kenapa aku merasa nya sudah berjam-jam tadi, aku menggandeng kamu tapi ternyata potongan tangan yang aku gandeng... " jelas Ayu


"maksudmu??? " tidak paham Arif


"tidak tidak tidak ada Rif... " tidak jadi menjelaskan pada Arif


"ada hal aneh emang??? atau gimana??? penasaran Arif

__ADS_1


"tidak tidak tidak, tidak ada... "tolak Ayu


"masuk kita ke bioskop??? " ajak Arif


"kapan mulai flemnya???"sedikit trauma dengan kejadian tadi...


"tuh udah di suruh nyerahin tiket sama petugasnya jaga di dekat pintu... " sambil menunjukkan petugas itu sama Ayu


"mmmm baiklah... " ada keraguan di hati Ayu jadi ia jalan berhenti, jalan lagi berhenti lagi seperti itu


"apa udah bosen gak mau nonton??? " tebakan Arif


"enggak enggak kok, ayolah masuk saja... "tidak enak sudah terlanjur sampai sini kalo pulang langsung takutnya Arif kecewa sama Ayu.


Mereka kemudian memasuki area bioskop lagi, kali ini Ayu menggenggam lengan Arif sangat erat, kepalanya ia pepetkan juga di lengan Arif, kelihatan sekali kalo Ayu takut atau seperti trauma. mereka duduk bersama sesuai nomer tiket yang mereka pesan. di saat duduk baru lengan Arif di lepaskannya oleh Ayu...


Ayu duduk sambil lihat kanan kiri, masih tidak tenang rasanya, di kegetkan lagi sama Arif


"waaaaa" jahil Arif


"aaaaaaagg" kaget Ayu


"hahahaha" ketawa Arif karena bisa menjahili Ayu


"ah gak lucu tau, .." sedikit kesal Ayu


"kamu ini lagian aneh banget sih dari tadi, clingak-clinguk tidak jelas, di tanyai tidak papa, tapi muka panik waspada, seperti orang nyari sesuatu tapi di tanyai lagi gak papa lagi, aneh banget tau... " tutur Arif


"ssssttt diamlah flemnya sudah mau di mulai itu, udah anteng jangan berisik lagi"


Ayu hanya melihat Arif saja tanpa mengatakan sepatah kata apapun karena kesal juga sama Arif rasanya...


Mereka berdua sekarang diam dan fokus menonton flem romantis...


Beberapa jam kemudian flemnya selesai, ternyata gantian Arif yang tidur...


"hhhhssst bangun woy, bangun" mencoba membangunkan Arif


Arif membuka matanya, mengusap matanya dengan tangannya, sempet sempetnya menguap juga...


"sudah selesai flemnya??? " tanya Arif sembari masih mengumpulkan nyawanya


"mmm iya udah selesai, ayok pulang" berdiri lalu berjalan ke arah pintu keluar yang diikuti Arif di belakangnya


"kalo aku insomnia nonton flem romantis adalah obat manjur sepertinya" di sela omongan Arif


"maksudnya??? " bingung Ayu


"obat tidur paling ampuh buatku" nyengir Arif

__ADS_1


"la kok bisa??? " masih tidak paham


"la iya, bosen tau lihat flem romantis tau-tau ketiduran karena terlalu bosen, jadi kan obat paling manjur buatku... " jelas Arif


"jadi gak suka sama flem romantis??? " tanya Ayu


"gak sama sekali, karena bosenin, cuman ada di flem yang romantis seperti otu, di dunia nyata mana ada coba, mitos kali... "


"la jadi sukanya horor??? emang tau kalo itu di angkat dari kisah nyata??? " balik tanya Ayu


"ya pastinya ada lah, walaupun ceritanya enggak, setidaknya hantu seperti mereka kan ada... " jelasnya Arif lagi


"tau dari mana coba??? " tanya Ayu lagi


"ya dari orang yang pernah lihatlah, kalo tidak ada orang yang pernah lihat mana mungkin bisa berimajinasi hantu seperti itu,.." imbuh Arif


"ah terserah aja lah katamu, tapi kamu belom pernah kan lihat secara langsung??? "


"sudah pernah lihat di flem hehehe" nyengir Arif


"di dunia nyata.??? " penasaran Ayu


"jangan sampailah kalo di dunia nyata, cukup di dunia flem saja lihatnya... " ngeles Arif


"hahaha takut kan" ledek Ayu


"bukannya takut, cuman ya cukup saja lihat di flem" ngeles Arif lagi


"hahaha cemen bilang saja takut... "


"jhaha di bilang gak takut kok, cuman males aja lihat begituan di dunia nyata... "..


"halah banyak alasan aja pun"


Mereka berjalan sudah sampai perkiraan, langsung Arif tancap gas bergegas untuk pulang ke rumah. tak lupa Arif menawari Ayu mau makan atau tidak, tentu saja Ayu tidak menolak ajakan Arif...


"mau makan apa??? " tanya Arif


"yang seger ajalah, rasanya gerah banget ini... " kata Ayu


"la iya apa??? "


"mie-miean aja ya atau seefood??? " tawaran Ayu balik


"mau makan mie sama menu seafood??? Arif


"emang ada??? penasaran Ayu


"ada kalo kita cari tempatnya, kalo tidak di cari ya gak ada tah... " jelas Arif

__ADS_1


"baiklah ayo... " Ayu


Arif langsung tancap gas mencari makanan seafood yang terkenal enak di kota Jakarta dan sekalian ada menu mienya biar bisa puas makannya...


__ADS_2