
kakak tidak akan mengulanginya lagi, itu sudah cukup buat kakak, ...." langsung men***m bibir Ayu lagi dengan penuh semangat hingga membuat Ayu kehabisan nafas, namun itu tidak di hiraukan oleh kak Tofa, Ayu mencoba melepaskan ciumannya namun tidak bisa juga... serasa kak Tofa sudah puas menc***m bibir Ayu, ia langsung pindah menc***mi lehernya Ayu dengan penuh gairah tanpa di sadari Ayu juga medesah saat di ci*m lehernya...
"kakak stop jangan di lanjutkan lagi... " kata Ayu mencoba menghentikan kak Tofa, namun kak Tofa tidak mendengarkan apa yang di katakan oleh Ayu, kakak Tofa terus saja melakukan itu menciuminya dengan penuh gairah, karena jujur saja Ayu juga menikmatinya itu namun ia masih mencoba mencegah kak Tofa, ia mencoba menghentikan dan menolaknya namun kak Tofa tetap saja tidak mendengarkan apa kata Ayu, tenaganya masih kuat kak Tofa, Ayu sampai lelah karena memberontak ...
"kakakkkk stoop a**aa*hhh** ..."******* Ayu ketika tangan kak Tofa mulai memegang kedua gu***g ke**bar Ayu, ia kegelian seperti ada yang menyetrum badan Ayu...malah itu semakin membuat kak Tofa bersemangat, dalam fikiran kak Tofa ia harus membuat Ayu terikat dengannya, supaya Ayu tidak meninggalkannya lagi, supaya Ayu bergantung kepadanya... kemudian kak Tofa buka bajunya Ayu, kancingnya ia buja satu persatu, kemudian di bukanya pengait B*nya, sekarang bergerak bebas gu***g kem*** Ayu yang berwarna merah muda itu...
dengan sigap langsung saja di hi**p oleh kak Tofa pu**ngnya,.. hi***annya terkadang kencang, pelan, kemudian di gigitnya pelan-pelan,....
"a***aaa***hh***kkkk kakakkk stop kakak..., "eluhan Ayu yang merasakan keenakan, ia meronta namun malah jadinya merintih ...kak Tofa melakukan itu sampai beberapa menit sampai akhirnya Ayu menyerah kecapean karena melawannya terus menerus, sekarang Ayu sudah pasrah saja...
kemudian kak Tofa menggunakan kesempatan ini dengan baik, ia alihkan perhatian Ayu dengan memegang pu**ngnya dan ia menci**i terus bi**rnya itu terus menerus, kemudian kakak Tofa memasukkan de**knya ke dalam punyanya Ayu,...
"aaagggkkkk sakit kak, sakit... " teriakkan Ayu yang di tahan oleh bi**r kak Tofa jadi tidaklah keras, kak Tofa mencobanya berulang-ulang tidak memperdulikan kesakitan Ayu, terus mencoba sampai akhirnya bleeessss masuk semua
"aaaaggggggkkkh sakit.... " eluhan Ayu yang sangat merasakan rasa sakit itu, sampai Ayu meneteskan air matanya.....
sedangkan kak Tofa merasa menang dan puas karena sudah bisa masuk gol... kak Tofa mendiamkannya di dalam seperti itu sampai beberapa menit dulu biar Ayu benar-benar bisa menerimanya dulu, di rasa Ayu sudah siap, langsung kak Tofa dengan liget dan lihai memaju mundurkan punyanya itu... Ayu masih merasakan perih dan sakit ia menahannya dengan menggigit bibir Ayu sendiri supaya tidak terdengar de**han dsn rin**han Ayu... mereka melakukan itu sampai bermenit-menit kemudian, dan akhirnya kak Tofa mancapai puncaknya dan kel**rlah punya kak Tofa di d**am punya Ayu...
kak Tofa merasa Puas langsung merebahkan badannya di samping Ayu yang masih terlihat meringis kesakitan...
__ADS_1
"sakit sayang??? " tanya kak Tofa, Ayu hanya menganggukan kepalanya sambil menitihkan air matanya,, melihat hal itu membuat kak Tofa merasa bersalah atas apa yang di lakukannya pada Ayu, namun memang harus ia lakukan supaya ia tidak kehilangan Ayu lagi, karena kak Tofa benar-benar sangat mencintai Ayu... melihat Ayu menitihkan air matanya langsung di peluknya Ayu.. ia belai rambut Ayu dengan lembut, ia cium kening Ayu dengan kasih sayang... sampai akhirnya Ayu tertidur di pelukannya kak Tofa dan di susul kak Tofa yang tertidur...
Keesokan paginya
Tofa terbangun lebih dulu sedangkan Ayu masih tertidur lelap, ia memandangi wajah Ayu yang begitu manis, cantik, dalam keadaan tidur pun ia tampak begitu menawan, kak Tofa belai rambut Ayu yang masih terlelap tidur, sesekali ia cium keningnya,.. tersenyum kak Tofa melihat Ayu yang masih tertidur...
" terimakasih sayang, sampai saat ini masih menerimaku, menerima kekurangan dan kelebihanku... " mencium kening Ayu lagi... kak Tofa bangun dari ranjang, dan memakai baju dan celana yang ia lepaskan tadi dini hari, sedangkan Ayu masih terlelap tidur di ranjang, ia di selimuti kak Tofa lagi supaya tidak kedinginan, ya karena Ayupun tidak memakai baju sehelai pun... kak Tofa kemudian duduk di samping ranjang Ayu, ia duduk tepat di samping Ayu, sesekali kak Tofa mencium pipi Ayu namun tetap saja ia tidak bangun dari tidurnya.. kak Tofa bikin kopi, ia memanaskan airnya dengan menggunakan pemanas teko listrik jadi tinggal nunggu mendidih, setelah mendidih langsung saja di buatnya kopinya...
Ia menikmati sruputan kopi dengan sesekali memandangi wajah Ayu dengan mendalam, kak Tofa merasa menang sekarang, ia merasa Ayu akan selalu berasa di sampingnya terus menerus jika ia sudah melakukan itu padanya, ia sedikit menyesal namun itu harus ia lakukan supaya tidak kehilangan Ayu...
"maafkan kakak ya Yuk, bukan maksud kakak seperti itu" membelai rambut Ayu
"siang sayang.... " sapa kak Tofa yang sudah tepat berada di samping ranjangnya...
Ayu hanya tersenyum kearahnya, karena masih belom kumpul nyawanya... Ayu masih males-malesan di ranjangnya, saat ia menggerakkan kakinya...
"aa aaa aaa aaauuuu" rintihan sakit Ayu
"masih sakit sayang...?? " tanya kak Tofa
__ADS_1
sontak Ayu baru ingat kalo tadi dini hari ia melakukan itu sama kak Tofa, ia buka selimutnya ia melihat tubuhnya tidak terlilit kain sebenangpun.... karena malu Ayu langsung menutup mukanya dengan selimut....
"sudah gak usah di tutupi kakak sudah lihat juga kok, malah sudah lihat semua... "kata kak Tofa
"aaaaaaa aaaaa aaaaa kakak jahat... ", masih dalam selimut
"yok bangun kita cari makan, udah siang ini... "ajakan kak Tofa
"gak mau gak mau, Ayu gak lapar... " tolak Ayu
"ayolah sudah jangan marah lagi, cepat ganti baju atau mau mandi dulu kita nyari makan, kakak lapar ini.... " ajakan kak Tofa lagi sambil membujuknya
"aku tidak mau kak, sana pergi sendiri saja... " tolak Ayu lagi
"ayolah sudah jangan ngambek lagi" langsung membuka selimut Ayu yang masih uring-uringan saja sedari tadi, ia angkat langsung Ayu dan di gendongnya Ayu menuju kamar mandi... Ayu merasa malu menundukkan kepalanya di dadanya kak Tofa
"cepat mandi, kakak tungguin di luar sini.... "kata kak Tofa
kemudian Ayu menutup kamar mandinya dan ia bergegas mandi, saat di kamar mandi terkadang Ayu menjerit kesakitan, mungkin masih terasa perih dan linu karena ia baru saja kehilangan kegadi**nnya, wajar saja seperti itu...
__ADS_1