Antara Cinta Dan Luka

Antara Cinta Dan Luka
BAB 14


__ADS_3

kini motor yang dikendarai oleh Rio dan Mawar, sudah memasuki halaman rumah dengan pagar besar keemasan di depannya.


" turunlah kita sudah sampai " kali ini Rio berkata kepada Mawar, karna sepertinya gadis itu terlihat melamun sambil memandangi rumahnya. bagaimana tidak, rumah Rio ini terlihat sangat besar dan mewah, dua kali lipat dibandingkan dengan tempat tinggalnya.


" Mawar kau ingin turun atau tidak? " Rio kembali berucap pada Mawar yang sedari tadi tetap melamun.


" ehhh ia .... ia maaf " Mawar baru tersadar kali ini kalau dia terlihat seperti orang kampung saja.


" ayo kita masuk " ajak Rio pada Mawar.


jangan di tanya lagi ekspresi Mawar saat ini. dia sangat bingung, lebih tepatnya malu. Namun walaupun begitu Mawar tetap mengikuti langkah Rio untuk masuk kedalam rumah besar itu, Mawar tidak ingin mengecewakan Rio yang sudah mau mengajaknya singgah ke rumahnya.


" Syalom, aku pulang " Rio memberi salam pada kedua dua wanita yang sedang duduk di ruang tamu, mereka terlihat sedang berbincang-bincang sambil tertawa.


mendengar suara Rio kedua wanita itu menoleh kepada Rio.

__ADS_1


" syalom sayang, anak mamah sudah pulang. Bagaimana tadi latihannya? " kali ini Mawar yang sedari tadi berada di belakang Rio mendapat jawaban atas apa yang dipikirannya, bahwa wanita yang duduk di sana adalah mama dari Rio.


" latihan ku hari ini sangat melelahkan Mah..." Rio kali ini bicara sambil mendudukkan tubuhnya pada kursi sofa di depan mama dan tantenya itu. Dan benar saja Mama dan Tante nya sangat kaget ketika melihat, ternayata ada gadis manis yg sedari tadi berdiri di belakang anaknya.


" Ehhh Rio... siapa gadis manis yang kau bawa pulang ini Nak, apa dia calon menantu mama? "


Rio kali ini tersadar bahwa benar ada Mawar bersamanya. Mawar yang mendengar perkataan mama Rio sangat kaget, lebih tepatnya dia tersipu malu. jujur tidak dapat di pungkiri bahwa dirinya senang mendapat pertanyaan itu.


" ehhh ia.... Rio lupa Mah, tante, kenalkan ini teman Rio namanya Mawar. " Mama dan Tante Rio kemudian melihat kembali kearah Mawar dan tersenyum.


" Hallo Tante, kenalkan aku Mawar, temannya Rio. " Mawar berkata sambil tersenyum pada kedua wanita seumuran ibunya namun tetap cantik di depannya.


kali ini Mama nya Rio bicara sambil memegang tangan Mawar yang sudah duduk di sebelahnya, sambil bertanya dan melilit adik perempuannya yang di panggil Risma.


" Ia.... aku pun berpikir seperti itu kaka, ternyata kalian hanya berteman. " jawab Tante Risma sedikit melirik Rio yang diam saja melihat interaksi mereka.

__ADS_1


jujur saja kali ini Mawar ikut merasa sedikit kecewa, ada perasaan penuh harap di dalam hatinya, berharap agar Rio juga mengakui dirinya seperti perkataan Mama dan Tante nya. Namun dirinya juga sadar adanya tembok penghalang besar di depannya yang tak mungkin dia lalui karna pasti akan menyakiti dirinya dan resikonya sangatlah besar, untuk dirinya dan sodara nya. Di tambah lagi dia kali ini mendengar ucapan rio, yang seperti mengaskan status Mawar yang tak mungkin bisa bersamanya.


" Mawar ini sepupunya Devi, dan dia juga temanku. " kata Rio.


" ohhhh seperti itu. Lalu kenapa kalian bisa pulang bersama? " Kali ini Tante Risma yang bertanya.


" Mawar baru latihan Taekwondo, dan karna Paman Reno dan Devi sedang rapat, jadi dia pulang bersamaku. "


Mawar agak kaget pasalnya kedua wanita ini serentak langsung menatap Rio dengan tajamnya.


" Rio... kau bilang Mawar hanya temanmu, tapi kau malah menculiknya dan membawanya pulang bersamamu? " Rio kaget mendengar mamanya bertanya.


" Bukan begitu mama, Tante. Aku sudah mendapat ijin dari paman Reno dan Devi untuk mengantarkan mawar pulang. lagi pula kalo aku menculiknya bukan ke rumah ini ku bawa. "


" Lalu ke mana? " Tanya Tante Risma.

__ADS_1


" yahhh ke Gereja dan kantor agama lah Tante. Ku nikahi langsung biar tidak ada penuntutan penculikan nanti atas nama aku "


Mendengar jawaban dari Rio sukses membuat semua orang tertawa terbahak-bahak termasuk Mawar yang tertawa sambil malu-malu dengan pipi yang merona.


__ADS_2