ART Penakluk CEO Dingin

ART Penakluk CEO Dingin
Pulang


__ADS_3

Hari keberangkatan Kikan dan Jihan ke kampung halaman pun tiba.Kikan nampak bahagia akhirnya bisa kembali kerumah setelah beberapa bulan bekerja di kota.


"Alhamdulillah akhirnya aku bisa pulang"pikir Kikan dengan tersenyum.


Mereka berdua pun telah sampai di kampung halaman.Kikan dan Jihan berpisah di pertigaan menuju rumah mereka.Di rumah Kikan saat ini sedang sepi karena hanya ada sang ibu di rumah .Saat ibu Sukma sedang menjemur pakaian nampak melihat sang anak yang sedang berjalan tapi dia tidak begitu yakin "Apa aku tidak salah lihat,kenapa gadis itu seperti anak ku"gumam Bu Sukma saat melihat Kikan berjalan.


"Assalamualaikum Bu"Ucap salam Kikan saat di depan halaman rumah nya .


"Wa'alaikum salam "jawab bu Sukma.Dan ibu Kikan begitu kaget dan tidak percaya jika anaknya hari ini pulang kampung.


"Ibu" teriak Kikan menghampiri sang ibu dan memeluknya.


"Ini benar kamu Ki"ucap Bu sukma yang masih tak percaya Kikan pulang.


"Iya Bu ini Kikan "jawab Kikan sambil melepas pelukan nya.


"Ya Tuhan Kikan kau pulang nak,ibu kangen"ucap Bu Sukma kembali memeluk sang anak."Ayo kita masuk kau pasti lelah kan"ajak ibu Kikan antusias.Kikan pun masuk kerumahnya dengan di gandeng sang ibu.


"Ya ampun nak kenapa pulang gak beri kabar" ucap Bu Sukma yang begitu senang dengan kepulangan sang anak.


"Iya Bu biar kejutan saja" jawab Kikan dengan senyum bahagia."Kok sepi Bu kemana semua"tanya Kikan pada sang ibu saat melihat rumah nya sepi.


"Adik-adik mu masih sekolah dan ayahmu sedang ke pasar beli bahan untuk warung"jawab Bu Sukma.Ya setelah kepergian Nenek Puspa saat itu beliau memberikan cukup uang untuk modal keluarga Kikan membuka sebuah warung.Dan karena modal itu pula lah yang bisa membantu keuangan keluarga Kikan.


Semua anggota keluarga pun nampak senang dengan kepulangan Kikan.Mereka semua begitu merindukan Kikan.Di rumah Kikan semua nampak senang dengan kehadiran Kikan berbeda dengan di rumah keluarga Wijaya.Di rumah nenek Puspa begitu sepi karena Sherly yang telah kembali ke negara B dan juga Kikan yang sedang pulang kampung.


"Rumah ini sunyi lagi ya bik,setelah dua gadis cerewet itu pergi" ucap nenek Puspa yang merasa sunyi rumahnya.


"Iya nyah betul itu" jawab bibi pelayan .


Saat keduanya sedang berbincang terdengar teriakan Aris yang mencari Kikan.


"Kikan...Kikan"teriak Aris yang dari semalam tidak melihat pelayannya itu.


Nenek Puspa yang mendengar teriakan Aris pun menghampirinya."Kenapa ris" tanya nenek Puspa.

__ADS_1


"Dimana Kikan nek"tanya Aris.


"Kikan"ucap nenek Puspa mengulang nama orang yang di cari oleh sang cucu."Kikan sedang pulang kampung Ris"jawab nenek Puspa santai.


Aris yang mendengar pun nampak kaget dengan ucapan sang nenek "Apa nek pulang kampung".


"Iya pulang kampung memang kenapa"tanya nenek Puspa dengan melipat bibir tersenyum dengan ke kagetan Aris.


"Kenapa dia tidak ijin dengan ku"ucap Aris kesal karena Kikan tidak berpamitan dengannya.


Nenek Puspa terlihat tersenyum meskipun tipis karena melihat sang cucu yang mulai tergantung dengan Kikan.Nenek Puspa pun mencoba menggoda sang cucu.


"Kenapa dia harus ijin dengan mu,Dia sudah ijin dengan nenek kenapa kamu kesal"ucap nenek Puspa santai.


"Tetap saja nek dia harus ijin dengan ku"ucap Aris kesal mendengar ucapan sang nenek.


Nenek Puspa yang belum puas menggoda sang cucu pun terus membuat Aris kesal."Sejak kapan urusan pelayan semua harus ijin padamu"tanya nenek Puspa.


"Aku tidak peduli dengan yang lain tapi Kikan harus ijin padaku jika ingin pergi"jawab Aris yang semakin kesal.


"Tapi dia yang merawat ku selama ini jadi dia harus tetap pamit padaku nek"jawab Aris tegas.


"Tugas Kikan merawat mu sudah selesai RIS sejak kau sudah bisa berjalan"


"tugas nya belum selesai,aku belum bisa berjalan"


"Siapa bilang buktinya kau sudah bisa berjalan walau dengan tongkat"ucap nenek Puspa tak mau kalah.setelah membuat kesal sang cucu nenek Puspa pun beranjak keluar dari kamar Aris.Tapi sebelum pergi nenek Puspa berbicara kepada Aris.


"Nenek dengar Kikan pulang karena permintaan orang tuanya yang akan menjodohkan dirinya" ucap bohong nenek Puspa pada Aris.


Aris yang mendengar ucapan nenek Puspa pun kaget dengan info yang di berikan sang nenek."Apa nek" ucap kaget Aris.


Saat Aris ingin bertanya lebih nenek Puspa pun beranjak keluar dan menutup pintu kamar Aris.Nenek Puspa begitu senang karena bisa menggoda sang cucu."Wah aku begitu pintar ternyata"gumam lirih nenek Puspa.


*

__ADS_1


Kikan yang saat itu sedang berada di rumah nya merasa telinganya berdenging.


"Aduh kenapa telingaku berdenging begini"ucap Kikan.


Fajar yang saat itu lewat pun mendengar ucapan sang kakak. "Itu tandanya ada yang sedang membicarakan mu kak" ucap fajar adik Kikan.


"Kau ini bisa saja" jawab Kikan tak percaya."Oh ya Jar kamu kapan ujian"tanya Kikan pada sang adik.


"Minggu depan kak"Jawab fajar.


"Belajarlah yang rajin " nasehat Kikan pada sang adik.


"Kak Kikan...kak Kikan" panggil Mita pada sang kakak yang saat itu sedang berbincang dengan kakak lelakinya.


"Iya Mita kenapa" tanya Kikan.


"Kakak pulang ke rumah sampai kapan" tanya Mita.


"Kakak lusa sudah balik ke kota dek"jawab Kikan.


"Kok cuma sebentar kak"protes sang adik.


"Iya kakak hanya dapat libur tiga hari dek"


Mita yang mendapatkan jawaban dari sang kakak pun nampak cemberut karena sang kakak tidak lama di rumah.


"Kenapa cemberut nanti kalau kakak mu libur lagi pasti pulang"hibur ibu Kikan pada Mita saat menghampiri ketiga anaknya yang sedang bercengkrama.Karena ucapan sang ibu lah yang membuat sang adik kembali ceria.


Kikan begitu bersyukur dengan kondisi Mita sang adik saat ini.Dia begitu senang karena akhirnya sang adik bisa bermain dan melakukan semu hal yang tidak pernah dilakukannya saat sakit.hari itu pun dilalui dengan keceriaan dan kebahagian di rumah Kikan .


Kikan yang melihat kebahagiaan semua keluarganya pun sangat senang karena momen saat mereka berkumpul ini lah yang membuat dirinya rindu dengan keluarga.


****


Jangan lupa like,komen dan Rate bintangnya supaya aku semangat nulisnya.Dukungan teman-teman sangat berarti untuk support aku menulis😉

__ADS_1


Matur Suwun teman"


__ADS_2