
Semua keluarga Kikan berkumpul di ruangan Pak Sastro.Mereka semua bergegas ke rumah sakit saat mendapatkan kabar dari Aris jika pak Sastro telah siuman.Tak hanya keluarga Kikan saja tapi Nenek Puspa dan Jihan pun ikut menghampiri ke rumah sakit.
"Alhamdulillah akhirnya ayah sadar,ibu takut yah!ibu gak mau di tinggal ayah"ucap Bu Sukma pada sang suami.
"Iya Bu,Alhamdulillah ini semua berkat doa kalian semua"ucap haru pak Sastro.
"Ayah jangan tidur lama-lama lagi ya,aku kesepian kalau ayah tidur terus"ucap Mita yang sedari tadi tak pernah jauh dari sang ayah.
Pak Sastro yang mendengar permintaan sang anak pun mengangguk sedih.
"Iya dek ayah sudah gak akan tidur lama lagi ya kan yah"ucap Fajar.
"Sudah kok malah jadi sedih,sekarang saat nya kita bahagia karena pak Sastro telah sadar"ucap nenek Puspa mengalihkan suasana.
"Yah,Jihan ikut senang deh akhirnya ayah siuman kami sudah lama menunggu ayah bangun"ucap Jihan tulus.
"Terima Kasih buat semuanya sungguh saya merasa bersyukur karna di kelilingi oleh orang baik seperti kalian"ucap tulus pak Sastro.Tanpa di sadari juga oleh semua orang sedari tadi pak Sastro mengamati kedekatan antara sang anak dan lelaki yang bernama Aris.
Beberapa saat setelah semua berkumpul mereka pun pulang satu persatu.
"Yah kami juga pulang ya kasian Mita sepertinya sudah lelah"pamit Kikan.
"Iya nak pulanglah biar ibumu yang menemani ayah"ucap pak Sastro yang di angguki oleh sang istri.
"Ibu gak apa-apa kan kami tinggal"tanya fajar meyakinkan.
__ADS_1
"Iya tidak apa-apa"jawab Bu Sukma dengan tersenyum.
"Baiklah yah,Bu kami pulang dulu"pamit Kikan yang kemudian Salim pada ayah dan ibunya.
Aris pun turut berpamitan kepada kedua orang tua Kikan."Yah,Bu saya juga pamit pulang lebih dulu"pamit Aris.
"Iya nak Aris hati-hati"jawab Bu Sukma dan juga di angguki oleh pak Sastro.
Ketika perjalanan pulang Aris mengajak mereka semua untuk mencari makan."Kita cari makan dulu yuk"ajak Aris
"Pulang aja mas"tolak Kikan.
"Ayok deh kapan lagi di traktir sama bos Wild's Corp"ucap Jihan asal.
"Jihan"ucap Kikan menyenggol sang sahabat.
"Iya benar kak "jawab Mita polos.
"Okey kita cari makan dimana"tanya Aris.
"Cari yang dekat rumah aja kak"jawab fajar yang duduk di sebelah Aris.
"Iya mas yang dekat rumah aja"jawab Kikan setuju usul sang adik
"Cari makan di depan aja tuan aris,di sana banyak pilihan makanan"jawab Jihan.
__ADS_1
"Baiklah"setuju Aris.
Dan benar saja tempat yang di tunjuk oleh Jihan adalah alun-alun kota yang nampak banyak berjejer berbagai macam makanan.
"Wow kak ramai ya"ucap kagum Mita.
"Iya dek"jawab Kikan.
"Kak aku ingin naik itu"tunjuk Mita pada mobil-mobilan yang berjalan dengan di kayuh layaknya sepeda.
"Tapi dek kita kan hanya cari makan aja"ucap fajar mengingatkan sang adik.
"Tapi aku pingin kak di desa kan gak ada begituan "ucap Mita dengan sedih.
"Iya kita nanti naik itu ya" jawab Aris setuju.
"Beneran kak"ucap Mita semangat.
"Iya"jawab Aris mengangguk.
"Tapi mas"ucap Kikan.
"Sudah Ki biarkan,sekali-sekali buat senang mita"ucap Jihan mengingatkan.Karena dia tahu bagaimana keadaan adik Kikan yang tak pernah merasakan layaknya anak kecil pada umumnya.
...**************...
__ADS_1
Terima kasih teman-teman untuk Like nya 💖💖.Semoga kalian suka ya dengan karya ku yang pertama ini.