ART Penakluk CEO Dingin

ART Penakluk CEO Dingin
Kuliah atau Kursus


__ADS_3

Aris dan Kikan pun kembali ke apartemen setelah makan malam di luar. selama perjalanan pun hanya ada keheningan di dalam mobil karena tak ada satu pun dari keduanya yang bersuara.Dan ketika memasuki apartemen baru lah Aris meminta Kikan untuk membuatkan kopi untuk dirinya.


Kikan pun bergegas mengantar minuman sang tuan muda .


"Permisi tuan ini minumnya"ucap Kikan menyodorkan kopi untuk Aris.


"Ehm iya"jawab Aris mengangguk.


Kikan beranjak kembali ke dapur tapi sebelum itu Aris meminta Kikan untuk mendekat dengannya.


"Kikan bisa kau duduk dulu disini"pinta Aris sambil menepuk kursi untuk Kikan duduki.


"Baik tuan"jawab Kikan yang kemudian duduk di kursi yang Aris tunjuk."Ada yang bisa saya bantu tuan"tanya Kikan ragu.


"Tidak ada aku hanya ingin mengobrol dengan mu"jawab Aris santai.Kikan yang mendengar nampak heran karena setelah pindah ke apartemen Aris jarang mengajaknya untuk mengobrol.


"I..iya tuan"jawab Kikan


"Apa kau selama disini merasa bosan"tanya Aris.


"Ti...tidak tuan"jawab Kikan yang bingung mau jawab jujur salah tapi kalau tidak jujur dia bosan tapi mau bagaimana lagi.


Aris yang mendengar jawaban Kikan pun tersenyum. "Kau bohong bukan"tebak Aris.


Kikan yang mendengar tebakan Aris pun kaget karena sang tuan muda ternyata tahu jika dia berbohong "Ti..tidak tuan"jawab Kikan menunduk.


"Sudah lah aku tau kau bosan"ucap Aris, "Bagaimana jika selama aku bekerja kau kuliah atau ikut kursus saja"ucap Aris kembali yang berhasil membuat Kikan kaget.

__ADS_1


"Apa tuan"ucap kaget Kikan.


"Iya kau bisa kuliah atau kursus untuk biaya nya aku yang tanggung"


"Ti...tidak usah tuan terima kasih"tolak Kikan.Kikan takut jika di menerima penawaran Aris nanti pasti akan ada sesuatu karena hutangnya saja belum lunas dia takut jika penawaran Aris akan menambah pada hutangnya pikir kikan.


"Kau tenang saja untuk hal ini tidak akan aku hitung hutang"ucap Aris tiba-tiba yang seperti bisa membaca pikiran Kikan.


"Tuan baca pikiran saya ya"ucap Kikan polos karena kaget."Atau tuan ini cenayang "lanjut Kikan.


"Wah kau ini aku sudah baik malah di bilang cenayang"tak terima Aris yang geleng-geleng dengan ucapan Kikan.


Kikan pun senyum cengengesan karena sudah keceplosan "hehehe. maaf tuan".


"Bagaiman kau mau apa"tanya Aris kembali.


"Baik kau cari tempat kursus yang kau ingin nanti kalau sudah dapat beri tahu aku"jawab Aris yang kemudian pergi memasuki kamar.


Kikan yang melihat kepergian Aris pun nampak heran dengan sikap Aris."Tumben tuan Aris menawariku kursus dan kenapa dia berubah ya sejak aku minta libur..."pikir Kikan tentang perubahan Aris.


Kikan yang di tawari oleh Aris pun memutuskan untuk mengikuti kursus memasak dan membuat kue Karena itu adalah hobinya dan cita-cita nya yang ingin untuk membuka toko kue atau restauran.


Setelah beberapa hari mencari tempat kursus akhirnya Kikan pun menemukan tempat yang sesuai dan Aris pun tanpa protes menuruti semua yang Kikan tunjuk untuk tempat kursusnya.


Aris begitu bahagia karena keputusan nya untuk Kikan ternyata adalah keputusan terbaik karena dengan begitu dia bisa melihat kebahagiaan di wajah Kikan.


Aris dan Kikan pergi ke rumah nenek Puspa setelah mendaftar kursus di tempat yang Kikan tunjuk.

__ADS_1


"Ki apa kau bahagia dengan kursus mu ini"tanya Aris penasaran.


"Iya tuan saya senang sekali karena akhirnya saya bisa kursus" ucap Kikan dengan senyum sumringah.


"Kenapa kau tidak memilih kuliah saja kan enak jika kuliah Ki" tanya Aris kembali.


"ehm tidak tuan kalau kuliah pasti biaya yang di keluarkan tuan akan banyak tapi kalau kursus kan tidak sebanyak itu dan jika kursus kan nanti saya bisa buka toko kue tuan" jawab Kikan antusias.


"Apa kau ingin buka toko kue"


"iya tuan tapi nanti kalau saya sudah selesai kursus"


"Jika kau buka kue terus aku bagaimana"tanya Aris yang sedikit khawatir.


"Tuan tenang saja saya akan buka jika hutang saya lunas tuan" jawab Kikan yang mulai ada rasa takut.


"Terserah kau saja"ucap Aris yang tiba-tiba kesal karena dia tau jika hutang Kikan lunas maka gadis itu akan meninggalkan dirinya.


Setelah tiba di rumahnya Aris nampak langsung keluar dari mobil tanpa menghiraukan Kikan.Kikan yang melihat perubahan Aris pun heran.


"Kenapa tuan Aris tiba-tiba kesal apa ada yang salah" gumam Kikan saat melihat Aris masuk kedalam rumah.


...****************...


Hai,teman-teman maaf ya beberapa hari gak bisa up πŸ™πŸ™πŸ™


Jangan lupa like,komen dan Rate bintangnya supaya aku semangat nulisnya.Dukungan teman-teman sangat berarti untuk support aku menulisπŸ˜‰

__ADS_1


Matur Suwun teman"


__ADS_2