Antara Cinta Dan Luka

Antara Cinta Dan Luka
Bab 30 ( Rencana tes DNA )


__ADS_3

Sesampainya di Bandung, Pak Bejo meminta maaf kepada Gilang karena dia tidak dapat membujuk Melati untuk ikut dengannya, tapi Pak Bejo berhasil membawa sampel rambut Melati yang diminta oleh Gilang.


"Nak Gilang, maaf ya Bapak gak bisa bujuk Tiara untuk ikut kemari, karena dia bilang belum siap jika harus bertemu dengan semua orang di masalalu nya," ujar Pak Bejo.


"Iya gak apa-apa Pak, Gilang juga gak mau kalau sampai Melati merasa terpaksa, biar nanti Melati sendiri yang menentukan semuanya. Gilang tau betul sifat Melati karena kami dibesarkan bersama di Panti Asuhan," ujar Gilang.


Kak Gilang juga sebenarnya takut jika Melati kembali depresi kalau ingatan Melati kembali, batin Gilang.


"Jadi Nak Gilang juga dibesarkan di Panti?" tanya Pak Bejo.


"Iya Pak, sebenarnya saya Anak Yatim Piatu karena kedua orangtua saya meninggal setelah mengalami kecelakaan ketika saya masih bayi, dan pada waktu itu hanya saya yang selamat, namun karena saya sudah tidak mempunyai sanak saudara makanya saya dititipkan di Panti Asuhan yang sama dengan Melati," jawab Gilang.


"Nak Gilang yang sabar ya, Bapak ikut prihatin mendengarnya," ujar Pak Bejo.


"Iya Pak terimakasih. Saya juga bisa seperti ini karena kebaikan Melati, sebab pada waktu kami kecil saya pernah terkena kanker otak stadium lanjut, tapi Melati rela mengorbankan dirinya yang akan di angkat anak oleh pengusaha kaya dengan memohon supaya saya yang menggantikannya," ujar Gilang.


"Tiara memang anak yang baik ya Nak Gilang, tapi kasihan dia belum mengetahui asal usul keluarga kandungnya," ujar Pak Bejo.


"Makanya saya meminta bantuan kepada Pak Bejo untuk mengambil sampel rambut Melati supaya saya bisa melakukan tes DNA terhadap Melati dengan orangtua angkat saya, karena dulu juga beliau sempat kehilangan Anak kandungnya yang diculik, dan kemarin beliau mendapatkan informasi jika Anak kandungnya dulu di buang di Panti Asuhan yang sama dengan saya, dan tanggal serta tahun lahir Melati sama persis dengan Anak kandung Ibu angkat saya, bahkan Melati mempunyai kalung yang sama dengan petunjuk yang diberikan oleh beliau. Makanya saya akan terlebih dahulu melakukan tes DNA pada mereka supaya semuanya jelas," ujar Gilang.


"Ternyata dunia ini sempit sekali ya Nak Gilang, mudah-mudahan saja hasil tes DNA nya cocok, dan Tiara dapat segera bertemu dengan Ibu kandungnya," ujar Pak Bejo.


"Iya Amin Pak," ujar Gilang.


"Oh iya, ini sampel rambut Tiara yang Nak Gilang minta," ujar Pak Bejo.

__ADS_1


"Terimakasih banyak ya Pak, Gilang tau Bapak dan Ibu pasti akan merasa kesepian jika Melati sudah mengingat semuanya karena kalian sudah menganggap Melati sebagai Anak kandung sendiri, tapi Melati pasti tidak akan melupakan kalian, karena dia adalah gadis yang baik," ujar Gilang.


"Iya Nak Gilang, kehadiran Tiara memang sudah memberikan kebahagiaan dalam hidup kami, tapi jika Tiara bisa bertemu dengan orangtua kandungnya, kami pun pasti akan ikut bahagia," ujar Pak Bejo yang terlihat menitikkan airmata.


"Iya Pak, terimakasih banyak ya karena sudah berkenan merawat Melati selama ini, saya tidak tau bagaimana jadinya jika Melati tidak bertemu kalian," ujar Gilang.


"Iya sama-sama Nak Gilang. Bapak sebenarnya masih heran dengan Nak Yuda, kenapa bisa dia mengaku sebagai tunangannya Tiara?" tanya Pak Bejo.


"Sebenarnya Melati dan Yuda berteman pada waktu SMP, dan mereka sempat menjalin hubungan juga, saya juga baru bertemu kembali dengan Melati baru dua tahunan ini, karena sebelumnya saya tinggal di Singapura, dan orangtua Yuda juga tidak merestui hubungan mereka, makanya Yuda sangat terobsesi kepada Melati, padahal dia sudah memiliki tunangan juga," jelas Gilang.


"Oh jadi seperti itu toh ceritanya," ujar Pak Bejo.


"Iya Pak, makanya saya minta tolong kepada Bapak untuk menjaga calon Istri saya dari gangguan lelaki lain ya," ujar Gilang dengan tersenyum.


"Iya Nak Gilang tenang aja, insyaallah Bapak akan menjaga amanah Nak Gilang," jawab Pak Bejo.


"Makasih banyak ya Nak Gilang, karena sudah berkenan untuk memesan sayuran kepada Bapak, dan terimakasih juga atas jamuan makannya, Bapak baru pertama kali makan di Restoran mewah seperti ini," ucap Pak Bejo.


"Iya sama-sama Pak, saya titip Salam saja ya buat Melati sama Ibu," ujar Gilang.


"Iya siap, insyaallah nanti Bapak sampaikan, kalau begitu Bapak pamit ya, Assalamu'alaikum," ujar Pak Bejo


"Wa'alaikumsalam..." jawab Gilang.


Akhirnya Pak Bejo pun melajukan mobilnya untuk kembali ke Yogyakarta dengan perasaan gembira, karena mendapatkan keuntungan yang besar dari hasil memasok sayurannya ke Restoran Gilang.

__ADS_1


......................


Di tempat lain Yuda masih saja berdebat dengan Jennifer. Meskipun Jennifer sudah mengabulkan permohonan Yuda untuk meminta waktu selama 2 bulan, tapi Jennifer masih saja belum puas karena dia takut jika Yuda akan membohonginya.


"Yuda, aku mau kamu membuat surat pernyataan bahwa kamu mengakui perbuatanmu yang telah mereng*gut kehormatanku dan berjanji akan Menikahiku, lalu kamu menandatanganinya di atas materai," rengek Jennifer.


"Jen aku mohon kamu jangan macam-macam, apa kurang bukti video perbuatan kita?" tanya Yuda.


"Tapi aku takut jika kamu masih saja mengejar-ngejar Anak ha*ram itu !" jawab Jennifer.


"Kamu tau sendiri kan jika aku sangat mencintai Melati, tapi kenyataannya yang Melati cintai itu adalah Gilang, dan Melati juga pasti jijik kepadaku jika sampai melihat video Asu*sila kita," ujar Yuda yang terus saja mengacak rambutnya karena menyesal sudah terjebak oleh Jennifer.


"Apa kamu menyesal sudah melepas keper*jakaan mu untukku?" tanya Jennifer.


"Iya Jen aku sangat menyesal karena telah melakukan dosa besar, seharusnya aku tidak masuk kedalam jebakan kamu !" teriak Yuda meluapkan emosinya yang sudah tidak dapat ia bendung lagi.


"Yud, aku ngelakuin semua itu karena aku tidak mau kehilangan kamu, kalau aku hamil anak kamu, kamu pasti akan terikat denganku, dan tidak ada alasan untuk kamu menghindar dariku lagi !" ujar Jennifer.


"Tapi caramu itu gila Jen !" bentak Yuda.


"Kamu jangan munafik Yuda, karena kita berdua sama-sama gila, dan sudah menghalalkan segala cara untuk mendapatkan orang yang kita cinta, apa kamu mau kalau aku membongkar kebusukanmu juga yang sudah menjebak Melati !" ancam Jennifer, sehingga Yuda diam tidak berkutik.


Aku harus mencari cara supaya Jennifer tutup mulut, dan tidak menyebarkan video me*sum kita, sebaiknya aku berpura-pura baik kepadanya supaya dengan mudah dapat menghapus video tersebut, batin Yuda.


"Maafkan aku ya sayang, karena selama ini aku sudah egois dan tidak pernah mengerti perasaan kamu," ujar Yuda dengan merangkul tubuh Jennifer.

__ADS_1


Jennifer yang mendapatkan perlakuan manis dari Yuda pun kini tersenyum penuh kemenangan.


__ADS_2