Antara Cinta Dan Luka

Antara Cinta Dan Luka
Bab 36 ( Rencana keluarga licik )


__ADS_3

Yuda kini memikirkan cara supaya dia dapat menghapus video me*sum nya dengan Jennifer, karena pasti Jennifer akan terus membawa handphone nya.


"Apa aku ajak Jennifer ketemuan saja ya, terus nanti aku tumpahin minuman di bajunya, dan pada saat dia pergi ke toilet aku mempunyai kesempatan buat hapus video tersebut," gumam Yuda yang kemudian bergegas menelpon Jennifer untuk ketemuan.


📞"Halo sayang, tumben kamu telpon duluan," ujar Jennifer.


📞"Iya Jen sebenarnya aku ingin kita berdua ketemuan," ucap Yuda.


📞"Kamu pasti ingin melakukannya lagi kan?" tanya Jennifer dengan antusias.


Dasar cewek gila, gak sudi aku kalau harus menyentuh tubuhnya secara sadar, batin Yuda.


📞"Aku ingin bertemu saja denganmu, kita bisa mengobrol di Kafe favorit kamu kalau kamu mau," ajak Yuda.


📞"Kemana saja aku pasti akan ikut denganmu sayang," jawab Jennifer sehingga membuat Yuda muak.


Yuda pun kini melangkahkan kakinya keluar dari kamar setelah selesai bersiap untuk menemui Jennifer.


Di ruang keluarga nampak kedua orangtua Yuda sedang berbincang membicarakan persoalan Yuda.


"Mi, Papi harap Mami dapat menerima Melati untuk menjadi menantu kita, kasihan Yuda Mi, dia pasti tersiksa jika harus menikahi perempuan licik seperti Jennifer," rayu Papi Bagas.


"Pi, apa untungnya sih buat kita kalau Yuda menikah dengan Melati?" tanya Ratna.


Yuda bersama Sinta dan Della pun kini telah nampak ikut menyimak obrolan kedua orangtua mereka.


"Mi coba Mami pikir, seandainya Melati Menikah dengan Yuda, maka secara otomatis Melati dan Gilang tidak akan dapat menikah, dan artinya kita masih mempunyai kesempatan untuk menikahkan Della dengan Gilang," ujar Papi Bagas.


"Ide Papi memang cemerlang banget Mi, Kak Gilang pasti bakalan langsung nerima aku yang cantik jelita ini," ujar Della.


"PD banget sih loe, cantikan juga gue," ujar Sinta.


"Cantik-cantik juga bekas OB, mana mau Kak Gilang sama barang yang sudah gak ada segelnya lagi," sindir Della sehingga Sinta pun marah dan menjambak rambut Della.

__ADS_1


"Stop, kalian berdua ini apa-apaan sih? kamu juga Sinta, benar kata Della mana mau Gilang sama kamu, itu semua juga karena kecerobohan kamu sehingga masih muda kamu sudah menjadi Janda seorang OB," ujar Ratna.


"Tapi Mi itu semua kan karena Mami yang nyuruh aku menjebak Gilang," jawab Sinta yang tidak mau disalahkan.


"Jadi sekarang kamu juga nyalahin Mami? kamu tuh beruntung karena kamu tidak hamil !" teriak Ratna.


Pada saat itu Sinta yang melakukan tidur satu malam dengan OB terpaksa menikah siri untuk menutupi reputasi Papi Bagas yang hancur. Mereka menikah hanya satu bulan dan tanpa tidur satu atap apalagi satu kamar, setelah Sinta terbukti tidak hamil mereka berdua pun bercerai.


"Sudah hentikan !, jadi bagaimana Mi, apa Mami mendukung usul Papi untuk menikahkan Gilang dan Melati?" tanya Papi Bagas.


"Baiklah kalau memang itu bisa membuat Gilang Dirgantara pengusaha kaya raya itu menjadi menantu kita," jawab Mami Ratna dengan tersenyum licik.


"Ya sudah semuanya kalau begitu Yuda pergi dulu ya," ujar Yuda.


"Kamu mau kemana Yud?" tanya Mami Ratna.


"Itu urusan laki-laki Mi," jawab Yuda dengan berlalu dari rumahnya menuju kafe tempat dia janjian bersama Jennifer.


Beberapa saat kemudian Yuda pun telah sampai di kafe tersebut, karena Jennifer belum terlihat datang, maka Yuda pun memesan minuman terlebih dahulu.


Setelah satu jam kemudian Yuda pun berdiri dan dia hendak pergi dari kafe tersebut karena sudah kesal menunggu Jennifer yang tak kunjung datang.


Tapi tiba-tiba Jennifer datang dan merangkul Yuda.


"Beb maaf ya aku kejebak macet, kamu pasti sudah lama kan nungguin aku," ujar Jennifer dengan mengajak Yuda duduk kembali.


"No problem honey yang penting sekarang kamu sudah datang," ujar Yuda.


"Tumben sih kamu datang duluan, terus panggil aku honey segala, pasti kamu ada maunya kan?" tanya Jennifer dengan berbisik di telinga Yuda.


"Kamu kan calon Istri aku Jen, sudah sepantasnya aku berperilaku spesial terhadap kamu," jawab Yuda dengan memaksakan tersenyum.


Kalau bukan karena video itu aku gak sudi berperilaku manis sama kamu, rasanya aku pengen muntah. Dasar perempuan ganjen, lihat saja nanti kalau aku sudah berhasil menghapus video mes*um kita, aku pasti akan segera menikahi Melati, batin Yuda.

__ADS_1


"Kamu mau pesan apa beb?" tanya Jennifer.


"Aku apa aja Jen, ikut pesanan kamu juga boleh," jawab Yuda.


Jennifer pun kini memanggil Pelayan, lalu dia sibuk membaca buku menu.


Byur


tiba-tiba Yuda menyenggol gelas yang masih berisi minuman yang sempat dia pesan tadi sehingga mengenai baju Jennifer.


"Beb kok kamu siram aku sih? tuh lihat baju aku kan jadi basah," rengek Jennifer.


"Sorry sayang aku gak sengaja, kalau begitu kamu sebaiknya ke toilet dulu bersihin bajunya, tas kamu simpan di sini saja biar aku jagain," ujar Yuda.


"Oke deh, aku ke toilet dulu sebentar ya, awas jangan kemana-mana !!" ancam Jennifer.


"Kesempatan nih mumpung Jennifer lagi ke toilet, aku harus segera menghapus video itu," gumam Yuda dengan mengambil handphone Jennifer yang berada di dalam tas nya.


Gak sia-sia gue lama nungguin loe Jen, akhirnya gue bisa hapus video pembawa petaka ini, biar loe gak bisa ngancam gue lagi, batin Yuda dengan segera menghapus video mes*um nya dengan Jennifer, sebelum Jennifer kembali dari toilet.


dari kejauhan Jennifer memperhatikan Yuda dengan tersenyum licik.


Kamu kira aku bodoh Yuda, silahkan kamu hapus video panas kita, karena aku sudah mengcopy nya. Kamu justru yang bodoh Yuda karena sebenarnya daritadi aku sudah datang ke kafe ini, tapi aku sengaja mengerjaimu, batin Jennifer.


Beberapa saat kemudian Jennifer pun kembali menghampiri Yuda setelah dia membersihkan baju di toilet.


"Maaf ya honey aku lama, soalnya gak enak lengket banget ini," ujar Jennifer dengan manja.


"Gak apa-apa Jen, sebaiknya kita mulai makan saja, nanti makanannya keburu dingin," ajak Yuda.


Akhirnya sebentar lagi aku akan menikahi Melati, tunggu Abang Melati sayang sebentar lagi Bang Yuda datang, batin Yuda dengan tersenyum-senyum sendiri.


"Kamu kenapa Sayang, aku lihat daritadi senyum-senyum sendiri, kamu lagi bahagia ya?" tanya Jennifer pura-pura tidak tau apa yang sudah dilakukan Yuda.

__ADS_1


"Aku cuma sedang memikirkan Pernikahan kita saja sayang yang akan digelar sebentar lagi," jawab Yuda yang kini tampak grogi karena harus kembali berbohong terhadap Jennifer.


Buaya kamu kadalin Yud, jelas kamu tidak akan menang melawan aku, tunggu kejutanku sayang, karena sebentar lagi kita pasti akan mempunyai bayi, karena sebelumnya aku telah meminum penyubur sebelum kita melakukan hubungan Suami-Istri, batin Jennifer dengan tersenyum penuh kemenangan.


__ADS_2