
Di tempat lain Aris nampak lega karena sudah menghubungi Kikan.Dia menanyakan keberadaan gadis itu hanya untuk membuat alasan karena rindu dengan suara sang ART.
"Aku pikir dengan menghindarinya bisa membuat ku lupa ternyata tidak"pikir Aris saat selesai menelpon Kikan.
"Gery berapa lama lagi kita disini"ucap Aris saat menghubungi sang asisten.
"Dua Minggu lagi tuan,apa ada masalah tuan"jawab Gery di sebrang sana.
"Tidak ada,hanya saja kalau bisa kita percepat disini"ucap Aris yang meminta pekerjaan mereka agar lebih cepat.
"Baik tuan akan kami usahakan"jawab sang asisten.
Keduanya pun akhirnya menutup pembicaraan telpon mereka.
"Baiklah saatnya aku istirahat karena beberapa hari kedepan pasti akan sibuk sekali"pikir Aris yang akan tidur.
Kikan yang seharian itu pergi dengan nenek Puspa dan Jihan pun merasa lelah karena mereka benar-benar menghabiskan waktu bertiga.saat akan pulang Kikan meminta ijin pada nenek Puspa jika malam ini dia akan menginap di rumah Jihan.Nenek Puspa mengijinkan Kikan untuk beberapa hari kedepan libur dan menginap di rumah Jihan.
"Ach lelahnya"ucap Jihan saat memasuki rumahnya bersama Kikan.
"Benar Ji,aku juga capek banget apa lagi ini kaki ku"keluh Kikan.
"Ya begini lah kita, Umur masih muda tapi badan kayak lansia alias remaja jompo hahahaha "ucap Jihan dengan tertawa.
"Itu mah kamu yang badan kayak lansia"protes Kikan dengan tertawa.
"Kita mah sama atuh neng"goda jihan pada Kikan."Oh ya Ki,kamu Uda ijin belum sama Baginda raja mu"ucap Jihan kembali mengingatkan Kikan.
"Hah apa Baginda raja" jawab Kikan yang tak mengerti.
"Lha bener kan kayak lansia sukanya Hah dan Hah kalo di ajak ngobrol"goda Jihan kembali.
__ADS_1
Kikan pun reflek melempar bantal pada Jihan yang tak terima dengan ucapan sang sahabat."Ih itu kamu ya bukan aku"ucap Kikan kembali.
"Gimana udah belum"tanya Jihan kembali.
"Maksud mu siapa sih Ji"tanya Kikan yang masih belum mengerti.
"Haduh kau ini itu bos muda mu,kau Uda ijin belum nanti ngomel lagi"jelas Jihan pada sahabatnya itu.
"Belum sih tapi ijin gimana aku aja Uda di sini"bingung Kikan.
"Ya elah neng paling gak kamu chat lha biar gak kebingungan dia"ucap Jihan.
"Nanti saja deh aku mau mandi dulu"ucap Kikan yang tak mau langsung menghubungi Aris.
"Yang penting aku Uda ingetin ya,awas kalau curhat di marahi sama bos gila mu itu"ucap Jihan.
"Iya..iya nanti aku hubungi tuan Aris"jawab Kikan yang berlalu pergi.
Di tempat lain Aris terbangun dari tidurnya karena mendapatkan info dari orang yang dia perintahkan untuk mengawasi Kikan.
"Tuan,gadis itu tidak ada di rumah tuan saat ini"chat dari orang yang diminta Aris mengawasi Kikan.
Aris yang membaca pun langsung panik dan menghubungi sang nenek untuk bertanya keberadaan Kikan.Tapi ternyata yang dia dapat nihil karena sang nenek tidak mengangkat telp darinya.Aris pun juga terus menghubungi Kikan tapi sama tak juga di angkat.
Sedangkan Jihan yang saat itu melihat telp Kikan yang bergetar pun penasaran siapa yang dari tadi menghubungi sang sahabat.
"Siapa sih yang telp kenapa dari tadi getar trus HP Kika.Mana lagi HP itu anak"gumam Jihan saat mencari HP Kikan.
Kikan yang saat itu juga baru keluar dari kamar mandi merasa heran dengan sang sahabat yang seperti mencari sesuatu di tasnya."Jihan kau mencari apa di tas ku"tanya Kikan heran.
Jihan yang ditanya pun merasa kaget mendengar suara Kikan."Haduh Ki kau mengagetkan ku saja"jawab Jihan dengan mengelus dadanya kaget."ini aku cari hp mu,dari tadi aku cari gak ada"jelas Jihan pada sang sahabat.
__ADS_1
"memang kenapa kau mencari hp ku"tanya Kikan.
"Itu dari tadi ada getar hp aku lihat bukan punya ku jadi ku pikir itu pasti punyamu"jelas Jihan kembali.
"Lha kenapa kau cari di tas,itu HP ku di sebelah bantal mu"ucap Kikan yang mengambil Hp nya di sebelah bantal Jihan.
"Astaga di situ pantas aja suara getar nya keras banget"ucap Jihan yang menepuk jidatnya tak percaya.
Saat Kikan akan melihat HP nya ternyata hp itu telah mati karena kehabisan daya.Dia pun bergegas mengecas nya dan tak ada niatan untuk mengaktifkan kembali untuk beberapa saat.
Aris yang menghubungi tidak di angkat dan terakhir malah yang terdengar suara tante-tante yang menjawab hp gak aktif dia pun menjadi kebingungan dan kesal
"Kemana sih Gadis ini kenapa sekarang malah gak aktif lagi hp nya"ucap kesal Aris.
"Awas aja nanti aku makan tu anak "gumam Aris
Kikan pun akhirnya lupa untuk meminta ijin pada Aris.Sangking lelahnya dia pun memutuskan untuk tidur.
"Capek banget,tapi sepertinya aku ada melupakan sesuatu apa ya"gumam Kikan yang merasa ada yang dia lupakan.
"Ach pikir besok saja aku tidur saja"gumam Kikan yang kemudian terlelap tidur.
Tapi saat malam hari Kikan terbangun dengan suaran teriakan sang tuan Muda.
"KIKAN...."
...****************...
Jangan lupa like,komen dan Rate bintangnya supaya aku semangat nulisnya.Dukungan teman-teman sangat berarti untuk support aku menulis😉
Matur Suwun teman"
__ADS_1