Anak Pilihan

Anak Pilihan
Selanjutnya


__ADS_3

"astaga giginya hitam semua, apa gak pernh gosok gigi tuh bocah kasian gigi nya rusak, itu lagi mata belekan, merah semua keduanya, kasih obat mata gitu biar sembuh, emaknya gak perhatian kali sih,..."gerutu dalam hati, memang kesal sekali rasanya ini, tuyulnya gak minggir-minggir atau pergi....


tapi aku biarkan saja lama-lama kan bosen sendiri dianya, tak berapa lama akhirnya tuyulnya pergi juga....


"yeeesss Tuyulnya pergi " batinku


tiba-tiba hujan deras banget, sehingga banyak pemuda pemudi pada merapat di caffe ini sekedar berteduh sambil menunggu hujan terang, karena memang hujannya deras banget di iringi dengan angin kencang...


"Tofa ya....????" sapa seorang gadis yang sontak aku dan kak Tofa langsung melihat kearahnya


"iya Des, Aku Tofa... "jawab kak Tofa


" hei apa kabar sudah lama tidak ketemua ya kita,... " sapanya lagi sambil berjabat tangan, sedangkan aku di situ hanya diam saja karena tidak di tanyai maupun di ajak jabat tangan, kan segen juga sih rasanya sok akrab gitu...


"baik kabarku, kamu sendiri gimana??? " tanya kak Tofa gantian sama Desy ternyata namanya...


"aku juga baik kok, lama sekali tidak ketemu kamu yah, gimana kuliahmu lancar??? boleh lah ya duduk di sampingmu sini, depan penuh yank, eh maaf maaf maksudku Fa... " kata Desy yang sepertinya mengenal kak Tofa lebih dalam dari pada aku...


malah sekarang gantian aku yang sepertinya orang ketiga di antara mereka, dan aku sepertinya hanya menjadi obat nyamuk saja di antara mereka ngobrol, jadi dari pada aku bengong sendirian tidak ada yang ngajak ngobrol, jadi aku main ponsel saja, walaupun kaka Tofa di sampingku namun ia malah lebih fokus ngobrol sama Desy... melas kali ya kan gaes..


lagi manggilnya gak sengaja yank, apa mereka pernah ada sesuatu???... namun aku milih tetap diam saja...


"lancar saja, gimana kuliahmu Des lancar??? oh ya kesini sama siapa??? " tanya kak Tofa


"lancar juga aman kuliah, dulu kan kamu yang sering antar jemput aku, sekarang tidak ada lagi yang antar jemput lagi (mereka tertawa bersama, sedangkan aku masih pura-pura sibuk main ponsel) , aku kesini sama temanku, ia lagi pesen minum itu, karena ngantri jadi ia yang ngantri aku bagian nyari tempat duduk... biar sama-sama dapat" kata kak Tofa

__ADS_1


"oh gitu... " jawab kak Tofa


"oh iya kamu sama siapa kesini??? masih inget tempat ini ya??? makanya kesini kamu??? "


"ba***at ini cowok dan cewek, mereka ternyata lagi bicarain masa lalu mereka ya???, terus ngapain mereka nostalgia sedangkan aku ada disini di sampingnya, woooiiiii aku manusia punya hati di samping kalian, bukannya hantu maupun iblis...!!!!! ba**sat betul!!!!!! " gerutu Ayu dalam hati


Kak Tofa mendengar pertanyaan itu bukannya menjawab iya apa tidaknya, malah menjawabnya dengan senyum, menandakan kalo mungkin ia memang inget tempat ini karena mereka sering kesini dulunya....,


"melihat tingkah laku mereka seperti itu rasanya aku kok sakit banget ya, sakit namun tak berdarah itu yang aku rasakan, dadaku rasanya ampek sekali ini. namun aku tidak ada hak untuk menegur mereka, apa mungkin masih ada rasa suka di hatinya kak Tofa pada Desy, aku melihat mereka tertawa bareng, canda bareng seperti itu, padahal ada aku di sampingnya sebagai pacarnya, namun tidak di anggap sama sekali., huuuuuussssstttt "kataku dalam hati..


"ah itu dia, Din Diana sebelah sini (panggil Desy sambil melambaikan tangannya) sini sini duduk... " Desy mempersilakan Diana duduk teman yang di ajaknya...


"hei Tofa bukan ini??? " tanya Diana


"iya Din dia itu Tofa... " jelas Desy


"Din jangan gitu ah, kasian tau Tofa di tanyain mulu, ini minum punyaku saja Fa... "sambil menyodorkan minum kepada Tofa


"buatmu saja, aku sudah ada ini minumnya...


"semakin sakit, sakit sakit dan sakit yang aku rasakan, melihat mereka semua, aku tidak di anggap sama sekali di sini, rasanya nyesek banget, rasanya mau pecah tangisanku namun aku tahan karena malu karena tiba-tiba kalo menangis, ini Tofa bereng**k sekali orangnya, ia kesini sama siapa, malah di bikin seperti ini, lihat saja, selanjutnya gak bakalan aku mau di ajak pergi-pergi lagi... "kata Ayu


"kamu udah makan Fa??? " tanya Desy


" udah Des, barusan tadi... " jawab kak Tofa

__ADS_1


Karena Ayu tidak betah melihat perlakuan mereka, akhirnya Ayu download aplikasi go-jek di ponselnya, ia segera memesan gocar di dalam aplikasi tersebut, ia langsung serlok dia ada dimana, karena memang benar hati Ayu terasa sakit banget rasanya... setelah serlok di aplikasi katanya 10 menit akan tiba tepat pada waktunya, ia menunggu 10 menit juga, sambil mendengarkan Desy, Diana dan kak Tofa pada bercanda kesana kemari sedangkan aku hanya di buat patung atau viguran tidak ada gunanya, buat apa disini lama-lama mending pulang sajalah, istirahat saja..


tak berapa lama akhirnya gocar yang di pesan Ayu datang, ia menunggu di parkiran caffe pondok kopi...


"mbk saya sudah di parkiran caffe pondok kopi, mobil warna merah, plat nomer *******"


"iya tunggu bentar aku kesitu sekarang" send


Kemudian aku berdiri dari tempat dudukku, kak Tofa menyadari itu jika aku berdiri...


"mau kemana Yuk??? " tanya kak Tofa


" siapa itu Fa...? " tanya Desy penasaran


"dia pacarku Des..." jawab kak Tofa


"ooo sudah punya pacar Fa, kirain belom, kali belom kan Desy masih mau tuh...(ketawa bareng sama Desy) canda ya mbk jangan cemburu, kami emang seperti ini" celetuk Diana kepada Ayu


namun Ayu hanya menjawabnya dengan senyuman yang terpaksa...


"mau kamana Yuk??? " tanya kak Tofa lagi


"ke toilet... "dengan wajah datar jawabnya dan segera bergegas pergi meninggalkan mereka semua, namun Ayu tidak pergi ke kamar mandi malah langsung pergi menuju parkiran untuk pergi pulang dengan naik gocar itu... ia tidak bilang sama kak Tofa kalo ia pulang, ia bergegas pergi dengan terburu-buru dengan menangis, ia berjalan menuju parkiran dengan menangis terisak-isak... ia langsung masuk dalam mobil yang ia pesan...


"kita menuju kota M ya mbk... " kata sopir gocar itu

__ADS_1


namun Ayu tidak bisa menjawab pertanyaan sopir gocar itu ia masih menangis tersedu-sedu, Ayu hanya menganggukan kepalaku kalo menandakan ia... mobil langsung bergegas jalan menuju kota M.....


__ADS_2